Select Page

Pada artikel kali ini, kita akan belajar cara menanam buah naga, simak semua langkah-langkah dan ulasan yang ada di artikel ini, supaya buah naga yang kalian budidayakan, mendapatkan hasil yang melimpah, dan menguntungkan tentunya.

Buah Naga memiliki nama latin Hylocereus Undatus, adalah salah satu jenis buah tropis yang sangat populer di kawasan Asia Tenggara dan merupakan keluarga dari tanaman kaktus (Cactaceae).Tanaman ini merupakan komiditi terbesar dari negara Vietnam yang merupakan negara penghasil terbesar buah naga di kawasan Asia Tenggara.

Varietas Buah Naga

varietas

1. Buah Naga Merah 

Buah naga merah kurang lebih sama dengan varietas buah naga yang lain. Pohon buah naga merah merambat dan memiliki lapisan lilin pada permukaannya. Cara menanam buah naga merah juga sama seperti generatif lainnya. Demikian halnya dengan kandungan senyawa penyusunnya, sama. Hanya satu perbedaan buah naga merah dengan jenis lainnya, yaitu terletak pada warna daging buahnya. Buah naga merah memiliki warna daging merah cerah.

Dalam kondisi tertentu, tanaman buah naga yang memiliki warna merah pekat disebut Dragon Fruit Super Red. Tanaman buah naga jenis ini merupakan persilangan akar dari buah naga hitam yang diperoleh dengan menggunakan tunas buah naga super yang dipupuk dengan menggunakan zat black natural yang ampuh dalam menaikkan betakaroten dan berdampak pada warna buah yang semakin pekat menuju ke warna hitam.

2. Buah Naga Hitam

Buah naga hitam adalah varietas buah naga yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Jenis tersebut masih tergolong pendatang baru dalam lingkup pertanian. Tokoh yang merintis kehadiran dari buah naga jenis ini bernama Prof. Dr. Ir. AP Kusumaningrat. Pertama kali dikembangkan di daerah kediri, namun saat ini bisa dikatakan buah naga hitam sudah dibudidayakan hampir seluruh daerah di Indonesia.

Varietas dari buah naga berwarna hitam ini merupakan hasil dari buah naga super red yang dirawat dan dipelihara menggunakan pupuk hitam. Komposisi dari pupuk ini antara lain adalah kotoran sapi, cengkeh sisa dari pabrik rokok atau cengkok dari tanaman cengkeh, ampas jamu, dan juga abu sekam.

Campuran dari semua bahan pupuk ini memiliki efek yang meningkatkan kandungan zat betakaroten pada buah naga sehingga warna daging buahnya menjadi lebih pekat. Secara umum, buah naga hitam sama saja dengan jenis buah naga lainnya. Kulit dari buah naga ini adalah berwarna merah lengkap dengan sisik besar yang sangat khas. Demikian halnya dengan pohonnya. Tidak ada perbedaan yang cukup mencolok.

Perbedaan yang paling utama dari buah ini satu-satunya hanya pada warna daging buahnya yang sebenarnya tidak hitam, melainkan merah yang sangat pekat mendekati warna hitam. Dan juga, sistem budidaya buah naga hitam kurang lebih sama dengan buah naga lainnya. Namun hanya saja, penggunaan dari pupuk hitam merupakan poin utama yang sangat membedakannya dengan budidaya buah naga varietas lainnya.

3. Buah Naga Putih

Umumnya, varietas buah naga putih memiliki ciri-ciri yang kurang lebih sama dengan jenis buah naga lainnya. Pohon, bentuk buah, kandungan buah, sistem budidaya dan poin lainnya masih erat dengan generatif lainnya. Satu-satunya perbedaan yang menjadi dasar pengelompokan berbagai varietas ini ada pada daging buahnya. Jenis buah naga putih memiliki bentuk kulit buah berwarna merah cerah lengkap dengan sisik yang tebal.

Hanya saja ketika buah tersebut dibelah, kita akan menemukan daging buah yang berwarna putih dan dipenuhi dengan biji kecil berwarna hitam. Selain dari warna daging buahnya, ternyata buah naga putih juga memiliki aroma yang sangat khas dan berbeda dengan jenis buah naga lainnya. Berdasarkan penelitian dengan menggunakan sistem bernama QDA, diperoleh perbedaan antara buah naga putih dan buah naga merah.

4. Buah Naga Kuning

Pembagian dari varietas buah naga putih, merah dan hitam didasarkan pada warna daging buahnya. Meski daging buahnya berbeda, ketiga jenis tersebut memiliki warna dan bentuk kulit yang sama, berwarna merah dan dilengkapi struktur yang identik. Akan tetapi, sistem pembagian tersebut tidak berlaku untuk jenis buah naga kuning. Perbedaannya justru terletak pada kulit buahnya. Daging buah naga kuning berwarna putih dan berbiji hitam persis seperti buah naga putih.

Tetapi, kulitnya memiliki warna kuning terang dengan sisik berukuran besar yang pada ujungnya terdapat gradasi warna hijau. Selain kulitnya bersisik, buah naga kuning juga memiliki varian kulit lain yakni buah dengan permukaan kulit yang berduri. Perbedaan lain dari buah naga kuning dengan jenis lainnya terletak pada ukuran buah dan ukuran pohonnya. Pohon buah naga kuning cenderung lebih pendek daripada pohon lainnya.

Hal ini juga ternyata berimbas juga pada ukuran buahnya yang juga jauh lebih kecil dibandingkan varian lain. Meski jauh lebih kecil, tetapi rasa manis dari buah naga kuning melampaui buah naga lain. Hal ini disebabkan oleh kandungan sakrosa juga fruktosa buah ini lebih tinggi. Selain memiliki rasa yang sangat manis, buah naga kuning juga cenderung berair sehingga meninggalkan rasa segar saat dikonsumsi.

Cara Menanam Buah Naga dan Syarat Tumbuh Buah Naga

Syarat tumbuh

Tanaman buah naga termasuk tanaman tropis. Tanaman ini mudah beradaptasi dengan berbagai lingkungan tumbuh dan perubahan cuaca, seperti curah hujan dan sinar matahari. Meskipun demikian, Anda harus tetap memperhatikan syarat tumbuh tanaman buah naga berikut ini agar tanaman buah naga anda dapat tumbuh subur, berbuah lebat dan manis tentunya.

1. Cara Menanam Buah Naga Dengan Cara Melihat Curah Hujan dan Intensitas Sinar Matahari

Curah hujan yang ideal bagi pertumbuhan tanaman buah naga adalah sekitar 60 mm/bulan atau 720 mm/tahun. Buah naga juga masih dapat menerima curah hujan sekitar 600 – 1.300 mm/tahun. Curah hujan di atas itu, deras dan berkepanjangan dapat menggenangi tanaman buah naga yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan tanaman terutama pembusukan akar.

Pembusukan ini kemudian dapat merambat sampai pangkal batang. Intensitas dari sinar matahari yang dibutuhkan oleh tanaman buah naga adalah sekitar 70 sampai 80 %, oleh sebab itu tanaman buah naga lebih baik ditanam dilahan tanpa naungan pohon lain dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

2. Cara Menanam Buah Naga Dengan Cara Memperhatikan Suhu dan Ketinggian Tempat

Tanaman buah naga akan tumbuh lebih optimal bila ditanam di daratan rendah antara 0 – 350 mdpl. Kemudian untuk suhu udara yang sangat ideal untuk pertumbuhan tanaman buah naga adalah sekitar 26-36 derajat celcius, dengan kadar kelembaban sekitar 70-90 %. Media tanam yang digunakan untuk penanaman tanaman seperti buah naga harus memiliki aerasi dan drainase yang sangat baik.

Tanah / media tanam tsb harus memiliki derajat keasaman pH 6,5 – 7. Lalu untuk media tanaman yang digunakan harus kaya akan nutrisi dengan kandungan kalsium yang sangat tinggi agar tanaman buah naga dapat tumbuh dengan baik dan maksimal.

Cara Menanam Buah Naga dan Pengenalan Terhadap Hama Penyakit yang Menyerang Tanaman Buah Naga

Hama

Setiap kita membudidayakan sesuatu tanaman, entah itu jagung, kedelai, buah naga, dan tanaman organik lainnya, tentu kita tidak bisa menghindari sesuatu hal yang disebut dengan hama dan penyakit, kedua hal ini selalu muncul dan kita sebagai seorang pembudidaya harus dapat mengatasi hal ini, jika tidak, kita tidak akan mendapatkan hasil panen yang maksimal. Dibawah ini, kita akan mengetahui dan belajar mengenai hama-hama yang menyerang tanaman buah naga.

1. Fusarium

Penyebab dari penyakit ini adalah jamur bernama fusarium oxysporium Schl. Jamur ini menyerang dikarenakan tanah atau media tanamnya tidak bisa membuang air dengan lancar. Kemudian untuk gejalanya adalah cabang tanaman buah naga berkerut, layu, dan busuk berwarna coklat.

2. Busuk Pangkal Batang

Gejala dari busuk pangkal batang adalah tanaman buah naga sering mengalami pembusukan pada pangkal batang, berwarna kecokelatan dan terdapat bulu berwarna putih. Penyebabnya adalah kelembaban tanah yang sangat berlebihan sehingga muncul jamur yang menyebabkan kebusukan yaitu jamur yang bernama sclerotium rolfsii dacc. Penyakit ini sering terjadi pada bibit buah naga yang stek dan belum tumbuh akar dalam bentuk potongan.

3. Busuk bakteri

Gejalanya seperti tanaman buah naga tampak layu, kusam, terdapat lendir putih berwarna agak kekuningan pada tanaman yang mengalami pembusukan.  Penyebabnya adalah penyakit ini oleh bakteri pseudomonas sp.

4. Bekicot

Hama bekicot merusak cabang dan batang tanaman buah naga dengan cara menggerogoti sehingga dapat menyebabkan batang atau cabang tanaman menjadi busuk. Hama bekicot ini dapat menyerang tunas-tunas muda calon cabang dari buah naga. Bekas dari gigitan bekicot akan menyebabkan serangan hama jamur atau bakteri yang menyebabkan tanaman buah naga layu kemudian busuk.

5. Kutu Batok

Hama kutu batok menyerang tanaman buah naga dengan cara mengisap cairan pada batang atau cabang yang menyebabkan cabang berubah menjadi berwarna kuning. Pengendalian hama ini dengan cara menyemprotkan insektisida atau Kanon dengan dosis sekitar 1-2 cc/ltr air dengan interval waktu sekitar seminggu sekali pada batang atau cabang yang diserang. Biasanya setelah dua kali penyemprotan hama kutu batok sudah menghilang

6. Kutu Sisik

Hama kutu Sisik biasanya menyukai bagian cabang yang tidak terkena sinar matahari langsung dan cabang yang diserang hama ini menyebabkan adanya warna kusam. Kutu sisik ini juga bisa diatasi dengan penyemprotan insektisida atau Kanon dengan dosis sama dengan pengendalian hama kutu putih pada sela-sela tanaman yang dinaungi atau tidak terkena sinar matahari secara langsung.

7. Semut

Biasanya semut akan muncul pada saat tanaman buah naga mulai berbunga. Semut mengerubungi bunga yang baru kuncup dan akan mengakibatkan kulit buah nantinya akan berbintik-bintik berwarna coklat yang tentunya akan mempengaruhi turunnya harga buah dengan kualitas yang kurang baik seperti itu.

Hama semut merah biasanya menyerang bagian ujung batang yang masih muda dan pergelangan dari ruas batang. Semut dapat masuk dan membuat rumah didalam batang tanaman. Bagian yang terserang akan berwarna kuning, berlubang kemudian kering lalu mati.

Cara Menanam Buah Naga

cara menanam buah naga

1. Cara Menanam Buah Naga yang Pertama Adalah Melakukan Pembajakan Lahan

Yang pertama adalah dengan membajak lahan sedalam kurang lebih 20 cm. Setelah itu anda bisa menaburkan pupuk kandang sebanyak 10-20 ton per ha, kemudian semprot dengan GDM Black BOS di tanah pada kondisi tanah lembab atau basah.

2. Cara Menanam Buah Naga yang Kedua Adalah Menyiapkan Tiang Penyanggah

Cara menanam buah naga dengan menggunakan tiang penyanggah Siapkan tiang penyanggah yang terbuat dari beton berukuran 10cm x 10cm dengan panjang 150 cm kemudian tancapkan 50 cm ke dalam tanah / lahan tanaman buah naga yang telah diolah.

Pada ujung tiang penyanggah berikan besi berbentuk lingkaran atau bisa dari juga dari ban bekas untuk menopang cabang agar tidak patah. Setiap tiang penyanggah ditanam 4 bibit buah naga dengan jarak 30cm dari tiang penyanggah. Pada saat awal tanam, cukup beri pupuk kandang sebanyak kurang lebih 5-10 kg pada setiap lubang tanam.

3. Cara Menanam Buah Naga yang Ketiga Adalah Membuat Parit di Sekitar Lahan Tanam

Cara menanam buah naga selanjutnya yaitu dengan cara membuat parit di sekeliling lahan buah naga yang berguna untuk saluran drainase di sekitar areal kebun agar saat hujan, air tidak menggenangi lahan terlalu lama, sehingga dapat mencegah batang tanaman buah naga menjadi busuk.

4. Cara Menanam Buah Naga yang Keempat Adalah Memilih Bibit Buah Naga

Cara menanam buah naga ditentukan oleh bibit dan perendaman dengan pupuk buah naga organik  Gunakan bibit buah naga dari indukan yang sehat, tahan penyakit dan memiliki potensi hasil yang tingi. Kemudian rendam bibit buah naga tersebut dengan pupuk buah naga organik cair GDM Spesialis Buah sebanyak 1 gelas air mineral yang dilarutkan dengan 10 liter air dan rendam selama 1-2 jam.

5. Cara Menanam Buah Naga yang Kelima Adalah Mengatur Jarak Tanam Buah Naga

Setelah anda merendam bibit buah naga dengan pupuk buah naga organik cair GDM Spesialis Buah, anda dapat menanam bibit buah naga dengan jarak tanam 2,5 x 3 m. Sehingga dalam luasan lahan 1 hektar membutuhkan tiang penyangga sebanyak 2000 dan bibit tanaman buah naga sebanyak 8000.

6. Cara Menanam Buah Naga yang Keenam Adalah Pemeliharaan Tanaman Buah Naga

Pada budidaya buah naga, pemeliharaan merupakan faktor penentu hasil panen. Dalam Membudidayakan suatu tanaman pemeliharaan merupakan faktor paling penting dalam budidaya buah naga, oleh sebab itu anda harus melakukan pemeliharan tanaman buah naga dengan cara yang baik dan benar.

7. Cara Menanam Buah Naga yang Ketujuh Adalah Mengatur Sistem Pengairan

Pada tahap pertumbuhan, dulur-dulur harus menjada sistem pengairan. Pengairan dilakukan setiap hari dan juga saat pemberian air diusahakan untuk tidak berlebihan karena hal ini dapat menyebabkan tanaman buah naga menjadi busuk. Kemudian jangan lupa juga untuk pembersihan gulma/rumput harus rutin dilakukan agar tanaman buah naga dapat tumbuh maksimal.

8. Cara Menanam Buah Naga yang Kedelapan Adalah Memberikan Pupuk Buah Naga Dengan Baik

Selanjutnya adalah melakukan pemupukan setiap 3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk seri NPK yang ditutup dengan pupuk kandang sebanyak kurang lebih 40 Kg per tiang penyanggah. Anda harus menggunakan pupuk kandang yang sudah matang dan telah mengalami proses fermentasi sebelumnya. Pupuk untuk buah naga yang baik adalah jenis pupuk buah naga yang organik.

Ini disebabkan karena pupuk buah naga kimia dapat memberikan dampak yang buruk terhadap tanah, lingkungan, sekaligus buah yang akan dikonsumsi. Buah naga yang kita konsumsi dapat mengakumulasi bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Karena itulah, pupuk untuk buah naga seharusnya jenis pupuk organik.

9. Cara Menanam Buah Naga yang Kesembilan Adalah Memangkas Tanaman Buah Naga

Cara menanam buah naga dengan pemangkasan pada tanaman buah naga bertujuan untuk menghentikan pertumbuhan cabang atau menghentikan pertumbuhan tunas baru pada tanaman. Hal ini dilakukan agar tanaman buah naga dapat cepat berbunga dan cepat berbuah.

10. Cara Menanam Buah Naga yang Kesepuluh Adalah Pemanenan Buah Naga

Anda wajib tahu ini, bahwa tanaman buah naga dapat berbuah hingga ± 10 tahun. Waktu panen sebaiknya dilakukan pada saat pagi hari yaitu sekitar pkl. 06.00-09.00 atau saat sore hari pada pkl. 15.00-17.00. Lakukan pemanenan buah naga saat cuaca cerah dan tidak hujan sehingga kondisi buah naga akan lebih awet dan tidak mudah busuk.

Itulah ulasan tentang cara menanam buah, Semoga bermanfaat bagi anda semua. Lalu, apakah kalian akan hanya membudidayakan buah naga saja?, kalian bisa coba dengan budidaya tanaman jagung juga loh, simak semuanya di situs ini ya, terimakasih.