Select Page

Cabe merupakan salah satu komoditas pertanian paling atraktif, pada saat-saat tertentu, harganya bisa naik berlipat-lipat, pada momen lain bisa turun hingga tak berharga hal ini membuat budidaya cabe menjadi tantangan tersendiri bagi para petani dan maka sebab itu pada artikel kali ini akan membahas tentang cara menanam cabe.

Disamping fluktiasi harga, budidaya cabe cukup rentan dengan kondisi cuaca dan serangan hama. Untuk meminimalkan semua resiko tersebut, biaya untuk budidaya cabe bisa dikatakan cukup tinggi.

Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia, ternyata mempengaruhi jumlah kebutuhan akan bahan panganan seperti cabai baik cabai rawit, cabai merah besar maupun cabai hijau besar. Masalah ini bukan saja mengganggu di Indonesia ternyata juga mengganggu beberapa negara-negara lain karena kurangnya produksi cabai dalam negeri, beberapa pemerintah melakukan impor cabai dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan cabai yang terus meningkat.
Kini sudah banyak solusi dari masalah kekurangan cabai diantara dengan menanam cabai itu sendiri dirumah, namun masih banyak dari kita yang salah melakukan tahap tahap penanaman dalam kesempatan kali ini kami akan memberi informasi tentang cara menanam cabe.

Cara Menanam Cabe yang Baik dan Benar :

cara menanam cabe

Tips dari kami yang pertama dan yang harus diperhatikan dalam cara menanam cabe, jika tanaman sudah memiliki gejala kerontokan lakukan pemotongan dari cabang tanaman cabai karena dengan melakukan pemotongan dapat mengurangi aktivitas hama menyebar. Setelah itu berikan pupuk untuk membantu tanaman cabai memulihkan diri dari serangan hama tersebut dan tips cara menanam cabe.

1. Memilih Lokasi Agar Cara menanam Cabe Tumbuh Subur

Cara menanam cabe pertama dengan memilih lokasi, tentu kalian ingin tanaman cabai yang ditanam tumbuh dengan subur bukan ?? karena cabai dapat tumbuh dengan subur dan baik kalau semua kebutuhannya dapat tercapai. Berikut beberapa syarat untuk memilih lokasi penanaman cabai dan tips cara menanam cabe.

2. Cara Melakukan Pengolahan Lahan Yang Benar Sebelum Ditanami Cabe

Cara menanam cabe berikutnya akan sedikit lebih susah karena kalian akan disuruh langsung praktek kelapangan.

Tahap-tahap Mengolah Lahan Tanam dengan Benar Sebagai Berikut:

  1. Hal pertama bersihkan tanah dari tumbuh atau hama lainnya seperti rumput maupun tanaman yang sudah tidak digunakan.
  2. lalu cangkul tanah dengan rapi memanjang agar bisa ditanami lebih banyak bibit cabai
  3. Selanjutnya kalian bisa menaburkan kapur di tanah yang sudah digemburkan untuk mendapat hasil yang lebih maksimal.
  4. Tunggu kurang lebih 8 sampai 9 hari. Kegunaan kapur ini dapat menaikan ataupun menurunkan pH tanah.
  5. Berikut pilih pupuk yang kalian minati, tapi saran dari kami pilih saja pupuk kandang karena tanman akan lebih sehat dibandingkan pupuk kimia
  6. Kalian hanya perlu menunggu pupuk tadi meresap ke tanah dengan rata kurang lebih 5 sampai 6 hari saja
  7. Selanjutnya kalian bisa membuat lubang untuk menaruh bibit cabai dengan jarak 40 – 50 cm
    Lalu diamkan selama 1 minggu

3. Melakukan Pemilihan Bibit Cabe Yang Terbaik

Langkah berikutnya dalam melakukan cara menanam cabe yang benar adalah memilih bibit cabai dengan kualitas terbaik, karena akan percuma kalau menanam cabai dengan benar namun bibit yang digunakan berkualitas rendah tentu hasilnya akan rendah pula. Kali ini kami akan memberikan cara memilih bibit cabai dengan kualitas baik sebagai berikut :

Pertama kalian cari dulu mana tanaman cabai yang berkualitas bagus, biasanya bibit bagus berasal dari induk tanaman yang bagus pula.

Berikut Ciri-ciri Tanaman Cabe Yang Berkualitas Bagus :

  • Tanaman/batang terlihat kokoh kuat
  • Menghasilkan buah cabai yang lebat
  • Tidak terdapat hama atau penyakit serta tanaman tidak cacat
  • Tanaman memiliki daun yang lebat serta tidak keriting
  • Selanjutnya pilih bibit cabai yang sudah tua serta memiliki pertumbuhan yang cepat
  • Berikutnya lakukan pemilihan bibit cabai yang cepat tumbuh tunasnya
  • Biasanya bibit yang berkualitas tidak kerdil

4. Melakukan Penyemaian Bibit Cabe

Cara menanam cabe selanjutnya dengan melakukan penyemaian bibit cabai dengan benar,kegiatan ini dilakukan supaya bibit cabai dapat tumbuh dengan maksimal berikut ini adalah caranya :

  • Menggunakan Polybag

  1. Siapkan media.
  2. Pilih polybag dengan ukuran yang tidak terlalu besar karena hanya digunakan sebagai pertumbuhan bibit saja
  3. Isi polybag dengan media semai, catatan jangan terlalu penuh
  4. Selanjutnya sebelum ditanam usahakan bibit direndam dulu menggunakan air hangat kuku selama 2 sampai 3 menit
  5. Setelah itu masukan satu satu bibit kedalam polybag
  6. Berikutnya semprot polybag dengan insteksida agar terhindar dari semut atau serangga lainnya
  7. Tunggu bibit sampai tumbuh tunas kurang lebih 1 mingguan
  • Penanaman Bibit Tanpa Menggunakan Polybag

  1. Siapkan bedengan sesuai dengan kebutuhan serta media semainya
  2. Siram air secukupnya
  3. Lalu buat lubang dengan jarak 3 cm
  4. Selanjutnya rendam bibit dengan air hangat selam 2 menit
  5. Beri pupuk secukupnya, setelah itu tunggu bibit tumbuh selama 1 mingguan
  6. Tujuan dari penyemaian bibit ini sebagai berikut
  7. Memberikan pertumbuhan bibit secara maksimal, karena terdapa unsur hara yang dibutuhkan bibit untuk tumbuh
  8. Berikutnya dapat memelihara bibit cabai secara maksimal, karena diletakkan dalam polybag atau bedengan
  9. memudahkan kita untuk member pupuk atau member air
  10. Bibit tanaman akan lebih mudah beradaptasi sebab kalau bibit langsung diletak dimedia tanah tentu akan kaget
  11. Terakhir kita dapat mengganti bibit yang baru jika bibit yang lama mati

5. Cara Menanam Cabe

Cara menanam cabe selanjutnya menunggu bibit sudah berumur kurang lebih 4 mingguan, usahakan untuk menunggu bibit berdaun lebih dari dua sebelum melakukan pemindahan kemedia tanam.

Ada baiknya untuk melakukan cara menanam cabai pada pagi maupun sore hari, untuk menghindari bibit cepat layu. Kali ini kalian hanya perlu melepas polybag atau mengambil dari bedengan lalu masukan kedalam lubang yang telah kamu siapkan sebelumnya, Siram dengan air secukupnya.

6. Cara Pemeliharaan Tanaman Cabe

Anda hanya perlu melakukan pemangkasan tunas liar atau cabang tanaman cabai yang tidak berguna, sisakan 3 batang tunas yang berfungsi sebagai pemroduksi cabai utama.

Menggunakan pupuk phonska cair terbukti dapat meningkatkan jumlah buah cabai melakukan pemupukan dengan tahi ayam kering, karena dalam proses berbuah tanaman cabai memerlukan asupan energy yang banyak.

Melakukan penyiraman ke daerah sensitive, karena menyiram dengan air bersih bisa membantu proses pelarutan unsur-unsur organik pada tanah.

7. Panen

cara menanam cabe

Cara menanam cabe yang terakhir dan yang paling ditunggu-tunggu oleh kalian adalah proses panen, tumbuhan cabai biasanya bisa panen saat berumur kurang lebih 80 hari.

Berikut Ini Adalah Tips Panen Cabe yang Benar Sebagai Berikut :

  1. Hal pertama yang perlu kalian ingat saat memetik buah cabai harus beserta tangkainya
  2. Saat terdapat buah cabai yang rusak harus segera ikut dipanen, agar tidak menular kebuah cabai lainnya
  3. Ada baiknya melakukan panen pada pagi hari karena buah cabai akan lebih berat dibandingkan pada siang hari yang
  4. telah mengalami penguapan buah
  5. Saat memetik cabai usahakan jangan menarik tapi diputar kearah jarum jam
  6. Selanjutnya pilihlah cabai yang berusia tua saja
  7. Penyebab daun dan buah cabai rontok
  8. Memiliki kelembaban tanah yang kurang
  9. Kadar air dari tanah rendah
  10. Tanaman cabai kurang terkena sinar matahari
  11. Suhu dari daerah penanaman sangat tinggi atau kurang
  12. Tanaman terkena penyakit atau terkena virus (CMV)
  13. Tanaman terkena serangan hama
  14. Tananaman kekurang atau kebanyak suhu Nitrogen

 

Jenis-Jenis Cabe

1. Cabe Hibrida

Cabe hibrida merupakan jenis cabe yang didapatkan secara import dari negara-negara tetangga. Tanaman yang paling populer adalah cabe yang berasal dari negara Thailand dan Taiwan. Jenis cabe hibrida merupakan cabe yang mengalami persilangan dengan teknik modern, sehingga perawatannya pun lebih rumit dari cabe biasa, cabe hibrida pun memiliki sedikit perbedaan saat dibudidayakan. Perbedaannya adalah jenis cabe hibrida memerlukan obat-obatan untuk mendukung hasil panen yang maksimal beberapa contoh cabe hibrida yang populer di masyarakat adalah cabe papyrus, kunthi, emerald, hot beauty, juwita, hairloom, dan suniya.

2. Cabe Besar

Cabe besar merupakan cabe lokal yang didapatkan dari daerah-daerah di Indonesia. Daerah yang menyumbang jenis cabe lokal yang cukup populer antara lain daerah Tanah Karo, Sumatera Utara dan Kudus, Jawa Tengah, cabe lokal dipercaya lebih menguntungkan untuk dibudidayakan oleh para petani. Selain teknik budidayanya yang lebih mudah, cabe lokal juga memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan jenis cabe lainnya. Hanya saja, cabe besar sering sulit didapatkan sehingga harganya fluktuatif.

Cabe besar dibagi menjadi tiga jenis lagi, yaitu cabe merah, cabe keriting, dan cabe hijau. Ciri-ciri cabe merah adalah berwarna merah dan ukurannya panjang. Ujung cabe merah biasanya lancip dan bentuknya lonjong. Selain itu, kulit cabe merah mulus dan terlihat licin seperti lilin dan cukup tebal.

3. Cabe Rawit

Jenis cabe rawit merupakan cabe favorit masyarakat. Ukurannya yang relatif kecil tidak membuatnya kalah pamor, dikarenakan rasanya yang sangat pedas. Jika dilihat dari warnanya, cabe rawit memiliki warna yang sangat beragam seperti hijau, oranye, kuning, dan juga merah, cabe rawit juga mudah dibudidayakan karena kemampuannya bertahan hidup dalam segala jenis cuaca. Karena asal benihnya yang diproduksi oleh petani, maka cabe rawit pun digolongkan sebagai cabe lokal Indonesia juga.

Setelah mengetahui jenis-jenis cabe yang dapat dibudidayakan, langkah selanjutnya adalah menentukan jenis cabe yang dipilih. Jika sudah terpilih, maka budidaya dapat segera dimulai. Budidaya cabe ladies merah secara tradisional mencakup serangkaian proses mulai dari penanaman hingga pemanenan agar untung dan memuaskan.

Berikut Cara Menanam Cabe Berbagai Jenis :

1. Cara Menanam Cabe Hidroponik

Hidroponik merupakan metode menanam yang menggunakan air sebagai media tanam untuk menggantikan tanah. Metode hidroponik mulai populer di kalangan masyarakat karena kemudahan-kemudahan yang ditawarkannya, kemudahan dalam berkebun secara hidroponik tentu sangat menarik bagi penggiat yang hidup di perkotaan.

Mengingat kesibukkan perkotaan yang sangat menyita waktu, maka sangat wajar metode hidroponik menjadi pilihan untuk dilakukan oleh para penggiatnya. Selain kemudahannya karena tidak memerlukan lahan berupa tanah, metode hidroponik juga menawarkan kemudahan untuk tidak perlu disiram setiap hari, secara keseluruhan perbedaan budidaya metode hidroponik hanya berbeda sedikit dengan metode budidaya tanaman cabe tradisional. Perbedaan terletak pada media tanamnya.

Berikut Ini Penjelasan Mengenai Menyiapkan Media Tanam Hingga Pemanenan dengan Cara Hidroponik Sistem Wick :

1. Persiapan Media Tanam

Media tanam cabe dengan metode hidroponik adalah campuran dari sekam dan sabuk kelapa. Perbandingannya sebesar 1 : 1. Media tanam ini ditaruh pada botol plastik bagian atas yang telah dibelah menjadi dua bagian. Bagian atas tersebut kemudian dimasukkan ke dalam bagian bawah botol yang telah diisi larutan nutrisi. Selain itu karena menggunakan sistem wick, maka harus disiapkan sumbu yang terbuat dari kain flannel untuk mengalirkan larutan nutrisi ke tanaman.

2 .Persiapan Larutan Nutrisi

Larutan nutrisi yang digunakan adalah larutan AB Mix. Melalui larutan inilah kebutuhan nutrisi tanaman yang biasanya didapatkan dari tanah, diberikan kepada tanaman cabe hidroponik.

3. Penanaman

Sama seperti pada budidaya cara tradisional, bibit yang ditanam adalah benih yang sudah melalui persemaian. Masukkan bibit yang telah disemai ke dalam wadah yang telah disiapkan. Setelah tertanam dengan baik, maka perlu disiram secukupnya menggunakan air. Setelah satu minggu, barulah tanaman cabe dapat diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari.

4. Perawatan

Bentuk perawatan yang paling penting untuk dilakukan pada metode hidroponik adalah dengan melakukan pemeriksaan berkala. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tanaman tidak kehabisan larutan nutrisi. Jika larutan nutrisi sudah hampir habis, harus segera ditambahkan dan jangan sampai tanaman cabe kekeringan. Selain itu upaya perawatan dapat dilakukan dengan mencegah hama dan penyakit. Mencegah hama dan penyakit dapat dilakukan dengan pemangkasan bagian-bagian tanaman cabe yang menunjukkan tanda-tanda infeksi.

5. Cara Menggunakan Polybag dan Pot

Selain metode hidroponik terdapat juga budidaya cabe dengan metode yang menggunakan polybag dan pot atau bedengan sebagai wadah tanaman. Metode budidaya tidak berbeda jauh dengan metode tradisional seperti sebelumnya. Hanya langkah yang berbeda adalah pada langkah menyiapkan media tanam.

Persiapan media tanam polybag atau pot dapat diawali dengan pemilihan jenis wadah. Jika memilih polybag, maka pilihlah yang ukurannya minimal 30 cm. Ukuran ini dipilih sesuai pertimbangan ukuran maksimal dari pertumbuhan tanaman cabe nantinya, perkiraan ukuran polybag yang tepat akan mampu menopan tanaman cabe.

Media tanam dengan penggunaan polybag adalah tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 2. Berikan pupuk NPK pada polybag sebanyak tiga sendok. Akan tetapi terkadang polybag sulit ditemukan dalam ukuran yang besar dan sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu muncullah alternatif lain yaitu penggunaan pot.

6. Penggunaan Pot

Datang dengan berbagai pilihan yang ada. Terdapat pot yang terbuat dari bahan dasar plastik, semen, aluminium, dan tanah liat. Menurut pengalaman pot dari tanah liat merupakan yang paling baik digunakan untuk berkebun dalam pot. Alasannya adalah karena kemampuan pot dari tanah liat menjaga kestabilan suhu. Hal lain yang harus diperhatikan dalam penggunaan pot sebagai wadah media tanam adalah keberadaan saluran air.

 

Demikianlah penjelasan dari artikel cara menanam cabe dengan mudah dan pasti cepat panen, jadi semangat untuk menerapkan metode yang kita berikan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dan jangan lupa berdoa agar hasil panennya mendapatkan yang cukup memuaskan,Ikuti tahap-tahap diatas agar bisa menghasilkan buah cabai yang berkualitas baik. Demikian informasi dari tentang cara menanam cabai dari kami, semoga bisa menjadi referensi bagi anda semua, terima kasih.