Select Page

Cara membuat tepung terigu dan tahapan proses membuat tepung terigu. Tepung terigu merupakan salah satu dari banyak jenis tepung yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan olahan makanan dari makanan yang memiliki rasa asin hingga makanan yang memiliki rasa manis. Dengan berbagai bentuk dan juga macam.

Gandum merupakan salah satu jenis serealia yang banyak mengandung protein dan karbohidrat. Kandungan gandum itu sendiri tersusun dari tiga bagian utama yaitu Bran, Germ dan juga Endosperm.

Bran yaitu kulitnya dan Germ yaitu lembaga juga merupakan bagian dari biji gandum yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak sedangkan Endosperm digiling untuk menghasilkan tepung terigu.

Cara membuat tepung terigu setelah selesai, tepung terigu itu dapat diolah menjadi beraneka ragam makanan seperti biskuit, roti, mie, pastry, dan sebagainya. Salah satu keunikan dari tepung terigu yaitu kemampuannya membentuk jaringan yang merekatkan yaitu gluten.

Jaringan ini terjadi dan terbentuk saat tepung terigu berinteraksi dengan air  yang dapat berperan dalam pembentukan dari struktur roti serta juga memberi sifat kenyal dan elastis pada olahan mie.

Menurut dan mengacu pada Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia Tahun 2014, konsumsi terigu selama semester pertama 2014 meningkat 5,5% dibandingkan periode yang sama pada 2013.

Cara Membuat Tepung Terigu

cara membuat tepung terigu

1. Pertama Seleksi Gandum

Pada tahapan-tahapan awalnya yaitu adalah proses seleksi gandum yang layak, dalam proses ini memang harus dilakukan penyeleksian yang bertujuan untuk memilih gandum yang berkualitas agar hasilnya nanti juga berkualitas.

Pada proses ini Anda harus bisa mengklasifikasikan gandum yang sesudah dipanen ke dalam varietas-varietasnya sendiri-sendiri agar memudahkan prosesnya.

2. Kedua Pembersihan

Proses kedua dalam cara membuat tepung terigu yaitu pembersihan harus dilakukan setelah gandum sudah di seleksi karena gandum yang baru dipanen tentunya masih kotor dan bercampur dengan benda asing seperti debu, bebatuan dan lain sebagainya. Dalam proses ini juga gandum harus diberi cairan agar kulit ari gandum bisa di proses dengan mudah.

3. Gristing

Proses ketiga dalam cara membuat tepung terigu ialah, Gristing adalah proses mencampurkan gandum dengan sejumlah gluten atau jenis gandum lain nya. Pada bagian tahapan ini itu, bertujuan untuk memperoleh kandungan-kandungan tepung terigu yang sesuai dengan keinginan kita. Misalnya saja untuk mendapatkan tepung terigu yang berprotein tinggi harus di tambahkan gluten dengan kadar protein yang tinggi juga.

4. Penggilingan

Tahapan ke empat dari cara membuat tepung terigu adalah proses penggilingan atau bisa disebut dengan milling. Dalam hal ini ada 2 tahapan yang bisa anda ketahui. Yang pertama adalah gandum dimasukkkan ke dalam mesin yang berbentuk seperti gulungan agar kulit arinya bisa terpisah dengan bagian dalam nya yang berwarna putih, kemudian anda akan mendapatkan bagian inti gandum nya. Selanjutnya, Sedangkan untuk tahapan yang kedua adalah yaitu pengubahan inti-inti gandum menjadi serbuk putih yang akhirnya diubah menjadi tepung terigu, namun sebelumnya anda harus menyaring kulit ari nya terlebih dahulu pada proses yang pertama agar tidak terbawa pada proses yang kedua tadi.

5. Pengemasan

Setelah gandum tadi di giling dan sudah berubah bentuk menjadi tepung, maka tahapan selanjutnya adalah pengemasan sesuai dengan jenis tepung terigu yang ada. Yang popular di kalangan masyarakat adalah jenis tepung terigu protein tinggi, tepung terigu protein rendah dan masih banyak lagi sehingga anda perlu mengemasnya dengan baik dan benar.

3 Jenis Tepung Terigu

Setelah melihat cara membuat tepung terigu selanjutnya yaitu kita harus mengenali 3 Jenis dari Tepung Terigu.

1. Tepung Terigu Protein Rendah

Tepung terigu protein rendah merupakan jenis tepung terigu yang memiliki protein paling rendah. Kadar protein yang terkandung di dalamnya berkisar 6% sampai dengan 8%. Dibandingkan dengan tepung terigu lainnya, kadar gluten yang terkandung di dalamnya paling rendah.

Oleh karena itu, Tepung terigu protein rendah biasa dipakai untuk membuat adonan yang tidak memerlukan tekstur kenyal dan elastis. Tepung ini baik sekali untuk membuat kue-kue yang renyah. Contoh makanan yang diolah menggunakan tepung terigu protein rendah adalah cookies, biskuit, shortbread, gorengan, dan beberapa jenis cake.

Kelebihan tepung terigu ini adalah lebih tahan lama karena kandungan proteinnya yang rendah. Oleh karena itu, makanan yang terbuat dari tepung ini tidak akan mudah berjamur. Itulah mengapa kue-kue kering lebaran dapat tahan hingga 6 bulan. Salah satu produk tepung terigu protein rendah yang dijual di pasaran adalah kunci biru.

2. Tepung Terigu Protein Sedang

Berbeda dengan tepung terigu protein sedang memiliki kadar protein berkisar 8% sampai dengan 11%. Tepung terigu ini biasa disebut tepung terigu serbaguna atau all-purpose flour. Ini karena penggunaannya yang fleksibel.

Tepung terigu ini baik sekali untuk membuat makanan yang bertekstur lembut, namun cukup mengembang. Seperti cake, martabak, waffle, dan lain-lain. Namun, saking fleksibel penggunaannya, tepung ini pun ternyata cocok juga untuk membuat aneka gorengan, kue-kue basah, dan makanan lainnya. Di pasaran, salah satu produk tepung terigu protein sedang adalah segitiga biru.

Terkadang, jika tidak memiliki tepung terigu protein rendah, saya biasa membuat cookies dengan menggunakan tepung terigu protein sedang. Penggunaannya dicampur dengan sedikit tepung maizena. Contohnya pada cookiesmatcha almond dan keju almond ini.

3. Tepung Terigu Protein Tinggi

Tepung terigu ini memiliki kandungan protein yang paling tinggi, 11% sampai dengan 13%. Otomatis, kandungan glutennya pun paling tinggi. Oleh karena itu, cocok sekali untuk membuat adonan yang memerlukan tingkat elastisitas dan kekenyalan yang tinggi. Hasil olahan makanan yang menggunakan tepung ini biasanya mengembang, lembut, kenyal, juga elastis. Misalnya, roti, donat, pasta, mi, dan lain-lain.

4. Tepung Self-Rising

Tepung self-rising merupakan tepung yang sudah diberikan pengembang dan garam. Sehingga ketika membuat adonan, kita tidak perlu lagi untuk menambahkan pengembang. Tepung ini dapat digunakan untuk membuat muffin, kue kering, pancake dan bermacam cake.

Namun, tepung ini termasuk sulit ditemukan di pasaran, jika ada harganya lebih mahal dari tepung lainnya. Meski demikian, kita bisa membuatnya sendiri dengan mencampur 1,5 sdt baking powder dan 1/4 sdt garam ke dalam 1 cup tepung serbaguna.

Jika dalam resep yang akan dibuat menggunakan buttermilk, coklat bubuk atau yoghurt, maka ditambahkan 1/4 sdt soda kue.  Tepung self-rising paling baik disimpan secara rapat dalam wadah. Lama penggunaan tepung ini disesuaikan dengan waktu kadaluarsa baking powder atau soda kue, untuk menghindari kehilangan fungsinya.

5. Tepung Gandum Utuh

Dalam tepung gandum utuh biasanya juga disebut dengan Whole-Meal Flour atau Whole-Wheat Flour. Tepung ini dibuat dengan menggiling biji gandum utuh, tanpa menghilangkan kulitnya. Sehingga tepung ini berwarna agak kecoklatan dan berstektur agak kasar.

Tepung gandum utuh memiliki kadar protein yang tinggi, sangat menyerap cairan dan kaya serat. Hasil makanan yang menggunakan tepung gandum ini biasanya akan lebih berat, padat dan memiliki rasa yang khas. Biasanya tepung ini digunakan untuk membuat aneka roti dan kue kering.

6. Tepung Gluten Free

Tepung gluten free biasanya digunakan untuk pengganti tepung yang mengandung gluten yang bertingkat sesuai dengan kandungan proteinnya. Terbuat dari tepung yang berasal dari kacang-kacangan, biji-bijian dan pati.

Biasanya tepung ini digunakan untuk orang yang menjalani diet. Dapat digunakan untuk membuat aneka kue kering maupun cake, dengan mencampur antara tepung beras, tepung tapioka dan tepung maizena. Rasanya pun tidak jauh berbeda dengan tepung ber-gluten.

Takaran tepung gluten free untuk membuat kue kering adalah dengan perbandingan 6:2:1 (tepung beras : tepung tapioka : tepung maizena) dan untuk cake dengan perbandingan 7:2:1 (tepung beras : tepung tapioka : tepung maizena).

Kandungan Gizi Tepung Terigu

kandungan gizi pada tepung terigu

Setelah kita mengetahui cara membuat tepung terigu dan jenis dari tepung terigu yang ternyata tidak hanya satu tetapi juga ada 3 jenis dari tepung terigu. Berikut kandungan nutrisi/gizi Dari tepung terigu.

Informasi Rincian Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Tepung Terigu :

Nama Bahan Makanan yang diteliti : Tepung Terigu
Nama Lain / Alternatif : – 

  • Banyaknya Tepung Terigu yang menjadi bahan teliti (Food Weight) = 100 gr
  • Bagian dalam Tepung Terigu yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
  • Jumlah Kandungan Energi dalam Tepung Terigu = 365 kkal
  • Kandungan Protein dalam Tepung Terigu = 8,9 gr
  • Jumlah Kandungan Lemak dalam Tepung Terigu = 1,3 gr
  • Kandungan Karbohidrat dalam Tepung Terigu = 77,3 gr
  • Jumlah Kandungan Kalsium dalam Tepung Terigu = 16 mg
  • Kandungan Fosfor dalam Tepung Terigu = 106 mg
  • Jumlah Kandungan Zat Besi dalam Tepung Terigu = 1 mg
  • Kandungan Vitamin A dalam Tepung Terigu = 0 IU
  • Jumlah Kandungan Vitamin B1 dalam Tepung Terigu = 0,12 mg
  • Kandungan Vitamin C dalam Tepung Terigu = 0 mg
  • Khasiat / Manfaat dari Tepung Terigu : – (Belum Tersedia)
  • Huruf Awal Nama Bahan Makanan : T

Sumber dari Informasi Gizi : Berbagai publikasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber-sumber lainnya.

Informasi Rincian Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Tepung Terigu Hasil Penelitian yang Lain :

  • Banyaknya jumlah Tepung Terigu yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
  • Bagian dari Tepung Terigu yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
  • Jumlah Kandungan Energi dalam Tepung Terigu = 333 kkal
  • Kandungan Protein dalam Tepung Terigu = 9 gr
  • Jumlah Kandungan Lemak dalam Tepung Terigu = 1 gr
  • Kandungan Karbohidrat dalam Tepung Terigu = 77,2 gr
  • Jumlah Kandungan Kalsium dalam Tepung Terigu = 22 mg
  • Kandungan Fosfor dalam Tepung Terigu = 150 mg
  • Jumlah Kandungan Zat Besi dalam Tepung Terigu = 1,3 mg
  • Kandungan Vitamin A dalam Tepung Terigu = 0 IU
  • Jumlah Kandungan Vitamin B1 dalam Tepung Terigu = 0,1 mg
  • Kandungan Vitamin C dalam Tepung Terigu = 0 mg

Keterangan :
Riset/penelitian pada bahan Tepung Terigu yang berbeda-beda bisa menghasilkan perbedaan hasil yang didapat karena berbagai factor lainnnya yang mempengaruhi.

Jenis Gandum

1. Gandum Keras/T. Aestivum (Bread flour).

Adalah gandum yang mempunyai ciri-ciri kulit luar berwarna coklat, bijinya keras dan kandungan protein tinggi, sifatnya mudah diragikan, mudah dicampur, dapat menyesuaikan dengan suhu yang diperlukan dan memliki daya serap air yang tinggi, jika dibuat adonan roti sifat adonannya kuat, kenyal dan memiliki daya kembang yang baik (kemampuan menahan gas yang baik).

Gandum jenis ini tumbuh di daerah yang tanahnya banyak mengandung nitrogen, banyak curah hujan, dan cukup sinar matahari pada saat tumbuhan gandum ini masak dan dipanen, seperti Canada, USA, negara-negara bagian bekas Uni Soviet dan sebagian negar-negara Eropa.

2. Gandum Lunak/T. Compactum (Cake, pastel, biscuit dan cookies flour).

Adalah gandum lunak berwarna putih sampai merah,  ditanam sangat terbatas yang setiap bulirnya terdiri dari tiga sampai lima butir, mempunyai kandungan protein rendah, sifatnya sulit diragikan, sulit dicampur dan memiliki daya serap air yang rendah. Gandum jenis ini berasal dari Eropa meskipun ada juga yang berasal dari negara Pasifik seperti Canada, Amerika serikat dan Australia.

3. Gandum Durun/ T. Durum (Pasta flour: macaroni & sphagetti).

Adalah jenis gandum khusus, kulit gandum berwa coklat dan lebih keras, endospermnya berwarna kuning digunakan untuk membuat semolina (tepung pasta).

Cara membuat tepung terigu yang dijabarkan diatas mungkin akan sedikit berbeda dengan cara yang lainnya namun pada dasarnya proses atau cara pembuatan tepung terigu seperti itu.

Tips dan Trick Menggunakan Tepung Terigu

1. Tepung Terigu Bisa Membuat Ceret Dapur, Lampu Tembaga, dan Kotak Perhiasanmu Tetap Berkilau.

Ceret dapur, lampu tembaga, dan kerajinan-kerajian yang terbuat dari logam tembaga biasanya akan terlihat “butek” atau kehilangan kilaunya jika sudah berumur terlalu lama. Untuk menyiasati hal ini, kamu bisa pakai tepung terigu. Campurkan sejumlah tepung dan cuka putih serta garam secukupnya hingga membentuk pasta. Kemudian oleskan pada barangmu yang terbuat dari tembaga, biarkan hingga kering dan hilangkan tepung dengan kain yang lembut.

2. Nggak Sempat Keramas? Tepung Terigu Bisa Menjadi Sampo Kering Saat Kamu Sedang Terburu-buru.

Ketika kamu sedang terburu-buru dan rambutmu berminyak, tepung dapat mengatasi masalahmu. Taburkan sedikit tepung di akar rambutmu dan sisir hingga tepung menghilang secara merata. Tepung dapat mengurangi kadar minyak berlebih dalam rambutmu sehingga rambutmu tak akan terlihat lepek dan berminyak.

3. Dengan Takaran yang Tepat, Tepung Terigu Juga Bisa Membuat Kulitmu Menjadi Lebih Cerah.

Ingin kulitmu tampak lebih cerah? Campurkan 2 sendok makan tepung dengan 1 sendok makan yogurt serta sedikit bubuk kunyit. Aplikasikan pada wajah dan biarkan mengering selama 25 menit, setelah itu basuh wajah dengan air hangat. Jika rutin dilakukan, wajahmu akan menjadi sehat dan bersinar.

4. Sering Diganggu Jerawat? Racikan Masker Tepung Yang Satu ini Mampu Membantumu Melewatinya.

Jerawat tak terduga memang menyebalkan. Apalagi jika beberapa hari ke depan kita memiliki acara penting dan kita pasti tak mau wajah terdapat jerawat. Untuk menyingkirkannya, campurkan sejumlah tepung, madu, daun teh hijau yang telah diseduh (gunakan selagi masih hangat) dan beberapa tetes air lemon.

Tempelkan pada jerawatmu dan tutupi dengan plester jerawat semalam suntuk. Keesokan harinya kamu sudah tak akan menemui lagi jerawat di wajah.

5. Kulit di Tubuhmu Juga Perlu Detoksifikasi. Daripada Pusing Beli Lulur, Buat Lulur Mandimu Sendiri Dengan Tepung.

Hancurkan sejumlah buah anggur dan kemudian campurkan tepung secukupnya hingga menjadi adonan yang pas untuk lulur. Aplikasikan pada tubuh atau wajah kurang lebih selama 15 menit. Kemudian mandilah dengan air hangat. Lakukan secara berkala agar kulitmu sehat dan indah.

Bagaimana? Begitulah cara membuat teping terigu yang benar, Setelah kita mengetahui bagaimana cara membuat tepung terigu akankah kita membuat tepung terigu sendiri? dirumah. Atau mungkin akan membuka usaha tepung terigu? Kita tak ada salahnya untuk bisa membuat tepung terigu bahkan sampai berjualan tepung terigu yang terjangkau juga dengan kualitas yang baik.

Untuk bahasan lainnya setelah mengetahui cara membuat tepung terigu mungkin anda akan tertarik bagai mana cara menanam singkong atau bagaimana sih tanam padi di jepang yang modern?.