Select Page

Mesin Perajang Bawang dipergunakan untuk merajang bawang dengan berbagai ukuran dan, mesin perajang bawang ini bisa digunakan untuk merajang bawang bombai, bawang putih ataupun bawang merah.

1. Mesin Perajang Bawang  Kapasitas 5 – 10 Kg / Jam

mesin perajang bawang

Spesifikasi Mesin Perajang Bawang  Kapasitas 5 – 10 Kg / Jam :

Energi Yang Digunakan : Listrik.
Penggerak : Elektro Motor.
Daya ( Power ) : 100 Watt.
Tegangan Listrik : 220 V.
Frekuensi Listrik : 50 Hz / 60 Hz.
Kapasitas : 5 Kg – 10 Kg / Jam.

2. Mesin Perajang Bawang  Kapasitas 20 – 30 Kg / Jam

Spesifikasi Mesin Perajang Bawang  Kapasitas 20 – 30 Kg / Jam :

Kapasitas : 20 Kg – 30 Kg / Jam.
Dimensi Mesin : 800 mm x 480 mm x 900 mm.
Material Rangka : Besi Siku.
Material Body : Plat Stainless Steel.
Material Penekan : Stainless Steel.
Material Pisau : Stainless Steel.
Penggerak : Elektro Motor.
Daya (Power) : ¼ HP.
Energi yg Digunaka : Listrik.
Tegangan Listrik : 220 V.
Frekuensi Listrik : 50 Hz / 60Hz.
Fungsi : Untuk Merajang Bawang.

Kelebihan Mesin Perajang Bawang

  • Pengirisan Bawang Merah Dan Bawang Putih Lebih Cepat Dan Tepat.
  • Dibuat Dari Bahan Material Yang Awet Dan Berkualitas.
  • Hemat Energi, Tenaga, Waktu, Pikiran, Dan Uang.
  • Dukungan Dari Teknisi Handal Dan Professional.
  • Mesin Mudah Digunakan Dan Mudah Dirawat.
  • Pekerjaan Menjadi Lebih Efektif Dan Efisien.
  • Konsultasi Harga Dan Kebutuhan ( Budget ).
  • Mesin Sangat Andal Dan Tahan Lama.
  • Perlengkapan Suku Cadang Terbaik.
  • Mesin Bergaransi.
  • Training Gratis.

Cara Menanam Bawang

Persiapan Media Tanam

Sebagai tanaman umbi-umbian yang berukuran kecil, bawang merah tidak menyita lahan saat dibudidayakan. Bahkan penanaman bawang merah juga bisa dilakukan dengan menggunakan media pot tanaman dengan mudah. Berikut penjelasan mengenai cara  menanam bawang merah dengan langkah yang paling dasar, memilih media tanam :

  • Menggunakan Pot : sebagai alternatif bercocok tanam di lahan yang sempit atau bahkan tidak punya tanam pekarangan sama sekali. Cara menanam bawang merah menggunakan pot untuk bisa menanam kebutuhan pokok rumah tangga ini. Pot sendiri ada banyak macam, dilihat dari bahan pebuatannya. Yaitu contohnya seperti pot plastik, pot keramik, pot beton, pot dari kaleng bekas, sampai dengan pot tanah liat. Atau kalau ingin lebih ekonomis, bawang merah juga bisa ditanam di polybag. Kesemua media tanam tersebut bisa digunakan dalam budidaya bawang merah. Namun harus selalu diperhatikan mengenai lubang sirkulasi. Penanaman bawang merah dengan pot harus memilih pot yang memiliki lubang yang fungsinya untuk pembuangan air. Hal ini untuk mencegah kelembapan yang terlalu tinggi yang akan menyebabkan bawang merah menjadi busuk di dalam tanah.
  • Menggunakan Media Tanah langsung : bila budidaya dilakukan secara besar-besaran, atau dilakukan di ladang-ladang. Media pot menjadi tidak efektif lagi, namun lebih baik menggunakan media tanah. Sebelum menanam bawang merah tanah harus dikondisikan agar menjadi media yang  siap tanam. Diantaranya dengan membuat gundukan-gundukan yang selebar kira-kira 1 meter dengan tinggi 30 cm. Dapat diberikan obat pertanian dasar untuk mencegah timbulnya penyakit pada bawang. Setelah itu diantara gundukan dibuatkan parit penampung air. Sedangkan untuk panjang dari gundukan media tanam bawang tidak ada aturannya. Hal ini bisa disesuaikan dengan lahan yang dimiliki.

Proses Penanaman

Kegiatan inti dari cara menanam bawang merah yaitu membenamkan bibit pada tanah. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan betul dan pastikan dilakukan dengan benar. Yaitu :

  • Jarak Tanam : Bila menggunakan pot, usahakan agar ukuran pot mencukupi, tidak terlalu besar, maupun tidak terlalu kecil. Pot kecil bisa digunakan untuk satu benih, dan pot besar bisa ditempati beberapa benih sekaligus. Kemudian bila menggunakan media tanah, maka jarak tanam, disesuaikan dengan besar atau kecilnya bibit. Bisa menggunakan jarak 15*15 cm atau dengan jarak 20*20.
  • Kondisi tanah : hal ini juga tidak luput dari perhatian dalam menanam bawang merah. Tanah yang gembur, dan subur dengan banyak cacing di dalamnya adalah tanah yang paling ideal. Menanam bawang merah juga harus memperhatikan kelembapan tanah. Sehingga sangat baik bila ditanam dalam kondisi tanah habis disiram.
  • Pemilihan cuaca : seperti pagi dan sore hari sudah menjadi kewajiban. Hal ini untuk mencegah bibit dari udara kering dan kerasnya berjuang untuk fotosintesis dalam awal penanaman.

Proses Perawatan

Dalam pembahasan mengenai cara menanam bawang merah dengan benar, proses perawatan mengambil poin paling banyak. Persiapan yang sudah bagus, proses tanam yang sempurna tidak akan menghasilkan panen yang baik tanpa ada perawatan yang rutin. Beberapa perawatan yang harus dilakukan adalah :

  • Penyiraman : proses ini harus dilakukan secara tepat waktu dan teratur. Penyiraman yang terbaik untuk hari-hari pertama penanaman dengan frekuensi dua kali dalam sehari. Yang sangat dianjurkan dilakukan pada pagi hari dan sore hari. bila taman sudah terlihat stabil, atau dengan umur lebih dari 10 hari, penyiraman bisa dilakukan setiap 1 kali sehari.
  • Pemupukan : sebelum penanaman proses pemupukan sudah dilakukan dengan pupuk dasar.  Pupuk dasar ini bisa berupa pupuk kadang dan kompos. Kemudian dilakukan pemupukan susulan setelah tanaman berusia lebih dari setengah bulan dengan pupuk kombinasi.
  • Penyiangan : adalah proses penyiangan akan menghindarkan bawang merah dari gulma. Serta tidak ada perebutan mineral diantara bawang merah dengan tanaman liat tersebut.
  • Penanganan Hama Tanaman : hama yang sering muncul adalah hama ulat. Hama inni akan menyebabkan daun menjadi tidak utuh tergigit hama. Kemudian warna daun menjadi kombinasi bercak putih. Hama ini juga bisa di atasi dengan proses manual, atau pembuangan ulat dan telur dengan menggunakan tangan tanpa obat. Namun bisa juga dengan obat semprot bila hama semakin tidak bisa dikendalikan.
  • Mengatasi Daun Layu : sebuah penyakit yang disebut dengan layu Fasarium pun sama dengan mengganggunya dengan hama ulat. Ini akan menyebabkan daun bawang menjadi layu sebelum waktu panen. Bila dibiarkan maka hasil panen bisa menurun dengan drastis. Ini bisa diakibatkan oleh jamur sehingga pengobatan dilakukan dengan fungisida. Atau dengan mencabut tanaman yang bisa mengalami layu fasarium dan membuangnya jauh.

Berikut 12 Manfaat Bawang Putih Bagi kesehatan

1. Menangkal pilek

Flu bisa menghampiri kita kapan pun tanpa kenal waktu. Entah karena daya tahan tubuh kita sedang menurun, kesibukan sedang tinggi sehingga kesehatan terbengkalai, atau karena teman-teman kantor sedang ramai-ramai terjangkit flu dan Anda pun tertular.

Mungkin kesannya sepele, namun sebetulnya hingga saat ini masih belum ada obat yang bisa menyembuhkan sakit flu. Obat-obatan yang tersedia di pasaran biasanya hanya berfungsi untuk meredakan gejala flu, bukan menyembuhkan penyakitnya.

Jadi, kalau hanya untuk meredakan gejala saja, kenapa tidak beralih ke pengobatan alami yang lebih mudah (dan murah)? Berikut ini beberapa ramuan yang bisa Anda siapkan sendiri di rumah saat pilek mulai menyerang.

Ingin mencegah hidung tersumbat akibat pilek? Kamu bisa memasukkan bawang putih ke dalam masakan untuk menangkal penyakit pilek. Salah satu manfaat bawang putih adalah untuk meningkatkan sistem imun tubuh.

Sebuah riset sudah menemukan bahwa kandungan allicin didalam bawang putih itu mampu mengurangi peluang yang terkena pilek dan membuat orang yang terjangkit pilek lebih cepat sembuh.

2. Meningkatkan performa olahraga

Bawang putih juga mampu meningkatkan performa olahraga. Meskipun demikian, penelitian yang mengenai efek bawang putih terhadap performa fisik masih lebih banyak dilakukan pada tikus.

Studi menunjukkan bahwa orang yang menderita penyakit jantung dapat mengalami performa olahraga yang lebih baik setelah diberikan minyak bawang putih sebanyak dua kali sehari selama enam minggu Namun, penelitian-penelitian mengenai bawang putih dan performa olahraga masih banyak berkontradiksi dan memerlukan riset lebih lanjut.

3. Bisa Menjadi Antibiotik Alami

Kandungan didalam diallyl sulfide dalam bawang putih itu juga ditemukan dan dapat melawan bakteri Campylobacter penyebab gangguan pencernaan dan bahkan 100 kali lipat lebih efektif daripada antibiotik umum yang sering digunakan. Manfaat bawang putih yang dapat melawan bakteri tertentu dapat membuatnya berpotensi untuk menjadi alternatif ‘antibiotik alami’.

4. Mengurangi risiko kanker paru

Orang yang mengonsumsi bawang putih mentah setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko terkena kanker paru yang lebih rendah sebesar 44 persen. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut untuk masih diperlukan untuk memastikan manfaat bawang putih dalam mencegah kanker paru.

5. Meringankan keracunan timah

Selain didalam kandungan diallyl sulfide, kandungan sulfur didalam bawang putih itu juga dapat untuk melindungi organ dalam tubuh dari kerusakan akibat keracunan logam berat, seperti timah. Bawang putih ditemukan dapat mengurangi kadar timah dalam darah sebesar 19% pada karyawan yang bekerja di pabrik yang memproduksi baterai untuk mobil.

Tidak hanya kadar timah, bawang putih juga dapat untuk meringankan gejala keracunan, seperti sakit kepala dan sebagainya. Bahkan, pemberian bawang putih sebanyak tiga kali sehari itu lebih ampuh dalam meringankan gejala keracunan daripada obat D-penicillamine.

6. Mengurangi Kadar Kolesterol

Manfaat bawang putih yang lainnya adalah untuk mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL. Pemberian suplemen bawang putih ditemukan mampu mengurangi kadar kolesterol LDL sebanyak 10-15 persen.

7. Menurunkan Tekanan Darah

Bagi penderita hipertensi, manfaat bawang putih dalam menurunkan tekanan darah sudah cukup umum diketahui. Suatu penelitian menemukan bahwa pemberian 600-1.500 miligram ekstrak bawang putih memberikan efek yang setara dalam menurunkan tekanan darah seperti obat Atenolol selama dalam jangka waktu 24 minggu.

Bila doyan bawang putih mentah, maka kita bisa mengonsumsi bawang putih mentah sebanyak empat siung per harinya untuk menurunkan tekanan darah. Baca juga: Tekanan Darah Tinggi? Cobalah Santap Makanan Ini…

8. Mampu melindungi jantung

Kandungan diallyl trisulfide dalam minyak bawang putih itu juga dapat membantu melindungi jantung setelah serangan jantung dan seusai bedah jantung, serta dapat digunakan sebagai penanganan untuk gagal jantung.

Penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa terdapat penurunan kerusakan jantung sebanyak 61% setelah zat diallyl sulfide diberikan pada tikus yang terkena serangan jantung. Baca juga: Kebiasaan Sehari-hari Agar Jantung Tetap Sehat

9. Meningkatkan Kesehatan Tulang pada Wanita

Pada tikus betina, pengeroposan tulang juga dapat ditanggulangi dengan pemberian bawang putih untuk meningkatkan kadar estrogen. Oleh karenanya, bawang putih berpotensi tidak hanya meningkatkan kadar estrogen tetapi juga dapat mencegah pengeroposan pada tulang pada wanita. Akan tetapi, masih diperlukan riset untuk lebih lanjut mengenai manfaat bawang putih terhadap tulang.

Serta bisa anda coba sebelum anda bawa pulang. Sehingga anda akan merasa puas dengan pelayanan kami, karena kepuasan pelanggan adalah prioritas kami. Dan Anda juga dapat mencoba mesin perajang bawang ini, sekian dan terima kasih.

× Whatsapp Kami!