Share :
Mesin Perontok Padi / Power Thresher
Rp Call us,-
Kapasitas: 100–250 kg per jam.
Bahan Tabung Perontok: Plattezer 1,2 mm.
Bahan Gigi Perontok: AS berdiameter 12 mm.
Penggerak: Motor bensin.
Daya (Power): 5,5 HP.
Energi yang Digunakan: Bensin.
Rangka: Besi siku.
Dimensi Mesin: 1200 mm x 600 mm x 1400 mm.
Dilengkapi: Kipas 12 inci dan roda.
Aplikasi/Penggunaan: Merontokkan bulir padi, kedelai, dan kacang tanah dari batangnya secara otomatis.
Spesifikasi & Harga dapat berubah sesuai kapastias dan custom pemesanan*
Stock : Ready Stock!
Description
Mesin perontok padi atau Power Thresher adalah alat yang digunakan untuk memisahkan bulir padi dari batang jeraminya dengan cara yang lebih cepat dan efisien dibandingkan metode tradisional. Sebelumnya, proses perontokan dilakukan secara manual dengan memukulkan batang padi ke kayu atau permukaan keras, yang memerlukan banyak tenaga dan waktu.
Dengan adanya Power Thresher, petani hanya perlu memasukkan padi ke dalam mesin, yang kemudian akan bekerja secara otomatis untuk merontokkan bulir padi. Mesin ini dirancang agar dapat beroperasi dengan lebih mudah, mengurangi beban kerja petani, serta mempercepat proses panen.
Beberapa mesin perontok padi manual masih menggunakan sistem pedal dengan mekanisme rotary, namun kapasitasnya terbatas dan sangat bergantung pada tenaga pekerja. Sementara itu, mesin perontok padi modern lebih praktis dan efisien. Petani cukup menempelkan ujung jerami ke gerigi perontok, lalu bulir padi akan terpisah dengan sempurna dari batangnya.
Teknologi ini membuat proses perontokan lebih cepat, menghemat tenaga kerja, serta membantu meningkatkan produktivitas pertanian.
Keunggulan Mesin Perontok Padi
Mesin perontok padi atau Power Thresher menjadi solusi modern yang sangat membantu petani dalam proses perontokan padi dari jeraminya. Dibandingkan dengan metode manual, mesin ini menawarkan berbagai keunggulan yang membuat proses panen lebih mudah, cepat, dan efisien. Berikut adalah beberapa keunggulan utama dari mesin perontok padi:
1. Penggunaan Sederhana dan Mudah Dioperasikan
Mesin ini dirancang dengan sistem operasional yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga dapat digunakan oleh siapa saja, termasuk petani yang belum terbiasa dengan teknologi mesin.
2. Kualitas Perontokan Padi yang Tinggi
Dengan tingkat keberhasilan lebih dari 90%, mesin ini mampu merontokkan hampir semua bulir padi dari batangnya. Hasil panen lebih optimal, mengurangi limbah, serta meningkatkan produktivitas petani.
3. Pisau Perontok Berkualitas dan Tahan Lama
Pisau rontok terbuat dari pelat besi atau stainless steel yang kuat dan tahan lama. Material ini memastikan performa yang stabil dalam jangka panjang serta mengurangi kebutuhan perawatan dan penggantian suku cadang.
4. Material Tabung yang Kokoh
Tabung mesin dibuat dari pelat besi yang cukup tebal, menjadikannya lebih awet dan tahan terhadap benturan selama proses perontokan. Dengan bahan yang kokoh, mesin dapat digunakan dalam jangka waktu lama tanpa mengalami kerusakan berarti.
5. Multifungsi Bisa Digunakan untuk Padi, Kedelai, dan Jagung
Selain untuk padi, mesin ini juga dapat digunakan untuk merontokkan kedelai dan jagung. Meskipun efektivitas untuk jagung tidak seoptimal padi atau kedelai, fitur ini tetap memberikan nilai tambah bagi petani yang membudidayakan berbagai jenis tanaman.
6. Tanpa Bahan Bakar Hemat dan Ramah Lingkungan
Salah satu keunggulan utama dari mesin ini adalah tidak memerlukan bahan bakar untuk beroperasi. Hal ini membuatnya lebih hemat biaya dan juga ramah lingkungan, mengurangi emisi karbon serta ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
7. Mobilitas Tinggi, Praktis, dan Fleksibel
Desain mesin yang ringan dan mudah dipindahkan memungkinkan petani membawanya ke berbagai lokasi sesuai kebutuhan. Hal ini sangat membantu terutama bagi petani yang memiliki lahan di lokasi berbeda atau berpindah-pindah saat musim panen.
8. Aman, Efektif, dan Efisien
Selain mudah digunakan, mesin ini juga dirancang dengan fitur keamanan yang baik untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja. Dengan efisiensi tinggi dan efektivitas yang terbukti, mesin ini menjadi investasi yang sangat menguntungkan bagi petani.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, mesin perontok padi menjadi pilihan yang tepat bagi petani yang ingin meningkatkan produktivitas panennya. Tidak hanya lebih cepat dan praktis, tetapi juga lebih hemat biaya dan ramah lingkungan.
Cara Merawat Mesin Perontok Padi
Agar mesin perontok padi tetap berfungsi dengan baik dan memiliki umur pakai yang panjang, perawatan rutin sangat penting. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga performa mesin tetap optimal:
1. Membersihkan Mesin Setelah Digunakan
Setelah selesai digunakan, pastikan untuk membersihkan mesin dari sisa-sisa jerami, bulir padi yang tertinggal, debu, dan kotoran lainnya. Gunakan kuas, kain lap, atau kompresor udara untuk membersihkan bagian-bagian yang sulit dijangkau. Jika dibiarkan kotor, sisa-sisa bahan organik dapat menumpuk dan menyebabkan penyumbatan atau bahkan kerusakan pada komponen mesin.
2. Memeriksa dan Mengasah Pisau Perontok
Pisau perontok merupakan bagian penting dari mesin karena berfungsi untuk memisahkan bulir padi dari batangnya. Secara berkala, periksa kondisi pisau untuk memastikan tidak ada bagian yang tumpul atau rusak. Jika pisau mulai tumpul, segera asah menggunakan alat pengasah atau ganti dengan yang baru agar hasil perontokan tetap maksimal.
3. Melumasi Bagian-Bagian yang Bergerak
Komponen yang bergerak, seperti poros, roda gigi, dan bantalan (bearing), memerlukan pelumasan agar dapat bekerja dengan lancar dan tidak cepat aus. Gunakan oli atau gemuk (grease) untuk melumasi bagian-bagian ini secara berkala, terutama setelah mesin digunakan dalam waktu lama. Pelumasan juga mencegah karat dan gesekan berlebihan yang bisa mengurangi efisiensi mesin.
4. Mengecek dan Mengencangkan Baut serta Mur
Getaran yang terjadi saat mesin beroperasi dapat menyebabkan baut dan mur menjadi longgar. Oleh karena itu, lakukan pengecekan secara berkala pada semua sambungan dan pastikan baut serta mur dalam kondisi kencang. Jika ada yang kendur, segera kencangkan untuk mencegah bagian mesin terlepas atau mengalami kerusakan lebih lanjut.
5. Menyimpan Mesin di Tempat yang Aman dan Kering
Setelah selesai digunakan, simpan mesin di tempat yang kering dan terlindung dari hujan atau kelembaban tinggi. Jika mesin disimpan di tempat terbuka tanpa perlindungan, risiko terkena karat dan korosi akan meningkat. Gunakan terpal atau kain penutup untuk melindungi mesin dari debu dan kelembaban agar tetap dalam kondisi baik.
6. Melakukan Pemeriksaan Berkala dan Perbaikan Jika Diperlukan
Setiap beberapa bulan, lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap mesin. Periksa apakah ada bagian yang aus, bengkok, atau rusak. Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan atau penggantian suku cadang untuk mencegah masalah yang lebih besar. Mengabaikan kerusakan kecil dapat menyebabkan kinerja mesin menurun dan bahkan mengganggu jalannya proses perontokan.
Dengan melakukan perawatan rutin sesuai langkah-langkah di atas, mesin perontok padi dapat bertahan lebih lama dan bekerja secara optimal. Perawatan yang baik tidak hanya menghemat biaya perbaikan, tetapi juga memastikan petani mendapatkan hasil panen yang lebih efisien dan berkualitas.
Cara Pemesanan
Jika Anda tertarik untuk berkonsultasi lebih lanjut mengenai Rice Thresher / Mesin Perontok Padi untuk meningkatkan efisiensi produksi dan hasil panen Anda, silakan hubungi melalui nomor yang tertera di website ini atau kunjungi langsung kantor kami di Jl Parangtritis Km 5,6, Sewon, Bantul, Yogyakarta.
Wilayah Pengiriman
Grosirmesin melayani pengiriman Rice Thresher / Mesin Perontok Padi ke seluruh Indonesia, termasuk: Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Depok, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Malang, Padang, Medan, Pekanbaru, Balikpapan, Makassar, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin, Manado, Palu, Lombok, Maluku, hingga Papua.


