Cara Pemupukan Jagung

Cara Pemupukan Jagung Yang Mudah Dan Sederhana

 

Cara Pemupukan Jagung dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi jagung. Jagung merupakan bahan pangan yang penting ke-2 setelah padi karena jagung dapat digunakan sebagai bahan pangan dan pakan. mentri Pertanian telah menghasilkan teknologi budidaya jagung dalam upaya mencapai produksi maksimum yaitu pengeloaan tanaman secara terpadu.

Beberapa analisis teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas jagung antara lain penggunaan varietas unggul baru yang dikombinasi dengan komponen teknologi tanaman lain, tanaman jagung juga memerlukan unsur-unsur hara makro maupun unsur hara mikro.  Unsur unsur tersebut anataralain : Nitrogen , Phosphor, Kalium, Magnesium, sulfur,  dan unsur lainya. Masing-masing unsur hara tersebut memiliki manfaat yang berbeda-beda.

Cara dan dosis penyuburan ini tentunya dapat menjadikan acuan untuk para petani jagung, agar dapat meningkatkan produktivitas jagungnya, khususnya untuk petani kecamatan Pringgarata dan Petani jagung umumnya yang ada di NTB.Unsur wujud tersebut anataralain : Nitrogen , Phosphor , Kalium , Magnesium , sulfur  dan unsur lainya. Masing-masing unsur hara tersebut memiliki arti yang berbeda beda pada setiap unsur tersebut.

Pemupukan Jagung

Yang Penting sekali diperhatikan dalam pemupukan jagung adalah jenis pupuk,dan macam dosis, dan waktu aplikasi. selain itu, cara menaruh pupuk juga bagian pemupukan jagung yang tidak boleh di pandang rendah.

jenis pupuk yang dipakai untuk tanaman jagung, baik yang hibrida maupun nonhibrida, adalah pupuk organik bisa pupuk kandang yang berasal dari hewan. jika tidak ada pupuk kandang, boleh juga menggunakan pupuk kompos.

Keuntungan menggunakan pupuk organik pada lahan jagung

  • pupuk organik memperbaiki sifat kimia, fisika dan biologis tanah.
  • Dapat meningkatkan kapasitas tukar kation sehingga unsur hara tersedia untuk tanaman jagung.
  • Aktivitas biologgis tanah meningkat sehingga lahan jagung lebih produktif.
  • Daya pegang air tanah menjadi lebih mantab sehingga lahan jagung tidak mudah kering.
  • Aerasi dan drainase tanah semakin baik sehingga dapat menunjang pertumbuhan jagung.
  • Menyuplai unsur hara makro dan mikro untuk pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung.

Fungsi  beberapa unsur utama yang dibutuhkan tanaman jagung adalah sebagai berikut :

1.Fungsi unsur Nitrogen

Unsur Nitrogen memiliki fungsi yaitu, memacu pertumbuhan vegatatif tanaman, membuat tanaman menjadi lebih hijau, mempercepat pertumbuhan tanaman, dan menambah kandungan yang bagus dari hasil tanaman.

Merupakan unsur unsur makro, dan mutlak dibutuhkan oleh tanaman. memicu pertumbuhan vegetatif tanaman secara keseluruhan, khususnya pertumbuhan akar, batang dan daun. Berperan dalam membentuk zat hijau daun (klorofil) yang sangat penting untuk melakukan proses fotosintesis

2.Fungsi unsur hara Phosphor

Memper cepat pertumbuhan akar dan membentuk sistem perakaran yang baik. Meneral pertumbuhan jaringan tanaman yang membentuk titik tumbuh tanaman. membantu pembentukan bunga dan pematangan buah/biji jagung, sehingga mempercepat masa panen.

3.Fungsi unsur Kalium

Mengubah susunan dan menyalurkan karbohidrat di dalam tanaman. Mempercepat metabolisme unsur nitrogen. Mencegah bunga dan buah agar tidak mudah gugur. Sebagai aktivator enzim.

Setelah membahas tentang Nitrogen dan Fosfor, kali ini kita membahas tentang fungsi Kalium (K) bagi tanaman. Unsur K merupakan unsur yang diperlukan tanaman dalam jumlah yang besar atau makro, sama halnya dengan N dan P.

Keuntungan kalium selalu dikaitkan dengan perannya sebagai salah satu jenis elektrolit di dalam tubuh. Elektrolit berperan penting dalam mengatur cairan tubuh, menghantar sinyal listrik pada saraf, dan mengatur kontraksi otot.

4.Tepat dosis

Menyesuaikan susunan dan mengedarkan karbohidrat di dalam tanaman. Mempercepat metabolisme unsur nitrogen. Mencegah bunga dan buah agar tidak mudah gugur. Sebagai aktivator enzim.

Setelah membahas tentang Nitrogen dan Fosfor, kali ini kita membahas tentang fungsi Kalium (K) bagi tanaman. Unsur K merupakan unsur yang diperlukan tanaman dalam jumlah yang besar atau makro, sama halnya dengan N dan P.

Manfaat kalium selalu dikaitkan dengan perannya sebagai salah satu jenis elektrolit di dalam tubuh. Elektrolit berperan penting dalam mengatur cairan tubuh, menghantar sinyal listrik pada saraf, dan mengatur kontraksi otot.

Pupuk diberikan sebanyak 3 kali, yakni sebagai pupuk dasar, pupuk susulan pertama, dan pupuk susulan kedua. Pupuk dasar berupa 1/3 bagian urea + 1 bagian SP-36 + ½ bagian pupuk KCl. Pupuk susulan pertama berupa 1/3 bagian pupuk Urea + ½ bagian pupuk KCl, dan pemupukan susulan kedua berupa: 1/3 bagian pupuk Urea.

5.Tepat jenis

Jenis pemupukan jagung akan sangat terpengaruh terhadap kandungan unsur unsur yang akan diberikan kepada tanaman, jenis pupuk yang biasa digunakan adalah pupuk dengan kandungan unsur hara Nitrogen, Phosphor, dan Kalium.  Jika akan memberikan unsur unsur Nitrogen maka dapat diberikan pupuk,  Urea atau NPK Phonska, unsur hara phosphor dapat diberikan pupuk SP-36, TSP, atau NPK phonska, dan unsur hara Kalium dapat diberikan pupuk KCl, atau NPK phonska.

6.Tepat waktu

Waktu memberikan pupuk sangat berpengaruh terhadap efektifitas serapan yang dilakukan oleh tanaman.  Waktu pemberian pupuk erat kaitanya dengan usia tanaman, dimana setiap periode  umur tanaman memerlukan jenis, dan jumlah unsur yang berbeda, demikian juga dengan jenis pupuk memerlukan proses waktu yang berbeda untuk menjadi unsur tersedia yang dibutuhkan tanaman.

Waktu pemberia pupuk pada tanaman jagung bisa diberikan sebanyak 3 waktu/ (3 kali)    yaitu: pupuk dasar yaitu pada saat tanaman berumur,  pupuk susulan pertama (I) pada saat tanaman berumur 28- 30 hari setelah tanam, dan pupuk susulan kedua (II) pada saat tanaman berumur 45- 50 hari (atau saat  tanaman menjelang berbunga).

7.Tepat Cara

Cara memberikan pupuk mempengaruhi efiktivitas penggunaan pupuk dan efektifitas serapan unsur oleh tanaman jagung.  Cara pemberian pupuk yang baik adalah caranya dengan meletakan pupuk disamping tanaman dengan jauh 7 – 10 cm, pupuk dimasukan ke dalam lubang sedalam 3-5 cm, pembuatan lubang dengan cara ditugal. Dengan memasukan pupuk kedalam lubang tersebut dapat menghindarkan ter erosinya pupuk oleh air  bila terjadi hujan lebat, maupun terjadi penguapan oleh  sinar matahari

cara pemupukan jagung

Pemanenan jagung yang mudah dan umum ssering dilakukan dan hasilnya sangat baik adalah diputar menggunakan tangan atau sabit dan memotong tangkai buah. Sekaligus memotong batang dan bagian tanaman lainnya dan ditinggal dilapangan dan kemudian dibenamkan kedalam tanah sebagai bahan pupuk

  1. Tugal di dekat lubang tanam benih jagung dengan jarak 5-7 cm, kedalaman 7-10 cm.
  2. Masukkan pupuk urea sebanyak 2 gram, SP-36 2 gram, dan KCL 2 gram (dicampurkan).
  3. Tutup lubang dengan tanah.
  4.  Disiram atau diairi sampai basah/lembab.

Tips

  • Sebaiknya jangan menyampurkan pupuk SP-36 dengan urea dan KCL karena dapat menyebabkan unsur hara P lambat tersedia untuk tanaman jagung. Caranya, ketika memupuk, buat dua lubang pupuk di sisi kiri dan kanan, satu lubang untuk campuran pupuk urea dan KCL, satu lubang lagi dimasukan pupuk SP-36.
  • Jangan membiarkan pupuk berada dalam kondisi terbuka ketika memupuk jagung. Segera tutup dengan tanah setelah memberikan pupuk.

Langkah pemupukan susulan jagung usia 4 minggu dan 6 minggu seperti dibawah ini:

  1. Tugal di dekat pangkal pohon jagung denngan jarak 15 cm, kedalaman 10cm.
  2. Masukkan pupuk urea sebanyak 2 gram per pohon.
  3. Tutup lubang dengan tanah.
  4. Disiram atau diairi sampai basah/lembab.

Begitulah cara pemupukan jagung baik hibrida maupun varietas nonhibrida. Semoga dengan memupuk jagung dengan memupuk jagung dengan tepat akan meningkatkan produksi jagung yang di budidayakan.

Dan Lakukanlah pemupukan jagung dengan campuran pupuk NPK Phonska dan pupuk urea sebanyak dua kali. Pemupukan pertama dilakukan pada saat 14 hari setelah tanam, lalu pemupukan kedua dilakukan sebelum 40 HST.

Pemilihan Benih yang Baik

Para petani terdahulu sering menggunakan benih hasil panen sendiri karena jagung terdahulu berbeda dengan jagung pada sekarang ini.

Jagung pada saat ini sudah mengalami berbagai metode yang berkaitan dengan bahan-bahan kimia sehingga hasil regenarasi benih jagung jika di tanam lagi tidak akan sama atau bisa menghasilkan hasil panen yang berkualitas terkadang tinggi tanaman tidak akan beragan membuat hasil panen tidak busa maksimal.

Sebaiknya bila kita ingin menanam jagung gunakan benih hibrida yang bisa didapatkan di toko pertanian terdekat dengan kemasan yang baik.

Persiapan Lahan

Tahap untuk cara memperbesar jagung yang kedua adalah menyiapkan lahan. Lahan yang baik untuk menanam jagung sebaiknya di pembajakan agar proses pertumbuhan jagung juga lebih baik

Proses pembajakan sangat penting di lakukan selain bermanfaat untuk mengemburkan tanaman proses pembajakan juga bisa menghilang kan gulma seperti rumput yang tumbuh di lahan.

Ketika sedang pproses pembajakan di lakukan dirumput akan terbalik terkubur tanah sehingga rumput akan mati dan tanah yang tadinya sudah mulai membatu akibat proses menanam sebelumnya akan gembur lagi dan baik untuk di tanami kembali.

Pemupukan jagung

 

Setelah proses pembajakan selesai sebaiknya melakukan langkah selanjutnya untuk persiapan lahan ini di lakukan penaburan pupuk kohe atau kotoran hewan bisa dari kohe kambing, sapi, ayam dan lain sebagainya.

Penaburan dilakukan seminggu sebelum proses penanaman dan satu hari setelah proses pembajakan atau bisa bersamaan setelah proses pembajakan selesai di lakukan.

Penaburan ini penting di lakukan ini karena sebagian lahan akan mengalami penurunan kadar kesuburan akibat penanaman sebelumnya dan juga pemakaian pupuk kimia membuat tanah akan menjadi rusak sehingga dengan melakukan penebaran kohe kembali diharapkan.

Kesuburan tanah akan kembali seperti semula, walaupun tidak baik seperti semula paling tidak bisa menambah sedikit unsur kesuburan tanah dan tanah bisa digunakan untuk menanam agar mendapatkan hasil pemupukan jagung yang baik dan benar.

 Penanaman Benih Jagung

 

Untuk penaman benih agar pemupukan jagung besar sebaiknya di lakukan pada pagi hari dengan cuaca sedang sedang dan  tidak turun hujan dan tidak terlalu panas artinya pada saat itu tanah masih terlihat lembab dan tidak basah ketika hal itu sampai terjadi lakukan proses penanaman secepat mungkin.

Penanaman benih bisa dilakukan dengan cara pembuatan kubang dengan menggunakan kayu dengan diameter 6 cm berbentuk tongkat atau bambu yang di lancipkan pada bagian bawah berfungsi untuk membuat lubang, dalam bahasa jawa sering di sebut dengan menajuk.

Membuat lubang dengan dalam lkurang lebih 7 cm berjarak dari lubang ke lubang yang lain sekitar 30 cm agar saat jagung tumbuh zat hara dalam tanah tidak saling berebut.

Setelah lubang dibuat masukkan benih jagung tersebut ke dalam lubang kemudian tutuplah kembali benih tersebut dengan menggunakan tanah setelah di masukkan ke lubang tersebut.

Pemeliharaan pemupukan jagung

 

Proses terakhir sebelum panen untuk cara pemupukan jagung adalah pemeliharaan. Dalam proses pemeliharaan jagung,hal yang sering di lakukan adalah dengan melakukan penebaran pupuk ulang.

Pemupukan bisa di lakukan ketika jagung anda sudah mulai tumbuh agak besar, sekitar tinggi 30 cm, pemupukan pertama bisa di lakukan.

Pemupukan bisa kita lakukan dengan menggunakan pupuk yang mengandung NPK bisa pupuk jadi atau pupuk pupuk campuran, namun biasanya petani lebih sering menggunakan pupuk campuran artinya pupuk masih terpisah antara N , P dan K untuk melakukan pemupukan tersebut harus disatukan terlebih dahulu baru di taburkan ke tanaman jagung.

Setiap jagung berikan sekitar setengah genggam dengan menaburkan pada bagian bawah tanaman jagung secara keseluruhan setiap tanaman.

Proses pemeliharaan yang lain yang harus di lakukan adalah melakukan penyiangan yaitu proses pembersihan rumput pada sekitar jagung, proses penyiangan di lakukan sebaiknya 2-3 minggu setelah proses pemupukan atau 2 minggu sebelum proses pemupukan agar pupuk yang di tabur tidak ikut terbuang dengan percuma.

Penyiangan yang benar di lakukan dengan cara mengoret dalam kata lain membersihkan dengan menggunakan cangkul pada bagian –bagian bawah tanaman sampai rumput benar-benar bersih.

Pemupukan ulang bisa di lakukan 1 kali lagi atau bisa juga tidak lagi di lakukan namun proses menyiangi sebaiknya di kemudian lakukan lagi ketika rumput sudah mulai tumbuh lagi karena rumput yakni merupakan sumber penyakit yang bisa menular ke tanaman jagung jika tidak segera di bersihkan.

Dan jika hama sudah tersebar pada akan susah untuk di hilangkan, penyiangan merupakan salah satu pencegahan dari penyakit tanaman jagung yang harus di lakukan. Ketika proses ini di lakukan secara benar dan sesuai dengan baik kemungkinan panen kita juga akan menghasilkan hasil buah yang maksimal dan buahnya juga akan bertongkol besar juga berisi.

Proses Panen

Pengetaman jagung yang sederhana dan kebanyakan dilakukan dan hasilnya sangat baik adalah diputar dengan tangan atau sabit dengan memotong tangkai buah. Sekaligus memotong batang dan bagian tanaman lainnya dan ditinggal dilapangan dan kemudian dibenamkan kedalam tanah sebagai bahan pupuk

Akhirnya jagung bisa dipanen, usia tanaman jagung yang akan kita panen biasanya tergantung pada pembeli. Karena mereka dapat menikmati kerja keras selama ini dengan dijual kembali dipasar atau hanya dikonsumsi secara pribadi.

Proses setelah panen jagung terdiri atas serangkaian kegiatan yang dimulai dari pemetikan dan pengeringan tongkol, pemipilan tongkol, pengemasan biji, dan penyimpanan sebelum dijual ke pedagang pengumpul.

Proses menanam jagung manis di dataran rendah dapat lebih cepat untuk proses pemanenan dibandingkan budidaya jagung manis di daratan tinggi.

tanaman jagung manis kebanyakan dipanen pada usia 60 hingga 150 hari sejak awal penanaman.Tanaman yang mudah dibudidayakan baik pada dataran rendah maupun dataran tinggi memiliki begitu banyak manfaat untuk kesehatan tubuh anda.

Sehingga jumlah pemesan jagung manis selalu meningkat oleh karena itu usaha jagung manis bisa menjadi ladang usaha yang menjanjikan.

Biasanya tanaman ini  berbiji pada saat usia berbunga, disaat itu harus memiliki target mau dibuat apa jagungnya .Saya sarankan pemanenan anda jangan terlalu lama, jika hal ini terjadi maka banyak biji jagung akan menjadi rusak.

Hal lain yang anda bisa lakukan adalah dengan mengecek kematangan biji jagung dan ontgkol jagung sudah berukuran besar, kupas saja semple yang ada.

Laukan pengupasan jagung dengan melihat bijinya saja jika memang sudah pantas untuk di panen, maka anda bisa melakukan pemanenan jagung.

Pupuk jagung pada saat tanam

Bersamaan dengan penanaman jagung atau ketika usia jagung masih 0 hari, diberikan pupuk tunggal berupa urea, SP-36, dan KCL. ini juga merupakan pupuk dasar jagung.

Dosis pupuk yang dianjurkan untuk jagung pada saat tanam adalah urea kg/hektar, dan KCL 100kg/hektar, dan KCL 100kg/hektar. Sedangkan jagung nonhibrida, dosis urea 100kg/hektar.

Post Berkaitan