Select Page

Cara Menanam dan Budidaya Semangka dengan Hasil Melimpah

cara merawat tanaman semangka

Cara Merawat tanaman Semangka berikut kami mengulas tentang bagaimana cara budidaya semangka dengan cara praktis dan menghasilkan buah yang melimpah. pasti sudah tidak asing lagi dengan buah yang satu ini. Buah yang berbentuk bulat atau lonjong ini sangat digemari masyarakat. Selain mempunyai rasa manis, semangka juga memiliki kandungan air yang cukup sehingga mengonsumsi buah semangka bisa menghilangkan rasa dahaga. Oleh karena itu banyak yang menggunakan buah ini sebagai hidangan untuk buka puasa.

Banyaknya kebutuhan masyarakat akan buah ini menjadikan sebuah peluang usaha baru. kamu bisa membudidayakan tanaman semangka untuk mendapat keuntungan yang lumayan tinggi. Untuk menanam semangka tidaklah sulit. dalam merawat buah semangka, kamu akan mendapatkan hasil panen yang melimpah.

Buah semangka tidak hanya dapat dikonsumsi buahnya, melainkan daun dan bijinya juga. Daun semangka dapat diolah menjadi sayur, sedangkan biji semangka dapat diolah menjadi makanan ringan, yaitu kuaci. Semangka memilik kandungan gizi serta manfaat yang banyak untuk tubuh. Kandungan yang sangat bermanfaat berperan untuk menjaga kesehatan dan metabolisme tubuh.

Semangka termasuk buah tropis yang kandungan airnya yang tinggi membuat segar tubuh sangat cocok dikonsumsi pada cuaca panas. Secangkir jus semangka dapat memberikan 17% vitamin A, 21% vitamin C, 2% zat besi dan 1% kalsium. Selain bermanfaat untuk kesehatan, buah semangka juga bermanfaat sebagai kecantikan, diantaranya:

  • Mencegah sariawan
  • Anti inflamasi dan antioksidan
  • Memelihara kesehatan ginjal
  • Menguragi resiko hipertensi dan stroke
  • Sebagai penuan dini
  • Menjaga kelembaban kulit
  • Meremajakan kulit

Langkah-langkah Menanam atau Budidaya Semangka

Cara Menanam Semangka dengan Hasil Melimpah

Tingginya permintaan konsumen pasar akan kebutuhan buah semangka sehingga peluang mendapatkan penghasilan dari budidaya buah semangka sangat besar. Tetapi untuk mendapatkan hasil maksimal dari budidaya tanaman buah semangka kamu harus mengetahui cara menanam semangka dengan baik dan benar. karena itu agar budidaya semangka yang kamu jalani bisa sukses kamu bisa mengikuti langkah-langkah menanam buah semangka di bawah ini.

Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

Tanaman semangka cocok di lingkungan yang memiliki curah hujan sekitar 40 sampai 50 mm di setiap bulannya. Selain itu buah semangka juga akan berkembang dengan baik jika ditanam di daerah dengan suhu sekitar 25 derajat celcius ketika siang hari. Selain daerah yang cocok untuk budidaya semangka daerah yang kering dan cenderung miskin dengan uap air. Oleh karena itu daerah yang mempunyai kriteria di atas akan membantu dalam memaksimalkan hasil budidaya tanaman buah semangka.

Tanaman semangka cocok untuk ditanam pada lahan yang terbuka dan terkena sinar matahari secara langsung. Karena kurangnya tanaman semangka akan berpengaruh terhadap perkembangan tanaman buah semangka. Selain kurangnya suply sinar matahari akan membuat proses pemanenan buah semangka akan menjadi terhambat karena buah semangka membutuhkan waktu yang lama untuk matang sempurna. Sedangkan untuk kondisi tanah atau lahan tanaman buah  semangka cocok untuk daerah yang memiliki tanah yang gembur serta mempunyai unsur hara yang tinggi. pH tanah pada tanaman buah semangka cocok pada kisaran sekitar 6 sampai 6,7. Jika kondisi tanah belum memenuhi kriteria tersebut sebaiknya dilakukan proses pengapuran sampai pH tanah sesuai.

Lahan Tanam Semangka

Pengolahan Lahan Tanam

Sebelum memindahkan bibit buah semangka pada lahan tanam terlebih dahulu yang harus dilakukan pembersihan media tanam. Usahakan lahan yang akan ditanami buah semangka bebas dari pengganggu seperti tanaman gulma, batu-batuan dan tanaman liar lain. Setelah lahan bersih buat bedengan supaya air yang ada di dalam tanah bisa mudah untuk dialirkan. Tanaman buah semangka tidak menyukai lahan yang basah, sehingga perlu menjaga lahan agar tetap kering.

Berbeda dengan tanaman lain untuk mendapat hasil yang maksimal usahakan kamu menambah unsur hara pada tanah lahan yang akan digunakan untuk menanam buah semangka. Kamu bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk kandang sebelum dilakukan proses penanaman buah semangka. jika kandungan dalam unsur hara pada lahan cukup bisa mulai untuk proses penanaman buah semangka.

Langkah berikutnya dengan membuat lubang pada tanaman buah semangka dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm sedang untuk ke dalaman lubang tanam sampai 8 sampai 10 cm. Lubang tanam sebaiknya dibuat seminggu sebelum proses penanaman buah semangka. supaya tanaman buah semangka bisa tumbuh dengan baik bisa menambahkan pupuk dengan komposisi 4 kg, pupuk DS 28 gr, pupuk ZK 20 gr, serta pupuk ZA 15 gr.

Benih Buah Semangka

Persiapan Benih Semangka

Untuk menghasilkan tanaman buah semangka yang bagus, menggunakan bibit buah semangka yang bagus dan jenis bibit semangka yang bagus untuk dibudidayakan adalah dari jenis semangka hibrida impor. Jenis bibit buah semangka tersebut memiliki dua tipe yaitu tripoid dan haploid. Jenis benis triploid biasanya memiliki ciri cangkang biji buah semangka cukup keras sehingga perlu di renggangkan karena cangkangnya. Sedangkan untuk jenis benih buah semangka haploid cukup mudah dibudidayakan karena cangkang bijinya tidak sekeras triploid.

Jika jenis bibit buah semangka sudah dipilih langkah selanjutnya yaitu proses perendaman biji buah semangka. Setelah biji buah direnggangkan kemudian direndam dalam air dengan campuran air hangat, hormon tumbuh, bakterisida dan fungsida. Biji buah semangka direndam dalam waktu sekitar 30 menit kemudian biji tersebut diangkat dan ditiriskan hingga kering. Biji  buah semangka telah siap untuk dicambahkan dan ditanam. Biasa bibit yang sudah disemaikan bisa dipindahkan ke lahan tanam ketika telah berusia sekitar 4 minggu.

Cara Menanam Semangka

Bila bibit buah semangka yang disemai sudah berusia sekitar 4 minggu saatnya untuk memindahkan tanaman tersebut pada lahan tanam yang telah dipersiapkan. Sebelum bibit buah semangka dipindahkan ke dalam bedengan sebaiknya lahan disiram dengan air hingga meresap ke dalam tanah supaya tanah lebih gembur dan untuk menjaga kelebaban lahan tanam. Setelah itu bibit buah semangka ditanam pada lubang yang telah dipersiapkan sebelumnya kemudian tutup kebali lubang tersebut dengan tanah tipis sampai ujung pangkal bibit semangka.Pemeliharaan Tanaman SemangkaAgar semangka dihasilkan memiliki kuantitas dan kualitas yang baik tentu harus dilakukan perawatan rutin setiap harinya. Lakukan penyiraman secara rutin setiap hari pada waktu pagi dan sore hari terutama ketika musim kemarau. Kelembaban lahan tanam harus selalu diperhatikan agar tanaman buah semangka bisa tumbuh secara maksimal.

Selain melakukan penyiraman rutin yang perlu dilakukan penyiangan untuk membersihkan lahan dari tanaman gulma atau rumput agar tidak mengambil kandungan dari unsur hara pada lahan tanam. Sehingga kebutuhan tanaman semangka bisa terpenuhi dengan baik. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi perlu diberikan pupuk dengan jenis dan dosis tertentu.

Untuk menjaga kandungan unsur hara pada tanaman buah semangka perlu diberikan pupuk NPK atau pupuk kandang yang dipermentasikan. Sebarkan pupuk pada lahan di sekitar tanaman buah semangka dengan jarak dari lubang tanam buah semangka lebih 10 cm.

 

Panen Semangka

Usia semangka yang sudah siap untuk dipanen setiap daerah berbeda, tergantung pada cuaca di suatu daerah. Tapi semangka yang telah siap dipanen biasanya memiliki ciri-ciri daun buah mulai layu, serta bila dipukul berbunyi puk (suara berat).Buah semangka bisa dipanen setiap hari, jumlah buah yang dipanen bisa disesuaikan dengan permintaan pasar agar kondisi buah terjaga. Untuk memanennya bisa menggunakan gunting atau pisau untuk memotong bagian tangkai sekitar 3-5 cm dari pangkal buah semangka.

Demikianlah cara yang dapat Anda lakukan untuk cara merawat tanaman semangka dengan baik dan benar. Hasil budidaya buah semangka akan optimal apabila dikerjakan dan dirawat dengan baik, semoga informasi yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat.

× Whatsapp Kami!