Select Page

Mesin Perontok Lada adalah alat untuk merontokkan lada dari batangnya. Lada atau merica atau sahang (sunda) adalah salah satu bumbu masak yang paling utama dalam proses masak.

Penggunaan mesin sangat sederhana, cukup lada dilewatkan ke dalam mesin, maka lada akan terlepas dari batangnya dan siap dikupas kulitnya.

Mesin Perontok Lada ini menggunakan motor bensin berbahan bakar bensin. tetapi bisa disesuaikan dengan keadaan sekitar, seperti ingin dirubah dengan menggunakan motor diesel ataupun listrik.

Model Dan Spesifikasi Mesin Perontok Lada Rumah Mesin

mesin perontok lada

Spesifikasi Mesin Perontok Lada :

Dimens Mesini : 900 mm x 500 mm x 1200 mm
Penggerak : Motor Bensin Merek Honda ( Atau Menyesuaikan ).
Daya ( Power ) : 5.5 PK ( Bisa Disesuaikan Sesuai Kebutuhan ).
Bahan Bakar : Bensin.
Kapasitas : 100 Kg – 200 Kg / Proses.
Bahan Material Tabung : Plateser ( Tebal 1,2 mm ).
Bahan Material Rangka Bodi : UNP 50/50.
Fungsi : Merontokkan Lada Dari Batangngya.

Syarat Membudidayakan Lada

Berikut beberapa syarat yang perlu diketahui agar budidaya lada menjadi lebih optimal:

  1. Tanah

Meskipun tergolong tanaman yang tidak terlalu sulit untuk dibudidayakan, namun ada beberapa jenis tanah yang memiliki kandungan zat hara cukup baik untuk tanaman ini. Tanah seperti Oxisol, Vertisol, Andisol serta tanah liat pasir (sandy clay) sangat cocok untuk tanaman lada.

  1. Ketinggian

Ketinggian lahan yang ideal untuk jenis tanaman lada yaitu 0-500 mdpl. Jika lokasi lahan lebih tinggi, maka hasilnya tidak optimal.

  1. Iklim

Lada akan tumbuh dengan baik dalam kondisi kelembapan antara 200-300 C serta curah hujan antara 2000-3000 mm per tahun.

Langkah-Langkah Membudidayakan Lada

Setelah kita memahami syarat yang sebaiknya dipenuhi, maka bisa dilanjutkan ke pembahasan mengenai langkah-langkah membudidayakan lada dengan tahapan sebagai berikut.

Pemilihan Bibit

Meskipun bukan sebagai jaminan karena tergantung pada tahapan yang lain, namun pemilihan bibit yang unggul dan berkualitas tentu dapat berkontribusi dalam menghasilkan lada yang berkualitas.

Beberapa ciri bibit yang berkualitas antara lain pertumbuhan bibit yang seragam satu dengan yang lain, tahan saat dilakukan pemindahan, dan pertumbuhan relatif cepat.

Pengolahan Lahan

Penyediaan lahan memang bergantung pada banyak sedikitnya tanaman budidaya yang akan ditanam. Polybag tepat digunakan jika Anda memiliki lahan yang terbatas. Namun, jika tersedia lahan yang cukup, maka berikut adalah langkah-langkah persiapannya:

  • Pembersihan lahan dari tanaman gulma seperti rumput dan lainnya.
  • Cangkul tanah sedalam kurang lebih 40 cm dan tambahkan pupuk kandang untuk memperkaya zat hara dalam tanah (biarkan selama 7 hari).
  • Pembuatan bedengan dengan lebar kurang lebih 140 cm dan tinggi 50 cm. Panjang bedengan sesuaikan dengan lahan dan jangan lupa buat saluran irigasi untuk jalur pengairan.
  • Buat lubang dengan jarak 40 cm untuk penanaman bibit.

Penanaman Lada

Penanaman dilakukan pada saat bibit sudah cukup umur dan layak tanam. Kondisi ini harus dipastikan agar resiko tanaman mati dapat diminimalkan. Ambil bibit lada dalam polybag, sobek polybag, dan keluarkan untuk dimasukkan ke dalam lubang yang sebelumnya sudah disiapkan. Tutup kembali lubang dengan tanah yang sudah dicampur dengan kompos.

Perawatan

Langkah selanjutnya yang paling menentukan dalam proses budidaya lada adalah perawatan yang baik dan konsisten. Ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan dalam kegiatan perawatan yakni:

  • Pembuatan Sulur. Siapkan bambu sebagai sulur (media rambat) bagi tanaman lada.
  • Penyiangan. Bersihkan tanaman dari tanaman gulma seperti rumput yang biasanya mulai muncul pada 2 minggu setelah awal penanaman.
  • Pemupukan. Lakukan pemupukan untuk menambah nutrisi tanaman yang dibutuhkan untuk berfotosintesis. Terlebih, jika sudah mulai berbuah, maka kebutuhan akan unsur hara semakin meningkat.

Pemanenan

Tahapan terakhir yang paling ditunggu oleh petani atau pembudidaya tentunya adalah panen lada. Dalam tahapan ini Anda bisa menilai apakah rangkaian proses yang sebelumnya dilakukan berjalan efektif atau tidak. Berikut tahapannya:

  • Pastikan lada sudah siap panen,ditandai warnanya hijau.
  • Petik secara selektif dan sesering mungkin agar hasil panen seragam, tidak tercampur antara yang muda (belum matang) dengan yang tua (terlalu tua).
  • Buah lada yang jatuh ke tanah harus secepatnya diambil dan pisahkan dengan yang lain karena membutuhkan pemprosesan yang berbeda.
  • Pastikan sarana yang digunakan untuk pemanenan bersih dan higienis agar kualitas lada terjaga.

Demikian informasi mengenai cara menanam lada, semoga bermanfaat bagi Anda yang akan memulai bisnis tanaman lada maupun bagi yang sudah menjalankannya namun hasilnya belum optimal.

Lada atau merica adalah salah satu bumbu dapur yang paling banyak digunakan dalam masakan, khususnya masakan Indonesia. Ada dua jenis lada yang dikenal oleh masyarakat, yaitu lada hitam serta lada putih. Namun, tahukah Kamu selain dipakai sebagai bumbu dapur, ternyata terselip manfaat lada dalam bidang kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

Lada sendiri merupakan buah mentah yang dihasilkan dari tanaman Piper nigrum. Sejarah mencatat bahwa pada tahun ke-1800 an, penjelajah yang  berasal Portugis bernama Vasco de Gama, telah memimpin ekspedisi dalam misi mencari keberadaan lada untuk diperdagangkan.

Selain menjadi komoditas yang paling banyak diperdagangkan di seluruh dunia, ternyata lada juga sudah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di India.

Hingga kini, ada yang menganggap manfaat lada dapat menyembuhkan kondisi tertentu, seperti sakit perut, bronkitis, malaria, dan kolera, meski teori ini masih perlu mendapat pembuktian lebih lanjut.

Berbagai Manfaat Lada untuk Kesehatan

Lada merupakan jenis rempah yang mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan. Satu sendok teh lada mempunyai 6 kalori, 0,2 gram protein, 1,4 gram karbohidrat, dan 0,6 gram serat.

Tak hanya itu, lada juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, vitamin A, B1, B2, B3, B6, dan vitamin K, meskipun dalam jumlah yang sedikit. Dengan nutrisi inilah, tidak heran bika lada bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat lada untuk kesehatan :

Meredakan Hidung Tersumbat

Bila mengalami hidung tersumbat, Kamu dapat memanfaatkan lada untuk membantu meredakan kondisi tersebut. Lada diketahui mengandung dekongestan alami yang dapat mengencerkan penumpukan lendir di saluran pernapasan. Kamu pun bisa memperoleh manfaat lada ini dengan cara mencampurkan sedikit lada pada beberapa masakan berkuah, misalnya saja sup ayam.

Mencegah Kerusakan Sel

Radikal bebas adalah salah satu penyebab kerusakan sel-sel di dalam tubuh. Untuk mencegah kerusakan tersebut, Anda perlu mendapatkan asupan antioksidan yang cukup. Antioksidan bisa Anda peroleh dari beragam buah dan sayuran.

Namun, Anda juga bisa memperoleh antioksidan dari lada. Lada diketahui memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Tidak cuma itu, lada juga diketahui memiliki efek antiradang yang dapat mencegah kerusakan sel.

Menghambat Pertumbuhan Bakteri

Menurut sebuah penelitian di laboratorium, ekstrak lada mampu menghambat pertumbuhan bakteri, seperti E. coli, Listeria, Salmonella, dan Staphylococcus. Hal ini dikarenakan lada mempunyai sifat antibakteri alami yang mampu mencegah bakteri-bakteri tersebut berkembang di makanan.

Membantu Mengobati Penyakit Lambung

Manfaat lada sejauh ini diketahui bisa membantu orang yang kesulitan menelan, khususnya pada lansia. Manfaat lada lebih jauh juga diketahui dapat membantu mencegah gangguan lambung.

Ekstrak lada hitam yang mempunyai efek anti radang dan antibakteri, ampuh dalam menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori yang dapat menyebabkan tukak lambung.

Mampu Meredakan Radang Sendi

Selain mempunyai sifat antibakteri, ternyata kandungan piperin pada lada juga mempunyai sifat antiradang yang diduga mampu mengurangi peradangan dan nyeri pada penderita arthritis.

Sebuah penelitian sudah mengungkapkan, piperin pada lada berfungsi untuk menghambat hormon prostaglandin serta zat interleukin yang dapat memicu peradangan pada sendi. Hanya saja, penelitian ini masih sebatas uji coba terhadap hewan.

Mengontrol Kadar Gula Darah

Minyak lada diduga mampu mencegah diabetes tipe 2. Sebuah penelitian bahkan sudah mengungkapkan, kandungan piperin di lada dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah. Sementara, penelitian lain mengatakan piperin berguna untuk menghambat enzim amilase dalam memecah pati menjadi glukosa.

Kendati demikian, kedua penelitian ini masih sebatas uji coba terhadap hewan, dan belum ada penelitian yang memastikan manfaat lada sebagai obat diabetes pada manusia.

Meski terdapat berbagai potensi manfaat ladauntuk kesehatan, namun Anda tetap harus bijak dalam mengonsumsi lada. Wanita hamil pun dianjurkan untuk tidak mengonsumsi lada secara berlebihan, untuk mengurangi risiko terjadinya keguguran.

Selain itu, hindari pula penggunaan lada di kulit, karena bisa menyebabkan rasa panas dan kemerahan, khususnya bila Anda memiliki kulit sensitif. Konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk mencoba berbagai manfaat lada tersebut, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Demikian Artikel ini tertang mesin perontok lada serta penjelasan tentang cara budidaya lada serta manfaat lada,semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Maaf bila ada kata yang salah, Sekian dan terima kasih.

× Whatsapp Kami!