Budidaya Padi Organik Menggunakan Metode SRI

Belakangan ini cukup marak, tentang “organik”. Apa itu organik ? Seperti Budidaya padi Organik. Organik berasal dari kata senyawa organik. Sedangkan pertanian organik merupakan suatu sistem bercocok tanam yang mengutamakan unsur-usur alami dalam proses budidaya tanaman.

Padi Organik adalah padi yang dihasilkan dari budidaya pertanian organik yaitu Budidaya Padi Organik. Padi organik bukanlah sekedar padi biasa, tetapi ia diolah dan dibudidayakan dengan melalui cara pendekatan organik.

Langkah-langkah Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

budidaya padi organik penanganan hama

Padi juga terdapat dua jenis, padi sawah juga padi gogo, bedanya terletak pada adanya atau tidak adanya air. Pada artikel saat ini kita juga akan membahas tentang budidaya padi yang ada di sawah. Padi hanya dapat tumbuh pada ketinggian dari 0 – 1500 meter dari atas permukaan laut dengan temperatur sekitar 19-27 derajat celcius, memerlukan penyinaran matahari penuh tanpa halangan.

Sekilas tentang padi gogo yaitu padi yang ditanam di lahan yang tidak tergenangi air atau bisa disebut dengan padi ladang budidya tanaman padi gogo ada disini.

Angin berpengaruh pada penyerbukan dan pembuahan. Padi bisa tumbuh di tanah lumpur yang subur dengan ketebalan antara 18-22 cm dan pH tanah sekitar 4 – 7. Sebelum bisa memulai budidaya padi organik, langkah yang paling awal yaitu menyiapkan benih yang berkualitas.

Tahap 1. Penyemaian

Hal yang paling pertama yang dilakukan dalam cara budidaya padi organik adalah penyemaian benih. Kegiatan pertama adalah melakukan seleksi benih. Dalam pemilihan benih ini dimaksudkan untuk supaya kita bisa menanam benih yang benar-benar baik. Benih padi yang digunakan untuk luasasn 200 meter persegi adalah sebanyak setengah kilogram.

Untuk kita bisa mengecek baik tidaknya benih bisa dilakukan dengan cara menguji benih di dalam air, benih yang baik adalah benih yang tenggelam. Sementara itu untuk benih yang tidak baik atau tidak layak yaitu benih yang mengapung. Biasanya benih-benih yang mengapung dalam air adalah benih yang kopong kosong ataupun benih yang sudah tumbuh.

Untuk memastikan benih yang tenggelam tersebut benar benar baik, maka uji kembali benih tersebut dengan memasukannya kedalam air yang sudah diberi garam. Larutan air garam yang cukup untuk menguji benih adalah larutan yang apabila dimasukkan telur, maka telur akan terapung.

Benih yang benar-benar baik untuk dijadikan benih adalah benih yang tenggelam dalam air tersebut yang sudah dites.

Benih yang tadi telah diujikan lalu direndam dalam air biasa sampai selama 24 jam lalu kemudian ditiriskan dan diperam 2-3 hari ditempat yang lembab hingga keluar calon tunas dan, kemudian disemaikan pada media tanah dan kemudian pupuk kompos sekitar sebanyak 10 kg. Setelah sekitar umur penyemaian 7-12 hari benih padi sudah bisa siap ditanam.

Tahap 2. Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan agar bisa ditanami padi sawah dilakukan dengan cara-cara dibajak dan dicangkul. Biasanya dilakukan minimal 2 kali pembajakan yangkni pembajakan kasar dan pembajakan halus yang diikuti dengan pencangkulan: Total pengolahan lahan ini bisa mencapai 2-3 hari.

Setelah selasai, aliri dan rendam dengan air lahan sawah  tersebut selama 1 hari. Pastikan ketika keesokannya harinya benih yang telah selesai disemai sudah siap untuk ditanam, yakni sudah mencapai umur 7-12 harian, perlu diingat, usahakan bibit yang disemai tidak melebihi umur 12 hari mengingat jika terlalu tua maka tanaman akan sulit beradaptasi dan tumbuh ditempat baru (sawah) karena akarnya sudah terlalu besar.

Tahap 4. Penanaman

Sebelum memulai padi ditanam, lakukanlah pencaplakan atau pembuatan jarak tanam antara tanaman, jarak tanam yang baik adalah jarak tanam sesuai dengan metode SRI yakni tidak terlalu rapat, biasanya 25 x 25 cm atau 30 x 30 cm.

Untuk melakukan penanaman dengan cara memasukkan satu bibit pada satu lubang tanam. Penanaman jangan terlalau dalam supaya akar bias leluasa bergerak.

Tahap 5. Perawatan

Pada penanaman budidaya padi organik dengan metode SRI yang paling penting adalah menjaga aliran air supaya sawah tidak tergenang terus menerus namun lebih pada pengaliran air saja.

Setiap hari petani biasanya akan melakukan Kontrol dan menutup serta membuka pintu air secara teratur agar maksimal.  Berikut panduan pengairan SRI:

  • Penanaman dangkal, tanpa digenangi air, mecek-mecek, sampai anakan sekitar 10-14 hari
  • Setelah itu, isikan air untuk menghambat pertumbuhan rumput-rumput dan untuk pemenuhan kebutuhan air yang oleh padi dibutuhkan dan melumpurkan tanah, digenangi sampai tanah tidak tersinari matahari, setelah itu dilairi air saja.
  • Setelah sekitar seminggu jika tidak ada pertumbuhan yang cukup signifikan dilakukanlah pemupukan agar ada pertumbuhan yang signifikan, ketika pemupukan dikeringkan dan galengan ditutup.
  • Ketika sudah berbunga baru mulai, sekitar umur 2 bulan, harus digenangi kembali, dan ketika akan panen lalu dikeringkan
  • Pemupukan biasanya dilakukan pada 20 hari setelah tebar, pupuk yang digunakan adalah kompos sekitar 175-200 kg. Ketika dilakukan pemupukan sawah dikeringkan dan pintu air ditutup. Setelah 27 hari dari hari ketika tebar, aliri sawah secara bergantian antara kering dan basah.
  • Beberapa hama yang sering menyerang tanaman padi diantaranya burung, walang sangit, wereng dan penyakit ganjuran atau daun menguning.

Cara Penanganan Hama Budidaya Padi Organik

Cara penanganannya bisanya dengan cara manual, membuat orang-orangan sawah untuk hama burung, penyemprotan dengan pestisida hayati seperti nanas, bawang putih dan kipait atau gadung. Serta untuk penyakit biasanya dengan cara mencabut dan membakar tanaamn yang sudah terkena penyakit daun menguning.

Untuk bisa pencegahan harus segera dilakukan penanaman secara serentak supaya hama dan penyakit tidak datang lagi, penggunaan bibit yang sehat, pengaturan air yang baik, dan

Dengan cara melakukan dengan sistem budidaya tanaman yang sehat yang cukup nutrisi dan vitamin sehingga kekebalannya tinggi.

Hama lain yang sering menyerang adalah  hama putih,  thrips, wereng, walang sangit, kepik hijau,  penggerek batang padi, tikus , dan burung. Sementara itu penyakitnya adalah penyakit bercak daun coklat, penyakit blast, Busuk pelepah daun, fusarium, penyakit kresek atau hawar daun dan penyakit tungro.

Tahap 6. Panen

Ketika padi mulai tumbuh bunga pada sekitar umur 2-3 bulan dan bisa dipanen rata-rata pada umur sekitar 3,5 sampai 6 bulan bulan, tergantung jenis dan varietasnya. Pada luasan lahan 200 meter persegi, untuk padi yang berumur pendek (3,5 bulan) biasanya diperoleh 2 kwintal gabah basah, setara dengan 1, 5 kuintal gabah kering atau 90 kg beras.

Setelah masuk masanya dipanen, padi juga bisa dijual langsung, atau juga bisa dijemur dulu sekitar 1-2 hari baru kemudian untuk dijual, atau setelah dijemur digiling baru dijual berupa beras ataupun untuk dikonsumsi sebagiannya.

Aturan Hukum Budidaya Padi Organik

Budidaya padi organik haruslah memenuhi aturan Sistem Pangan Organik, tertera dalam Standar Nasional Indonesia nomor 01-6729-2002. Budidaya padi  organik memiliki aturan main sendiri! Tidak bisa asal menggunakan pupuk organik padat secara bebas ( misalnya kompos ) dia dikatakan organik! Walhasil, paling tidak pertanian organik, seluruh asupan kesuburan. Baik itu pupuk organik padat maupun pupuk organik cair haruslah dibuat dari bahan-bahan alami, bukan sintetis.

Kenapa harus menghindari yang sintetis? Karena perlakuan memakai sintetis kemungkinan besar akan meninggalkan residu dalam lahan maupun tanaman.

Singkat kata, bertani organik pendekatannya harus terintegrasi. Dimulai dari bibit yang ditanam, proses pembenihan, pengelolaan setelah dilapangan, asupan kesuburan, proses pemanenan sampai kepada pengolahan pasca panen haruslah memakai prinsip-prinsip organik.

Jika sudah demikian, sekalipun bertani organiknya belum tersefikasi? Besar harapan maka ketika dilakukan pemeriksaan terhadap proses dan hasil pertanian organiknya, sudah mendekati aturan main sertifikasi organik. Proses pengeringan konvensional, keringnya padi masih menggunakan tenaga matahari.

System of Rice Intensification

SRI pertama kali dikembangkan di Pulau Madagaskar oleh Fr. Henri de Laulanie, SJ, yang merupakan seorang Pastor Jesuit asal Perancis. Dia mempublikasikan metode temuannya pada tahun 1983. Oleh penemunya itu, metodologi ini disebut juga Ie Systme de Riziculture Intensive (bahasa Perancis). Dalam bahasa Inggris telah populer dengan nama System of Rice Intensification disingkat SRI.

Di Tahun 94 sebuah Institusi swadaya didirikan oleh masyarakat bernama Tefy Saina dan juga CIIFAD dalam bahasa indonesia disebut Lembaga Internasional Cornell Untuk Pertanian dan Pengembangan Pangan mulai saling bekerjasama dalam rangka pengembangan SRI. Dengan bantuan CIIFAD, metode SRI (System of Rice Intensification) menyebar juga ke negara lain. Nanjing Agricultural University  (NAU) di Negara China dan juga Agency for Agriculture Research and Development (AARD) telah melakukan percobaan pertamanya di luar Pulau Madagaskar pada tahun 1999.

Apa Hubungan SRI Dengan Budidaya Padi Organik?

Dalam beberapa praktek yang dilakukan di berbagai negara menemukan bahwa metode SRI berhasil menekan serendah mungkin dalam input produksi. Hal ini juga sejalan dengan upaya para aktivis-aktivis pertanian organik untuk mengolah tanah secara berkelanjutan. Hasilnya juga, ditemukan hubungan konservasi air pada sistem budidaya padi organik dengan metode SRI dengan upaya konservasi tanah yang dianut pada budidaya padi organik.

Dewasa ini, banyak para petani organik yang menerapkan juga budidaya padi organik dengan metode SRI. Pola pertanian padi SRI organik merupakan perpaduan antara metode budidaya padi SRI yang pertamakali dikembangkan di Madagaskar, dengan metode budidaya padi organik dalam praktek pertanian organik.

Metode ini akan sangat meningkatkan fungsi tanah sebagai media tumbuh dan sumber nutrisi tanaman. Dengan sistem (System of Rice Intensification) SRI organik daur ekologis akan yang berlangsung dengan baik karena memanfaatkan mikroorganisme tanah secara alami. Pada gilirannya keseimbangan ekosistem dan kelestarian lingkungan akan sellalu terjaga.

Di sisi lainnya, produk yang dihasilkan dari metode ini lebih sehat bagi konsumen karena terbebas dari paparan zat kimia berbahaya.

Melalui sistem SRI ini kesuburan tanah juga menjadi dikembalikan sehingga daur – daur secara ekologis dapat kembali lagi berlangsung dengan baik dengan memanfaatkan dari mikroorganisme tanah yang sebagai alat penyedia produk metabolit untuk nutrisi tanaman.

Melalui metode ini diharapkan kelestarian lingkungan dapat tetap terjaga dengan baik, demikian juga dengan produk akhir yang dihasilkan, yang notabene lebih sehat bagi konsumen karena terbebas dari paparan zat kimia berbahaya.

Aspek Aspek Yang Berpengaruh Budidaya Padi Organik

Pemilihan untuk metode dalam budidaya padi organik secara menggunakan SRI bisa menghasilkan produk akhir yang berupa beras organik yang memiliki kualitas tinggi sebagai beras yang sehat, dilihat dari beberapa aspek berikut:

  • Dalam Aspek lingkungan, dengan juga menghilangkan penggunaan pupuk dan obat-obatan kimia dan manajemen penggunaan air yang terukur secara tidak langsung telah membantu mengkonservasi lingkungan.
  • Aspek kesehatan, bagi konsumen produk yang dihasilkan akan lebih sehat dan menyehatkan, karena tidak terkandung residu zat kimia berbahaya yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit dalam tubuh manusia.
  • Dalam produktivitas tinggi, bagi produsen atau para petani, penerapan metode ini bisa meningkatkan hasil panen yang pada giliranya menghasilkan keuntungan maksimal.
  • Untuk bisa kualitas yang tinggi, produk  yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih baik dibanding dengan produk konvensional, sehingga harganya pun tentunya akan lebih baik.

Prinsip Budidaya Padi Organik SRI

  • Tanaman bibit muda sekitar berusia kurang dari (-12) hari setelah penyemaian ketika bibit masih berdaun 2 helai
  • Bibit ditanam satu pohon perlubang dengan jarak minimal 25 cm persegi
  • Ketika Pindah tanam harus dilakukan sesegera mungkin (kurang dari 30 menit) dan harus hati-hati agar akar tidak putus
  • Penanaman padi dengan perakaran yang dangkal
  • Pengaturan air, pemberian air maksimal 2 cm dan tanah tidak diairi secara terus-menerus sampai terendam dan penuh, namun hanya lembab (irigasi berselang atau terputus)
  • Peningkatan aerasi tanah dengan penggemburan atau pembajakan
  • Dalam penyiangan yang sejak awal sekitar (+-)10 hari dan diulang sekitar 2-3 kali dengan interval 10 hari
  • Menjaga keseimbangan biota tanah dengan menggunakan pupuk organik

Keunggulan Budidaya Padi Organik SRI

  • Tanaman yang hemat airSelama dalam pertumbuhan tanaman dari mulai tanam sampai akhir panen membutuhkan air maksimal 2 cm, paling baik macak – macak sekitar 5 milimeter dan ada periode dimana pengeringan sampai tanah retak (irigasi terputus).
  • Hemat biaya, dalam benih hanya butuh benih 5 kg untuk lahan per hektar. Tidak memerlukan biaya pencabutan bibit, tidak memerlukan biaya pindah bibit, tenaga tanam kurang, dll.
  • Hemat dalam waktuditanam bibit muda 5 – 12 hari setelah semai, dan waktu panen akan lebih awal
  • Produksi yang meningkatdi beberapa tempat mencapai 11 ton per hektar
  • Ramah terhadap lingkungan, tidak menggunaan bahan bersifat kimia dan digantikan dengan mempergunakan pupuk organik (kompos, kandang dan mikro-oragisme lokal), begitu juga penggunaan pestisida.

Beras Organik

beras organik

Sebagai hasil budidaya padi organik itu menghasilkan Beras Organik tentu saja ketika sudah melewati proses teknik penggilingan padi yang baik.

Lalu apakah Beras Organik Itu?, mari kita baca dan simak.

Beras organik adalah beras yang dihasilkan melalui proses budidaya organik tanpa menggunakan pupuk dan pestisida (racun hama) kimia. Sedangkan proses organik adalah budidaya di tanah yang ramah lingkungan, tidak menggunakan pupuk dan pestisida (racun hama) kimia.

Proses ini juga akan menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem di dalam lingkungan. Dapat dikatakan sebagai metode yang ramah lingkungan

Dalam proses budidaya beras organic itu dilakukan dengan menggunakan Jenis pupuk organik, seperti kompos, pupuk hijau maupun pupuk hayati. Dalam pemberantasan hama yang menggangu menggunakan pestisida alami yang dihasilkan dari daun-daunan dan buah-buahan yang difermentasikan secara alami.

Proses organik dapat memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, serta membangun ekosistem yang berkelanjutan. Dalam proses organik ini juga dapat mengendalikan organisme-organisme pengganggu tanaman (OPT).

Keunggulan Dari Beras Organik

Jika dibandingkan dengan beras lainnya atau beras non organik, beras organik memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan di antaranya:

  • Saat dimasak, beras organik terasa lebih pulen.
  • Nasi tidak cepat basi. Tahan hingga 24 jam.
  • Volume lebih banyak dibandingkan dengan beras non organik.

Manfaat Bagi Tubuh Manusia

Selain juga memiliki beberapa keunggulan yang disebutkan di atas, mengkonsumsi beras organik juga akan memberi manfaat-manfaat bagi tubuh, antara lain:

Mengkonsumsi beras organik sebagai makanan akan bisa mengurangi kadar urea dalam darah yang selama ini telah menumpuk dikarenakan kebiasaan mengkonsumsi beras yang dipupuk dengan pupuk seperti urea.

Dapat mengurangi kadar berbahaya logam berat dalam darah karena menggunakan insektisida yang bersifat kimiawi. Hal inilah yang dapat mencegah tubuh terserang berbagai macam penyakit yang berbahaya yang pada dasa warsa terakhir banyak diderita oleh masyarakat.

Beras organik memiliki kandungan nutrisi dan mineral tinggi, kandungan glukosa, karbohidrat dan proteinnya mudah terurai, sehingga aman dan sangat baik dikonsumsi penderita diabetes.

Beras organik bagus dan baik untuk program diet, mencegah penyakit kanker, dari serangan jantung, Penyakit asam urat, darah tinggi dan juga vertigo.

Teknik Penggilingan Padi Yang Baik dan Bisnisnya

Tujuan teknik Penggilingan padi yang baik dilakukan agar dapat menghasil kan padi yang menjadi beras yang berkualitas dan bermutu tinggi dan memiliki daya saing yang tinggi dari segi kualitas dan harga dipasaran. Untuk agar bisa menghasilkan hasil penggilingan padi harus dilakukan Teknik Penggilingan padi yang baik.

Teknik penggilingan padi yang baik dikenal pada saat ini dapat di golongkan menjadi dua macam, yaitu:

1. Sistem Penggilingan Padi Secara Bertahap (Diskontinyu),

Yaitu sistem penggilingan dimana proses gabah menjadi beras dilakukan secara bertahap. Didalam proses pemecah kulit dan penyosohan dilakukan secara terpisah dan pengumpanan dilakukan secara manual. Dan biasanya banyak dilakukan pada pengilingan padi skala kecil dan sederhana.

Sistem yang hanya terdiri dari 1 unit saja mesin pemecah kulit, 1 unit mesin penyosoh dan juga 1 unit diesel penggerak. Beras yang dihasilkan juga masih terukur kotor dengan persentase beras kepala yang rendah, dengan persentase beras pecah tinggi dan derajat sosoh yang masih rendah pula.

Begitulah teknik penggilingan padi yang baik secara diskontinyu.

2. Sistem Penggilingan Langsung (Kontinyu),

yaitu sistem pengilingan dimana proses dari gabah menjadi beras giling dilakukan sekali jalan. Sistem ini menggunakan ban berjalan, sehinga proses pemecah kulit gabah dan proses penyosohan diakukakan secara berurutan dan bersamaan. Begitu pula dalam teknik penggilingan padi yang baik

Biasanya diterapkan pada teknik penggilingan dengan skala besar, dikarenakan memerlukan unit alat yang lebih banyak dibandingkan dengan sisitem bertahap yaitu 2 unit mesin pemecah kulit, 2 unit mesin penyosoh,unit elevator, unit grader dan unit tenaga penggerak (Nugraha et al, 2000).

 

Teknik penggilingan padi yang baik melalui beberapa tahapan proses sebagai berikut :

1. Persiapan Bahan Baku

Proses pertama dalam teknik penggilingan padi yang baik, Untuk bisa menghasilkan beras yang berkualitas maka harus menggunakan Teknik penggilingan yang baik dan bahan baku gabah yang berkualitas pula. Gabah harus diketahui dahulu varietasnya, asal gabah, kapan gabah itu dipanen, kadar air dalam gabah dan langsung dikeringkan sampai kadar air 14%.

Baik melalui penjemuran atau juga menggunakan alat mesin pengering. Dalam penundaan gabah kering panen lebih 2 -3 bulan akan menimbulkan kuning. Gabah yang telah kering sebaiknya tidak kehujanan karena dapat meningkatkan butir patah dan menir. Usahakan untuk gabah yang digiling adalah gabah kering panen (GKG) yang baru dipanen agar penampakan putih cerah dengan cita rasa yang belum berubah.

Bila menggunakan gabah sudah kering yang telah disimpan lebih dari 4 bulan atau 1 musim, maka penampakan beras tidak bagus atau (buram) dan terjadi perubahan cita rasa pada hasilnya (tingkat kepulenan hasilnya menurun).

2. Proses Pemecahan Kulit

Pada proses kedua teknik penggilingan padi yang baik yaitu pemecahan kulit, mula – mula tumpukan gabah (GKG) disiapkan di dekat lubang tempat masuknya (corong sekam) gabah. Mesin penggerak dan juga mesin pemecah kulit dihidupkan, kemudian corong sekam dibuka-tutup dengan alatnya yaitu klep penutup.

Proses pemecah kulit dilakukan 2 kali (diulang) dan diayak sebanyak 1 kali dengan alat ayakan beras. Pemecahan kulit agar dihasilkan beras pecah kulit (BPK). Ayakan BPK untuk yang varietasnya butir bulat (ukuran lubang ayakan 0,8 inci) dan untuk yang butir panjang (ukuran lubang ayakan 1 inci) bedanya.

Proses pemecahan kulit berjalan baik bila butir gabah pada beras pecah kulit tidak ada. Namun bila masih banyak butir gabah harus distel ulang struktur rubber roll dan kecepatan putarannya.

3. Proses Penyosohan Beras

Proses ini menggunakan alat penyosoh tipe friksi yaitu gesekan antar butiran dalam teknik penggilingan padi yang baik, sehingga dihasilkan beras yang penampakannya bening. Beras pecah kulit disosoh 2 kali. Proses penyosohan pertama menggunakan mesin penyosoh tipe untuk kulit friksi (dapat digunakan merk ICHI N 120 kapasitas 1200 kg per jam) dan sosoh kedua menggunakan mesin penyosoh merk ICHI N 70 kg per jam).

Diperlukan untuk diperhatikan juga kecepatan dalam putaran untuk bisa mencapai beras berkualitas adalah 1100 rpm dengan menyetel gas pada mesin penggerak dan menyetel katup pengepresan keluarnya beras.

Proses penyosohan berjalan baik bila rendemen beras yang dihasilkan sama atau lebih dari 65% dan derajat sosoh sama atau lebih dari 95%. Untuk bisa mengelompokkan kelas mutu beras dapat ditambah ayakan beras. Dianjurkan menggunakan alat penyosoh tipe friksi dikarenakan menghasilkan kehilangan hasil selama penggilingan terendah (3,14% dibanding alat penyosoh tipe abrasive (3,54%).

Usaha untuk meningkatkan mutu beras hasil giling tergantung dari produk akhir yang diinginkan oleh konsumen. Ada 3 jenis preferensi konsumen terhadap beras, yaitu beras bening, beras putih dan beras mengkilap. Untuk memproduksinya diperlukan proses yang berbeda.

Untuk pembuatan beras dengan penampakan bening menggunakan alat penyosoh tipe friksi, untuk beras putih menggunakan alat penyosoh tipe abrasive dan untuk beras putih menggunakan alat penyosoh sistem pengkabutan.

Tinggi-rendahnya tingkat penyosohan menentukan tingkat kehilangan zat-zat gizi. Proses penggilingan dan penyosohan yang baik akan menghasilkan butiran beras utuh (beras kepala) yang maksimal dan beras patah yang minimal. Setelah proses penyosohan beras pecah kulit menghasilkan antara lain beras giling, dedak dan bekatul.

4. Proses Pengemasan

Beras hasil giling sebaiknya tidak langsung dikemas dalam teknik penggilingan padi yang baik, sampai sisa panas akibat penggilingan hilang. Jenis kemasan disarankan memperhatikan beras isinya. Untuk kemasan beras yang lebih dari 10 kg sebaiknya menggunakan karung plastik yang dijahit tutupnya.

Sedangkan untuk yang ukuran 5 kg bisa juga dengan kantong plastik yang tebalnya 0,8 mm. Fakta yang juga perlu diperhatikan dalam memilih jenis kemasan adalah kekuatan dari kemasan itu sendri.

Bahan kemasan (sebaikknya bersifat tidak korosif dan tidak mencemari produk beras, kedap udara atau pori-pori penyerapan uap air dari luar tidak sampai mengganggu peningkatan kadar air beras dalam kemasan).  Serta label dalam kemasan untuk beras hendaknya mencantumkan nama varietas ( untuk menghindari pemalsuan ).

5. Proses Penyimpanan

Tempat penyimpanan beras yang harus diperhatikan adalah kondisi tempat penyimpanan harus aman dari pencurian dan tikus, bersih, bebas kontaminasi hama (Caliandra sp. Dan Tribolium castaneum.) dan penyakit gudang, ada pengaturan aerasi, tidak boleh bocor dan tidak boleh lembab.

Sebelum beras disimpan sebaiknya dilakukan pemeriksaan dahulu. Untuk penyimpanan karung beras disimpan dan diletakkan diatas bantalan-bantalan kayu yang disusun berjejer dengan jarak 50 cm untuk pengaturan aerase. Tidak boleh langsung kontak dengan lantai untuk bisa menghindar dari kelembaban penyimpanan.

Memudahkan untuk pengendalian hama (fumigasi), serta teknik penumpukan beras.

 

Mutu Beras dari Teknik Penggilingan padi yang baik.

dari Teknik penggilingan padi yang baik, Mutu berasnya, rendemennya, mutu gabah dan kehilangan bobot saling berkaitan selama dalam proses pemberasan. Mutu beras ditentukan oleh mutu gabah pada waktu digiling, derajat sosoh, kondisi penggilingan dan penanganannya serta sifat varietasnya (*Soemardi,1991).

Pada penetapan mutu gabah, rendemen giling mencakup rendemen beras kepala dan rendemen total giling. Mutu giling beras merupakan persyaratan utama dalam penetapan mutu gabah karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi yaitu menentukan jumlah berat beras yang dihasilkan.

Rendemen beras kepala mempunyai keragaman yang besar yang tergantung pada berbagai faktor yaitu varietas, jenis biji, butir kapur, cara budidaya, faktor lingkungan, perlakuan lepas panen yang dimulai sejak pemanenan, perontokan, pengeringan, penyimpanan, hingga penggilingan.

Demikian juga rendemen dari total beras giling dipengaruhi oleh perlakuan tersebut diatas dan juga ditentukan oleh perbandingan sekam, kulit ari, dan bagian endosperm. Mutu giling merupakan salah satu faktor penting yang menetukan mutu beras.

Mutu giling mencakup berbagai ciri, yaitu rendemen beras giling, rendemen beras kepala, persentase beras pecah, dan derajat sosoh beras. Sebagian besar dari beras yang beredar di beberapa daerah yang ada di Indonesia memiliki derajat sosoh 80 % atau lebih dan persentase beras kepala lebih besar dari 75 % dan mengandung butir patah kurang dari 30 %.

Berbagai faktor yang meliputi keadaan lingkungan, panen hingga penanganan lepas panen mempengaruhi mutu giling disamping faktor genetik (*Haryadi, 2006).

Setelah mengetahui Teknik penggilingan padi yang baik artikel ini mungkin menarik cara budidaya tanaman padi 

Untuk meningkatkan mutu beras bagian yang harus diperbaiki yaitu :

1). Perbaikan budidaya padi;

2). Perbaikan penanganan pascapanen;

3). Perbaikan proses penggilingan;

4). Peningkatan kemampuan SDM.

 

Perbaikan proses teknik penggilingan yang baik dapat berupa :

  • Kadar air gabah 14 %;
  • Teknik penggilingan yang baik yang dimana terjadinya proses pecah kulit bertahap dengan dilakukan dua kali, penyosohan bertahap dilakukan dua kali, susunan mesin perontok tergantung untuk tujuan, pengkilapan di sarankan tidak menambahkan senyawa atau zat lain;
  • Jenis mesin yang dipilih harus tepat, kualitas dan produksinya;
  • Kondisi mesin harus layak dipakai, jika ada yang tidak layak beroperasi harus diperbaiki atau diganti;
  • Operator harus menguasai prinsip penggilingan pada padi, harus menguasai mesin penggilingan dan harus menguasai tentang mutu dan kualitas (*Setyono).

Peluang usaha dari Teknik penggilingan Padi yang baik

Jika Anda mencari satu peluang usaha di desa dengan potensi yang luar biasa, rasanya bisnis satu ini tidak boleh terlewatkan dari ulasan. Pasalnya bisa dikatakan bisnis satu ini menjadi salah satu bisnis dengan prospek terbaik. Memiliki suatu peluang untuk laku keras mengingat Anda menawarkan jasa yang terbilang banyak cari di kalanga pedesaan, apalagi kalau desa yang dimaksud memang desa penghasil padi.

Tentu saja dikarenakan bisnis yang kami maksud adalah bisnis jasa penggilingan padi. Bisnis satu ini memang unggul dari banyak sisi. Dari sisi modal relatif tidak terlalu berat, sedang dari sisi hasil Anda bisa mendapat beberapa sumber ganda dari satu usaha ini.

Itu sebabnya, bahkan tidak sedikit para pelaku-pelaku usaha jasa penggilingan padi di daerah pedesaan cukup hanya menggantungkan hidup dari usahanya sudah bisa menghidupi satu keluarga. Salah satu pemilik usaha penggilingan padi dari daerah Klaten bernama bapak Ngadiyono sempat berbagi dengan kami dan menjadi sumber ulasan kami mengenai peluang usaha di desa yang terbilang sangat potensial ini.

Ketika Memulai

Bapak Ngadiyono memulai usaha penggilingan padinya sekitar 3 tahun lalu. Deangan hanya berbekal modal sebesar 50 juta yang beliau dapatkan dari penjualan tanah miliknya, beliau membeli sebuah mesin giling padi modern senilai 32 juta dan sebuah bangunan bedeng di halaman samping rumahnya untuk ruang usaha giling padi.

Kebetulan juga ketika itu di desa tempatnya tinggal belum ada satupun jasa penggilingan padi seperti yang beliau buka saat itu. Tentu saja jasa ini dengan sangat cepat mendapat sambutan baik dari masyarakat sekitar yang memang kebanyakan berprofesi sebagai petani.

Dengan Hanya dalam satu bulan pertama saja, beliau sudah mendapatkan hasil dari jasa giling saja sekitar 2 juta. Kini Dengan secara rata-rata pendapatan dari jasa giling padi yang dikelola dan dilaksanakan bapak Ngadiyono menghasilkan keuntungan sekitar 3 juta.

Itu di luar pendapatan yang diperoleh dari penjualan gabah dan dedak yang bisa mencapai angka 2 -3 jutaan. Itu artinya dalam satu bulan beliau bisa membukukan hasil bersih sekitar 6 juta.

Dalam satu kali giling perkilo gabah kering seorang bapak Ngadiyono memasang tarif jalan sekitar Rp 700. Tetapi biasanya dalam sehari sja beliau harus menggarap tak kurang dari 100 – 200 kilo gabah atau padi. Jelas saja angka sekitar 3 jutaan sudah pasti dikantong.

Angka itu masih bisa lebih besar lagi ketika sedang musim panen. Dikarenakan Banyaknya suplai padi di desa, maka setiap hari bisa saja beliau menggiling tak kurang dari beberapa ton padi.

Kadang juga keuntungan bersih sehari saja dari sekedar penghasilan jasa penggilingan saja bisa mencapai 400 ribuan atau sama dengan kisaran 12 jutaan dalam satu bulan. Itu belum juga termasuk keuntungan dari penjualan dedak dan juga gabah. Fantastis bukan?

Progres Peningkatan

Kini untuk bisa meningkatkan dari pendapatan bapak Ngadiyono juga menjalankan usaha jasa giling padi keliling dengan alat selep. Mesin Alat itu sebenarnya serupa fungsi dan cara kerjanya dengan mesin giling padi yang sebelumnya sudah di miliki bapak Ngadiyono.

Tetapi kali ini mesin ini disertai dengan roda dan mesin motor untuk membuatnya bisa berjalan meski dalam kecepatan rendah. Selain itu karena mesin ini bersifat moving, maka mesin giling selep ini memiliki bentuk yang lebih kompak.

Dari alat selep yang dibeli bapak Ngadiyono dengan harga beli sebesar 18 juta ini dalam 1 bulan beliau bisa membukukan keuntungan tak kurang dari 2 juta.

Mesin-mesin giling padi selep milik seorang bapak Ngadiyono ini memiliki kapasitas giling kecil supaya, selain karena lebih murah setidaknya mesin ini mudah untuk memasuki jalan-jalan kecil dan mendatangi konsumen hingga kepelosok desa. Apalagi jalur di kawasan Klaten cukup berliku dan banyak jalur tanjakan.

Kini penghasilan kotor dari usaha jasa itu setidaknya mencapai 8 jutaan tiap bulan, Beliau sudah memiliki 3 orang karyawan yang membantunya menjalankan usaha giling padi miliknya. Dalam Rencananya beliau sendiri ingin membuka cabang-cabang penggilingan baru di desa lain yang belum tersentuh jasa penggilingan yang serupa.

Itu merupakan tadi bagaimana sebuah peluang usaha di desa menjadi demikian berkembang pesat dan menghantarkan pemiliknya mencicipi sukses. Apakah anda juga tertarik dengan bisnis ini? Semoga bisa menjadi sebuah inspirasi dalam memulai sebuah peluang usaha.

Tips Memulai usaha

Yakinkan dirimu

Mulailah untuk lebih memantapkan hati sebelum memutuskan pilihanmu. Apabila masih setengah hati saat mulai membangun usaha, Anda akan lebih mudah dijatuhkan oleh keadaan.

Persiapkan model bisnis yang akan dijalankan

Jika hati sudah mantap, cobalah untuk mulai memikirkan model bisnis apa yang akan Anda jalankan nanti. Anda bisa mulai mencari tahu informasi tentang tren bisnis yang sedang berkembang dan potensial.

Berpikir “Out of The Box”

Tidak ada pebisnis yang sukses tanpa berpikir kreatif. Bisnis transportasi online misalnya yang terbukti, ia melihat peluang bagaimana bisnis ini nantinya menjadi solusi masyarakat urban modern. Nah, jadi biasakan untuk mengasah kemampuan berpikir menjadi lebih kreatif ya.

Fokus pada satu bisnis dulu

Jangan Haus akan kesuksesan terburu-buru menggandakan keuntungan dengan cara memulai bisnis ke dua. Pastikan juga bisnis yang Anda kelola saat ini sudah benar-benar stabil dalam keadaan terguncang, baik dari segi modal, SDM, maupun kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Organisir diri

Mulailah dengan membiasakan diri lebih terorganisir. Hal ini akan sangat penting sebagai modal diri dalam mengatur usaha Anda. Sederhananya, jika Anda tak bisa mengorganisir diri anda sendiri, bagaimana Anda akan mengorganisir semua elemen dalam bisnis Anda?

Cara Tanam Padi di Jepang Yang Modern

Cara Tanam padi di jepang dan di indonesia berbeda karena jepang selain terkenal dengan industi otomotifnya, Jepang juga sangat dikenal dengan industri pangan dan pertaniannya. Teknologi Pertanian di Jepang sudah tersohor mempunyai sistem kerja yang sangat baik.

Pantas saja jika pertanian di Jepang begitu berkembang pesat. Pemerintah Jepang menerapkan empat pilar utaman pembangunan pertanian Jepang yang salah satunya adalah Farm Size Expansion. Kebijakan ini bertujuan agar kepemilikan lahan untuk pertanian semakin bertambah dari 4 hektare menjadi 15-20 hektare untuk setiap keluarga petani di jepang.

Kemajuan dalam pertanian di Jepang juga bisa dilihat dengan berkembangnya sistem pertanian urbannya. Bahkan pertanian urban di Jepang kini menjadi andalan baru untuk memasok produk-produk pertanian yang segar, sehat, dan cepat.

Meskipun Indonesia dikenal sebagai negara agraris, nyatanya pertanian di Indonesia belum bisa bersaing dengan Jepang. Kekayaan sumber daya alam Indonesia menjadi modal utama untuk bisa bersaing.

artikel ini mungkin tertarik ayo kita baca cara menanam singkong

berikut cara tanam padi di jepang yang didapatkan ketika seseorang pergi ke jepang.

Cara Tanam Padi di Jepang

Ketika pertama kali memperhatikan petani Jepang bertani, di pinggir sawah ketika terlihat ada seorang bapak sedang menanam padi dengan alat canggih tanam padi. Ketika beliau sudah berada di tepat depan saya dan masih dalam posisi duduk di atas mesin pertanian canggih tersebut maka saya pun minta ijin untuk mengambil photo dan video. Setelah beliau mengijinkan, saya pun melakukan proses perekaman.

Saya penasaran bagaimana cara kerja dan darimana padi tersebut bisa turun dari alat itu dan langsung ditanam di sawah. Setelah terlihat dengan jelas, ternyata benih padi tersebut diambil tiga benih setiap kali pengambilan dan langsung ditancapkan dengan tangan mesin tersebut. Ada 6 pasang ( seperti ) tangan mesin tersebut yang bergerak bersamaan.

Bapak tersebut juga memindah bibit padi dengan yang ada di atas dan diturunkan langsung ke tempat penampungan sementara sehingga ketika benih sudah habis. Ditengah jalan maka bapak tersebut langsung memindahkannya tanpa turun dari mesinnya Terlebih dahulu.

Barulah setelah berada di dekat daratan dimana banyak benih yang masih menumpuk maka beliau akan turun ke sawah dan memindahkan lagi.

Faktanya, pada mesin tersebut terdapat dua kotak besar yang berguna sebagai tempat untuk menampung pupuk. Dan yang berada di depan ada kotak yang lebih kecil untuk menampung pupuk dan ukurannya juga lebih kecil. Sugoi..! Petani di Jepang tidak perlu menabur pupuk-pupuk urea dan menginjak-injak padi ketika mereka akan memupuknya.

Proses Awal Cara Tanam Padi di Jepang

Sekitar awal bulan Mei, ketika musim hujan di jepang telah tiba dan musim semi juga telah mulai, maka petani Jepang mulai bersiap-siap untuk mulai cara tanam padi di jepang ini. Pertama kali mau menanam, benih padi ditaruh di papan sebaran dimana tanahnya berbentuk butiran-butiran yang sepertinya sudah berisi dengan pupuk organik.

Setelah itu, biji-biji padi ditutup dengan kain terpal selama beberapa hari agar tidak terkena cahaya matahari secara langsung. Sekitar setelah 15 hari kemudian, barulah bagian ujung terpal penutup biji-biji padi di buka dan dibiarkan untuk berganti udara selama beberapa hari.

Setelah itu, ketika lahan sudah siap maka padi siap diangkut dengan mobil mereka menuju ke sawah. Petani Jepang menanam padi tersebut ketika benih masih berusia sekitar dua puluh hari ( masih berusia muda ) sehingga proses pertumbuhan akan terjadi ketika benih tersebut ketika sudah ditanam di sawah.

Pekerjaan

Orang tua pasangan suami istri bekerja bersama dibantu anaknya. Dalam satu keluarga, mereka bekerja bersama dan tidak ada yang mempekerjakan orang lain atau bekerja ditempat orang lain. Meskipun sudah tua, mereka tetap semangat untuk bekerja bersama-sama.

Apabila sawah atau ladang yang mereka punya tidak dimanfaatkan atau ditanami dengan tanaman. Maka pemerintah Jepang akan menarik pajak dari tanah yang mereka miliki tersebut.

Sehingga, tentunya orang Jepang tetap semangat untuk menanam padi atau tanaman lain untuk menghindari pajak dan hasil pertanian yang telah mereka tanam akan menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan oleh mereka atau di jual di koperasi  Japanese Agricultural (JA).

Produktivitas

Dalam satu hari saja, petani Jepang mampu tanam padi satu hektar dari pagi sampai sore. Sendirian karena dibantu dengan mesin penanam tersebut. Menanam padi di jepang ternyata sangat mudah, tidak memerlukan banyak tenaga dan hanya dilakukan oleh para anggota keluarga itu sendiri. Sehingga produktivitas tinggi dan tercapainya kesejahteraan keluarga.

Para petani Jepang wajib memiliki alat pertanian mereka sendiri di rumahnya seperti mobil, mesin penanam padi, mesin pencabut padi dan perontok padi serta oven untuk mengeringkan padi. Sedang padi yang sesudah kering dapat dibawa langsung ke mesin penggilingan yang kasar.

Proses penggilingan pertama masih terdapat kulit ari pada padi ( gabah ) yang di giling sehingga perlu untuk di bawa ke tempat penggilingan kedua dan selanjutnya supaya kulit ari tersebut yang menempel pada gabah telah bersih.

Tempat penggilingan kedua padi biasanya terdapat di dekat-dekat supermarket atau toko-toko kecil. Atau bisa juga di tempatkan di daerah yang sering dilewati oleh orang-orang (di pinggir jalan). Sehingga para petani dengan mudah dapat menggilingnya sendiri dan membayar dengan koin.

Mesin penggilingan padi ini banyak dibuat oleh SATAKE yang merupakan sebuah perusahaan tempat pembuatan alat-alat pertanian.

Jika orang yang tidak mempunyai sawah dan tidak mempunyai padi sendiri. Akan tetapi akan membeli beras dengan harga murah maka mereka akan membelinya padi yang sudah di giling sekali di JA. Dan mereka membawanya ke penggilingan kedua.

Bagaimana Mengenalkan Pertanian Cara Tanam Padi di Jepang itu sendiri

Di akhir bulan Mei biasanya tiap SD di yang berada di Jepang melakukan program Juku. Kegiatan yang dilakukan bersama dengan masyarakata sekitar dan dilakukan di luar kegiatan belajar mengajar. Biasanya program juku ini dilakukan pada hari Sabtu, para orang tua dan wali murid pun dapat mengikuti kegiatan ini.

Dikarenakan bulan Mei adalah musim tanam maka anak-anak diajak untuk bercocok tanam bersama orang tua dan petani Jepang. Mereka mempunyai pengalaman belajar menanam padi secara tradisional yaitu dengan tangan.

Cara Tanam Padi di Jepang

cara tanam padi di jepang
diatas merupakan foto sawah yang siap tanam

 

Cara tanam padi di jepang
Foto menunjukan bagaimana membawa bibit yang tinggal tanam

 

cara tanam padi di jepang
mesin yang dipakai untuk menanam padi di jepang

 

cara tanam padi di sawah
sawah yang sudah ditanami dengan padi menggunakan mesin

Cara Tanam Padi di Jepang Penyemaian Biji Padi

cara tanam padi di jepang
tempat penyemaian benih

 

cara tanam padi di jepang
penyemaian yang berhasil dari benih menjadi bibit

Cara Tanam Padi di Jepang di Dalam Gedung

cara tanam padi di jepang
pasona group

Sebagai ibukota Jepang, Kota Tokyo terkenal sebagai kota metropolis yang dengan deretan gedung pencakar langit. Tapi siapa yang sangka, di bawah tanahnya terdapat areal pesawahan yang dibuat menggunakan teknologi canggih.

Tempat apa yang akan Anda datangi saat berkunjung ke Tokyo? Imperial Palace atau, Kuil Meiji, atau juga Tokyo Tower yang menjulang tinggi? Cobalah lupakan sejenak hiruk-pikuk kota metropolis tokyo ini, bertolaklah ke Pasona02 yang berada di bawah tanah kota Tokyo.

Dari situs Food Urbanism, Selasa (4/6/2013), Pasona02 adalah areal pesawahan yang membentang di basement gedung 27 lantai di kawasan Business District. Luasnya sekitar 3.000 m2, dikelola oleh Pasona Group.

Sebelum tempat ini disulap menjadi areal pesawahan, tempat ini dulunya adalah tempat brankas penyimpanan bank. Masuk ke dalam Pasona02, wisatawan bisa mengelilingi 6 ruangan yang berbeda-beda. Anda pasti akan takjub, bagaimana bisa padi tumbuh tanpa bantuan sinar matahari?

Teknologi canggih bermain di sini. Pasona02 menggunakan beragam macam alat canggih untuk memastikan padi-padi tumbuh dengan sempurna. Beragam jenis lampu digunakan untuk mengganti sinar matahari. Temperatur udara juga dikontrol lewat komputer.

Pertanian di sini mempraktekkan metode penanaman dan penumbuhan hydroponic. Karena padi tidak menyerap air dari tanah, melainkan mendapatkannya secara langsung. Dengan berbagai teknologi canggih itu, hasil pertanian Pasona02 selalu melimpah saat panen. Ada 100 jenis tanaman termasuk padi, buah, sayur, bunga dan rempah.

Hasil dari panen ini digunakan untuk bahan masakan di restoran gedung-gedung pencakar langit tersebut. Selain jadi pemasok bahan makanan, Pasona02 dibuat untuk mengedukasi warga dan pengunjung tentang betapa pentingnya aspek pertanian bagi Jepang. Termasuk juga, untuk meningkatkan kreativitas bagi para petani di Jepang.

Selain cara tanam padi di jepang yang menggunakan mesin dan di dalam gedung beberapa fakta ini juga yang menjadikan jepang sebagai negara dengan pertanian yang sangat maju.

Beberapa Fakta Pertanian di Jepang

1. Perhatian Pemerintah yang Tinggi Terhadap Pertanian

Di Negara Matahari Terbit Jepang, pertanian benar-benar diperhatikan oleh pemerintahan. Tata niaga dalam pertanian Jepang telah diatur sedemikian rupa. Salah satunya adalah masalah tumbuhan yang akan ditanam petani. Menurut penutura Rahmat, apa yang ditanam sudah diatur sesuai dengan permintaan pasar.

Sehingga tak ada petani yang ngeyel ingin bertani sesuka hati mereka. “Jadi nggak ada ceritanya petani sana kebingungan menjual produk pertanian seperti di Indonesia.” tuturnya.

2. Harga Produk Pertanian Yang Terkontrol

Tak hanya masalah apa yang ditanam oleh petani, pemerintah juga turut campur tangan terhadap penetapan harga produk pertanian. Pengaturan itu dilakukan oleh bagian pemerintah semacam dengan Dinas Pertanian di Indonesia. Kebanyakan hasil pertanian biasanya dibeli oleh pemerintah sehingga pemerintah bisa mengendalikan harga yang layak untuk diperdagangkan.

Meski begitu, ada juga pihak swasta yang bisa membeli hasil pertanian di sana. ” Tapi (dari) pihak swasta tidak akan membeli hasil pertanian di bawah harga pemerintah, pasti di atasnya. ” Tutur Andre. Dengan begitu, tak ada istilah petani dirugikan karena dipermainkan oleh tengkulak.

3. Lahan Pertanian Yang Dimiliki Setiap Petani Luas

Tidak bisa bayangkan lahan pertanian di Jepang seperti di Indonesia yang tiap petani hanya memiliki satu atau dua petak sawah. Di Jepang, seorang petani biasa memegang 7 sampai 10 hektare sawah.

Sawah yang dimiliki satu keluarga di Jepang juga diwariskan dengan cara tidak dibagi-bagi seperti apa yang terjadi di Indonesia. Setiap keluarga di jepang, hanya ada satu anak yang akan mewarisi lahan pertanian. Anak yang benar-benar ingin menjadi petanilah yang akan dipilih untuk mewarisi lahan pertanian.

Sedangkan anak lainnya akan menerima warisan dalam bentuk lainnya. Dengan memiliki lahan-lahan pertanian yang luas, pengaturan pertanian akan lebih mudah dilakukan. Penggunaan mesin-mesin dalam pertanian juga akan lebih mudah karena luasnya lahan.

4. Canggihnya Teknologi Pertanian

Kuatnya industri otomotif di Negara Jepang juga berdampak pada pertanian. Sistem pertanian Jepang telah menggunakan teknologi yang canggih. Untuk menanam, menyirami, hingga memanen, petani Jepang telah dibantu dengan mesin-mesin.

Jika di Indonesia membajak sawah masih menggunakan bajak tunggal, di Jepang membajak telah menggunakan bajak enam sehingga efisiensi waktu bisa dilakukan seperti membajak 1-2 jam telah selesai.

Hal ini juga Perlu ada di Indonesia Karna Apabila Indonesia Bisa melakukan apa yang jepang lakukan Optimis Indonesia akan menjadi negara yang maju dalam pertanian sehingga tingkat produktivitas petani meningkat dan efisiensi waktu yang bisa ditingkatkan.

5. Etos Kerja Yang Tinggi

Bertani di Jepang juga menerapkan jam kerja seperti layaknya bekerja di kantoran. Setiap petani di Jepang akan mempunyai sejumlah karyawan yang membantu untuk mengelola lahan pertanian seluas 7-10 ha. Jam kerjanya pun ditentukan. Jam Kerja secara normal dilakukan selama delapan jam mulai dari pukul 02.00 dini hari. Istirahat yang dilakukan karyawan tidaklah dihitung jam. ” Istirahat sarapan itu tidak dihitung delapan jam kerja, ” tutur Rahmat.

Maka dalam delapan jam kerja biasanya bisa terpenuhi hingga pukul 12.00 siang. Setelah itu mereka tidak langsung pulang. Jika lembur, maka setelah pukul 12.00 itu, mereka istirahat dua jam kemudian dilanjutkan dengan lembur hingga pukul 17.00 waktu setempat. “Kami hanya tidur sekitar empat jam per hari,” tambah Andre.

Itulah 5 hal yang membuat pertanian di Negara Jepang maju. Selain lima hal itu, tentunya juga masih banyak hal yang mempengaruhi berkembangnya pertanian di Negara Jepang. Nah, kira-kira kapan ya Indonesia bisa memiliki sistem pertanian Modern seperti Jepang?

Mengenal Mesin Cara Tanam Padi di Jepang (Rice Transplanter)

 

Mesin Tanam Bibit Padi Dari Jepang

Mesin jenis tanam bibit padi di Jepang adalah bertipe penggerak sendiri ( self-propulsion type ). Dioperasikan dengan secara dituntun (walking type) atau dikendarai (riding type).  Jenis mesin yang dituntun umumnya memiliki jumlah alur tanam 2 sampai 6 alur, sedangkan tipe yang dikendarai memiliki 4 sampai 12 alur tanam dalam satu kali lintasan penanaman.

Jarak antar alur tanam dibuat tetap yaitu 30 cm, dan jarak antara bibit dalam alur dapat disesuaikan dari 11 hingga 18 cm.  Bibit yang umum digunakan memiliki tinggi / panjang 10 hingga 30 cm, memiliki 2 hingga 5 daun.  Jumlah bibit yang ditancapkan pada setiap titik adalah 3 sampai 5 bibit.

Kecepatan penanaman padi adalah sekitar 200 titik (hill) per menit per alur.  Bila sebuah mesin dapat menanam dalam empat alur, dengan jalar antar alur 40 cm dan jarak antar titik tanam 16 cm, maka akan dibutuhkan waktu tanam selama 4 jam untuk setiap hektar.

Dalam kenyataannya, waktu juga dibutuhkan untuk bisa berbelok, menambah bibit, dll., maka waktu yang digunakan untuk menanam adalah hanya sekitar 60 hingga 80%.  Atau dengan kata lain, kapasitas tanam menjadi 5 hingga 7 jam per ha.  Kegagalan penancapan bibit (missing hill) sekitar 1%, dalam bentuk rusak tercabik, terbenam atau mengapung.

Penumbuhan bibit padi dilakukan dengan cara menyemaikan 200 gram benih dalam kotak berukuran 60 x 30 x 3 cm.  Benih ini disemai di dalam ruang gelap hingga berkecambah, kemudian di berikan sinar matahari selama dua hari hingg berwarna hijau merata.

Setelah itu bibit dipelihara dan dirawat hingga ukuran atau ketinggian yang diinginkan.  Pusat pembibitan padi di Jepang, bibit untuk lahan seluas 50 samapi 200 ha (sekitar 7000 hingga 30000 kotak) dibuat dengan seragam, dimana dalamnya juga dilengkapi dengan proses pemberian desinfektan benih, pencampuran pupuk, pengepakan media tanam/tanah ke kotak penyemai bibit, kendali suhu, penyemprotan, danlainnya.

Kesimpulan Dari Cara Tanam Padi di Jepang

Dapat kita simpulkan diatas merupakan cara tanam padi di jepang yang dapat kita contoh dan kebijakan pemerintahan yang dapat kita diskusikan untuk kemudian dicocockan dengan apa yang ada di indonesia.

Budidaya Tanaman Padi di sawah dan ladang

Budidaya tanaman padi. Indonesia merupakan negara penghasilan beras terbesar nomor tiga di dunia. Hal ini dikarenakan luasnya area yang digunakan untuk produksi padi.

Jika dilihat dari luas area penanaman padi, Indonesia memiliki lokasi penanaman padi yang sangat luas, yaitu sekitar 13,2 juta hektar pada tahun 2010.  Angka ini naik pada tahun 2015 menjadi 15,79 juta hektar. Kemudian pada 2017, luas lahan padi di Indonesia kembali mengalami peningkatan, yakni menjadi 15,81 juta hektar.

Menurut data dari Kementerian Pertanian, jumlah tersebut terdiri dari 14,63 juta hektar padi sawah dan 1,16 juta hektar padi ladang.

Dari 261,1 juta penduduk di Indonesia, terdapat sekitar 25,9 juta petani yang menanam padi. Angka tersebut merupakan 77% dari keseluruhan jumlah petani yang ada di Indonesia. Rata-rata lahan pertanian mereka adalah 1 hektar, dengan mayoritas petani menanami lahan seluas 0,1-0,5 hektar.

baca juga artikel tentang pertanian di mesinpertanian.id

Ada 2 Jenis Padi Yang Berbeda Dalam Budidaya Tanaman Padi

Berikut merupakan cara Budidaya Tanaman padi di sawah dan padi di ladang (Gogo)

  1. Padi Gogo ( budidaya tanaman padi di ladang )

    Padi gogo adalah jenis padi yang masih satu genus (marga) dengan saudaranya, padi sri. Berbeda dengan padi sri yang ditanam di lahan sawah yang tergenang air, padi gogo ditanam di lahan kering.

    Untuk bercocok tanam padi jenis gogo, ikuti langkah-langkah berikut.

    Cara budidaya tanaman padi jenis gogo

    Menanam padi gogo tidak jauh berbeda dengan teknik menanam padi jenis lain misalnya padi ciherang. Pertama, lakukan pengolahan tanah dengan benar. Untuk mengolah lading yang tersedia untuk padi gogo harus disesuaikan dengan musim.

    Waktu yang tepat untuk mulai mengolah ladang, yakni akhir musim kemarau sekitar bulan oktober dan november. Dengan begitu, ladang diperkirakan akan mendapat pasokan air hujan pada saat tanaman membutuhkan air.

    Pemeliharaan ladang dan persemaian

    Bertanam padi membutuhkan kesabaran serta teknik yang benar. Ladang harus bersih dari rumput dan sampah plastik agar pertumbuhan tanaman padi maksimal. Tanah dibajak dan digaru seperti pada menanam padi biasa.

    Setelah tanah selesai diolah, lanjutkan dengan pembibitan. Langkah ini sangat penting karena jika pembibitan gagal, maka budidaya tanaman padi tidak akan tumbuh dengan sempurna. Setelah bibit mulai disemai, pindahkah bibit ke areal ladang.

    Setelah sekiranya 3 – 4 bulan dan bulir padi gogo sudah mulai menguning, maka padi siap untuk dipanen. Gunakan arit yang tajam untuk mengurangi kerontokan padi saat memanen. Hasil padi gogo per hektare lumayan besar, yaitu 3 – 4 ton gabah kering giling per hektare sehingga mampu menunjang kehidupan para petani.

    Teknik bubidaya padi jenis gogo tidak membutuhkan banyak perhatian dan perlakukan. Anda hanya harus rajin membersihkan ladang dari rumput serta hama pengganggu lain seperti tikus dan burung, maka hasil yang akan dicapai akan cukup memuaskan. Pengairan tanaman padi gogo hanya diperlukan saat awal tanam dan saat padi gogo mulai berbunga.

    Karena Alasan Budidaya Tanaman padi gogo sangat bergantung pada air hujan, maka biasanya padi gogo hanya bisa ditanam satu kali dalam setahun dan diselingi dengan tanaman kering seperti jagung dan juga kedelai.

    Diatas Merupakan sedikit ulasan tentang teknik budidaya tanaman padi, selanjutnya kita akan mengetahui bagaimana cara budidaya tanaman padi sri atau padi yang di budidaya di sawah.

 mungkin anda juga tertarik Cara Menanam Singkong.

2. Budidaya Tanaman Padi Sri ( yang di tanam di sawah )

Budidaya Tanaman Padi Sawah

A. Perlakuan terhadap Benih.

  1. Pilih benih Unggul Bersetifikat
  2. Setelah benih didapat, benih diseleksi dengan perendaman air garam pekat, yang tenggelam dipakai untuk benih dan yang terapung dan mengambang tidak dipakai.
  3. Benih yang tenggelam diambil/dikeluarkan dari rendaman unutk kemudian direndam dengan air bercampur Zpt atau Hormon untuk perkecambahan minimal 24jam.
  4. Setelah direndam sekurang-kurangnya 24 jam kemudian dikeluarkan untuk ditiris atau diangin-anginkan sekurang-kurangnya 48 jam atau s/d tumbuh bakal perkecambahan.
  5. Setelah ditiriskan sekurang-kurangnya 48 jam benih ditaburkan ke lahan pembenihan yang satu hari sebelumnya sudah dipupuk.

B. Perlakuan tanaman padi di lahan Sawah

1. Budidaya Tanaman Padi setelah berdaun dua di lahan persemaian (umur 10- 15 hari) dipindah ke lahan sawah dengan:

  • Ditanam dengan kondisi lahan masak / nyemek-nyemek berlumpur.
  • Jarak tanam 30×30 atau 40×40 cm.
  • Populasi 1 s/d 2 bibit untuk satu titik tanaman.
  • Penanaman dilakukan dengan kedalaman 1-15 cm.
  • Penanaman dilakukan dengan posisi akar berbentuk L, penanaman jangan dilakukan akar dalam bentuk V atau U.

2. Umur 1-8 hst disawah :

  • Air dibiarkan dalam kondisi nyemek-nyemek s/d retak bambu.

3. Umur 9-10 hst disawah :

  • Air ditambah sampai menggenang, bila dimungkinkan lakukan peyiangan.
  • Pemupukan dilakukan setelah air dikurangi s/d nyemek-nyemek.

4. Umur 11-18 hst disawah :

  • Tanamn dibiarkan dalam kondisi air nyemek-nyemek s/d tanah pecah rambut.

5. Umur 19-20 hst disawah :

  • Air disawah ditambah sampai menggenang.
  • Lakukan penyiangan.
  • Pemupukan diakukan setelah air dalam kurang s/d kondisi nyemek-nyemek berlumpur.

6. Umur 21-28 hst disawah :

  • Air dibiarkan dalam kondisi nyemek-nyemek s/d tanah retak rambut

7. Umur 29-30 hst disawah :

  • Air lahan dibiarkan mengenang.
  • Lakukan penyiangan.
  • Sebelum melakukan pemupukan air dikurangi s/d ketinggian (+-) 1cm dari permukaan tanah.

8. Umur 31-38 hst disawah :

  • Air dilahan sawah dibiarkan dalam kondisi nyemek-nyemek.

9. Umur 39-40 hst disawah :

  • Air dilahan sawah ditambah s/d tergenang.
  • Lakukan penyiangan.
  • Sebelum dipupuk, air dikurangi s/d nyemek-nyemek.

10. Umur 41-48 hst disawah :

  • Air tetap dalam kondisi nyemek-nyemek berlumpur.

11. Umur 49-50 hst disawah :

  • Lakukan diairi hingga tergenang.
  • Lakukan penyiangan jika diperlukan
  • Pemupukan dilakukan dengan sebelumnya mengurangi air.

12. Umur 51 hst disawah – 60 hst disawah :

  • Bila pada umur tanaman ini mengeluarkan malai untuk bnga maka diairi s/d tergenang 3-5 cm, bila bunga sudah dikeluarkan sudah merata air dikurangi secara bertahap hingga kondisi macak nyemek-nyemek.
  • Lakukan pemupukan

13. Umur 61-90 hst disawah :

  • Air dilahan sawah dikondisikan nyemek-nyemek.
  • Umur padi 70 hst dilakukan pemupupukan.

14. Umur 91-115 hst disawah :

  • Tidak perlu diairi.

C. Pemupukan untuk bunga dan buah dilakukan 3x.

Cara Mengaplikasikan Pupuk pada tanaman Padi:

  1. Taburkanlah pupuk secara merata pada area persawahan, jika memakai sistem tegel.
  2. Jika menggunakan tanam jajar legowo, dari sistem ini diperlukan pupuk hanya pada tempat yang ada tanamannya atau diluar legowo. penyebarannya sendiri dapat dilakukan melalui legowo tersebut.
  3. Pemberian pupuk ada juga yang dijimpitkan atau ditaruh pada perempatan jarak tanman padi. Kesimpulannya pupuk yang diberikan tidak disebarkan secara merata.
    Ada juga petani yang kreatif yang memberikan pupuk tersebut dengan cara dijimpitkan di perempatan di antara tanaman padi, kemudian diinjak dengan hanya satu kaki.
  4. Semua itu terserah, kalau ada waktu dan tenaga pemberian pupuk sendiri bisa dengan dijimpit dan diinjak. Ini merupakan pemberian pupuk cara yang paling efektif, dikarenakan dapat mengurangi terbuangnya pupuk karena penguapan maupun terbawa aliran air yang ada.

D. Penyiangan dilakukan sekurang – kurangnya 3x.

Penyiangan adalah suatu kegiatan mencabut atau membersihkan gulma yang berada di antara sela – sela tanaman pertanian padi dan sekaligus menggemburkan tanah. Gulma adalah tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan ( pengganggu ) pada lahan pertanian karena menurunkan atau merugikan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman produksi.

Penyiangan padi bertujuan untuk membersihkan tanaman sakit, untuk mengurangi persaingan penyerapan zat hara, mengurangi hambatan produksi anakan tanaman dan mengurangi persaingan penetrasi pada sinar matahari. Tanaman yang ditumbuhkan harus mendapatkan semua nutrisi dan air yang diberikan oleh petani agar mampu menghasilkan secara optimal.

Pada Tanaman Padi Penyiangan yang baik pada dilakukan sebanyak 2 (dua) kali yaitu pada usia tanaman 15 (lima belas) dan 30 (tiga puluh) hari, Penyiangan harus tepat waktu sesuai pertumbuhan gulma. Tanah sawah tempat tumbuhnya tanaman harus tetap subur dan gembur

Penyiangan bisa dilakukan dengan berbagai cara :

  • Manual dengan tangan, Dilakukan dengan menggunakan tangan yang mencabut rumput yang tumbuh di sela-sela tanaman. Mencabut gulma secara manual atau dengan tangan akan jadi pekerjaan yang sangat melelahkan dan umumnya dikerjakan dengan tenaga kerja yang banyak (buruh tani) atau di lahan yang sempit.
  • Kimiawi dengan herbisida,yaitu dilakukan dengan memberikan herbisida pada rumput yang menjadi gulma disekitar tanaman utama (tanaman produksi) . Herbisida di pilih secara selektif mampu membunuh gulma, namun tidak menyakiti tanaman produksi. Herbisida dipakai ketika mekanisasi tidak memungkinkan atau tidak diinginkan.

Mekanis dengan mesin, yaitu dilakukan dengan menggunakan berbagai mesin pertanian yang berfungsi untuk penyiangan tanpa merusak tanaman produksi. Penyiangan dengan cara seperti ini harus ditunjang dengan alur tanam yang tepat, yaitu posisi tanaman tidak akan terganggu oleh kegiatan penyiangan secara mekanis (dengan mesin).

E. Penggunaan pupuk BOTANI minimal 1000 ml. untuk area 1000 m2. dalam satu kali musim tanam.

Peluang bisnis budidaya tanaman padi

Konsumsi beras dan produksi beras di Indonesia

BERAS DI INDONESIA

Produksi Beras Indonesia

Indonesia adalah negara terbesar ke-3 yang memproduksi beras terbanyak di dunia, Indonesia masih perlu mengimpor beras hampir setiap tahun ( walau biasanya hanya untuk menjaga tingkat cadangan beras nasional ). Situasi ini disebabkan karena para petani menggunakan teknik-teknik pertanian yang masih tidak optimal ditambah dengan konsumsi per kapita beras yang sangat besar. Bahkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan konsumsi beras per kapita terbesar di seluruh dunia. Konsumsi beras per kapita di Indonesia tercatat hampir 150 kilogram ( beras, per orang, per tahun ) tahun 2017. Hanya Negara Myanmar, Vietnam, dan Bangladesh yang memiliki konsumsi beras per kapita yang lebih tinggi dibanding Indonesia.

Produksi beras di Indonesia masih didominasi oleh petani kecil, bukan perusahaan besar yang dimiliki swasta ataupun negara. Para petani kecil memberikan andil sekitar 90% dari produksi total beras Nasional di Indonesia. Setiap petani itu memiliki lahan lahan pertanian padi rata-rata kurang dari 0,8 hektar.

Tabel Produksi beras di Indonesia

Budidaya Tanaman Padi

Mengingat bahwa populasi Indonesia mengkonsumsi beras dalam kuantitas besar, dan mengingat resiko dari menjadi importir beras saat harga bahan-bahan makanan naik Indonesia menempatkan prioritas tinggi untuk mencapai swasembada beras. Bahkan, Indonesia memiliki niat untuk menjadi eksportir beras.

Selama beberapa dekade Indonesia telah berjuang untuk mencapai swasembada beras namun hanya berhasil di pertengahan 1980an dan 2008-2009. Pada beberapa tahun terakhir Indonesia perlu mengimpor sekitar 3 juta ton beras setiap tahunnya, terutama dari Thailand dan Vietnam, untuk mengamankan cadangan beras negara. Impor ini dilaksanakan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

Badan ini memiliki monopoli impor dan ekspor beras, mengatur proses – proses distribusi dan menjaga stabilitas harga beras di Indonesia. Bulog biasanya menjaga cadangan beras Indonesia antara 1,5 ton sampai 2 ton melalui pembelian beras dari penghasil – penghasil domestik dan eksportir-eksportir asing.

Ini Menunjukan Bahwa peluan udaha dalam dunia pertanian khususnya beras dengan budidaya tanaman padi masih sangat bagus dan berpeluang untung sehingga indonesia bisa 100% domestik.

Berikut Setelah memahami budidaya tanaman padi berikut memulai ushanya

  1. Pemasok Bahan Beras

    Hal pertama yang perlu Anda perhatikan untuk memulai bisnis ini adalah mencari pemasok beras yang memiliki ketersediaan bahan berlimpah Atau Anda sendiri sebagai pemasok dan atau mencari agar dapat dijadikan pemasok jangka panjang. Untuk mengirit ongkos kirim, Anda diusahakan mencari pemasok yang berlokasi dekat dengan Anda.

    Untuk masalah ini, carilah keluarga, saudara, teman, atau kerabat yang memiliki koneksi jelas dengan Anda sehingga apabila terjadi kenaikan permintaan sewaktu-waktu Anda tidak akan kesulitan mencari pemasok. Akan lebih mudah lagi bagi Anda yang memiliki sawah pribadi, hanya perlu menunggu hasil panen dan mendistribusikannya pada pelanggan.

  2. Jenis dan Harga Beras

    Siapkan semua jenis beras yang paling laris di pasaran. Pilihlah beras yang paling laris dengan melakukan survey terlebih dahulu pada toko-toko beras yang ramai di wilayah Anda. Biasanya beras dengan mutu yang bagus, namun harga jual tidak terlalu tinggi akan menjadi pilihan terbaik para konsumen. Untuk harga, usahakan untuk tidak mengambil keuntungan terlalu besar, terlebih bagi Anda yang baru memulai bisnis baru. Ambil keuntungan maksimal Rp 500,- per liter beras dan sesuaikan dengan harga-harga para penjual lain yang bisnisnya ramai. Apabila bisnis Anda sudah mulai berkembang, barulah Anda dapat menaikkan keuntungan.

  3. Mencari Koneksi Pelanggan

    Selain mencari koneksi pemasok, mencari relasi bisnis dengan konsumen juga penting. Jika Anda memiliki beberapa kerabat yang membuka toko kelontong, maka Anda akan sangat beruntung. Namun jika belum, perlu adanya beberapa usaha promosi untuk menarik para calon pelanggan. Anda dapat memanfaatkan social media yang Anda miliki untuk mulai memasang iklan kecil sebagai aba-aba sekaligus penarik perhatian pelanggan. Jika Anda hendak mulai situs bisnis jual beli online, maka melalui situs KUDO segala urusan promosi dan pencarian pelanggan akan terasa sangat mudah.

  4. Memilih Media Pemasaran

    Media pemasaran sangatlah penting untuk menunjang bisnis Anda. Apabila Anda akan melakukan bisnis offline dengan membuka kios maka pilihlah tempat yang ramai dengan penduduk. Anda dapat membangun kios di sekitar pasar atau perumahan. Pelanggan akan membelanjakan kebutuhan mereka, terutama produk yang sangat dekat dengan kebutuhan sehari-hari seperti beras. Namun bagi Anda yang belum memiliki cukup modal untuk membangun kios, Anda tidak perlu khawatir. Di era yang super canggih ini bahkan hanya bermodalkan Rp 10.000,- pun Anda dapat memulai bisnis Anda.

Tips dan Motivasi Usaha

Mengembangkan Ide

Apa salah satu alasan untuk memulai usaha barumu? Tentunya kamu memiliki gagasan atau ide yang ingin kamu salurkan. Bahkan kamu mungkin memiliki bakat atau kemampuan untuk memulai usaha tersebut. Nah, untuk memulai usaha kamu itu, salah satu motivasi yang harus kamu tekankan adalah ide atau gagasan tersebut. Dan jika ini kamu jadikan motivasi, kamu akan sangat puas ketika melihat usahamu sukses.

Berpikir Terbuka

Setiap usaha yang ingin dijalankan sudah pasti memiliki karakteristik tersendiri, dan kamu harus bisa mengetahui karakteristik yang muncul. Mulailah untuk berpikir secara terbuka serta mengambil perspektif yang berbeda, tidak menutup kemungkinan kamu akan mendapatkan ide-ide yang kemudian bisa kamu realisasikan.

Fokus

Dalam menyusun target usaha, kamu harus bisa fokus pada tujuan. Jangan sampai pikiranmu terbagi dengan hal lain, terutama hal yang negatif. Pikirkan dengan matang targetmu, lalu fokuskan dirimu dengan memikirkan bagaimana cara yang baik untuk mencapainya. Jika kamu fokus, pastinya target yang kamu inginkan akan tercapai.

Optimis

Sikap optimis memang kadang bisa menjadi pedang bermata dua yang bisa menghancurkan usaha yang kamu bangun atau menjadikanmu sukses. Menjadi pengusaha yang tak memiliki rasa optimis tidak akan pernah membuatmu bisa sukses, namun terlalu optimis juga akan membuatmu tidak realistis dan riskan untuk gagal. Jadi hendaknya kamu selalu tahu batasan kemampuanmu dan selalu gunakan sikap optimis sesuai kapasitas, ya!

Profesional

Memiliki pemikiran yang profesional tentu saja akan membawamu menuju kesuksesan. Itu benar! Profesional dalam hal ini adalah ketika kamu fokus akan sebuah tujuan, dalam hal ini usahamu sendiri, maka kamu harus bisa berpikir secara profesional. kamu tidak akan terganggu atau tergoda untuk bermalas – malasan atau mengubah suasana sesuka hatimu. Itu kalau usahamu mau berhasil.

Bekerja keras

Apapun yang akan kamu lakukan, ingatlah untuk selalu bekerja keras sesuai dengan kemampuanmu. Jangan pernah patah semangat, bila kamu menemukan hambatan kecil, kamu harus bisa menanganinya dan melanjutkan apa yang kamu kerjakan. Ingat, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, justru kegagalan adalah awal sebagai pelajaran untuk bisa meraih keuntungan.

Berdoa

Kegiatan yang satu ini tentunya sudah menjadi salah satu kegiatan yang paling utama kamu lakukan dalam melakukan segala hal, bukan? Sebagai seorang umat beragama tentunya usaha yang akan kita lakukan akan berjalan baik jika diiringi dengan doa. Jadi, jangan remehkan motivasi yang sangat berpengaruh ini.

sekian bagaimana budidaya tanaman padi dan selamat bertemu di artikel selajutnya tetap di mesinpertanian.id

Cara Menanam Singkong dan prospek bisnis

Cara Menanam Singkong sampai panen, tanaman singkong bisa dimanfaatkan pada Tanaman ini adalah bagian umbinya dan daunnya.

Singkong Tanaman yang memiliki nama ilmiah Manihot utilissima  ini dapat tumbuh mencapai tinggi tujuh meter. Ukuran singkong yang bisa dihasilkan dapat mencapai panjang 50 sampai 80 cm.

Tanaman singkong ini memiliki bentuk daun yang menjari dan akan berkurang jumlahnya ketika mendekati masa panen.

Untuk keberadaan Singkong ini sendiri telah tersebar ke berbagai belahan dunia yang memiliki iklim tropis. Indonesia menjadi negara dengan peringkat ke-3 sebagai negara produksi singkong terbesar di dunia setelah Nigeria dan Brasil berikut Cara Menanam Singkong sampai Panen

Cara Menanam singkong

 

  1. Penentuan Lahan untuk Menanam Singkong

Bisa dikatakan singkong dapat tumbuh di tanah apapun. namun demikian, agar singkong dapat berproduksi dengan optimal, membutuhkan tanah dengan asupan sinar matahari yang cukup sepanjang hari.

Suhu udara minimal 10 derajat celcius, sehingga dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan ketinggian maksimal 1500 mdpl. Namun idealnya pada ketinggian 10 – 700 mdpl.

Untuk awal dari kesuksesan menanam singkong diperlukan lahan untuk menanam singkong yang bagus berikut tips penentuan lahan Untuk Menanam Singkong

pH tanah untuk tanaman singkong adalah pH normal, yakni antara 6.5 – 7.5. Dengan curah hujan 1500 – 2500 mm/tahun, dan kelembabab 60 – 65%.

Sebelum ditanam bakal calon singkong, lahan sebaiknya diolah terlebih dahulu, dengan tata cara:

  • Pilih tanah terbuka dengan sinar matahari yang cukup seharian.
  • Bersihkan tanah dari bebatuan dan tanaman liar.
  • Bajaklah tanah supaya gembur.
  • Jika pH tanah di bawah 6.5, taburkan kapur dolomit.
  • Buatlah bedengan (parit) dengan jarak 50 – 60 cm. Bedengan diperlukan dikarenakan pohon singkong tidak menyukai tanah yang becek dan berair. Supaya tidak tergenang di kala hujan, maka bedengan / parit ini perlu dibuat.
  • Jika lahan masih juga kurang subur, boleh diberi pupuk kompos atau pupuk kandang secukupnya.
  • Biarkan lahan kurang lebih selama 10 hari.
  1. Memilih Bibit untuk Menanam Singkong

Guru biologi kita pasti mengajarkan bahwa singkong berkembang biak salah satunya dengan cara stek atau batang. Ini beneran kok bukan hoax  namun bukan sembarang batangan singkong bisa jadi benih yang oke punya.

Cara Menanam Singkong yang Selanjutnya Adalah memilih bibit yang berkualitas agar hasilnya Optimal berikut cara – caranya:

  • Pilih bibit singkong yang sudah cukup umur 10 – 12 bulan, berbatang besar, bebas dari penyakit dan memiliki tunas yang rapat.
  • Batang yang bagus adalah bagian tengah. Yakni 30 cm di bawah daun terbawah yang masih menempel ketika dipanen, dan 30 cm di atas pangkal batah bawah.
  • Buatlah batang bibit berukuran 20 cm, dan bagian bawah potongan miring. Karena selain mudah ditanam, juga untuk menunjang pertumbuhan akar karena berpenampang cukup luas.
  1. Penanaman Singkong

Memulai Penanaman Singkong pun tak boleh sembarang untuk hasil yang optimal Berikut Cara Menanam Singkong yang benar dalam Penanamannya.

  • Waktu yang ideal untuk mulai menanam adalah awal musim penghujan. Hal ini dikarenakan sifat bibit usia 0 – 5 bulan yang masih membutuhkan air yang cukup.
  • Buatlah lubang kurang lebih sedalam 5 – 10 cm dengan cangkul.
  • Tanamlah batang bibit 1/3 ke dalam tanah. Untuk potongan miring posisi menanam juga sedikit miring. Potongan rata tanam dengan tegak lurus.
  • Perhatikan mata tunas jangan sampai terbalik.
  • Jarak antar tanaman 60 – 70 cm.
  • Timbun dan padatkan dengan tanah.
  1. Perawatan Singkong

Dalam Cara Menanam Singkong yang bagus harus dilakukan perawatan agar singkong berbuah banyak dan subur.

  • Di usia 0 – 5 bulan, lakukan penyiraman di pagi dan sore hari, untuk menjaga kelembaban tanah serta pasokan air yang cukup.
  • Di 7 – 10 hari, buanglah tanaman singkong yang mati, tidak tumbuh tunas, atau tidak tumbuh dengan baik.
  • Buanglah tanaman pengganggu atau gulma di sekitar tanaman singkong. Untuk skala kecil bisa dilakukan dengan manual. Namun untuk skala besar, bisa dibantu dengan menyemprotkan herbisida dosis rendah dengan hati-hati. Jangan sampai terkena batang atau daun singkong, karena bisa mempengaruhi pertumbuhan umbi singkong.
  • Saat tunas mencapai 25 – 30 cm, lakukan perempelan yakni menempelkan tanaman singkong dengan mata tunasnya. Tanaman yang memiliki banyak tunas dibuang saja tunas yang paling kecil atau pertumbuhannnya kurang baik. Sisakan 2 tunas saja setiap pohon. Prioritasnya adalah tunas yang berada paling atas.
  • Di usia 2 – 3 bulan, jika tanaman kurang subur, lakukan pemupukan susulan dengan pupuk yang mengandung unsur N, P dan K dengan dosis berimbang. Taburkan pupuk dengan hati-hati di sekeliling tanaman dengan jarak 25 – 30 cm dari tanaman.
  • dan Setelah pemupukan susulan, lakukan penggemburan tanah dengan mengambil tanah di sekitar parit ke sekeliling batang, agar ubi singkong berbuah banyak, besar dan berkualitas.
  1. Panen Singkong

Lama menanti dan melalui proses yang panjang cara menanam Singkong sampai pada tahap panen singkong berikut tips dan caranya:

  • Masa panen tanaman singkong disesuaikan dengan varietasnya. Waktunya berkisar 6 sampai 12 bulan.
  • Cabutlah batang singkong dengan perlahan.
  • Jika ada yang tertinggal di dalam tanah, ambil dengan hati-hati menggunakan cangkul atau garpu tanah.
  • Kelompokkan singkong berdasarkan kualitas, dan ukurannya di tempat yang strategis dan terbuka.
  • lalu Pisahkan singkong yang gagal panen, yakni yang cacat atau busuk. Jangan dicampur dengan singkong yang bagus.
  • Pisahkan juga batang yang akan dijadikan sebagai bibit singkong selanjutya.
  • Singkong tidak bertahan lama. Meski disimpan di lemari pendingin. Berhati-hatilah jika singkong muncul bercak kebiruan, karena itu bisa meracuni tubuh yang mengkonsumsinya.

Mungkin ada juga tertarik dengan Budidaya padi

Setelah Memahami Cara Menanam Singkong Berikut manfaat – manfaat singkong

Kandungan pati atau karbohidrat yang tinggi menjadi keunggulannya dalam menyaingi nasi sebagai makanan pokok. Tentunya kandungan tersebut juga bermanfaat bagi tubuh kita. Apa saja manfaat singkong bagi kesehatan tubuh kita? Berikut adalah penjabarannya:

  • Sebagai sumber energy, mengingat kandungan karbohidratnya yang tinggi
  • Melancarkan pencernaan, seperti mengatasi perut kembung dan sembelit
  • Mengatasi sakit kepala
  • Menunjang program diet rendah lemak
  • Mencegah anemia
  • Dianjurkan sebagai pengganti nasi bagi penderita diabetes
  • Mengobati diare
  • Menjaga kemampuan daya ingat
  • Mengobati bagian yang terluka hingga bernanah atau luka baka.

Prospek Usaha Singkong

usaha keripik singkong

Setelah Mengetahui Cara Menanam Singkong saat nya kita mengetahui Peluang usaha Singkong yang menguntungkan.

Peluang bisnis singkong ini tidak hanya hayalan biasa saja, melainkan sudah terbukti mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Begitu banyak kisah yang terbukti sukses menjalankan bisnis singkong ini.

Banyak beredar di internet adalah pengusaha singkong ini asal Bandung bernama Aceng Kodir. Dia mengolah singkong menjadi menarik dan diminati camilan dengan merek Crispy Singkong. Omset yang diperoleh juga menggiurkan, yakni mencapai Rp 90 juta per bulan.

Biasanya usaha yang sukses memang berawal dari kegelisahan akan sesuatu. Begitu juga dengan Aceng, dia gelisah karena prihatin melihat petani di kampungnya yang hanya bisa menjual singkong seharga Rp 400 tiap kilogramnya. Harga tersebut sangat rendah dan menurutnya jelas-jelas tak bisa menyejahterakan petani.

Contoh lain dari olahan singkong yaitu membuat tepung dari Singkong atau yang disebut juga tepung tapioka atau tepung kanji.

setelah Tahu bagaimana cara menanam singkong hingga panen selanjutnya kita akan mengetahui beragam jenis singkong yang enak dan lezat untuk dijadikan olahan yaitu salah satu olahan singkong yang praktis dan enak adalah keripik singkong Berikut ini daftarnya : ayo kita simak

  • Pertama, Singkong Manggu

Singkong manggu adalah singkong yang asalnya dari jawa barat dan lama dikenal oleh masyarakat jawa barat, singkong yang satu ini memiliki diameter sekitar 4 – 5 cm.

singkong manggu bisa di oleh menjadi berbagai jenis makanan karena rasa nya yang enak dan manis. Ketela singkong manggu  mudah untuk di tanam pohonnya, mudah dikupas umbinya, renyah dan daging nya juga empuk, dan kadar pati nya juga cukup tinggi.

  • Kedua, Singkong Mentega atau Singkong Kuning

dan Singkong mentega juga disebut dengan singkong kuning karena warna singkong nya memang lebih kuning di bandingkan dengan singkong yang lain nya, banyak orang yang menyukai singkong mentega karena singkong ini memiliki rasa yang lebih legit dan kenyal di bandingkan singkong lain nya.

Keripik singkong yang terbuat dari singkong mentega akan memiliki tampilan yang lebih menggoda dan cantik serta lebih menggugah selera. Ketika digunakan untuk membuat tape juga rasa nya lebih enak dan manis.

  • Ketiga, Singkong Gajah

Umbi atau Singkong gajah berasal dari luar pulau jawa yauitu dari Kalimantan timur dan memiliki umbi yang besar dengan diameter singkong 8 cm. Jenis Singkong ini bisa dikonsumsi karena memiliki rasa yang gurih dan seperti mengandung mentega sehingga sangat cocok dijadikan keripik.

Singkong gajah ini biasa nya di jadikan tepung atau bahan baku bioetanol. Singkong gajah ini memang memiliki umbi yang besar, mudah di tanam, bisa langsung dikonsumsi untuk pengganti makanan beras dengan rasa nya yang mirip seperti ketan.

  • Keempat, Singkong Putih

Jenis Singkong putih ini memiliki tekstur yang lebih keras dan memiliki warna yang putih dibandingkan singkong lainnya, singkong ini memang cocok untuk di rebus atau di kukus dalam pengolahan nya, seperti dalam membuat kolak singkong, sup singkong dan lain sebagainya Untuk penanaman Silahkan di Atas Cara Menanam Singkong.

  • Kelima, Singkong Mukibat

Singkong mukibat ini merupakan hasil dari percobaan seseorang yang memadukan antara singkong biasa dengan singkong karet, singkong ini adalah perpaduan okulasi kedua nya, dan ternyata hasil nya cukup bagus karena singkong ini bisa digunakan untuk di ambil pati nya dan di olah menjadi bieotanol.

  • Keenam, Singkong Emas

Singkong emas ini juga merupakan salah satu percobaan dari sekian banyak percobaan antara singkong karet lokal dan singkong Thailand, umbi yang satu ini pertama kali di kenalkan di daerah Bengkulu dan di tanam oleh petani Bengkulu.

Singkong yang satu ini bisa di oleh dengan untuk berbagai jenis makanan seperti tepung terigu, spirtus, bahan pembuatan jamu, pakan ternak hingga minyak kompor.

dan Setelah kita mengetahui cara menanam singkong lalu memilih singkong yaitu :

Bahan-bahan adonan keripik singkong

  • 1 kg singkong
  • 3 sdm gula pasir untuk bumbu
  • 5 sdm garam untuk rendaman
  • 4 siung bawang putih, haluskan untuk rendaman
  • 1 sdm kapur sirih
  • 300 ml air matang
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bahan-bahan bumbu adonan halus:

  • 8 butir bawang merah
  • 150 gram cabai merah keriting
  • Garam dapur secukupnya

Langkah pertama kupas dan iris tipis singkong

  • Ambil singkong lalu masukkan ke dalam wadah yang telah disediakan, kupas singkong dari kulitnya, lalu cuci bersih singkong sampai bersih. saat mengambil singkong. Pilih singkong yang masih segar, berukuran besar dan isinya masih berwarna putih tidak ungu.
  • Iris semua singkong yang sudah dicuci bersih dengan menggunakan alat pengiris untuk membuat keripik, bisa juga menggunakan pisau. Tetapi, lebih bagus untuk ukuran irisan sama tipis atau tidak tebal sebelah.

Rendam adonan singkong yang sudah diiris

  • Masukan singkong yang sudah diiris tipis ke dalam wadah, lalu taburkan air dengan campuran air dengan kapur sirih, masukan bumbu yaitu bawang putih dan garam yang sudah di haluskan aduk merata. Diamkan rendaman kurang lebih hingga 25 menit.
  • Angkat lalu keringkan, singkong yang sudah direndam hingga benar-benar kering dan juga jangan terkena sinar matahari langsung ya.

Menggoreng singkong dalam wadah penggorengan

Segera Sediakan penggorengan panaskan minyak, goreng singkong sampai matang dan kering. Lalu Angkat dan tiriskan keripik singkong sampai dingin dan tidak berminyak lagi.

Langkah terakhir

  • Sediakanlah penggorengan, panaskan minyak lalu tumis bahan bumbu adonan halus, aduk-aduk. Tambahkan gula putih (pasir) ke dalam tumisan aduk hingga merata sampai semi mengering.
  • kemudian Setelah bumbu mengering, kecilkan api dan kamu masukkan keripik singkong yang sudah digoreng tadi, aduk-aduk tumisan sampai merata dan matang sempurna.
  • Jika sudah matang angkat keripik tadi, lalu tiriskan dan diamkan hingga dingin.
  • Camilan Keripik singkong balado pedas yang enak dan lezat siap disajikan buat camilan saat santai sendiri atau bersama keluarga.

Nah, mudah kan cara membuat keripik singkong balado pedas ? Ayo buat di rumah, karena cara membuatnya juga gampang kok!

Kisah Sukses Pengusaha Keripik Singkong

Indonesia terkena dampak krisis moneter 19 tahun lalu, tepatnya 1998.

Muhdi (52), terpaksa berhenti sebagai sales sembako keliling, lantaran tokenya bangkrut.

Ditemui di Pabrik keripiknya, Jalan Tunas Mekar nomor 258, Lingkungan Dua Deliserdang, Jumat (7/4/2017),

ia menceritakan, 19 tahun lalu dia hidup kesusahan, tetapi bermodalkan 5 Kg singkong dia bangkit, hingga akhirnya mampu memproduksi keripik singkong hingga menembus pasar global.

Pria beranak tiga ini mengatakan, awalnya dibantu istrinya, Nurlidayati dan anak sulungnya Lutvi, dia mengolah 5 kilogram singkong untuk dijadikan kripik.

Usaha mereka mulai meningkat, awalnya lima kilogram, produksi kripiknya kemudian mencapai 50 Kg singkong.

Tetapi, lokasi usaha yang sebelumnya mereka tempati di Jalan Penerbangan nomor 77 Padang Bulan kurang mendukung operasional produksi mereka.

“Dampak Krismon 98, ku tokeku bangkrut dan saya berhenti sebagai sales. Aku pun berpikir, bagaimana menyambung hidup. Kubeli lima kilogram singkong, dan kuolah jadi keripik,”sebutnya mengenang.

Belasan tahun lalu, ujar Muhdi mengisahkan, ia memberanikan diri menitipkan produksi keripik-keripiknya di kantin sekolahan. Lalu, karena berkembang mendorong dia memperluas pangsa pasarnya.

Hasil Keripik singkong Muhdi pun mampu menembus kantin-kantin kampus, seperti USU, Methodist dan lainnya. Kian hari berkembang, sampai peminat dari luar daerah merasakan kerenyahan keripiknya.

Tak sampai di situ, keripik Medical ini mendapat tempat di pusat perbelanjaan modern di swalayan-swalayan di Medan, seperti Berastagi Market dan Suzuya.

Kata pria Penyandang gelar Sarjana Agama tamatan Institut Agama Islam Nasional (IAIN) Sumut ini, keripik singkong olahannya sudah menembus ekspor sampai ke Korea Selatan.

Selain itu, keripik renyahnya juga disukai di Singapore dan Malaysia.

“Lalu tahun 2010, hingga sekarang, usaha hanya rutin memproduksi 3 sampai 4 ton perharinya,”terang Pebisnis kelahiran Magelang ini.

Menariknya, Muhdi memberdayakan para pengangguran di sekitar rumahnya. Perusahaanya kini memiliki 56 tenaga kerja yang dominan Ibu Rumah Tangga (IRT).

Dari usaha keripik singkong ini, menurut Muhdi, dia menghasilkan omzet miliaran rupiah. Disebutkannya, produksi 3 ton singkong dapat menghasilkan 1 ton keripik perharinya.

Cara Menanam Kacang Kedelai Dengan Benar Dan Tepat

Cara Menanam Kacang Kedelai Dengan Benar Dan Tepat

Cara Menanam Kacang Kedelai

Cara menanam kacang kedelai berikut ini merupakan salah satu teknik budidaya kedelai  yang dimulai dari tahap cara menanam kacang kedelai hingga panen.

Yang akan kami sajikan dengan ringkas sebagai panduan untuk Anda mengenai cara menanam kacang kedelai dengan baik dan benar.

Palawija yang satu ini memang memiliki banyak sekali produk olahan yang kerap anda jumpai didalam kehidupan sehari-hari seperti makanan sampingan yaitu tempe, tahu, kecap dan susu kedelai.

Tidak hanya itu saja kini kedelai sudah banyak diolah menjadi berbagai macam produk snack ringan yang apabila dikonsumsi akan menyehatkan tubuh para konsumennya.

Kedelai Bagus Untuk Anda Konsumsi Sehari Hari.

Mengapa kedelai sangat baik untuk dikonsumsi? Jawabannya karena adanya kandungan protein nabati yang terbilang cukup tinggi didalam makanan ini.

Tentunya kandungan dari protein nabati itu mampu menjadikan tempe sebagai olahan berbahan dasar kedelai menjadi salah satu makanan yang sehat untuk Anda konsumsi sehari-hari.

Makanan yang berbahan dasar dari kedelai ini juga sangat cocok apabila dijadikan sebagai makanan diet yang rendah kalori.

Maka tak heran lagi apabila banyak sekali masyarakat di berbagai penjuru dunia baik di daerah pedesaan maupun daerah perkotaan banyak yang mengkonsumsi makanan yang berbahan dasar kedelai di setiap harinya.

Karena kebutuhan dari konsumen yang sangat tinggi akan kedelai itu,maka permintaan pasar akan kacang kedelai ini juga sangat tinggi.

Hal ini menjadikan kedelai menjadi salah satu makanan komoditas pertanian yang selalu mendapatkan harga yang terbilang sangat baik di Indonesia.

Para petani yang ada di dunia tentu juga memanfaatkan peluang ini untuk menerapkan cara menanam kacang kedelai ini dengan sebaik mungkin agar nantinya dapat mendapatkan keuntungan secara maksimal.

Agar keuntungan dapat diraih secara maksimal, maka sebelum Anda menerapkan cara menanam kacang kedelai ini maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu teknik dan cara menanam kacang kedelai yang baik dan benar.

Untuk Anda yang berniat ingin sekali menerapkan cara menanam kacang kedelai, maka simaklah artikel berikut ini mengenai cara menanam kacang kedelai yang baik dan benar sebagai panduan budidaya kedelai anda.

Langkah-langkah untuk upaya budidaya dari kacang kedelai tersebut adalah sebagai berikut :

Prosedur Cara Menanam Kacang Kedelai

Cara Menanam Kacang Kedelai

1. Pemilihan Lahan Tanam Kedelai

Tanaman kacang kedelai ini tergolong kedalam tanaman yang bisa hidup didataran rendah hingga dataran yang tinggi.

Hanya saja ada beberapa kriteria lahan atau tanah yang baik untuk menerapkan cara menanam kacang kedelai ini agar kedepannya dapat menghasilkan produktifitas yang optimal.

Berikut ini adalah kriteria tanah yang untuk menerapkan cara menanam kacang kedelai :

  • Lahan yang digunakan harus terpapar sinar matahari minimal 8 jam per harinya
  • Tanah dari lahan yang akan digunakan sebagai media penerapan cara menanam kacang kedelai ini haruslah gembur
  • Lahan sebagai media harus dekat dengan sumber air guna memudahkan dalam pengairan
  • Memiliki pH tanah antara 5,5 hingga 7,5
  • Ketinggian tanah kurang lebih antara 2 – 900 m diatas permukaan laut
  • Tanamlah agak jauh dari tepi pantai untuk menghindari adanya aerosol air asin

Setelah Anda telah menemukan lahan yang paling tepat dan memenuhi kriteria diatas, maka selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengolah lahan yang hendak anda gunakan sebagai media dalam cara menanam kacang kedelai.

2. Penggemburan Tanah

Tanaman kacang kedelai akan bertahan hidup dengan baik apabila tanaman tersebut ditanam di tanah yang gembur.

Namun Anda juga tidak perlu khawatir apabila kontur tanah yanag akan Anda gunakan didominasi  dengan tanah liat, maka Anda bisa melakukan pnggemburan dahulu.

Untuk menggemburkan lahan yang akan Anda gunakan sebagai media tanamnya, maka Anda bisa menggunakan cangkul atau bisa juga dengan mesin traktor.

Khusus untuk lahan yang didominasi dengan tanah liat, maka sebaiknya yang harus Anda gunakan dalam penggemburan adalah mesin traktor agar peggemburan dapat berjalan dengan maksimal.

Dan untuk area lahan persawahan, maka untuk cara menanam kacang kedelai sebaiknya Anda menunggu terlebih dahulu musim kemarau dengan membuat bedengan untuk menghindari kelebihan air.

3. Pembentukan Bedengan Tanam Kedelai

Bedegan ini difungsikan untuk memudahkan Anda dalam merawat tanaman kacang kedelai nantinya, terutama soal pengairan.

  • Pada jenis tanah yang cenderung kering dan gembur, maka bedengan tidak perlu dibuat terlalu tinggi.
  • Lebar dari bedengan yang paling ideal adalah sekitar 1,5 m dengan tinggi sekitar 5 cm di lahan yang kering dan bisa mencapai 30 cm dilahan basah.
  • Bedengan tidak perlu Anda tutup dengan plastik mulsa karena jarak tanam kedelai ini cukup terbilang dekat.

Jadi, fungsi dari bedengan ini sangat penting dalam menerapkan cara menanam kacang kedelai ini.

4. Pemupukan Dasar Tanaman Kedelai

Teknik untuk cara menanam kacang kedelai yang selanjutnya adalah dengan cara memberikan pupuk dasar.

Bedengan yang sudah Anda bentuk tadi lalu dilubangi beralur pada permukaannya.

Anda bisa membuat 2 sampai 3 alur yang memanjang pada tiap bedengan yang nantinya akan diisi pupuk dasar.

Bahan utama yang digunakan dari pupuk dasar ialah pupuk organik, pupuk buatan, insektisida tabur, fungisida seerta kapur dulomit.

Caranya untuk membuat pupuk dasar adalah sebagai berikut :

  • Pupuk organik yang berupa pupuk kandang, pupuk kompos atau butiran organik di taburkan disepanjang alur pada lubang pupuk pada bedengan yang telah Anda buat sebelumnya.
  • Setelah itu disusul dengan pemberian pupuk buatan yakni TSP+ZA dengan perbandingan antara 2 : 1
  • Lanjutkan dengan menaburkan kapur dulomit dan insektiida taur dan fungisida
  • Campurkan semua pupuk dasar tadi dengan menggunakan cangkul
  • Tutup pupuk dasar dengan media tanah lalu ari bedengan agar pupuk tersebut cepat terurai
  • Diamkan terlebih dahulu sekitar kurang lebih 2 minggu

Setelah sudah 2 minggu maka lahan siap untuk Anda tanami dengan benih kedelai.

5. Penanaman Benih Kedelai

Bedengan tersebut di tajuk atau ditusuk dengan kayu sebesar lengan yang berguna untuk membuat lubang tanam.

Lubang dari tanam ini di atur jaraknya agar rapi seperti cara menanam bawang merah atau cara menanam jagung pada umumnya.

Jarak tanamnya adalah kurang lebih 25 x 40 cm.

Untuk cara menanam kacang kedelai sendiri adalah sebagai berikut :

  • Pilihlah benih kedelai yang mempunyai kualitas unggulan.
  • Anda bisa mendapatkan bibit unggulan tersebut di toko pertanian.
  • Masukkan biji kedelai tersebut kedalam lubang yang telah Anda buat. Bisa 2 hingga 3 biji didalam satu lubangnya
  • Tutuplah kembali lubang menggunakan media tanah
  • Genangi bedengan dengan air setelah selesai penanaman agar biji yang Anda cepat tumbuh.

Apabila nanti bijinya sudah tumbuh, maka hal yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah dengan melakukan perawatan tanaman kedelai.

6. Pemeliharaan Tanaman Kedelai

Setelah biji dari kacang kedelai yang Anda tanam tadi tumbuh, maka Anda harus siap untuk melakukan perawatan pada tanaman kacang kedelai ini. Rangkaian dari pemeliharaan tanaman kacang kedelai ini adalah sebagai berikut.

7. Pengairan

Karena tanaman kacang kedelai ini tergolong tanaman yang sensitif terhadap kadar air yang terkandung pada tanah, maka Anda jangan sampai terlambat mengairi atau malah terlalu sering dalam mengairi tanahnya.

Usahakan tanah yang Anda gunakan sebagai media tanam tersebut selalu basah.

Pengairan ini dapat Anda lakukan dalam seminggu sekali pada musim kemarau  dan lebih jarang lagi pada musim penghujan.

Gunakanlah mesin pompa air untuk memudahkan Anda dalam pengairan pada bedengan.

8. Penyiangan

Pada beberapa tipe tanah semisal pada tanah liat maka penyiangan akan sangat minim karena rumput yang tumbuh pun akan sedikit bahkan tidak ada rumput yang tumbuh sama sekali.

Akan tetapi pada tipe tanah yang cenderung gembur dan kering maka rumput ini akan sangat cepat berkembang dan tumbuh.

Penyiangan ini dapat Anda lakukan kurang lebih sebulan sekali.

Tujuan dari adanya aktivitas penyiangan ini untuk mencegah hilangnya nutrisi tanah karena telah diserap oleh rumput.

9. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dapat Anda lakukan pada 1 bulan pertama atau bisa juga setelah tanaman yang anda budidaya telah tumbuh.

Untuk selanjutnya diulang setiap 2 minggu.

Caranya adalah dengan cara mengkocorkan larutan NPK di setiap pangkal tanaman.

Cara untuk membuat larutan NPK ini adalah dengan cara melarutkan 1 gelas NPK dengan 35 Liter air.

Lalu kocorkan campuran tersebut pada tiap tanaman hingga merata.

Anda harus mengingat bahwa dalam upay pemupukan susulan harus Anda lakukan setelah penyiangan agar menjaga nutrisi dari pupuk tidak dicuri oleh rumput.

10. Penanggulangan Hama Tanaman Kacang Kedelai

Seperti halnya tanaman budidaya, pada umumnya yang tanaman selalu memiliki hama pengganggu, begitu juga pada tanaman kacang kedelai.

Ada sekali banyak hama yang dapat mengganggu kelangsungan hidup dan bisa menurunkan produktivitas dari tanaman kedelai ini.

Agar Anda selalu mendapatkan hasil panen secara optimal, maka Anda juga harus mengetahui jenis-jenis hama pada tanaman kedelai dan Anda juga harus mengetahui bagaumana cara penanggulannya.

11. Panen Kacang Kedelai

Tanaman kedelai ini bisa Anda panen didalam kondisi muda ataupun didalam keadaan yang sudah tua.

Kedelai yang hendak Anda jual sebagai kedelai rebus, maka dapat Anda panen pada saat kedelai masih dalam keadaan hijau.

Sedangkan tanaman kacang kedelai yang hendak Anda panen bijinya sudah kering, maka ditunggu hingga kulit dari buahnya menguning kecoklatan.

Setelah itu petik kedelai tersebut lalu dijemur lagi.

Tanaman kedelai dapat Anda panen tua saat umurnya sudah mencapai kurang lebih 3 bulan lebih setelah Anda tanam.

Teknik untuk memanen yang dianjurkan ialah dengan cara menggunakan sabit lalu disabit bersama batangnya untuk kemudian di rempeli polongnya di rumah.

Polong yang sudah Anda rempeli kemudian dijemur agar polong tersebut pecah dan mengeluarkan bijinya sendiri.

Biji dari kedelai tersebut dapat Anda simpan terlebih dahulu karena biji kedelai kering tergolong tahan lama untuk Anda simpan sebagaimana halnya jagung.

Lalu Anda bisa menunggu dari kenaikan harga pada tanaman kacang kedelai ini.

Dan apabila harga dari tanaman kacang kedelai ini sudah menigkat lalu Anda bisa menjualnya namun sebelum menjualnya harus ada pertimbangan yang matang supaya tidak terjadi adanya kerugian.

Jenis Hama Di Tanaman Kacang Kedelai

Berikut adalah beberapa jenis hama tanaman kacang kedelai beserta dengan cara menanggulanginya

Uret

Uret ini tergolong hama dari larva kumbang yang biasanya menyerang pada bagian akar di tanaman kacang kedelai yang masih muda.

Pada lahan yang memiliki tanah liat dan persawahan, maka uret ini jarang untuk ditemukan.

Hama ini lebih sering ditemukan pada lahan yang gembur dan tanah yang pasir.

Untuk mennggulanginya maka Anda memerlukan pemberian insektisida tabur pada saat Anda akan memasang pupuk dasar.

Lalat Buah

Lalat buah menyerang pada tanaman kacang kedelai di bagian buahnya terutama pada buah yang usianya masih muda.

Hama lalat buah ini juga merupakan hama utama dari berbagai jenis tanaman buah seperti pada buah tomat, cabe, semangka dll.

Aapabila Anda tidak segera mengatasi hama ini maka hama lalat buah ini benar-benar dapat menurunkan hasil prduktifitas dari panen kedelai nantinya.

Untuk mengatasi dari ancaman serangan lalat buah ini maka anda dapat menyemprotkan insektisida dengan bau yang menyengat untuk menganggulanginya.

Cara yang lain adalah dengan cara membuat perangkap untuk lalat buah di berbagai titik lahan tanam.

Yang diharapkan supaya nantinya hama lalat buah ini dapat terperangkap di perangkap tersebut dan mati.

Ulat Grayak

Hama yang biasanya aktif dimalam hari ini bukan hanya menyerang tanaman pada daun muda, bahkan ulat ini juga sering ditemukan sedang memakan buah dari kacang kedelai ini.

Untuk mengatasi dari adanya ancaman dan serangan dari ulat grayak ini maka Anda harus memilih waktu untuk penyemprotan insektisida yang tepat yakni pada saat sore hari.

Maka diharapkan nanti pada saat malam hari ulat keluar untuk makan maka hama ulat ini akan mati karena terkena insektisida.

Jamur Patogen

Serangan dari jamur patogen ini dapat menyebabkan tumbuhan menjadi, layu fusarium, busuk pada akar, busuk batang dan karat daun.

Untuk cara menanggulangi dari hama jamur patogen ini maka Anda harus mengidentifikasi dengan tepat pada bagian tanaman yang terlanjur terkena jamur.

Misal apabila yang terserang pada bagian daun dan batang maka cara menanggulanginya adalah dengan cara menyemprotkan fungisida.

Akan tetapi jika yang terserang adalah pada bagian akarnya maka cara untuk menanggulanginya adalah dengan cara mengkocorkn fungisida.

Tips Sukses Agar Panen Tanaman Kacang Kedelai Melimpah

Setelah Anda membaca mengenai bagaimana cara menanam kedelai yang baik dan benar, kini kami juga akan membagikan tips sukses untuk budidaya kedelai kedelai untuk Anda agar nantinya hasil dari panen kacang kedelai Anda semakin optimal.

Berikut ini ialah tips sukses untuk budidaya kacang kedelai :

  • Belilah benih kedelai yang memiliki varietas yang unggul meskipun harganya yang tinggi karena harga dari benih juga menentukan kualitas dari benih kedelai
  • Tanamlah benih kacang kedelai pada saat bulan Mei karena pada bulan itu suhu tanah cenderung tepat untuk perkembangan akar dari tanaman kacang kedelai.
  • Semprotkan tanaman dengan pupuk  organik cair bersama ZPT auksin pada saat tanaman kedelai sudah mulai berbunga agar calon dari polongnya semakin banyak.
  • Semprotkan ZPT GA bersama dengan pupuk organik cair pada saat buah masih muda dan kecil agar nantinya ukuran biji kedelai tersebut menjadi semakin besar.

Nah demikianlah informasi yang dapat kami bagikan terkait cara menanam kacang kedelai yang baik dan benar beserta tips sukses nya agar nantinya dapat Anda jadikan panduan di dalam budidaya kedelai.

Semoga dengan Anda mengikuti panduan diatas, maka hasil dari panen Anda dapat menjadi lebih optimal. sekian

Cara Menggemburkan Tanah Yang Keras Dengan Mudah

Cara Menggemburkan Tanah Yang Keras Dengan Mudah

Cara Menggemburkan Tanah Yang Keras

Cara menggemburkan tanah yang keras memerlukan metode atau tahapan atau prosedur yang baik supaya kedepannya upaya yang Anda lakukan ini dapat berjalan dengan baik dan tentunya akan menghasilkan tanah yang berkualitas.

Berikut adalah tahap cara menggemburkan tanah yang keras :

A. Cara Menggemburkan Tanah Yang Keras Di Sawah

Berikut adalah cara menggemburkan tanah yang keras :

1. Jerami merupakan sisa panen yang telah dibabat habis lalu dibakar di tempat itu juga.

2. Setelah jerami tersebut menjadi abu, pengolahan tanah bisa Anda mulai lakukan dengan cara membajak atau mencangkul hingga tanah tersebut menjadi gembur.

3. Selanjutnya tanah tersebut diberi pupuk dasar dan sekaligus dibuatkan bedengan.

Cara Menggemburkan Tanah Yang Keras Di Lahan Tegalan 

Berikut adalah cara menggemburkan tanah yang keras di lahan tegalan :

1. Pembalikan tanah dapat Anda lakukan dengan cara menggunakan alat bajak, tanah pada bagian bawah tersebut dibalik ke atas dan tanah pada bagian atas yang kaya dengan bahan organik dibalik ke bawah.

Dengan melakukan pembalikan ini, lapisan dari tanah bagian atas yang terdiri atas lapisan tipis dari sisa tumbuhan akan menjadi ikut terbalik ke lapisan paling bawah.

2. Selanjutnya tanah tersebut dicangkul agar bongkahan tanah menjadi hancur sehingga tanah pada bagian bawah dan tanah pada bagian atas dapat bercampur rata.

3. Kemudian lahan tersebut dibuat petakan atau guludan sebagai parit atau selokan yang mengelilingi lahan.

Parit ini dapat berfungsi sebagai penampung dari air, pembuangan air, dan pemasukan air dari sungai, sumur pompa, atau yang lainnya.

4. Pada umunya kedalaman dari pencangkulan untuk tanaman sayur, termasuk tanaman cabai sekitar kurang lebih 30 cm.

Walaupun sebetulnya pencangkulan sampai pada kedalaman 50 cm lebih baik, akan tetapi hal tersebut memerlukan biaya tambahan.

Tujuan utama dari pengolahan tanah adalah sebagai media untuk tumbuh yang baik sebaagai kelangsungan hidup tanaman.

Disamping itu juga pengolahan dari tanah dapat Anda dalam membantu memperbaiki drainase agar air tersebut mudah dialirkan.

Mengeluarkan racun di dalam tanah dengan cara membalikkan tanah sehingga terjadi penguapan yang dapat membunuh atau memotong siklus hidup dari gulma.

B. Perlakuan Tanah

Cara Menggemburkan Tanah Yang Keras

Didalam upaya penerapan cara menggemburkan tanah yang keras memerlukan perlakuan yang baik.

Supaya nantinya upaya yang hendak Anda lakukan dapat terlaksana dengan baik dan berhasilnya cara menggemburkan tanah yang keras.

1. Jenis Tanaman

Di dalam cara menggemburkan tanah yang keras hal yang harus anda perhatikan adalah tanaman yang akan anda tanam di lahan tersebut.
Setiap jenis dari tanaman mempunyai toleransi yang berbeda terhadap media tanamnya.
Tanaman yang apabila dipanen pada bagian akar seperti seperti umbi-umbian memerlukan media tanah yang gembur dan dalam agar pertumbuhan umbinya lebih besar.
Demikian juga apabila tanaman tersebut tidak tahan akan genangan air, maka drainase tersebut harus lebih baik.

2. Jenis Tanah

Jenis tanah yang didalamnya biasanya terkandung lempung cenderung akan lebih sulit di dalam proses pengolahan tanahnya.
Karena jika tanah yang teksturnya terlalu kering atau terlalu basah maka lama kelamaaan tekstur dari tanah tersebut akan  menjadi mengeras.
Tanah usahakan tanah yang berlempung tersebut diolah pada saat air didalam kapasitas yang lapang atau air yang tidak tergenang dan tidak meresap.
Untuk tanah yang berpasir Anda dapat mengolah tanah tersebut pada waktu basah supaya mempermudah anda dalam pengerjaanya.

3. Kemiringan Lahan

Kemiringan pada lahan dapat Anda perhatikan untuk mengatur jalannya air.
Prinsipnya adalah pada saat  Anda mengairi tanah tersebut, lahan dapat cepat mendapatkan air secara merata atau hemat air.
Prinsip tersebut dapat Anda pakai untuk membuat got maupun bedengan tanaman.
Kemiringan dari got atau bedengan tanaman yang paling baik adalah kurang lebih 2% sampai 7% tergantung pada curah hujan, jenis tanah, lebar got/bedengan.

4. Musim

Musim pada saat Anda mengolah tanah dapat mempengaruhi biaya dan mutu dari pengolahan tanah tersebut.
Apabila pada saat lahan yang anda kelola itu terlalu basah atau terlalu kering mutu dari pengolahan tanah tersebut tidak sesuai harapan.
Bahkan kadang-kadang pengolahan dari tanah tersebut tidak berguna, contohnya pada tanah lempung yang basah kita lakukan rotary, maka yang terjadi adalah tanah tersebut akan menempel pada rotary dan hasilnya sangat minim.
5. Vegetasi Lahan
Vegetasi lahan merupakan tumbuhan di lahan pada saat pengolahan tanah.
Idealnya pengolahan tanah Anda dapat melakukan pada saat tidak ada tumbuhan yang diatasnya.
Alat untuk pengolahan tanah bisa terhambat apabila banyak vegetasi atau tumbuhan pada lahan, sehingga hasilnya tidaklah maksimal.

6. Jenis Alat

Jenis alat tersebut seperti bajak singkal, garu, rotary harus disesuaikan dengan jenis tanaman dan jenis tanah yang Anda gunakan.
Setelah itu dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang diatas Anda dapat menentukan perlakuan dari pengolahan tanah agar Anda juga mendapatkan hasil secara maksimal.
Pemilihan serta perlakuan pengolahan tanah yang apabila dapat terlaksana dengan tepat akan menghasilkan sebuah media tanam yang baik dan [pastinya biaya yang Anda keluarkan akan lebih efisien.

7. Penyiapan Dan Pembersihan Lahan

Penyiapan dari lahan pada umumnya bertujuan untuk memperbaiki dari faktor kemiringan lahan yang ada.
Diusahakan kemiringan dalam sebuah petak atau hamparan dapat menjadi searah, agar tidak terjadi adanya genangan air.
Secara sederhana adalah dengan cara menimbun lubang dan memangkas pada bagian gundukan.
Pembersihan lahan biasanya sering diabaikan pada upaya pengolahan tanah, yang mungkin disebabkan karenaa adanya sisa panen atau gulma yang tumbuh sebelumnya dan dapat menjadi bahan organik akibat tertimbun pengolahan tanah.
Tetapi apabila banyak sisa dari tanaman di lahan, alat dari pengolahan tanah bisa terhambat kerjanya, yang pada akhirnya mutu dari tanah tersebut tidak maksimal dan kerusakan pada alat tinggi.
Agar vegetasi tidak menganggu didalam pengolahan tanah sebaiknya anda melakukan pembabatan dan pembakaran pada sisa tanaman, tetapi ada pendapat yang menyatakan bahwa apabila Anda  pembakaran dapat membunuh mikroorganisme tanah.

8. Pembalikan Tanah

Tujuan dari pembalikan tanah adalah memecah dari kapiler tanah dan memperbaiki aerasi.
Pembalikan tanah pertama usahakan 90 derajat dari kemiringan tanah, agar lahan tersebut jadi lebih rata.
Setelah pembalikan tanah lalu biarkan selama beberapa hari agar racun yang ada di dalam tanah tersebut menguap.
9. Penggemburan Tanah
Cara menggemburkan tanah yang keras bertujuan untuk meremahkan tanah supaya akar dapat berkembang secara maksimal, semakin gembur tanah yang anda kelola akan  semakin mendukung pertumbuhan awal pada tanaman.
Alat yang biasa digunakan untuk menerapkan cara menggemburkan tanah yang keras ini biasanya berupa garu atau rotary, selain tanah yang gembur biasanya tanah juga akan semakin rata.
Penggunaan rotary sangat tidak efektif apabila diterapkan pada lahan yang sangat basah.

10.  Pembuatan Alur Tanam Atau Bedengan

Pembuatan alur tanam atau bedengan bertujuan sebagai tempat untuk tumbuhnya tanaman dan mengatur jalannya air.
Dengan menggunakan bedengan, jumlah tanaman bisa Anda kontrol dan cara pemeliharaannya lebih mudah.
Kemiringan lahan perlu Anda dijadikan acuan di dalam menentukan arah dari bedengan yang hendak Anda buat.
Hal ini bertujuan agar drainase dilahan yang Anda gunakan diharapkan bisa lancar dan tidak ada genangan.
Alat yang biasanya digunakan untuk membuat bedengan berupa kair atau pada umumnya dilakukan secara manual mengunakan cangkul, lempak dll.

C. Jenis Jenis Tanah

Cara Menggemburkan Tanah Yang Keras

1. Tanah Aluvial

Tanah aluvial merupakan salah satu jenis tanah yang terjadi karena adanya endapan lumpur yang biasanya terbawa karena adanya aliran sungai.

Jenis tanah ini biasanya dapat ditemukan dibagian hilir karena disini lah tanah ini dibawa dari hulu.

Tanah aluvial ini biasanya bewarna coklat hingga kelabu.

Karakteristik

Tanah ini sangatlah cocok sebagai pertanian, baik itu pertanian padi maupun pertanian palawija seperti jagung, tembakau dan jenis tanaman palawija yang lainnya.

Karena teksturnya yang lembut dan mudah digarap itulah sehingga Anda tidak perlu membutuhkan kerja yang  cukup keras untuk mencangkulnya.

Persebaran

Tanah ini juga banyak tersebar di berbagai daerah yang ada di Indonesia dari sumatera, Kalimantan, Sulawesi, papua maupun di jawa.

2. Tanah Andosol

Tanah andosol termasuk salah satu jenis tanah vulkanik yang dimana terbentuk karena adanya proses dari vulkanisme pada gunung berapi.

Jenis tanah ini sangatlah subur dan baik apabila digunakan untuk tanaman.

Karakteristik

Warna dari tanah andosol ini sendiri coklat keabuan.

Tanah ini juga sangat kaya akan mineral, unsure hara, air dan mineral sehingga sangat baik digunakan untuk tanaman.

Tanah ini juga sangat cocok untuk segala jenis tanaman yang ada di dunia.

Persebaran dari tanah andosol ini biasanya terdapat di daerah atau wilayah yang dekat dengan gunung berapi.

Persebaran

Di negara Indonesia sendiri merupakan daerah dari cincin api yang banyak terdapat tanah andosol seperti di daerah jawa, bali, sumatera dan nusa tenggara dll.

3. Tanah Entisol

Tanah entisol ini merupakan saudara dari tanah andosol namun tanah ini biasanya terjadi karena adanya pelapukan dari material yang dikeluarkan oleh letusan dari gunung berapi seperti debu, pasir, dan lahar.

Karakteristik

Jenis tanah ini juga terbilang sangat subur dan merupakan tipe tanah yang masih muda.

Tanah ini biasanya dapat ditemukan tidak jauh dari area dekat gunung berapi yaitu bisa berupa permukaan tanah tipis yang belum memiliki lapisan tanah dan bisa juga berupa gundukan pasir seperti yang ada di daerah pantai parangtritis Yogjakarta.

Persebaran

Persebaran dari tanah entisol ini biasanya terdapat daerah disekitar gunung berapi seperti di pantai yang ada di parangtritis Jogjakarta, dan daerah jawa lainnya yang memiliki gunung berapi.

4. Tanah Grumusol

Tanah grumusol ini sendiri terbentuk karena adanya pelapukan batuan kapur dan tuffa vulkanik.

Kandungan organic yang terkandung di dalamnya rendah karena dari batuan kapur jadi dapat disimpulkan bahwa tanah ini tidak subur dan tidak cocok apabila digunakan atau ditanami tanaman.

Karakteristik

Tekstur dari tanah ini sangat kering dan mudah pecah terutama pada saat tiba musim kemarau dan memiliki warna hitam.

Ph yang dimiliki dari tanah ini netral hingga alkalis.

Tanah ini biasanya berada di daerah permukaan yang tingginya tidak lebih dari 300 meter dari permukaan laut dan memiliki bentuk dari topografi datar hingga bergelombang.

Perubahan suhu pada suatu daerah yang terdapat tanah grumusol ini sangat nyata ketika panas dan hujan.

Persebaran

Persebaran dari tanah ini di negara Indonesia ada di wilayah Jawa Tengah yang meliputi Demak, Jepara, Pati, Rembang, Jawa Timur yang meliputi Ngawi, Madiun dan diwilayah Nusa Tenggara Timur.

Karena tekstur dari tanah ini yang kering maka akan bagus apabila ditanami dengan vegetasi yang kuat seperti kayu jati.

5. Tanah Humus

Tanah humus merupakan  dalah satu tanah yang terbentuk dari akibat pelapukan pada tumbuh-tumbuhan.

Jenis tanah ini mengandung banyak sekali unsur hara dan mineral dan tanah ini sendiri juga terbilang sangat subur.

Karakteristik

Tanah Humus ini sangatlah baik apabila Anda gunakan untuk melakukan cocok tanam karena kandungan dari tanah humus ini yang sangat subur dan baik apabila digunakan untuk tanaman.

Humus ini memiliki unsur hara dan mineral yang cukup banyak karena adanya pelapukkan dari tumbuhan hingga warnanya agak kehitam hitaman.

Persebaran

Tanah ini biasanya terdapat di daerah atau wilayah yang masih ada banyak hutan.

Persebaran tanah ini di Indonesia meliputi wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, Papua dan sebagian wilayah dari Sulawesi.

6. Tanah Inceptisol

Inceptol ini terbentuk dari batuan sedimen atau metamorf dengan warna yang agak kecoklatan dan kehitaman serta ada campuran yang agak keabu-abuan.

Tanah jenis ini juga dapat menopang untuk pembentukan hutan yang asri.

Karakteristik

Ciri-ciri dari tanah ini adalah adanya horizon kambik yang dimana horizon ini kurang dari 25% dari horizon selanjutnya jadi jenis tanah ini sangatlah unik.

Tanah ini cocok apabila digunakan untuk perkebunan seperti perkebunan kelapa sawit.

Serta tanah ini juga berguna untuk berbagai lahan perkebunan lainnya seperti perkebunan karet.

Persebaran

Tanah inseptisol ini tersebar di berbagai derah yang ada di Indonesia seperti di daerah sumatera, Kalimantan dan papua.

7. Tanah Laterit

Laterit ini memiliki warna merah bata karena didalam tanah ini terkandung banyak sekali zat besi dan alumunium.

Di negara indonesia sendiri tanah jenis ini sepertinya cukup fimiliar di berbagai daerah, terutama di daerah pedesaan dan perkampungan.

Karakteristik

Tanah laterit ini termasuk kedalam jajaran tanah yang sudah berumur tua sehingga tidaklah cocok apabila digunakan untuk menanami tumbuhan apapun dan karena kandungan zat besi dan alumunium yang ada di dalamnya pula.

Persebaran

Persebaran dari jenis tanah ini sendiri di Indonesia meliputi daerah Kalimantan, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

8. Tanah Latosol

Jenis tanah latosol ini juga salah satu tanah yang terdapat di Indonesia, jenis tanah ini terbentuk dari adanya  pelapukan batuan sedimen dan metamorf.

Karakteristik

Ciri-ciri dari tanah latosol ini adalah warnanya yang merah hingga kuning, tekstur tanah ini berupa lempung dan memiliki solum horizon.

Persebaran dari tanah litosol ini berada di sekitar daerah yang memiliki curah hujan tinggi dan kelembaban yang tinggi pula serta pada ketinggian berkisar antara 300-1000 meter dari permukaan laut.

Tanah latosol ini tidak terlalu subur karena tanah ini mengandung zat besi dan alumunium.

Persebaran

Untuk persebaran tanah latosol ini sendiri sekitar di daerah Sulawesi, lampung, Kalimantan timur dan barat, Bali dan Papua.

9. Tanah Litosol

Tanah litosol ini merupakan tanah yang baru mengalami  tahap perkembangan dan merupakan tanah yang masih muda.

Terbentuk dari adanya perubahan dari iklim, topografi dan adanya vulkanisme.

Karakteristik

Untuk upaya mengembangkan tanah ini yang harus Anda lakukan adalam dengan cara menanam pohon supaya mendapatkan manfaat berupa mineral dan unsur hara yang cukup.

tekstur tanah litosol ini sendiri bermacam-macam ada yang bertekstur lembut, bebatuan bahkan berpasir.

Persebaran

Biasanya terdapat pada daerah yang memiliki tingkat kecuraman tinggi seperti di bukit tinggi, nusa tenggara barat, Jawa tengah, Jawa Barat dan Sulawesi.

10. Tanah Kapur

Seperti dengan namanya tanah kapur ini berasal dari batuan kapur yang  telah mengalami pelapukan.

Karakteristik

Karena terbentuk dari batuan kapur maka tanah kapur ini bisa disimpulkan bahwa tanah ini tidaklah subur dan tidak bisa ditanami tanaman yang membutuhkan banyak air.

Namun tanah ini bisa ditanami dengan pohon yang kuat dan tahan lama seperti pohon jati dan pohon keras lainnya.

Persebaran

Tanah kapur sendiri tersebar di daerah yang terbilang kering seperti di gunung kidul Yogyakarta, dan di daerah pegunungan kapur seperti halnya di Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur.

D. Cara Merawat Tanah

Melakukan Pemupukan

Pemupukan yang harus Anda lakukan tidaklah menggunakan media pupuk kimia namun menggunakan bahan organic.

Seperti dengan cara menanami tanah dengan tumbuhan dan nantinya tumbuhan tersebut akan menghasilkan kandungan yang dibutuhkan oleh tanah.

Rotasi Tanaman

Lakukanlah rotasi tanaman yang berfungsi supaya tanah yang anda kelola tidak kehilangan keseimbangannya karena telah diambil beberapa zat nya saja sedangkan zat lainnya tetap ada.

Rotasikanlah tanaman supaya tanah yang anda gunakan sebagai media juga bisa menjadi lebih subur.

Mengolah Sampah

Apabila Anda memiliki sampah berupa plastic yang tidak bisa didaur ulang lagi sebaiknya Anda harus secepatnya untuk membakarnya.

Hal ini dapat dikarenakan plastik yang tidak mudah diuraikan dan membutuhkan waktu lama hingga mencapai 100 tahun.

Jadi, bisa Anda bayangkan apabila Anda membuang sampah plastik sembarangan maka akibat yang terjadi adalah pada kesuburan tanah.

Tanah adalah nyawa dari seluruh penduduk bumi, tanah juga sebagai media untuk penopang dari langkah kita berpijak di bumi. Oleh sebab itu tanah wajib kita jaga bersama sama.

Itulah sedikit artikel yang bisa kami bagikan semoga kedepannya artikel ini dapat berrmanfaat untuk Anda semuanya dan sekian

Ciri Ciri Tanaman Singkong Dan Beragam Klarifikasinya

Ciri Ciri Tanaman Singkong Dan Beragam Klarifikasinya

Ciri Ciri Tanaman Singkong

Sejarah Singkong

Singkong atau(Manihot Utilisima), disebut juga ubi kayu atau disebut dengan ketela, yang berasal dari negara Amerika Selatan, yang salah satu dari ciri ciri tanaman singkong ini adalah mempunyai daun yang menjari.

Ciri ciri tanaman singkong yang lain juga bisa Anda lihat pada batang yang mempunnyai ruas.

Diperkirakan singkong pertama kali diperkenalkan di salah satu kabupaten di Jawa Timur pada tahun1852.

Namun hingga pada tahun 1876, sebagaimana yang telah dicatat H.J van Swieten, kontrolir di daerah Trenggalek.

Dalam De zoete cassave yang terbit pada tahun 1875, singkong kurang terkenal atau bahkan tidak ada sama sekali di beberapa bagian Pulau Jawa tapi disisi lain singkong ini ditanam besar-besaran di bagian lain.

“Bagaimanapun juga, ciri ciri tanaman singkong pada saat ini mempunyai arti yang sangat besar dalam susunan makanan penduduk dibandingkan dengan setengah abad yang sudah berlalu,” tulisnya, sebagaimana dikutip dari Creutzberg dan van Laanen.

Sampai kira-kira pada tahun 1875, untuk konsumsi dari singkong di Jawa masihlah rendah.

Baru pada permulaan pada abad ke-20, konsumsinya sangat meningkat pesat.

Pembudidayaannya juga sudah meluas. Terlebih para rakyat diminta memperluas dari tanaman singkong mereka.

Peningkatan dari penanaman singkong ini sejalan dengan ciri ciri tanaman singkong dan pertumbuhan dari penduduk Pulau Jawa yang sangat pesat.

Ditambah lagi dengan produksi padi yang tertinggal di belakang pertumbuhan penduduk.

Terkait dengan ciri ciri tanaman singkong dan pertumbuhan penduduk yang pesat ini kemudian munculah istilah “anak singkong” yaitu anak yang terlahir karena suburnya sang orangtua, yang membuat anak tanpa partisipasi untuk mengikuti program keluarga berencana.

Nilai singkong sebagai makanan kurang pas jika dibandingkan beras atau jagung, singkong hanya berperan sebagai pengganti dari beras di berbagai bagian Jawa Tengah.

Anjuran dari pemerintah agar para pejabat untuk memakan singkong semoga dapat mengubah dari paradigma makan singkong. Barangkali apabila dimulai oleh para pejabat, singkong pun akan bermartabat.

Ciri Ciri Tanaman Singkong

Ciri ciri tanaman singkong secara umum adalah sebagai berikut :

Akar

Untuk mengetahui ciri ciri tanaman singkong ini anda bisa melihat dari akar singkong  tersebut yang memiliki sistem perakaran yang berserabut terspesialisasi. yaitu akar yang bisa berubah bentuk karena berbeda dengan fungsi asalnya.

Tumbuhan ini memiliki panjang rambut pada akar sekitar 50cm dan panjang akar kurang lebih 30cm, Tergantung dari jenis varietas  dan jenis pohon singkong yang di taman.

Singkong termasuk tumbuhan dikotil yang akarnya mengembung karena terdapat cadangan makanan didalamnya.

Batang

ciri ciri tanaman singkong selanjutnya adalah dari batang singkong ini beruas-ruas dan mempunyai ukuran yang lebar 2 hingga 4cm, dan batang tersebut memiliki warna cokelat pada bagian permukaan batang, dan warna putih ke kuning-kuningan di bagian dalam batangnya.

Daun

Ciri dari daun nya adalah berbentuk lingkaran dengan bagian ujung daun yang lancip, permukaan yang rata dan tulang daun nya yang menjari serta berjenis daun tunggal berwarna hijau.

Di bagian tangkai daun panjang dan memiliki warna merah atau kemerahan.

Bunga

Bunga dari tanaman singkong ini tidak mempunyai alat kelamin baik jantan atau pun betina.

Pada bagian bunganya juga memiliki ukuran yang sangat kecil dan mempunyai warna putih.
Jumlah dari kelopaknya sebanyak kurang lebih lima buah dan mempunyai ukuran lebih besar apabila dibandingkan dengan ukuran bunganya sendiri dan memiliki warna hijau.

Umbi

Ukuran dari umbi singkong ini berdiameter dua hingga lima centimeter dan dengan  panjang dua puluh sampai enam puluh centimeter.

Pada bagian dari daging umbi terdapat getah yang biasanya berwarna putih, daging umbi nya berwarna putih dan agak ke kuning-kuningan serta kulitnya yang mempunyai warna cokelat.

Kandungan Manfaat Dan Nutrisi Singkong

Ciri Ciri Tanaman Singkong

Singkong ini mengandung banyak sekali manfaat yang terkandung didalamnya.

Berbagai nutrisi dan manfaat yang terkandung didalamnya pun juga sangat penting untuk tubuh.

Dalam 100 gram singkong yang sudah di rebus, terdapat 112 kalori yang 98 persennya itu berasal dari karbohidrat dan sisanya berasal dari protein serta lemak.

Dalam takaran atau dosis yang sama, singkong juga mengandung serat serta beberapa vitamin serta mineral.

Mari kita bahas lebih jauh seputar kandungan nutrisi serta manfaat yang terkandung didalam singkong bawah ini.

Karbohidrat

Di setiap 100 gram pada singkong mengandung 38 gram karbohidrat.

Inilah yang menyebabkan mengapa singkong menjadi sumber energi yang cukup baik untuk Anda yang setiap harinya harus menjalani aktivitas fisik yang terbilang cukup berat.

Aktivitas fisik yang berat akan menguras banyak glikogen yang ada di dalam tubuh Anda

Glikogen tersebut merupakan bentuk dari glukosa yang telah disimpan di otot.

Ketika Anda sedang makan singkong, karbohidrat yang terkandung didalam singkong tersebut akan diubah menjadi glukosa, yang kemudian akan diubah lagi menjadi glikogen lalu disimpan di dalam otot.

Jadi, untuk manfaat dari singkong sebagai pemicu atau pendorong dari energi tak bisa disepelekan.

Serat

Singkong termasuk tumbuhan yang mengandung serat pangan dalam jumlah yang terbilang cukup tinggi, sehingga singkong dapat mencegah sembelit.

Serat yang terkandung didalam singkong juga dapat membantu Anda dalam upaya menurunkan berat badan karena bisa membuat Anda kenyang lebih lama.

Selain dari itu, kandungan dari serat dari singkong ini juga mendatangkan manfaat untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar dalam kolesterol, menurunkan risiko obesitas, serta dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Manfaat dari tubuhan singkong ini juga bisa didapatkan bagi Anda yang sedang memiliki penyakit diabetes.

Makan singkong juga dapat membantu Anda dalam menurunkan kadar gula darah yang ada pada tubuh anda.

Hal ini karena serat pada singkong dapat memperlambat dari proses penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Mineral

Selain itu tanaman singkong juga mengandung sumber mineral yang cukup banyak seperti kalsium, fosfor, zat besi, serta kalium.

Mineral ini juga diperlukan sebagai pendorong perkembangan, pertumbuhan, dan menjalankan fungsi dari jaringan tubuh.

Kalsium juga dapat menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Zat besi bisa membantu Anda dalam proses pembentukan protein (hemoglobin dan myoglobin) yang dapat membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh Anda.

Kalium diperlukan untuk sintesis protein dan dapat membantu Anda dalam pemecahan karbohidrat.

Selain itu, singkong ini juga mengandung zat magnesium dan tembaga yang terbilang cukup tinggi.

Magnesium ini dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko serangan osteoporosis.

Tembaga juga dapat menjaga fungsi sistem saraf agar tetap terjaga dan sehat.

Vitamin

Tanaman singkong ini memberikan banyak sekali manfaat yang apabila manfaat tersebut bisa kita ambil dengan cara mengkonsumsinya dengan rutin.

Kandungan dari singkong tersebut juga dapat memberikan manfaat yang positif yaitu untuk melindungi tubuh dari adanya ancaman penyakit kanker usus besar dan juga mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan.

Selain itu, vitamin C pada tanaman singkong juga bisa melindungi Anda dari penyakit jantung koroner dan beberapa jenis kanker yang lainnya.

Manfaat Daun Singkong

Ciri Ciri Tanaman Singkong

1. Sumber Tenaga

Kandungan dari berbagai macam protein atau asam amino esensial yang terkandung pada daun singkong merupakan sumber tenaga atau energi yang dapat bermanfaat untuk manusia.

Zat asam amino esensial ini dapat membantu mengubah karbohidrat menjadi energi lalu energi tersebut akan digunakan tubuh dalam beraktivitas sehari-hari.

2. Metabolisme Tubuh

Daun singkong ini juga mengandung banyak sekali protein dan kaya akan sumber protein nabatinya.

Protein nabati yang terkandung di dalam daun singkong ini banyak mengandung vitamin B yang dibutuhkan tubuh sebagai pembentuk dari sel-sel tubuh.

Sel-sel tubuh tersebut akan membentuk enzim-enzim yang dapat membantu dalam proses metabolisme dalam tubuh manusia.

3. Sumber Antioksidan

Daun singkong juga menjadi salah satu sumber antioksidan yang terbilang sangat baik didalam mencegah serta membuang zat-zat dari radikal bebas yang ada di dalam tubuh.

Zat-zat dari radikal bebas ini menjadi salah satu penyebab dari berbagai penyakit-penyakit yang berbahaya seperti penyakit kanker.

4. Diet

Manfaat yang bisa kita ambil di daun singkong yang satu ini pasti disetujui oleh banyak kalangan wanita.

Daun Singkong ini sangatlah baik untuk seseorang yang sedang menjalankan proses penurunan berat badan atau diet.

Selain dari kalori yang terkandung sangatlah rendah, kandungan dari serat dan protein yang tinggi juga sangat ideal apabila digunakan sebagai alat untuk penunjang diet sehat sehari-hari.

5. Regenerasi Sel Tubuh

Asam amino esensial yang terkandung di dalam daun singkong juga merupakan salah satu sumber terpenting dalam menjaga dan meregenerasi sel yang ada di dalam tubuh manusia.

Asam amino ini merupakan protein yang dapat membantu dalam proses menumbuhkan sel yang sudah rusak serta dapat memberikan perbaikan terhadap sel dalam tubuh agar tetap berfungsi dengan normal.

6. Pencernaan

Anda pastinya juga sudah mengetahui bahwa serat dari sayuran sangatlah baik untuk proses pencernaan sehingga dapat membantu Anda dalam upaya menyehatkan usus besar Anda.

Daun singkong ini juga mengandung banyak sekali serat yang sangat dibutuhkan oleh manusia.

Apabila Anda mengonsumsi daun singkong ini, pencernaan di dalam tubuh Anda akan menjadi semakin baik.

Sekarang, Anda sudah tahu kandungan serta manfaat yang terkandung dari daun singkong ini.

Mulai dari sekarang masukkan singkong kedalam menu harian Anda dan keluarga untuk mendapatkan berbagi manfaat pada saat Anda mengonsumsi daun singkong ini.

Peluang Usaha

Tahukah Anda bahwa disetiap hal yang telah dekat dengan kehidupan kita sebenarnya memiliki nilai jual yang cukup untuk Anda jadikan peluang bisnis.

Maka tak heran apabila sumber daya khas yang ada pada daerah-daerah tertentu dapat dijadikan bisnis yang khas pada daerah atau wilayah itu pula.

Sebut saja di daerah yang mempunyai jenis tanah dominan adalah tanah liat, maka pasti industri yang berdiri di dekatnya adalah industri keramik.

Di daerah lain lagi, didaerah pesisir pantai misalnya, industri yang dominan berdiri didaerah pantai yaitu berupa industri garam atau ikan.

Nah, di artikel kali ini kami akan membagikan sedikit pengetahuan kepada Anda peluang yang bisa Anda tekuni dan bisa Anda upayakan dari tanaman yang banyak sekali ditemukan di Indonesia, yakni tanaman singkong.

Semenjak jaman dulu sebenarnya singkong ini sudah menjadi makanan utama bagi masyarakat tertentu.

Namun semenjak beras menjadi sangat populer karena kebijakan dari pemerintah, keberadaan singkong kini mulai tergeserkan.

Seakan-akan makanan ini telah menjadi makanan kelas dua.

Kendati begitu, sebenarnya singkong ini juga bisa menjadi jalan masuk untuk pundi-pundi emas yag dapat mengalir ke dalam dompet anda.

Tentu saja hal tersebut juga perlu ada upaya yang lebih untuk menaikkan nilai jual dari singkong yang terhitung rendah ini.

Bagaimana sebenarnya prospek dari bisnis singkong dan apa saja peluangnya? Mari kita temukan jawaban tersebut secara bersama.

Prospek Bisnis Singkong

prospek bisnis ksingkong

Tak perlu diragukan lagi, prospek dari bisnis singkong di Indonesia kini masih cerah.

Terutama di daerah metropolitan atau perkotaan maupun di sekitar tempat wisata.

Para pengamat dari agribisnis atau bisnis yang berbasis usaha pertanian atau dibidang lain yang mendukungnya melihat singkong ini masih punya prospek bisnis yang bisa terbilang sangat baik.

Dilihat mulai dari pembibitan dari singkong hingga nanti pada proses pengolahannya, bisnis ini akan masih berdiri tegak dengan sangat baik.

Paling tidak masih ada tiga alasan yang membuat prospek dari singkong ini masih cerah.

Pertama, karena kebutuhan daripada konsumen akan singkong ini diprediksi akan terus menerus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.

Kebutuhan dari singkong ini bahkan dapat dilihat secara nasional.

Tidak terpusat pada Pulau Jawa saja, akan tetapi hal tersebut juga dapat dilihat daerah lain semisal di Sumatera, dan sebagian Pulau di Kalimantan.

Kedua, untuk budidaya singkong ini termasuk usaha yang tahan akan krisis.

Harga dari singkong yang diprediksi akan stabil dan tidak dapat bergantung pada kondisi ekonomi nasional.

Hal tersebut dikarenakan karena tanaman singkong ini bisa tumbuh pada lahan yang kritis.

Belum ditambah lagi dengan usaha pemupukan serta perawatan yang minim.

Itulah alasan mengapa bila di Yogyakarta, tanaman singkong ini bisa tetap tumbuh di tanah-tanah yang terbilang sangat kering seperti di daerah Gunung Kidul.

Ketiga, peta dari persaingan bisnis singkong ini dipercaya masih belum terpantau terlal ketat.

Hingga saat ini jenis singkong yang banyak dikenal orang adalah budidaya singkong Gajah dan singkong Manggu.

Singkong Manggu ini barangkali lebih banyak dikenal pada sebagian kalangan, sedangkan untuk singkong Gajah baru dikenal belakangan ini.

Kebutuhan singkong nasional teruslah meningkat.

Itulah yang membuat tanaman singkong ini selalu terserap dipasaran dan pelaku usaha tak perlu khawatir dengan persaingan yang ketat.

Jenis Singkong Yang Berpotensi Dijadikan Bisnis

Seperti yang sudah sedikit kita disinggung di atas, paling tidak ada dua jenis tanaman singkong.

Dan ciri ciri tanaman singkong yang saat ini sangat populer untuk Anda budidayakan, yakni singkong gajah dan singkong manggu.

Mengapa harus dua jenis singkong ini? Karena kedua singkong ini diyakini sebagai jenis tanaman singkong yang unggul.

Dari sejarah kehadiran dari singkong di Indonesia, ada fakta menarik yang perlu Anda tahu.

Ternyata singkong tanaman ini bukanlah tanaman asli dari negara Indonesia.

Pada awalnya, tanaman singkong ini dikenal di negara Brazil dan Paraguay.

Lalu tanaman singkong ini masuk ke Indonesia yang dibawa oleh orang-orang Portugis pada sekitar abad 16 lalu.

Itu tadi sedikit artikel mengenai ciri ciri tanaman singkong semoga artikel yang dapat kami bagikan ini dapat berguna dan dapat bermanfaat untuk Anda. sekian

Cara Menanam Ubi Jalar Dengan Mudah Untuk Pemula

Cara Menanam Ubi Jalar Dengan Mudah Untuk Pemula

Cara Menanam Ubi Jalar

Ubi jalar atau bahasa ilmiahnya (Ipomoea batatas L.) atau dalam bahasa Inggrisnya sweet potato merupakan salah satu jenis tanaman budidaya karena cara menanam ubi jalar ini terbilang cukup mudah.

Bagian yang sering dimanfaatkan dari ubi jalar adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kandungan gizi dan karbohidrat yang cukup tinggi.

Di negara Afrika, ubi jalar telah menjadi salah satu dari sumber makanan pokok yang terpenting.

Di negara bagian Asia, selain dimanfaatkan pada umbinya, daun muda dari ubi jalar juga dapat dibuat sayuran.

Sejarah

Ubi jalar atau sering disebut dengan ketela rambat atau diperkirakan berasal dari Benua Amerika.

Para ahli pertanian di Botani memperkirakan bahwa daerah asal dari tanaman ubi jalar adalah di Selandia Baru, Polinesia, dan Amerika bagian tengah.

Nikolai Ivanovich Vavilov, yaitu seorang ahli Botani Soviet, telah memastikan daerah sentrum primer yang berasal tanaman ubi jalar adalah Amerika Tengah.

Ubi jalar telah menyebar ke dunia, terutama pada negara-negara yang memiliki iklim tropis pada sekitar abad ke-16.

Orang-orang di Spanyol  telah menyebarkan ubi jalar ke kawasan Asia, terutama di negara Filipina, Jepang, dan Indonesia.

Cara Menanam Ubi Jalar

Cara Menanam Ubi Jalar

Menerapkan cara menanam ubi jalar cocok bila Anda lakukan di daerah yang mempunyai iklim tropis yang panas dan lembab.

Suhu yang sangat ideal bagi tanaman ubi jalar ini adalah 21-27oC dengan tingkat curah hujan 750-1500 mm per tahun.

Untuk menerapkan cara menanam ubi jalar ini memerlukan penyinaran matahari sekitar 11-12 jam dalam sehari.

Di Indonesia sendiri, budidaya ubi jalar ini telah mencapai produktivitasnya yang paling optimal apabila ditanam di daerah dataran rendah hingga ketinggian 500 meter dari permukaan laut.

Akan tetapi, tanaman ini masih dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian sekitar di atas 1000 meter, hanya saja dalam jangka waktu tanam hingga panen akan menjadi lebih panjang.

Penyiapan Bibit Ubi Jalar

Penyiapan bibit dalam upaya menerapkan cara menanam ubi jalar bisa Anda lakukan dengan dua cara, yakni dengan cara generatif dan vegetatif.

Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah dengan perbanyakan melalui ubi.

Caranya pilihlah ubi yang berkualitas baik dan sehat, lalu biarkan ubi tersebut di tempat yang lembab dan teduh hingga keluar tunasnya.

Tunas yang telah keluar dari umbi lalu dipotong dan siap untuk Anda besarkan.

Cara kedua adalah dengan perbanyakan vegetatif dengan cara distek.

Calon dari indukan dapat Anda ambil dari tanaman yang sudah berumur di atas dua bulan dengan ruas yang pendek-pendek.

Caranya, potonglah batang tanaman hingga kurang lebih 15-25 cm.

Disetiap potongan minimal terdapat dua ruas pada batang.

Papas di sebagian daun-daunnya untuk mengurangi terjadinya penguapan.

Lalu ikat batang yang telah Anda distek tersebut lalu biarkan selama satu minggu di tempat yang teduh.

Perbanyakan dengan metode stek batang secara terus menerus akan dapat menurunkan kualitas tanaman.

Oleh sebab itu, perbanyakan dengan stek hanya dapat dianjurkan untuk 3 sampai 5 generasi penanaman saja.

Pengolahan Tanah Untuk Budidaya Ubi Jalar

Kondisi lahan atau tanah yang ideal sebagai media cara menanam ubi jalar adalah menggunakan tanah lempung berpasir, gembur, yang didalam tanah tersebut terkandung unsur hara dan memiliki drainase yang baik.

Cara menanam ubi jalar pada tanah kering dan retak-retak, dapat menyebabkan penurunan imunitas dari tanaman.

Tanaman tersebut akan mudah terserang hama dan penyakit.

Sebaliknya apabila ubi jalar ditanam ditempat yang cenderung becek atau basah, umbinya akan kerdil, mempunyai kadar serat tinggi, umbi tersebut akan mudah busuk dan bentuknya pun juga benjol.

Untuk menanam ubi jalar ini relatif tidak membutuhkan pupuk yang terlalu banyak sebagai pendorong dari pertumbuhannya.

Apalagi pada saat ditanam di lahan bekas sawah.

Sebelum Anda melakukan cara menanam ubi jalar yang baik, hendaknya tanah yang akan anda gunakan harus dibajak atau dicangkul terlebih dahulu supaya tanahnya gembur.

Kemudian buatlah bedengan dengan tinggi 30-40 cm, lebar dari bedangan 60-100 cm dengan jarak antar bedengan tersebut 40-60 cm yang bertujuan untuk menjaga agar tidak terjadi kelebihan air pada lahan yang hendak Anda gunakan sebagaai media.

Untuk cara menanam ubi jalar secara organik, Anda dapat memberikan pupuk dasar yang berupa pupuk kandang atau kompos.

Pupuk kandang yang unggul adalah campuran dari kotoran ayam dan sapi atau kambing yang telah matang.

Campurkan pupuk tersebut pada saat pembuatan bedengan dengan takaran 20 ton per hektarnya.

Penanaman Ubi Jalar

Ubi jalar dapat Anda tanam dengan metode membenamkan 2/3 stek batang kedalam tanah.

Di dalam satu bedengan hanya terdapat dua baris tanaman.

Jarak antar tanaman satu dengan yang lain dalam satu baris kurang lebih 30 cm dan jarak antar baris 40 cm.

Pada awal pertumbuhan dari ubi jalar ini Anda harus menjaga kelembaban dari tanah sebaagai media tanamnya.

Lakukan penyiraman disetiap pagi dan sore hari pada stek yang baru Anda tanam.

Penyiraman bisa Anda hentikan setelah tanaman tersebut terlihat tumbuh, yang dapat diketahui dengan keluarnya daun baru.

Pemeliharaan Dan Perawatan

Tanaman ubi merupakan tanaman yang tahan dari kekeringan.

Intensitas hujan yang cukup tinggi pada dua minggu sekali sudah cukup memberikan asupan air pada tanaman tersebut.

Sehingga Anda tidak perlu melakukan penyiraman secara terus menerus.

Setelah ubi berumur 2-3 minggu setelah penanaman, periksa dari keseluruhan tanaman.

Apabila terdapat tanaman yang terbilang gagal dalam pertumbuhannya segera sulam dengan tanaman baru.

Penyulaman dapat Anda lakukan dengan cara mencabut tanaman yang sudah mati dan menggantinya dengan stek batang yang baru.

Di umur yang ke 4 minggu setelah ditanam, lakukanlah pembongkaran tanah di sisi kiri dan sisi kanan pada tanaman.

Hal ini bertujuan supaya akar pada tanaman ubi jalar tidak menjalar kemana-mana sehingga umbi tersebut terkonsentrasi pada jalur penanaman.

Aktivitas ini dapat anda lakukan sekaligus dengan cara menyiangi gulma.

Apabila ubi telah berumur 6 sampai 8 minggu setelah tanam, tanah yang telah dibongkar tadi kemudian ditutup kembali sambil merapikan akar-akar yang mungkin menjalar keluar dari jalur penanaman.

Kegiatan perapihan akar ini sangat penting karena apabila akar tersebut menjalar kemana-mana, umbi yang dapat dihasilkan tidak akan terlalu besar.

Pemanenan budidaya ubi jalar

Pemanenan pada ubi jalar ini bisa Anda lakukan pada saat ubi umur 3,5 hingga 4 bulan.

Perhatikan juga cuaca saat menjelang panen dan pastikan juga umur dari tanaman yang akan dipanen diatas 3 bulan.

Umbi sudah siap panen lalu tiba-tiba tertimpa hujan yang deras biasanya umbi tersebut akan membusuk.

Panen akan dikatakan berhasil apabila tiap satu bibit yang telah Anda tanam minimal menghasilkan 1 kg umbi.

Pada umumnya, ubi jalar yang baik dan tidak terserang hama biasanya akan menghasilkan umbi lebih dari 25 ton per hektarnya.

Bahkan pada ubi jalar dengan tertentu seperti kalasan bisa menghasilkan hingga 30 sampai 40 ton per hektarnya.

Setelah masa panen, ubi jalar tersebut dicuci lalu disortir kemudian dimasukkan kedalam karung dan simpan ditempat kering sebelum dipasarkan.

Manfaat Dari Ubi Jalar

Cara Menanam Ubi Jalar

Kandungan Nutrisi Pada Ubi Jalar

Ubi jalar mengandung banyak nutrisi yang tak kalah penting manfaatnya, seperti:

A. Kolin

Kolin merupakan zat serbaguna yang sangat penting dibutuhkan tubuh.

Kolin disebut serbaguna karena zat ini yang telah membantu proses kimiawi dalam sel saraf, membantu dalam penyerapan lemak, serta dapat mempertahankan struktur dari membran sel.

Selain dari itu, kolin juga dapat bermanfaat dalam membantu gerakan otot, tidur, dan mengingat.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa manfaat dari ekstrak ubi jalar juga bisa bermanfaat sebagai antiradang dan penangkal radikal bebas.

B. Beta Karoten

Zat beta kaaroten ini tidak hanya memberikan warna cerah pada ubi, tetapi juga memberikan banyak manfaat.

Beta karoten ini berperan penting dalam menunda penuaan dan dapat melindungi tubuh dari berbagai ancaman penyakit, antara lain penyakit jantung, kanker, dan penyakit asma.

Zat ini didalam tubuh dapat diubah menjadi vitamin A.

Maka dari itu, mengonsumsi makanan yang mengandung beta karoten dapat membantu dalam mencegah dan memperbaiki kerusakan pada mata, mencegah kerusakan sistem saraf, dan dapat menjaga kekebalan tubuh.

C. Serat Dan Kalium

Ubi jalar yang berukuran sedang dapat mengandung hingga 4 gram serat dan sekitar 438 mg kalium.

Penting sekali diketahui bahwa kulit dari ubi jalar ini mengandung dua zat ini.

Meski kulit dari ubi ada yang berwarna cokelat, ungu, atau kuning, namun kandungan dari gizinya akan tetap sama.

Pada saat Anda mengonsumsi ubi jalar, usahakan Anda tidak mengupas kulitnya agar Anda bisa mendapatkan manfaat dari ubi ini secara maksimal.

Manfaat Ubi Jalar Untuk Kesehatan

Berbagai risiko dari ancaman penyakit diduga dapat dikurangi dengan cara mengonsumsi ubi jalar secara teratur. Penyakit tersebut antara lain:

  • Kanker

    Seperti yang telah disebutkan pada artikel sebelumnya, kandungan dari beta karoten pada ubi jalar dapat memungkinkan makanan ini bermanfaat dalam mencegah penyakit kanker.

  • Kekebalan Tubuh

    Selain itu beta karoten pada ubi jalar juga memiliki peran yang sangat hebat. Zat ini bekerjasama dengan vitamin C didalam meningkatkan kekebalan pada tubuh. Dua zat ini juga memiliki sifat antioksidan untuk membentuk kombinasi nutrisi yang kuat untuk mendorong peningkatan dari sistem kekebalan tubuh.

  • Pencernaan

    Serat tinggi yang ada dan terkandung pada ubi jalar dapat membantu sistem pencernaan agar menjadi lebih baik dan mencegah terjadinya sembelit.

  • Diabetes

    Di sebuah penelitian menunjukkan bahwa ubi jalar ini dapat mengurangi kadar gula dalam tekanan darah pada penderita diabetes. Ubi jalar ini juga ditengarai dapat mengurangi resistensi sel terhadap hormon insulin dan dapat menurunkan kadar HbA1C didalam darah yang dapat meningkat pada penderita diabetes. Namun, dari penelitian tersebut masih terbatas pada studi yang berkualitas rendah dan data tersebut masih perlu untuk dikaji lebih lanjut.

  • Tekanan darah

    Mengonsumsi ubi jalar bisa membantu Anda dalam meningkatkan asupan kalium. Dengan demikian, terdapat potensi untuk membantu menurunkan tekanan darah. Namun Anda disarankan untuk mengolah ubi jalar dengan tidak menambahkan garam secara berlebihan, karena hal tersebut dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Hama Yang Biasa Menyerang Ubi

Cara Menanam Ubi Jalar

Hama Boleng

Biasanya adanya hama boleng disebabkan karena adanya serangan dari kumbang Cylas.

Kumbang Cylas merupakan hama yang paling penting pada tanaman ubi jalar di seluruh dunia, terutama diwilayah yang mempunyai iklim kering.

Dengan kata lain, kumbang Cylas merupakan hama yang paling utama pada ubi jalar.

Pengendalian

Pada kondisi pada populasi kumbang Cylas yang tinggi, tidak ada satu pun metode untuk pengendalian yang dapat memberikan perlindungan yang memadai terhadap pertanaman ubi jalar ini.

Integrasi dapat beberapa teknik pengendalian, dengan cara penekanan pada pencegahan dari ancaman dan serangan dari kumbang Cylas merupakan tindakan perlindungan tanaman yang terbilang lebih efektif.

Pengendalian Secara Kultur Teknis.

Pengendalian dengan cara kultur teknis terhadap kumbang Cylas telah terbukti efektif dan harus menjadi tekhnik dasar utama dari tindakan pengendalian yang dapat dilakukan.

Untuk pengendalian tersebut meliputi :

  • Penggunaan bahan tanam yang sehat dan terbebas dari infestasi kumbang Cylas
  • Melakukan rotasi pada tanaman
  • Membersihkan serta menyingkirkan sisa-sisa dari tanaman atau ubi sisa panen sebelumnya yang biasa tertinggal di lahan tanam
  • Melakukan penggenangan lahan dengan air selama 1 hari atau 24 jam setelah usai panen
  • Membersihkan dan menyingkirkan tumbuhan inang liar

Perlakuan Pada Bahan Tanam

Perendaman benih tanaman ubi jalar kedalam larutan Beauveria bassiana atau insektisida selama kurang lebih 30 menit sebelum penanaman dimulai dapat mengendalikan dari ancaman kumbang Cylas pada periode awal musim tanam.

Penggunaan Varietas Yang Tahan Akan Penyakit Ini

Varietas yang mempunyai tingkat ketahanan yang cukup tinggi terhadap kumbang Cylas sampai saat ini belum ada.

Beberapa varietas hanya memiliki tingkat ketahanan yang rendah hingga menengah.

Varietas yang lainnya dapat terhindar dari serangan kumbang Cylas karena umbi yang dapat dihasilkannya terletak lebih dalam dari permukaan tanah atau karena varietas dari ubi tersebut mempunyai waktu panen yang singkat dan dapat dipanen lebih awal.

2. Penggerek Batang Pada Ubi Jalar

Penyebaran

Penggerek batang termasuk salah satu hama yang merusak pada tanaman ubi jalar di daerah tropis dan sub tropis misalnya negara di Asia serta daerah Pasifik.

Hama penggerek batang pada ubi jalar tersebar luas di negara Filipina, Indonesia, India, Sri Lanka, Malaysia, Taiwan, Hawaii, dan Vietnam.

Serangan hama ini pada saat fase pertumbuhan pada tanaman ubi jalar dapat mengakibatkan kehilangan hasil hingga 30-50% atau lebih.

Pengendalian

Perlakuan pada bahan tanam serta pergiliran tanaman mempunyai arti penting didalam upaya pengendalian hama jenis ini.

Pengurukan pada guludan agar sering dipraktekkan untuk mengurangi kerusakan dari akibat serangan kumbang Cylas.

Namun, selain dari itu ternyata pengurukan pada guludan juga dapat memberikan kontribusi secara positif terhadap upaya pengendalian hama penggerek batang ini.

Pengurukan pada guludan dapat menjadi efektif karena adanya lubang yang dibuat oleh larva sebagai jalan keluar dari serangga dewasa penggerek batang ini menjadi tertutupi oleh tanah.

Cocopet dan semut dapat menyerang larva dari hama ini ketika masih dalam berkembang dalam batang di tanaman ubi jalar.

Sumber dari ketahanan genetik terhadap penggerek batang ubi jalar ini telah dikembangkan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Tanaman Sayuran Asia tepatnya di negara Taiwan.

3. Kumbang Penyu,

Penyebaran

Kumbang penyu telah diketahui sebagai hama yang sering menyerang pada ubi jalar di negara Kenya dan negara bagian Asia Tenggara.

Kumbang penyu kini sudah tersebar secara luas dan sudah dikenal secara umum.

Pengendalian

Dalam upaya pengendalian terhadap kumbang penyu ini cenderung jarang untuk dilakukan.

Membersihkan lahan dari gulma-gulma dengan jenis convolvulaceous yang terdapat di daerah sekitar pertanaman ubi jalar bisa mengurangi populasi dari kumbang penyu ini.

Beberapa musuh alami dari kumbang penyu yang sudah dilaporkan diantaranya adalah parasit telur dan parasit larva.

Jadi itu tadi sedikit artikel mengenai cara menanam ubi jalar dengan baik dan benar semoga dengan adanya artikel ini anda bisa tahu bagaimana tahapan atau prosedur yang harus anda tempuh didalam menerapkan cara menanam ubi jalar. sekian

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Yang Mudah Untuk Anda di Rumah

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian – Seiring perkembangan zaman bidang Informasi dan Teknologi semakin canggih. Jika olahan hasil pertanian tidak kita olah dengan baik maka akan percuma. Olahan hasil pertanian dapat kita olah menjadi lebih efektif lewat teknologi hasil pertanian

Teknologi pengolahan hasil pertanian ( TPHP ) merupakan prosemakin cangihgram keahlian meliputi kemampuan mengenal komoditas hasil Pertanian.

Hal itu juga meliputi menerapkan dasar pengolahan dan pengawetan bahan hasil pertanian, mengolah bahan hasil pertanian menjadi produk olahan bahan makanan, memahami konsep pengendalian mutu bahan hasil pertanian). Serta pemahaman K3lh, sanitasi dan pengelolaan limbah.

Agar kamu lebih jelas lagi memahami teknologi pengolahan hasil pertanian, alangkah baiknya jika kamu membaca artikel di bawah ini. Berikut artikel tentang pengolahan hasil pertanian.

Olahan Teknologi Hasil Pertanian

Hasil pertanian yang tidak di olah hanya akan menjadi bahan makanan yang sia -sia. Oleh karena itu pengolahan hasil pertanian akan menjadi prospek yang bagus bila diolah dengan cara yang baik dan benar.

Prospek kerja teknologi hasil pertanian yang bagus adalah prospek yang menguntungkan untuk kedepannya.

Pengoptimalan prospek kerja teknologi hasil pertanian dapat dilakukan dengan cara pengolahan yang baik sehingga menambah nilai estetika dari produk tersebut.

Aplikasi teknik pengolahan hasil pertanian adalah solusi untuk permasalahan tersebut.Berikut ini adalah contoh  pengolahan hasil pertanian menjadi resep makanan.

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Menjadi Resep Makanan

Teknologi pengolahan hasil pertanian yang pertama adalah mengolah menjadi resep makanan. Jika kalian sudah menanam bahan pangan dengan teknik budidaya tanaman pangan yang benar hasil panen kalian pasti maksimal.

Sebagai tambahan,berikut 3 hasil masakan dari bahan pangan yang mudah dan sederhana untuk dibuat dirumah.

1. Pizza Keju Sedap

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Bagi kamu yang gemar pizza keju dan tidak ingin membuatnya memiliki banyak topping, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Hal ini karena hanya sedikit kedai pizza yang hanya menyediakan pizza dengan topping keju saja.

Jenis pizza ini sangat pas untuk menemani waktu lenggang kamu ditemani dengan secangkir teh hangat. Berikut adalah cara membuatnya:

Bahan Membuat Pizza Keju
  1. 250 gram tepung terigu
  2. 200 ml susu cair hangat
  3. 1 btr telur ayam
  4. 4 gram ragi instan
  5. 3 sdm mentega
  6. 3 sdm minyak goreng
Bahan Topping Pizza Keju
  • Keju Mozarella yang telah diparut atau juga bisa menggunakan keju biasa
  • 2 buah sosis
Cara Membuat Pizza Keju
  1. Pertama, campurkan ragi instan dengan tepung terigu. Setelah itu campurkan adonan dengan sedikit minyak dan juga mentega lalu aduk hingga merata.
  2. Setelah merata kamu dapat menambahkannya dengan susu dan juga telur kemudian aduk hingga adonan berubah menjadi lembut dan kenyal. Diamkan adonan kira – kira15 menit dan tutup rapat adonan dengan menggunakan kain serbet yang bersih.
  3. Kamu bisa menggunakan oven atapun tepflon. Setelah 15 menit masukanlah adonan ke loyang khusus untuk membuat pizza. Sebelum dimasukkan ke dalam oven taburilah adonan dengan keju yang telah kamu parut.
  4. Masukan adonan ke dalam oven dan pangganglah kira – kira 15 -20 menit sampai adona roti benar – benar mengembang.
  5. Jika sudah matang, pizza siap untuk dinikmati.

2. Bubur Jagung Sehat

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Bahan – Bahan Untuk Membuat Bubur Jagung
  1.  1 Kg jagung manis (sisir lalu dihaluskan)
  2. 4 sdm tepung beras
  3.  1 sdm mentega
  4.  4 sdm gula pasir
  5.  2 sdm keju parut
  6.  1/5 ons brokoli
  7.  1/5 ons wortel
  8.  1 ons ayam
  9.  ¼ sdm garam
  10. 1 gelas santan
Cara Membuat Bubur Jagung

1. Masukkan santan, jagung manis, tepung beras, mentega, gula pasir, keju, ayam dan garam lebih dulu
2. Setelah semua bahan itu matang baru masukan brokoli dan wortel, aduk sebentar
3. Angkat dan sajikan

3. Omellete Jagung

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Bahan-Bahan Untuk Membuat Omellete Jagung
  1. 2 buah jagung
  2. 2 buah telur
  3. 1 buah seledri
  4. 1 buah bawang prei
  5. 1/2 siung bawang merah
  6. 1/4 sdt garam
Cara Membuat Omellete Jagung

1. Iris jagung hingga tersisa butir-butir jagung

2. Hancurkan kasar butir-butir jagung

3. Iris tipis bawang merah, bawang prei, seledri

4. Siapkan mangkuk, dan campurkan seluruh bahan di dalam mangkuk btidak lupa juga telurnya

5. Setelah minyak panas, tuang adonan

6. Tunggu sampai matang

7. Omellette jagung siap disantap

Pengolahan Hasil Pertanian Menjadi Tepung

Teknologi pengolahan hasil pertanian yang kedua adalah menjadi Tepung. Tepung sangat berguna untuk bahan masakan atau campuran masakan. Berikut cara – cara membuat tepung dengan benar.

1. Tepung Terigu

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Tahapan proses embuatan tepung terigu atau Gandum ternyata harus melalui beberapa proses yang akhirnya bisa membuat nya menjadi tepung terigu yang siap makan.

Oleh karena itulah dalam proses pembuatan tepung terigu tidaklah semudah itu. Meskipun begitu usaha tepung terigu juga dapat mendatangkan banyak keuntungan jika mengingat tidak mudah untuk membuatnya sendiri sehingga kebanyakan orang lebih suka untuk membelinya.

Berikut cara pembuatan tepung terigu yang benar agar kalian bisa membuatnya sendiri dirumah.

  • Tahapan awalnya yaitu proses seleksi gandum, dalam proses ini memang harus dilakukan penyeleksian yang bertujuan untuk memilih gandum yang berkualitas agar hasilnya nanti juga berkualitas.
  • Kalian harus mengklasifikasikan gandum yang sudah dipanen ke dalam varietas nya sendiri-sendiri agar memudahkan proses nya.
  • Proses pembersihan harus dilakukan setelah gandum sudah di seleksi pasalnya gandum yang baru dipanen tentunya masih kotor dan bercampur dengan benda asing seperti debu, bebatuan dan lain sebagainya. Dalam proses ini, gandum harus diberi cairan agar kulit ari gandum dapat di proses dengan mudah.
  • Gristing merupakan proses mencampurkan gandum dengan sejumlah gluten atau jenis gandum lain nya.  tahapan ini agar memperoleh kandungan tepung terigu yang sesuai dengan keinginan. Contohnya untuk mendapatkan tepung terigu yang berprotein tinggi harus di tambah gluten dengan kadar protein yang tinggi.
  • Tahapan ke empat yaitu proses penggilingan atau bisa disebut dengan milling. Dalam hal ini ada 2 tahapan yang  perlu anda ketahui.
  • Yang pertama adalah gandum dimasukkkan ke dalam mesin yang berbentuk seperti gulungan supaya kulit arinya bisa terpisah dengan bagian dalam nya yang berwarna putih,
  • Kemudian anda akan mendapatkan bagian inti gandum nya dan selanjutnya giling gandum.
  • Setelah gandum tadi di giling dan sudah berubah bentuk menjadi tepung, maka tahapan selanjutnya ialah pengemasan sesuai dengan jenis tepung terigu yang ada.

2. Tepung Tapioka

Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Tepung tapioka atau tepung kanji memang seperti tidak asing di telinga. Banyak manfaat serta kegunaan tepung tapioka atau tepung kanji dimulai dari keperluan masak memasak setiap hari untuk menu harian keluarga sampai untuk keperluan industri makanan.

Tidak heran jika sekarang banyak petani bertanam singkong untuk di jadikan tepung yang dikirim pada pabrik pembuatan tepung. Jika kalian ingin mengetahui cara membuat tepung tapioka, berikut langkah – langkahnya.

  • Pilih singkong yang bagus, maksud bagus disini ialah singkong jangan terlalu muda karena sarinya sedikit dan jangan terlalu tua karena singkong sebagian besar akan berubah menjadi akar. Maka pilih singkong yang sudah tua.
  • Kupaslah singkong dari kulitnya, kulit singkong ada 2, yang pertama kulit luar yang warnanya kecoklatan dan mudah terkelupas terus yang kedua kulit dalam, jadi kupas singkong dari kulitnya luar dalam.
  • Cucilah singkong dari kotoran, cucilah singkong sebersih mungkin dari kotoran dan lendirnya.
  • Parut singkong, memarut singkong dapat dengan cara manual dan bisa dengan memakai mesin pemarut.
  • Peraslah parutan singkong, sebelum memeras parutan singkong baiknya diberi air dulu dengan perbandingan 2:1 , artinya kalau 2 liter singkong maka airnya 1 liter.
  • Diamakan air perasan singkong, sesudah diperas singkongnya maka diamkan dulu perasanya biar mengendap sarinya, diamkan kurang lebih 12 jam.
  • Saring air endapan, jika sudah didiamkan selama kurang lebih 12 jam maka air perasan akan mengendap.
  • Jemur endapan singkong, biasanya kalau di jemur dan sudah kering maka akan mengeras, jadi kalau sudah mengering maka tumbuklah sampai halus kemudian ayak. Dan tepung tapioka sudah jadi.

Jenis – Jenis Bahan Pangan Yang Dapat Diolah Menjadi Olahan Hasil Pertanian

Serelia

Tanaman pangan jenis ini menghasilkan biji yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Misalnya padi, jagung, gandum dan sorgum. Serealia dapat di olah menjadi bahan makanan.

1. Padi

Padi (Oriza Sativa) adalah makanan pokok terbesar masyarakat Indonesia saat ini. Tanaman ini memiliki akar serabut, memiliki batang yang berbulu dan berongga.

Biji tanaman padi  tumbuh dari buku yang paling ujung dari bagian  batangnya . Beberapa macam  jenis budidaya tanaman padi yaitu padi sawah, padi rawa dan padi gogo.

2. Jagung

Jagung (Zea Mays L.) juga menjadi tanaman pangan pasalnya jagung merupakan sumber karbohidrat untuk pemenuhan kebutuhan pangan manusia. Jagung banyak di manfaatkan sebagai bahan kuliner.

Jagung manis adalah jagung yang banyak digunakan sebagai bahan makanan. Jika kalian ingin budidaya jagung manis,harus tahu cara menanam jagung manis yang benar. Batang si jagung ini juga termasuk batang berbuku dan ruas pada setiap bukunya ditumbuhi daun.

Bunga tanaman jagung terdapat dua jenis, yaitu bunga jantan yang bertempat di ujung batang dan bunga betina yang berada di tengah batang. Biasanya jagung ditanam di lahan yang kering atau lahan bekas menanam padi.

3. Gandum

Gandum (Triticum Spp) banyak dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuat mie, roti dan sereal pasalnya gandum memiliki karbohidrat di dalamnya.

Meskipun para petani di Indonesia masih jarang menanam gandum, tapi tanaman yang juga menjadi sumber karbohidrat ini sebenarnya memiliki cara tanam yang hampir sama dengan padi bahkan dapat dibilang lebih mudah.

4. Sorgum

Bagi Anda yang masih asing dengan tanaman ini, sorgum merupakan tanaman semacam jagung yang masih jarang ditemui di Indonesia.

Daerah yang banyak budidaya sorgum biasanya daerah kering seperti Nusa Tenggara Timur. Tanaman sorgum ditanam dari bijinya.

Biji-Bijian

Tanaman biji kebanyakan memiliki kandungan protein yang tinggi yang juga dapat memberikan rasa kenyang bagi yang mengonsumsinya.

1. Kacang Tanah

Tanaman kacang dimanfaatkan dan dibudidayakan dari bijinya. Kacang tanah pada umumnya ditanam di lahan kering atau pada lahan bekas menanam padi.

Tanaman kacang tanah dapat anda dipanen setelah 3 bulan ditanam. Batang dan daun tanaman kacang tumbuh ke atas tanah, sedangkan kacangnya tumbuh di dasar tanah.Contoh tanaman kacang ialah kacang kedelai dan kacang hijau.

Kacang Kedelai

Tanaman kacang kedelai ditanam pada lahan yang kering. Kacang kedelai adalah  tanaman yang hidup semusim.

Tanaman kedelai juga ditanam sama dengan kacang biasa yaitu melalui bijinya. Biji kedelai yang telah matang bisa dilihat dari polongnya yang berubah warna menjadi kuning kecoklatan.

Kacang Hijau

Tanaman kacang hijau juga termasuk tanaman yang hidup semusim yang dapat dipanen kira – kira umur 55-65 hari. Kacang hijau dibudidayakan dengan bijinya. Tumbuh tanaman kacang jenis ini di dalam polong yang berbulu halus.

Umbi-Umbian

Umbi juga termasuk dalam tanaman pangan diakibatkan karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan mengenyangkan.

1. Singkong

Tanaman yang dikembangkan dari batangya selain serealia yaitu singkong yang juga dapat dibudidayakan dengan batangnya. Umbi singkong tumbuh di dasar atau alas tanah, berwarna putih dan memiliki rasa tawar sedikit manis.

2. Ubi Jalar

Sesuai dengan namanya, batang ubi jalar tunbuh dengan cara merambat di atas tanah. Ada beraneka ragam macam warna ubi jalar yaitu berwarna ungu, putih atau oranye dan berwarna manis.

Tanaman umbi jalar dikembangbiakkan dengan stek batang atau bisa dengan cara lain yaitu dengan umbinya.

7 Manfaat Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Teknologi pengolahan hasil pertanian tentunya memiliki manfaat yang banyak. Manfaat – manfaat tersebut pasti sangat bisa kalian rasakan untuk bisnis pengolahan hasil pertanian anda. Berikut adalah manfaat – manfaat teknologi pengolahan hasil pertanian.

1. Memperpanjang Waktu dan Jumlah Persediaan 

Bahan mentah yang diawetkan tentu bisa disimpan lama, oleh karena itu dapat menjadi cadangan bahan pangan untuk kedepannya jika terjadi kriris bahan pengan mentah, misalnya ikan asin.

2. Memudahkan Penyimpanan dan Distribusi

Semua bahan pangan yang bisa diolah dengan mudah disimpan dan dikirim ke daerah lain. Manfaatnya, bahan pangan kita tidak akan busuk sebelum sampai di tujuan, misalnya makanan kalengan.

3. Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomis dan Nilai Tambah Sosial

Bandingkan, lebih mahal mana ketika kalian membeli sayur di supermarket dengan pasar tradisional? tentu lebih mahal di supermarket, padahal sayurnya sama.

Namun, bisa dilihat bahwa sayur disupermarket rata rata diberi sentuhan plastik warp dan diletakkan di lemari pendingin sehingga sayur akan terlihat segar, selain itu sayur – syur tersebut juga dipisah berdasarkan ukuran maupun warna sehingga mempermudah pembeli.

Banyak di pasar tradisional, hal tersebut tidak berlaku. Padahal, sedikit sentuhan bisa meningkatkan nilai jual yang begitu tinggi. Contohnya pada kemasan  produk, selain itu juga bisa menambah nilai sosial, yaitu ketersediaan lowongan pekerjaan.

4. Mengurangi Tingkat Kerugian

Hal ini jelas terjadi, misalkan saja, tomat yang harganya jatuh dipasaran karena panen besar besaran dapat sangat merugaikan, tapi jika tomat tersebut diolah jadi saus tomat, maka tidak ada kata rugi. Karena hal itu, kita juga harus dibekali ketrampilan mengolah bahan pangan ini.

5. Mendorong Tambahnya Industri Non Pertanian

Dengan melakukan teknologi pengolahan hasil pertanian setelah panen, kita membutuhkan alat yang tentunya banyak sekali alat tersebut bukan dari industri pertanian.

6. Mengurangi Pencemaran Lingkungan dan Pengolahan Limbah

Bahan pangan mentah yang diolah dengan benar, akan menekan porsi mubazir, karena sebab itu tidak banyak sampai yang akan dihasilkan. Ada banyak  contoh limbah yang dapat di olah kembali, salah satunya adalah limbah hasil pertanian dapat dijadikan pupuk kompos.

7. Meningkatkan Nilai Gizi

Gizi sangatlah penting untuk kesehatan tubuh kita, misalnya gizi pada susu. Susu yang diolah menjadi keju dan yogurt sudah berbeda nilai gizinya karena memiliki kandungan gizi yang bertambah. Begitu pula kedelai yang telah diolah menjadi tempe.

Yahh,itulah artikel teknologi pengolahan hasil pertanian yang dapat saya berikan semoga menjadi manfaat untuk anda sekalian. Sekian dan terimakasih.