Select Page

Secara garis besar ada dua jenis mesin pengering jagung utama. Salah satunya adalah pengering jagung aliran yang konkuren/bersamaan/sejalan, sedangkan jenis yang lain adalah pengering jagung dengan aliran campuran.

Menurut garis lintang yang berbeda, pengguna harus memilih pengering jagung yang berbeda. Sebagai contoh, pengering aliran campuran cocok untuk biji-bijian kering dan tanaman penghasil minyak dengan lebih sedikit uap air di zona tropis.

Mengenal Mesin Pengering Jagung

Ruang lingkup pada aplikasi terhadap Jagung, prinsip kerja bagian penting pertama dari pengering jagung adalah tanur pemanas. Jenisnya seperti pengering dengan tungku pembakaran batu bara, tungku pembakaran bahan bakar, tungku pembakaran gas alam, dan pengering dengan tungku pembakaran bio-fuel.

Fungsi utama dari tungku ini adalah untuk pengering dengan udara panas sebagai media pengeringan.Dalam seluruh proses pengeringan biji-bijian mentah, pertama-tama akan mengisi wadah pengeringan dengan bijian, kemudian ledakan panas yang dihasilkan oleh tungku akan melalui intake udara dan memasuki bagian dalam mesin.

Mesin Pengering jagung antara lain ada yang menggunakan teknologi proses pengeringan suhu tinggi dan pengeringan suhu rendah multi-level segmen, yakni proses sebelum pengeringan terlebih dahulu jagung masuk ke bagian pendinginan dalam suhu penyimpanan untuk kemudian dilakukan sortasi guna memastikan kualitas jagung yang homogen, sehingga dalam pengeringan akan menghemat energi dan membuat tingkat kerusakan jagung menjadi minimal, yakni 3% atau kurang.

Model dan Proses Mesin Pengeringan Jagung

Jika ditilik dari kapasitas kinerjanya, maka ada beberapa model corn dryer yang mampu menghasilkan produk bijian kering dari 100 ton per hari hingga model pengering yang mampu berproduksi 1.000 ton per hari.

Saat mengeringkan biji jagung, penting untuk diingat bahwa retakan dan patahan pada jagung dapat menyebabkan banyak masalah, baik dalam penyimpanan maupun pemrosesan.Masalah utama yang terjadi dari pengeringan suhu tinggi dan kemudian pendinginan yang cepat dari butir jagung adalah stresscracking. Stres-retak adalah ketika patahan terjadi di endosperm jagung.

Kernel (inti bijian) yang retak-retak sering menyerap air terlalu cepat, sehingga lebih cenderung menjadi rusak dan semakin rentan terhadap kerusakan akibat serangan serangga dan jamur selama penyimpanan kering.

Prototipe Mobile Corn Dryer

Pada kasus Mesin Pengering Jagung yang dikembangkan atas kerjasama Kementrian Pertanian (Kementan) dengan PT Charoen Phokphan Indonesia (CPI) berupa prototipe Mobile Corn Dryer menjadi tambahan inovasi pada mesin pengering jagung yang memiliki kemampuan mobilitas yang tinggi, karena dapat beroperasi langsung jemput bola di tempat lahan produksi pertanian.

Pada klausal kerjasama itu diinformasikan, bahwa unit Mobile Corn Dryer tersebut menjadi hak penuh Kementan dalam memodifikasi dan memperbanyak unit yang nantinya berkonsentrasi di sentra-sentra jagung seluruh Indonesia secara mobile.

Tugas CPI adalah membantu menyerap hasil panen jika ada kelebihan jagung petani, sehingga dapat menepis kekhawatiran akan kualitas jagung yang buruk dan gagal saat pasca panen, serta tidak terserap.

Pengertian Jagung

Jagung (Zea mays ssp. mays) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, bulir jagung adalah pangan pokok, sebagaimana bagi sebagian penduduk Afrika dan beberapa daerah di Indonesia. Pada masa kini, jagung juga sudah menjadi komponen penting pakan ternak.

Penggunaan lainnya adalah sebagai sumber minyak pangan dan bahan dasar tepung maizena. Berbagai produk turunan hasil jagung menjadi bahan baku berbagai produk industri farmasi, kosmetika, dan kimia.

Diagram Tanaman Jagung

Jagung merupakan tanaman model yang menari khususnya di bidang biologi dan pertanian. Sejak awal abad ke-20, tanaman ini menjadi objek penelitian genetika yang intensif, dan membantu terbentuknya teknologi kultivar hibrida yang revolusioner.

Dari sisi fisiologi, tanaman ini tergolong tanaman C4 sehingga sangat efisien memanfaatkan sinar matahari. Dalam kajian agronomi, tanggapan jagung yang dramatis dan khas terhadap kekurangan atau keracunan unsur-unsur hara penting menjadikan jagung sebagai tanaman percobaan fisiologi pemupukan yang disukai.

Mungkin kebanyakan orang Indonesia hanya mengenal 3 jenis Jagung yakni jagung manis, biasa, dan putren. Namun bila dikaji lebih dalam, ternyata jagung memiliki beragam jenis yang berasal dari beberapa negara. Berikut adalah ulasannya :

1.    Jagung Gigi Kuda (Dent Corn)

Memiliki ciri khas berupa lekukan di bagian tengah atau bagian atas biji. Bijinya berukuran besar yang terbagi dalam beberapa baris dan berwarna kuning, putih atau kadang-kadang berwarna lain, dan cocok dibuat menjadi tepung jagung.

Di Indonesia jenis jagung gigi kuda jarang ditanam karena tidak tahan terhadap hama bubuk. Sedangkan di Amerika, jenis jagung ini sering  dijadikan sebagai makanan ternak.

2.    Jagung Mutiara (Flint Corn)

Jenis jagung ini memiliki bentuk biji yang agak bulat dan ukurannya lebih kecil dari pada biji jagung gigi kuda. Warna biji bervariasi, yakni berwarna putih, kuning, dan ada juga yang merah. Jagung mutiara paling banyak ditanam di dunia. Di Amerika Serikat dan Argentina sebagian besar jagung mutiara digunakan untuk keperluan pakan ternak. Di Indonesia jagung ini dimanfaatkan untuk keperluan konsumsi manusia dan juga pakan ternak.

3.    Jagung Manis (Sweet Corn)

Jagung manis ini biasanya digunakan sebagai bahan pembuat sirup atau pemanis buatan. Di Indonesia jagung manis mulai banyak ditanam di berbagai daerah dan beberapa tahun terakhir ini menjadi mata dagang eksport ke pasar dunia.

Ciri khas jagung manis adalah biji-biji yang masih muda dan bercahaya berwarna jernih seperti kaca sedangkan biji yang telah masak dan kering akan menjadi berkerut. Jagung manis biasa diolah sebagai masakan seperti campuran Sayur Asem dan Sayur Bayam, Bakwan Jagung hingga Jagung Bakar

4.    Jagung Berondong (Pop Corn)

Ciri jagung berondong adalah bijinya kecil dan hampir seluruh endosperm merupakan bagian yang keras, sehingga jika dipanaskan dapat mengembang 10-30 kali volume asal. Jenis jagung ini dibedakan atas dua tipe yaitu rice popcorn yang bijinya pipih, meruncing, serta pear popcorn yang bijinya bulat. Jagung ini cocok dijadikan aneka makanan kecil.

5.    Jagung Pod (Pod Corn)

Jagung ini pertama kali ditemukan di Amerika Selatan. Ciri khas jagung ini adalah bijinya diselubungi oleh kelobot sehingga biji Pod corn seolah-olah tidak tampak.

6.    Jagung Ketan (Waxy Corn)

Jagung ketan biasanya disebut jagung pulen karena kadar amilo peptinnya tinggi. Bijinya kecil berwarna mengkilap seperti lilin dan zat patinya menyerupai tepung tapioka. Jagung ini berasal dari Asia dan memiliki ekonomis tinggi sebab dapat menggantikan kedudukan tepung tapioka dan bahan pengganti sagu serta cocok untuk bahan pakan ternak.

7.    Jagung Tepung  (Flour Corn)

Jenis jagung ini dikembangkan di Amerika Selatan. Ciri khas jagung tepung adalah hampir seluruh bijinya terdiri atas pati yang menyerupai tepung dan lunak, sehingga apabila terkena panas akan mudah pecah. Jenis jagung ini cocok diolah menjadi tepung maizena.

Sebelum mengetahui cara menanam jagung, anda harus mengetahui varietas jagung. Jagung memiliki beberapa varietas yang bisa ditanam oleh anda. contoh varietas tersebut adalah baby corn, jagung warna warni, jagung manis, jagung hibrida, dan lain – lainnya. Anda harus mengetahui varietas yang dimiliki oleh jagung sehingga anda tidak terlalu kesulitan dalam memilih bibi unggul untuk menghasilkan jagung yang berkualitas.

Demikianlah artikel yang telah saya buat semoga bermanfaat.