Select Page

Pada artikel kali ini kami akan memberitahu cara merawat tanaman jagung. Jagung atau Zea mays adalah salah satu jenis tanaman pangan penghasil karbohidrat. Tanaman jagung memiliki tinggi yang bervariasi mulai dari 2 meter – 2,5 meter bahkan bisa mencapai ketinggian 12 m, tangkai batangnya beruas-ruas dengan ukuran sekitar 20cm/ruas, daun jagung tidak mempunyai batang tetapi mempunyai lebar sekitar 9cm dengan panjang sekitar 120 cm

Jagung hibrida ini adalah salah satu jenis tanaman jagung yang merupakan keturunan langsung (F1) hasil persilangan dari 2 atau lebih varietas jagung yang memiliki sifat unggul dari masing-masing varietas yang disilangkan. Sifat unggul yang ditawarkan biasanya yaitu mampu bertongkol 2, ukuran biji lebih besar, ukuran tongkol lebih besar, masa panen lebih singkat dan lain sebagainya. dan kami akan menunjukan bagaimana cara merawat tanaman jagung

Klasifikasi Jagung

Kerajaan        : Plantae
Sub Divisi      : Angiospermae
Kelas             : Monokotil
Ordo              : Poales
Famili            : Poaceae
Genus           : Zea
Spesies         : Z. mays

Cara Budidaya Jagung Hibrida

 

cara merawat tanaman jagung

Syarat Tumbuh Jagung Hibrida

Tanaman jagung dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun dataran tinggi denngan lahan yang terpapar cahaya matahari langsung minimal 8 jam per hari, memiliki kadar keasaman tanah (pH) 5,5-7,5, memiliki cukup kandungan unsur hara, dekat dengan sumber air untuk penyiraman serta memiliki tanah yang gembur (bisa dibajak terlebih dahulu agar gembur)

Persiapan Lahan Tanam Jagung Hibrida

Lahan yang akan dijadikan lahan tanam diolah terlebih dahulu. Tanah yang akan dijadikan lahan digemburkan dahulu dengan cara dicangkul atau dibajak sembari dibuat alur-alur untuk pemberian pupuk dasar. Lakukan pemupukan dasar dengan menggunakan pupuk kandang dan pupuk kimia. Selain itu, dapat pula dilakukan pengapuran dengan menggunakan kapur dolomit.

Setelah anda melakukan pemupukan dasar, buatlah bedengan dengan ukuran tinggi sekitar 5-10 cm dan lebar sekitar 30-40 cm dengan panjang yang menyesuaikan dengan lahan. Lalu buatlah lobang untuk menanam dengan kedalaman sekitar 3-5 cm di sepanjang alur bedengan.

Cara Menanam Jagung Hibrida

Benih jagung hibrida yang akan ditanam pastikan memiliki mutu yang baik. Benih jagung hibdrida dapat dibeli di toko pertanian. Kemudian, tanamkan pada lubang yang sudah dibuat dengan diisi 2 biji/lubang tanam dan kemudian ditutup kembali dengan tanah. Maka, bibit akan tumbuh setelah berumur sekitar 47 hari. Setelah biji jagung tumbuh sekitar 5 cm-10 cm, maka lakukan perawatan secara berkala hingga masa panen tiba.

Jika jagung berumur 1 bulan,maka lakukanlah pemupukan susulan dengan menggunakan pupuk NPK yang dicampur dengan ZA dengan perbandingan 3:1. Bersamaan dengan pemupukan, lakukan pula penyiangan.

Masa Panen Jagung

 

Pemanenan jagung dapat dilakukan sesuai dengan tujuan. Jika dijadikan jagung rebus, maka jagung dipanen setelah berumur 65 hari. Jika ingin dijual kering maka tunggu hingga menua yaitu sekitar 90 hari.

Jagung merupakan tanaman semusim (annual) yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Karena jagung adalah salah satu sumber karbohidrat selain Padi dan Gandum, jagung juga dapat digunakan sebagai makanan alternatif sumber pangan.

Untuk mendapatkan jagung yang memiliki kualitas baik, tentunya perlu untuk memahami bagaimana cara menanam jagung mulai dari pembibitan sampai jagung siap untuk dipanen. berikut cara merawat tanaman jagung

Cara Merawat Tanaman Jagung yang Baik

 

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan yaitu :

 

1. Pemberian Air Lahan Tanam

Untuk pemberian air lakukan setelah pembibitan yang merupakan hal penting yang harus dilakukan agar tanaman jagung mendapatkan air yang cukup. Ada beberapa cara pemberian air yang dapat digunakan salah satunya menggunakan genangan, alur, bagian dari bawah permukaan, sprinkler, dan tetesan air. Metode pemberian ari yang paling banyak digunakan yaitu pengairan dengan cara menggunakan genangan.

Penggenangan tersebut dapat dilakukan dengan mengalirkan air menuju ke saluran drainase supaya hanya bagian dari parit untuk drainase saja yang terkena air. Setelah digenangkan, Air didiamkan dan dibiarkan hinngga meresap ke dalam tanah. Tetapi, apabila tanah yang dimasukkan air mulai basah, sebaiknya air dikeluarkan kembali dari saluran drainase agar tidak menggenangi tanaman jagung.

2. Penyulaman Tanaman Jagung

Teknik yang biasa digunakan untuk memelihara dan merawat tanaman jagung yaitu penyulaman. Cara merawat tanaman jagung ini dapat dilakukan dengan melakukan pengecekan secara berkala terhadap bibit jagung yang telah ditanam. Pengecekan dilakukan ±1 minggu setelah bibit ditanam. Hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah bibit yang ditanam tumbuh dalam keadaan baik dan normal.

Jika pada saat pengecekan ditemukan bibit jagung yang tidak tumbuh atau mengalami kerusakan maka perlu dilakukan pembibitan dan penanaman ulang. Pembibitan ulang yang dimaksud untuk memaksimalkan lahan yang akan digunakan untuk menanam dengan cara menggantinya menggunakan bibit yang baru.

3. Penyiangan

Hal penting yang harus anda lakukan ketika tanaman jagung sudah mulai tumbuh yaitu melakukan penyiangan/pembersihan. Penyiangan adalah proses pembersihan tanaman dari gangguan gulma, hama, maupun parasit yang dapat mengganggu pertumbuhan jagung yang ditanam. Cara ini dapat anda lakukan ketika jagung berusia ±2 minggu pertama minimal sekali dalam seminggu.

Hama yang paling sering menyerang tanaman jagung yaitu ulat tongkol, belalang, ulat daun, ulat grayak, serta lalat bibit. Kerusakan yang disebabkan oleh serangan hama dapat menyebabkan kerusakan hingga kematian pada tanaman. Untuk menghindari penyerangan hama, maka tanaman dapat diberi insektisida secara rutin.

4. Pemupukan

 

Pemupukan adalah proses penting dimana harus dilakukan ketika melakukan budidaya jagung, Ini dilakukan supaya meningkatkan kesuburan tanah serta meningkatkan unsur hara yang diperlukan oleh tanaman jagung untuk tumbuh. Hal ini juga dapat dilakukan ketika tanaman jagung sudah memasuki bulan kedua.

Selain pupuk organik, pemupukan juga dapat menggunakan pupuk kimia seperti DS, Ponska, serta ZA sesuai dengan dosis yang dibutuhkan. Pupuk harus diletakkan pada lubang sekitar tanaman jagung sehingga nutrisi untuk tumbuhnya dapat terpenuhi. Meskipun pupuk kimia dapat meningkatkan produktivitas tanaman, namun lebih disarankan untuk menggunakan pupuk organik.

5. Pemanenan Tanaman Jagung

Pemanenan dilakukan ketika jagung memasuki hari ke 65 – 75 setelah penanaman. Jagung yang sudah bisa dipanen memiliki ciri kelobot yang sudah mengering, adanya lapisan hitam pada bagian dasar biji jagung, serta warna daun berwarna kuning dan agak kering. Tetapi, Jika varietas yang digunakan merupakan jagung Bima daun tanaman akan tetap berwarna hijau meskipun sudah tua. Pemanenan dapat dilakukan dengan memutar tongkol jagung. Tidak hanya Cara Merawat Tanaman Jagung, kami juga akan memberitahu anda sedikit tentang manfaat jagung sbb.

Manfaat Tanaman Jagung

 

1. Meningkatkan Kesehatan Penglihatan

Jagung manis yang kaya akan antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kemampuan penglihatan. Pigmen zeaxanthin jagung manis melindungi mata kita dari penyakit seperti degenerasi makula. Jagung kaya akan beta karoten dan folat yang mencegah penyakit lain yang berkaitan dengan kemampuan penglihatan.

2. Meningkatkan Daya Ingat

Jika Anda sering melupakan hal-hal penting, bukan tak mungkin daya ingat Anda mulai turun. Jagung manis juga dapat membantu untuk meningkatkan daya ingat kita . Jagung manis kaya akan Thiamine dan vitamin B1. Bukan hanya itu , jagung manis juga bisa meningkatkan kemampuan ingatan dan mencegah dari penyakit yang berkaitan dengan ingatan. jagung manis juga efektif mengurangi masalah pada pasien Alzheimer.

3. Mencegah Masalah Penyakit Jantung

Jagung manis kaya akan vitamin B9. Vitamin ini juga bisa membantu menurunkan asam amino yang ada dalam pembuluh darah tubuh. Meningkatnya asam amino dapat menyebabkan masalah pada pembuluh darah manusia yang kemudian menyebabkan masalah jantung. Mengkonsumsi jagung manis bisa menurunkan risiko terkena masalah jantung dan mencegah kerusakan pada jantung Anda.

4. Mencegah Kanker Paru-Paru

Menurut penelitian terbaru mengungkap bahwa jagung manis bisa mencegah kanker paru-paru. Terdapat zat kimia alami pada jagung manis yang disebut cryptoxanthin dalam jagung manis yang jika diserap oleh tubuh akan berubah menjadi vitamin A. Karena itu, zat ini membantu mencegah perkembangan kanker paru-paru, juga mencegah terbentuknya kanker jenis lain.

5. Meningkatkan Kekuatan Tulang

Jagung manis juga kaya akan mangan, zat seng, dan tembaga. Ini membantu meningkatkan kekuatan otot dalam tubuh. Tak hanya itu, zat tersebut juga menurunkan rasa sakit akibat arthritis pada wanita. Magnesium pada jagung manis juga membantu mencegah mati rasa pada otot dan tubuh manusia.

6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jagung manis dipenuhi oleh protein dan vitamin C yang ada di dalamnya akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. tidak hanya itu, vitamin C ini juga membantu mencegah demam, pilek, dan flu. dan Protein yang ada didalam jagung manis pun baik untuk memberikan asupan energi pada tubuh.

7. Mengatasi Anemia

Jagung manis juga sumber zat besi yang baik. Karena itu mengonsumsi jagung manis bisa membantu mengatasi penyakit anemia. penelitian baru mengungkapkan bahwa mengonsumsi jagung manis selama satu bulan akan meningkatkan hemoglobin hingga 50 persen. Asam folat di dalam jagung manis pun bisa membantu mengatasi penyakit anemia.

8. Menurunkan Kolesterol

apakah Anda memiliki masalah dengan tingkat kolesterol tinggi?jika ada jagung manis bisa membantu Anda menurunkan tingkat kolesterol dalam tubuh. dan Secara tak langsung jagung manis juga mencegah penyakit jantung.

Sekian informasi mengenai cara merawat tanaman jagung yang benar sehingga bisa menghasilkan jagung dengan kualitas yang baik. Kualitas tanaman jagung yang dihasilkan tentunya akan mempengaruhi penerimaan masyarakat ketika jagung tersebut dipasarkan.

× Whatsapp Kami!