Select Page

Spesifikasi Mesin Pengupas Biji Kedelai Basah

Siapa yang tidak tau tentang Mesin Pengupas Kedelai ini pasti sudah banyak yang tau dan apabila belom ada yang tau simaklah artikel dibawah ini dengan cermat, Mesin Pengupas Biji Kedelai Basah Terawet dan Mudah Untuk Digunakan ini merupakan sebuah alat atau mesin yang bmemiliki fungsi untuk mengupas kulit ari kedelai sekaligus memecah kedelai menjadi dua.

Dimensi                                                 : 500 mm X 400 mm X 800 mm
Penggerak Mesin                                  : Elektro Motor ( Motor Listrik) / Bensin.
Daya ( Power )                                      : 1 HP 1 Phase.
Tegangan Listrik                                   : 220 Volt.
Frekuensi Listrik                                   : 50 Hz / 60 Hz.
Energi Yang Digunakan                        : Listrik.
Model Mesin Pemecah ( Pengupas )    : Roll.
Bahan Material Rangka                        : Besi Siku.
Kapasitas                                             : 20 Kg – 30 Kg / Jam.
Fungsi                                                  : Mengupas Kedelai Basah

Pengertian Mesin Pengupas Biji Kedelai Basah

Mesin Pengupas Kulit Ari Kedelai ini adalah sebuah alat atau mesin yang berfungsi untuk mengupas kulit kedelai atau kulit arinya agar bersih.

Tentang Kedelai

Kedelai merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang merupakan sumber protein yang cukup tinggi. Selain itu juga merupakan sumber lemak, vitamin, dan mineral. Kedelai bisa diolah menjadi berbagai bahan makanan, minuman, serta penyedap cita rasa makanan.

Sebagai bahan makanan kedelai tidak langsung dimasak, tetapi diolah terlebih dahulu melalui beberapa tahapan proses misalnya dibuat tempe, tahu, keripik kedelai, susu kedelai, dan bubuk kedelai.

Sebagai bahan minuman kedelai diproses, dimasak, dikemas secara modern baik dalam botol maupun dalam karton sehingga dihasilkan minuman dari kedelai. (Cahyadi, 2007).

Mesin Pengupas Biji Kedelai Basah  dan Pemecah Kedelai adalah alat yang digunakan untuk mengupas kulit ari kedelai sekaligus memecahkannya menjadi 2 bagian. Secara umum, mesin pengupas dan pemecah kedelai ini banyak digunakan untuk industri tempe dan tahu.

Jenis-jenis Kedelai

Untuk pembuatan produk olahan kedelai yang bermutu diperlukan beberapa bahan pokok dan bahan pendukung. Untuk bahan pokok atau bahan baku perlu diperhatikan jenis kedelai, yang dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu kedelai kuning, kedelai hijau, kedelai hitam, dan kedelai cokelat. Jenis-jenis kedelai tersebut dapat didefinisikan sebagai berikut :

(1). Kedelai Putih

Adalah kedelai yang bijinya berwarna kuning, atau putih atau juga hijau apabila dipotong melintang memperlihatkan warna kuning pada irisan kepingnya. Kedelai inilah yang biasanya dijadikan susu atau bubuk kedelai.

(2). Kedelai Hijau

Adalah kedelai yang kulit bijinya berwarna hijau yang apabila dipotong melintang memperlihatkan warna hijau pada irisan kepingnya,

(3). Kedelai Hitam

Adalah kedelai yang bijinya berwarna hitam. Kedelai inilah yang biasanya dijadikan kecap.

(4). Kedelai Cokelat

Adalah kedelai yang kulit bijinya berwarna cokelat. Kedelai merupakan sumber protein nabati yang efisien, dalam arti bahwa untuk memperoleh jumlah protein yang cukup diperlukan kedelai dalam jumlah yang kecil.
Nilai protein kedelai jika difermentasi dan dimasak akan memiliki mutu yang lebih baik, biji kedelai tidak dapat dimakan langsung karena mengandung tripsin inhibitor dan melalui proses pemasakan tripsine inhibitor dapat dinetralkan, selain anti tripsine, senyawa antigizi lain yang terkandung dalam kedelai antara lain hemaglutinin, asam fitat, dan oligosakarida penyebabm flatulensi, yaitu timbulnya gas dalam perut sehingga perut menjadi kembung (Cahyadi, 2007).

8 Cara Menanam Kedelai Yang Baik dan Perawatan

Agar keuntungan maksimal, maka sebelum membudidayakan kedelai maka kita harus mengetahui terlebih dahulu teknik dan cara menanam kedelai yang baik.

Untuk anda yang berniat ingin menanm kedelai, maka simaklah informasi berikut ini mengenai cara menanam kedelai yang baik sebagai panduan budidaya kedelai anda. Langkah-langkah budidaya kedelai adalah sebagai berikut :

1. Pemilihan Lahan Tanam Kedelai

Tanaman kedelai ini tergolong tanaman yang bisa hidup didataran rendah hingga tinggi. Hanya saja ada beberapa kriteria tanah yang baik untuk menanam kedelai agar hasilnya nanti juga optimal. Berikut adalah kriteria tanah untuk menanam kedelai :

  • Terpapar sinar matahari minimal 8 jam per hari
  • Tanahnya gembur
  • Dekat dengan sumber air guna pengairan
  • Memiliki pH tanah 5,5 – 7,5
  • Ketinggian tanah 2 – 900 m diatas permukaan laut
  • Agak jauh dari tepi pantai untuk menghindari aerosol air asin

Setelah anda menemukan lahan yang tepat dan memenuhi kriteria diatas, maka selanjutnya anda bisa melakukan pengolahan lahan.

2. Penggemburan Tanah

Tanaman akan hidu dengan baik jika ditanam di tanah ynag gembur. Namun anda juga tak perlu khawatir jika kontur tanahnya didominasi tanah liat, maka anda bisa menggemburkannya dahulu. Untuk menggemburkan lahan tanamnya, maka anda bisa menggunakan cangkul atau mesin traktor.

Khusus untuk lahan yang didominasi tanah liat, maka sebaiknya anda menggunakan mesin traktor agar peggemburan maksimal. Dan untuk area persawahan, maka untuk menanam kedelai sebaiknya menunggu musim kemarau dengan membuat bedengan.

3. Pembentukan Bedengan Tanam Kedelai

Bedegan ini ditujukan untuk memudahkan perawatan tanaman kedelai nantinya, terutama soal pengairan.

  • Pada jenis tanah kering dan gembur, maka bedengan tak perlu dibuat terlalu tinggi.
  • Lebar bedengan yang ideal adalah sekitar 1,5 m dengan tinggi sekitar 5 cm di lahan kering dan bisa mencapai 30 cm dilahan basah.
  • Bedengan tidak perlu ditutup plastik mulsa karena jarak tanam kedelai ini cukup dekat.

Jadi, bedengan sangat penting dalam penanaman kedelai.

4. Pemupukan Dasar Tanaman Kedelai

Teknik cara menanam kedelai yang selanjutnya adalah memberikan pupuk dasar. Bedengan yang sudah dibentuk tadi lalu dilubangi beralur di permukaannya. Anda bisa membuat 2 – 3 alur memanjang pada tiap bedengan guna diisi pupuk dasar. Bahan utama pupuk dasarnya ialah pupuk organik, pupuk buatan, insektisida tabur, fungisida dan kapur dulomit. Caranya adalah sebagai berikut :

  • Pupuk organik (pupuk kandang, pupuk kompos, butiran organik) di taburkan disepanjang alur lubang pupuk pada bedengan.
  • Setelah itu disusul pemberian pupuk buatan yakni TSP+ZA dengan perbandingan 2 : 1
  • Lanjutkan dengan taburan kapur dulomit dan insektiida taur serta fungisida.
  • Campur semuan pupuk dasar tadi menggunakn cangkul
  • Tutup pupuk dasar dengan tanah lalu ari bedengan agar pupuk cepat terurai
  • Diamkan dahulu sekitar 2 minggu

Setelah 2 minggu maka lahan siap untuk ditanami benih kedelai.

5. Penanaman Benih Kedelai

Bedengan di tajuk (ditusuk) dengan kayu sebesar lengan guna membuat lubang tanam. Lubang tanam ini di atur jaraknya agar rapi seperti cara menanam bawang merah atau cara menanam jagung. Jarak tanamnya adalah 25 x 40 cm. Untuk cara penanamannya sendiri adalah sebagai berikut :

  • Pilih benih kedelai unggunlan. Anda bisa mendapatkannya di toko pertanian.
  • Masukkan biji kedelai tersebut pada lubang yang sudah dibuat. Bisa 2-3 biji per lubang
  • Tutup kembali lubang dengan tanah
  • Airi bedengan setelah selesai penanaman agar biji cepat tumbuh.

Jika nanti bijinya sudah tumbuh, maka selanjutnya adalah perawatan tanaman kedelai.

6. Pemeliharaan Tanaman Kedelai

Setelah biji kedelai yang ditanam tadi tumbuh, maka kita harus siap untuk melakukan perawatan pada tanaman kedelai ini. Rangkaian pemeliharaan tanaman kedelai adalah sebagai berikut.

7. Pengairan

Karena tanaman kedelai ini tergolong sensitif terhadap kadar air tanah, maka anda jangan sampi terlambat mengairi atau malah terlalu sering. Usahakan agar tanah selalu basah. Pengairan ini dapat dilakukan seminggu sekali pada musim kemarau  dan lebih jarang pada musim penghujan. Gunakan mesin pompa air untuk memudahkan pengairan pada bedengan.

8. Penyiangan

Pada beberapa tipe tanah misal tanah liat maka penyiangan akan sangat minim karena rumput pun jarang tumbuh. Tapi pada tipe tanah gembur dan kering maka rumput ini akan sangat cepat tumbuh. Penyiangan dapat dilakukan sebulan sekali. Tujuan penyiangan ini untuk mencegah hilangnya nutrisi tanah karena dicuri oleh rumput.

9. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilakukan pada 1 bulan pertama setelah tanaman tumbuh. Selanjutnya diulang setiap 2 mingggu. Caranya adalah dengan mengkocorkan larutan NPK pada tiap pangkal tanaman.

Cara membuat larutan NPK nya adalah dengan melarutkan 1 gelas NPK dengan 35 Liter air. Lalu kocorkan pada tiap tanaman secara merata. Harus diingat bahawa pemupukan susulan dilakukan setelah penyiangan agar nutrisi pupuk tidak dicuri rumput.

10. Penanggulangan Hama Tanaman Kedelai

Seperti tanaman budidaya umumnya yang selalu memiliki hama pengganggu, begitu juga tanaman kedelai. Ada banyak hama pengganggu tanaman kedelai yang bisa menurunkan produktivitas tanaman tersebut. Agar hasil panen anda selalu optimal, maka anda harus mengetahui jenis-jenis hama tanaman kedelai dan cara penanggulannya.

11. Panen Kedelai

Kedelai ini bisa anda panen dalam kondisi muda ataupun sudah tua. Kedelai yang hendak dijual sebagai kedelai rebus, maka dapat dipanen saat kedeli masih hijau.

Sedangkan kedelai yang hendak dipanen bijinya secara kering, maka ditunggu hingga kulit buahnya menguning kecoklatan. Setelah itu kedelai dipetik lalu dijemur lagi. Tanaman kedelai dapat dipanen tua saat umurnya mencapai 3 bulan lebih setelah tanam.

Teknik memanen yang dianjurkan ialah menggunakan sabit lalu disabit bersama batangnya untuk kemudian di rempeli di rumah. Polong yang sudah dirempeli kemudian dijemur agar pecah dan mengeluarkan bijinya sendiri.

Biji kedelai tersebut dapat anda simpan terlebih dahulu karena iji kedelai kering tergolong tahan lama untuk disimpan sebagaimana halnya jagung. Anda bisa menunggu kenaikan harga terlebih dahulu untuk menjualnya.

Jenis Hama di Tanaman Kedelai

Beikut adalah hama tanaman kedelai beserta cara menanggulanginya

  • Uret

Uret ini tergolong larva kumbang yang menyerang bagian akar tanaman muda. Pada lahan tanah liat an persawahan, maka uret ini jarang ditemukan. Ia lebih sering ditemukan pada lahan gembur dan tanah pasir. Untuk mennggulanginya maka perlu pemberian insektisida tabur pada saat memasang pupuk dasar.

  • Lalat Buah

Lalat buah menyerang tanaman bagian buah terutama buah yang masih muda. Ini juga merupakan hama utama dari berbagai tanaman buah seperti pada cara menanam tomat, cara menanam cabe, cara menanam semangka dll. Jika tidak segera diatasi maka ini benar-benar dapat menurunkan hasil panen kedelai nantinya.

Untuk mengatasi lalat buah ini maka anda dapat menyemprotkan insektisida dengan bau menyengat. Cara yang lain ialah dengan membut perangkap lalat buah di berbagai titik lahan tanam agar lalat buah terperangkap dan mati.

  • Ulat Grayak

Hama yang aktif dimalam hari ini bukan hanya menyerang daun muda, bahkan buahnya pun akan dimakan. Untuk mengatasi ulat grayak maka kita harus memilih waktu penyemprotan insektisida yang tepat yakni sore hari. Maka nanti saat  malam hari ulat keluar untuk makan maka akan mati terkena insektisida.

  • Jamur Patogen

Serangan jamur patogen ini dapat menyebabkan, layu fusarium, busuk akar, busuk batang dan karat daun. Utuk menanggulangi ini maka harus diidentifikasi dengan tepat bagian tanaman yang terkena jamur Misal jika yang terserang bagian daun dan batang maka cara menanggulanginya aalah dengan menyemprotkan fungisida. Tapi jika yang terserang adalah bagian akarnya maka cara menanggulanginya adalah dengan mengkocorkn fungisida.

Industri Pemakai Mesin Pengupas Biji Kedelai Basah

Ada beberapa industri yang memakai mesin pengupas kedelai ini, yang bisa tergambar dalam pohon industri kedelai. diantara dapat dilihat dalam daftar dibawah ini.

  1. Industri pangan fermentasi. Pada kelompok ini adalah untuk industri tempe, tauco, kecap dan natto
  2. Industri pangan non fermentasi. Untuk kelompok ini adalah kelompok industri tahu, susu dan lain-lain
  3. Industri minyak kasar kedelai. Untuk kelompok ini bisa menghasilkan produk antara lain minyak goreng kedelai, minyak salad, mentega putih dan margarin. selain itu juga bisa untuk industri sebagai pelarut, pengemulsi, penstabil pelumas dan wetting agen.
  4. Untuk Lesitin. Lesitin ini bisa digunakan sebagai bahan es krim, yogurt, dan kembang gula, selain itu juga untuk industri farmasi, untuk obat-obatan dan kecantikan
  5. Untuk konsentrat protein yang juga bisa digunakan sebagai bahan obat-obatan dan kecantikan kulit
  6. dan yang paling umum jug adalah sebagai bahan pakan ternak dari bungkil kedelai sebagai sisa sampah atau sisa proses kedelai.

Kelebihan Mesin Pengupas Biji Kedelai Basah

  1. Mampu memecah kedelai dengan baik, lebih 90% terpecah jadi 2 dengan sempurna.
  2. Mampu mengupas kulit ari dengan baik, lebih dari 90% kulit ari terkelupas dalam satu kali masuk mesin.
  3. Cara Kerja proses sederhana dan tidak ribet.
  4. Mampu mengirit tenaga dan biaya produksi, ada penghematan.
  5. Bagus digunakan untuk kedelai kering.

Demikianlah artikel yang telah saya buat semoga bermanfaat.

× Whatsapp Kami!