Select Page

Cara Menanam Kacang Kedelai Dengan Benar Dan Tepat

Cara Menanam Kacang Kedelai

Cara menanam kacang kedelai berikut ini merupakan salah satu teknik budidaya kedelai  yang dimulai dari tahap cara menanam kacang kedelai hingga panen.

Yang akan kami sajikan dengan ringkas sebagai panduan untuk Anda mengenai cara menanam kacang kedelai dengan baik dan benar.

Palawija yang satu ini memang memiliki banyak sekali produk olahan yang kerap anda jumpai didalam kehidupan sehari-hari seperti makanan sampingan yaitu tempe, tahu, kecap dan susu kedelai.

Tidak hanya itu saja kini kedelai sudah banyak diolah menjadi berbagai macam produk snack ringan yang apabila dikonsumsi akan menyehatkan tubuh para konsumennya.

Kedelai Bagus Untuk Anda Konsumsi Sehari Hari.

Mengapa kedelai sangat baik untuk dikonsumsi? Jawabannya karena adanya kandungan protein nabati yang terbilang cukup tinggi didalam makanan ini.

Tentunya kandungan dari protein nabati itu mampu menjadikan tempe sebagai olahan berbahan dasar kedelai menjadi salah satu makanan yang sehat untuk Anda konsumsi sehari-hari.

Makanan yang berbahan dasar dari kedelai ini juga sangat cocok apabila dijadikan sebagai makanan diet yang rendah kalori.

Maka tak heran lagi apabila banyak sekali masyarakat di berbagai penjuru dunia baik di daerah pedesaan maupun daerah perkotaan banyak yang mengkonsumsi makanan yang berbahan dasar kedelai di setiap harinya.

Karena kebutuhan dari konsumen yang sangat tinggi akan kedelai itu,maka permintaan pasar akan kacang kedelai ini juga sangat tinggi.

Hal ini menjadikan kedelai menjadi salah satu makanan komoditas pertanian yang selalu mendapatkan harga yang terbilang sangat baik di Indonesia.

Para petani yang ada di dunia tentu juga memanfaatkan peluang ini untuk menerapkan cara menanam kacang kedelai ini dengan sebaik mungkin agar nantinya dapat mendapatkan keuntungan secara maksimal.

Agar keuntungan dapat diraih secara maksimal, maka sebelum Anda menerapkan cara menanam kacang kedelai ini maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu teknik dan cara menanam kacang kedelai yang baik dan benar.

Untuk Anda yang berniat ingin sekali menerapkan cara menanam kacang kedelai, maka simaklah artikel berikut ini mengenai cara menanam kacang kedelai yang baik dan benar sebagai panduan budidaya kedelai anda.

Langkah-langkah untuk upaya budidaya dari kacang kedelai tersebut adalah sebagai berikut :

Prosedur Cara Menanam Kacang Kedelai

Cara Menanam Kacang Kedelai

1. Pemilihan Lahan Tanam Kedelai

Tanaman kacang kedelai ini tergolong kedalam tanaman yang bisa hidup didataran rendah hingga dataran yang tinggi.

Hanya saja ada beberapa kriteria lahan atau tanah yang baik untuk menerapkan cara menanam kacang kedelai ini agar kedepannya dapat menghasilkan produktifitas yang optimal.

Berikut ini adalah kriteria tanah yang untuk menerapkan cara menanam kacang kedelai :

  • Lahan yang digunakan harus terpapar sinar matahari minimal 8 jam per harinya
  • Tanah dari lahan yang akan digunakan sebagai media penerapan cara menanam kacang kedelai ini haruslah gembur
  • Lahan sebagai media harus dekat dengan sumber air guna memudahkan dalam pengairan
  • Memiliki pH tanah antara 5,5 hingga 7,5
  • Ketinggian tanah kurang lebih antara 2 – 900 m diatas permukaan laut
  • Tanamlah agak jauh dari tepi pantai untuk menghindari adanya aerosol air asin

Setelah Anda telah menemukan lahan yang paling tepat dan memenuhi kriteria diatas, maka selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengolah lahan yang hendak anda gunakan sebagai media dalam cara menanam kacang kedelai.

2. Penggemburan Tanah

Tanaman kacang kedelai akan bertahan hidup dengan baik apabila tanaman tersebut ditanam di tanah yang gembur.

Namun Anda juga tidak perlu khawatir apabila kontur tanah yanag akan Anda gunakan didominasi  dengan tanah liat, maka Anda bisa melakukan pnggemburan dahulu.

Untuk menggemburkan lahan yang akan Anda gunakan sebagai media tanamnya, maka Anda bisa menggunakan cangkul atau bisa juga dengan mesin traktor.

Khusus untuk lahan yang didominasi dengan tanah liat, maka sebaiknya yang harus Anda gunakan dalam penggemburan adalah mesin traktor agar peggemburan dapat berjalan dengan maksimal.

Dan untuk area lahan persawahan, maka untuk cara menanam kacang kedelai sebaiknya Anda menunggu terlebih dahulu musim kemarau dengan membuat bedengan untuk menghindari kelebihan air.

3. Pembentukan Bedengan Tanam Kedelai

Bedegan ini difungsikan untuk memudahkan Anda dalam merawat tanaman kacang kedelai nantinya, terutama soal pengairan.

  • Pada jenis tanah yang cenderung kering dan gembur, maka bedengan tidak perlu dibuat terlalu tinggi.
  • Lebar dari bedengan yang paling ideal adalah sekitar 1,5 m dengan tinggi sekitar 5 cm di lahan yang kering dan bisa mencapai 30 cm dilahan basah.
  • Bedengan tidak perlu Anda tutup dengan plastik mulsa karena jarak tanam kedelai ini cukup terbilang dekat.

Jadi, fungsi dari bedengan ini sangat penting dalam menerapkan cara menanam kacang kedelai ini.

4. Pemupukan Dasar Tanaman Kedelai

Teknik untuk cara menanam kacang kedelai yang selanjutnya adalah dengan cara memberikan pupuk dasar.

Bedengan yang sudah Anda bentuk tadi lalu dilubangi beralur pada permukaannya.

Anda bisa membuat 2 sampai 3 alur yang memanjang pada tiap bedengan yang nantinya akan diisi pupuk dasar.

Bahan utama yang digunakan dari pupuk dasar ialah pupuk organik, pupuk buatan, insektisida tabur, fungisida seerta kapur dulomit.

Caranya untuk membuat pupuk dasar adalah sebagai berikut :

  • Pupuk organik yang berupa pupuk kandang, pupuk kompos atau butiran organik di taburkan disepanjang alur pada lubang pupuk pada bedengan yang telah Anda buat sebelumnya.
  • Setelah itu disusul dengan pemberian pupuk buatan yakni TSP+ZA dengan perbandingan antara 2 : 1
  • Lanjutkan dengan menaburkan kapur dulomit dan insektiida taur dan fungisida
  • Campurkan semua pupuk dasar tadi dengan menggunakan cangkul
  • Tutup pupuk dasar dengan media tanah lalu ari bedengan agar pupuk tersebut cepat terurai
  • Diamkan terlebih dahulu sekitar kurang lebih 2 minggu

Setelah sudah 2 minggu maka lahan siap untuk Anda tanami dengan benih kedelai.

5. Penanaman Benih Kedelai

Bedengan tersebut di tajuk atau ditusuk dengan kayu sebesar lengan yang berguna untuk membuat lubang tanam.

Lubang dari tanam ini di atur jaraknya agar rapi seperti cara menanam bawang merah atau cara menanam jagung pada umumnya.

Jarak tanamnya adalah kurang lebih 25 x 40 cm.

Untuk cara menanam kacang kedelai sendiri adalah sebagai berikut :

  • Pilihlah benih kedelai yang mempunyai kualitas unggulan.
  • Anda bisa mendapatkan bibit unggulan tersebut di toko pertanian.
  • Masukkan biji kedelai tersebut kedalam lubang yang telah Anda buat. Bisa 2 hingga 3 biji didalam satu lubangnya
  • Tutuplah kembali lubang menggunakan media tanah
  • Genangi bedengan dengan air setelah selesai penanaman agar biji yang Anda cepat tumbuh.

Apabila nanti bijinya sudah tumbuh, maka hal yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah dengan melakukan perawatan tanaman kedelai.

6. Pemeliharaan Tanaman Kedelai

Setelah biji dari kacang kedelai yang Anda tanam tadi tumbuh, maka Anda harus siap untuk melakukan perawatan pada tanaman kacang kedelai ini. Rangkaian dari pemeliharaan tanaman kacang kedelai ini adalah sebagai berikut.

7. Pengairan

Karena tanaman kacang kedelai ini tergolong tanaman yang sensitif terhadap kadar air yang terkandung pada tanah, maka Anda jangan sampai terlambat mengairi atau malah terlalu sering dalam mengairi tanahnya.

Usahakan tanah yang Anda gunakan sebagai media tanam tersebut selalu basah.

Pengairan ini dapat Anda lakukan dalam seminggu sekali pada musim kemarau  dan lebih jarang lagi pada musim penghujan.

Gunakanlah mesin pompa air untuk memudahkan Anda dalam pengairan pada bedengan.

8. Penyiangan

Pada beberapa tipe tanah semisal pada tanah liat maka penyiangan akan sangat minim karena rumput yang tumbuh pun akan sedikit bahkan tidak ada rumput yang tumbuh sama sekali.

Akan tetapi pada tipe tanah yang cenderung gembur dan kering maka rumput ini akan sangat cepat berkembang dan tumbuh.

Penyiangan ini dapat Anda lakukan kurang lebih sebulan sekali.

Tujuan dari adanya aktivitas penyiangan ini untuk mencegah hilangnya nutrisi tanah karena telah diserap oleh rumput.

9. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dapat Anda lakukan pada 1 bulan pertama atau bisa juga setelah tanaman yang anda budidaya telah tumbuh.

Untuk selanjutnya diulang setiap 2 minggu.

Caranya adalah dengan cara mengkocorkan larutan NPK di setiap pangkal tanaman.

Cara untuk membuat larutan NPK ini adalah dengan cara melarutkan 1 gelas NPK dengan 35 Liter air.

Lalu kocorkan campuran tersebut pada tiap tanaman hingga merata.

Anda harus mengingat bahwa dalam upay pemupukan susulan harus Anda lakukan setelah penyiangan agar menjaga nutrisi dari pupuk tidak dicuri oleh rumput.

10. Penanggulangan Hama Tanaman Kacang Kedelai

Seperti halnya tanaman budidaya, pada umumnya yang tanaman selalu memiliki hama pengganggu, begitu juga pada tanaman kacang kedelai.

Ada sekali banyak hama yang dapat mengganggu kelangsungan hidup dan bisa menurunkan produktivitas dari tanaman kedelai ini.

Agar Anda selalu mendapatkan hasil panen secara optimal, maka Anda juga harus mengetahui jenis-jenis hama pada tanaman kedelai dan Anda juga harus mengetahui bagaumana cara penanggulannya.

11. Panen Kacang Kedelai

Tanaman kedelai ini bisa Anda panen didalam kondisi muda ataupun didalam keadaan yang sudah tua.

Kedelai yang hendak Anda jual sebagai kedelai rebus, maka dapat Anda panen pada saat kedelai masih dalam keadaan hijau.

Sedangkan tanaman kacang kedelai yang hendak Anda panen bijinya sudah kering, maka ditunggu hingga kulit dari buahnya menguning kecoklatan.

Setelah itu petik kedelai tersebut lalu dijemur lagi.

Tanaman kedelai dapat Anda panen tua saat umurnya sudah mencapai kurang lebih 3 bulan lebih setelah Anda tanam.

Teknik untuk memanen yang dianjurkan ialah dengan cara menggunakan sabit lalu disabit bersama batangnya untuk kemudian di rempeli polongnya di rumah.

Polong yang sudah Anda rempeli kemudian dijemur agar polong tersebut pecah dan mengeluarkan bijinya sendiri.

Biji dari kedelai tersebut dapat Anda simpan terlebih dahulu karena biji kedelai kering tergolong tahan lama untuk Anda simpan sebagaimana halnya jagung.

Lalu Anda bisa menunggu dari kenaikan harga pada tanaman kacang kedelai ini.

Dan apabila harga dari tanaman kacang kedelai ini sudah menigkat lalu Anda bisa menjualnya namun sebelum menjualnya harus ada pertimbangan yang matang supaya tidak terjadi adanya kerugian.

Jenis Hama Di Tanaman Kacang Kedelai

Berikut adalah beberapa jenis hama tanaman kacang kedelai beserta dengan cara menanggulanginya

Uret

Uret ini tergolong hama dari larva kumbang yang biasanya menyerang pada bagian akar di tanaman kacang kedelai yang masih muda.

Pada lahan yang memiliki tanah liat dan persawahan, maka uret ini jarang untuk ditemukan.

Hama ini lebih sering ditemukan pada lahan yang gembur dan tanah yang pasir.

Untuk mennggulanginya maka Anda memerlukan pemberian insektisida tabur pada saat Anda akan memasang pupuk dasar.

Lalat Buah

Lalat buah menyerang pada tanaman kacang kedelai di bagian buahnya terutama pada buah yang usianya masih muda.

Hama lalat buah ini juga merupakan hama utama dari berbagai jenis tanaman buah seperti pada buah tomat, cabe, semangka dll.

Aapabila Anda tidak segera mengatasi hama ini maka hama lalat buah ini benar-benar dapat menurunkan hasil prduktifitas dari panen kedelai nantinya.

Untuk mengatasi dari ancaman serangan lalat buah ini maka anda dapat menyemprotkan insektisida dengan bau yang menyengat untuk menganggulanginya.

Cara yang lain adalah dengan cara membuat perangkap untuk lalat buah di berbagai titik lahan tanam.

Yang diharapkan supaya nantinya hama lalat buah ini dapat terperangkap di perangkap tersebut dan mati.

Ulat Grayak

Hama yang biasanya aktif dimalam hari ini bukan hanya menyerang tanaman pada daun muda, bahkan ulat ini juga sering ditemukan sedang memakan buah dari kacang kedelai ini.

Untuk mengatasi dari adanya ancaman dan serangan dari ulat grayak ini maka Anda harus memilih waktu untuk penyemprotan insektisida yang tepat yakni pada saat sore hari.

Maka diharapkan nanti pada saat malam hari ulat keluar untuk makan maka hama ulat ini akan mati karena terkena insektisida.

Jamur Patogen

Serangan dari jamur patogen ini dapat menyebabkan tumbuhan menjadi, layu fusarium, busuk pada akar, busuk batang dan karat daun.

Untuk cara menanggulangi dari hama jamur patogen ini maka Anda harus mengidentifikasi dengan tepat pada bagian tanaman yang terlanjur terkena jamur.

Misal apabila yang terserang pada bagian daun dan batang maka cara menanggulanginya adalah dengan cara menyemprotkan fungisida.

Akan tetapi jika yang terserang adalah pada bagian akarnya maka cara untuk menanggulanginya adalah dengan cara mengkocorkn fungisida.

Tips Sukses Agar Panen Tanaman Kacang Kedelai Melimpah

Setelah Anda membaca mengenai bagaimana cara menanam kedelai yang baik dan benar, kini kami juga akan membagikan tips sukses untuk budidaya kedelai kedelai untuk Anda agar nantinya hasil dari panen kacang kedelai Anda semakin optimal.

Berikut ini ialah tips sukses untuk budidaya kacang kedelai :

  • Belilah benih kedelai yang memiliki varietas yang unggul meskipun harganya yang tinggi karena harga dari benih juga menentukan kualitas dari benih kedelai
  • Tanamlah benih kacang kedelai pada saat bulan Mei karena pada bulan itu suhu tanah cenderung tepat untuk perkembangan akar dari tanaman kacang kedelai.
  • Semprotkan tanaman dengan pupuk  organik cair bersama ZPT auksin pada saat tanaman kedelai sudah mulai berbunga agar calon dari polongnya semakin banyak.
  • Semprotkan ZPT GA bersama dengan pupuk organik cair pada saat buah masih muda dan kecil agar nantinya ukuran biji kedelai tersebut menjadi semakin besar.

Nah demikianlah informasi yang dapat kami bagikan terkait cara menanam kacang kedelai yang baik dan benar beserta tips sukses nya agar nantinya dapat Anda jadikan panduan di dalam budidaya kedelai.

Semoga dengan Anda mengikuti panduan diatas, maka hasil dari panen Anda dapat menjadi lebih optimal. sekian