Select Page

Cara Menanam Pisang – Jumpa lagi bersama pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai budidaya pisang dari awal penanaman hingga proses panen.

Pisang adalah tanaman yang masuk keluarga musaceae berdaun lebar, serta semua bagian dari tanaman pisang ini bisa dimanfaatkan baik itu buah, batang serta daunnya. Buah pisang memiliki rasa yang manis dan nikmat, oleh karena banyak orang suka pengkonsumsi buah satu ini.

Jadi jika anda berniat melakukan budidaya pisang, namun belum paham cara menanam pisang dengan benar dalam kesempatan kali ini kami akan menjelaskan tahap-tahap menanam pisang dari proses pemilihan lahan, pemilihan bibit, proses penanam proses perawatan hingga proses panen dibawah ini.

cara menanam pisang

Syarat-Syarat Tumbuh Tanaman Pisang 

Sebelum masuk kedalam cara menanam pisang, kami akan menjelaskan syarat atau faktor pendorong tumbuh tanaman pisang berikut ini:

1. Iklim

Lokasi yang beriklim tropis, basah, lembab dan kering adalah pilihan yang paling tempat sehingga tanaman pisang dapat tumbuh serta berbuah secara maksimal. Namun pisang juga bisa tumbuh pada daerah yang beriklim subtropis tetapi proses berbuahnya akan kurang baik.

Selanjutnya jangan memilih daerah yang memiliki angin kumbang karena dapat merusak batang dan daun pisang. sesudah  curah hujan mencapai kisaran 1.500 – 3.800 mm/tahun, 2 bulan mengalami musim kering selama satu tahun.

2. Tanah Atau Media Tanam

Tanaman pisang dapat tumbuh dengan subur pada tanah yang kaya humus serta berkapur. Ketersediaan air harus diperhatikan sebab tanaman pisang sangat memerlukan air yang banyak.

3. Ketinggian Tempat

Tanaman pisang dapat tumbuh pada daerah dataran rendah maupun didaerah pegunungan ketinggian mencapai 2.000 dpl.

Panduan Cara Menanam Pisang 

Nah diatas tadi adalah syarat-syarat tumbuh tanam pisang, selanjutnya kami akan membahas tahap-tanap penanam pisang dibawah ini.

1. Pemilihan bibit pisang

Tahap pertama dalam cara menanam pisang adalah pemilih bibit, karena jika pemilihan bibit pisang dilakukan dengan benar maka hasil yang diperoleh akan sesuai dengan harapan anda. Kali ini kami akan memberika ciri-ciri bibit pisang yang baik.

Ciri-ciri bibit pisang yang baik

  • Bibit atau tunas pisang yang baik memiliki ketinggian mencapai 100-150 cm
  • Diameter batang pisang mencapai 15-20 cm
  • Daun pada tunas pisang yang baik berhelai sempit
  • Kondisi fisik tunas atau bibit pisang bersih dari kotoran dan bersih dari penyakit atau hama

Nah itu adalah ciri-ciri bibit atau tunas pisang yang baik, berikutnya kami akan menjelaskan cara agar tunas tidak terserang hama dan penyakit.

Cara mencegah persebaran hama dan penyakit 

  • Setelah tunas pisang dipotong, bersih akar dari kotoran dengan air
  • Lalu begitu akar bersih, potong akar dengan hati-hati bertujuan untuk menghentikan persebaran penyakit melalui akar yang cacat dan merangsang pertumbuhan akar baru.
  • Selanjutnya buang daun-daun tunas pisang yang terlalu lebar
  • Langkah berikutnya adalah simpan bibit atau tunas ditempat yang kering selama 1-2 hari agar tunas sembuh total dari luka
  • Setelah didiamkan selama dua hari, rendah tunas pisang menggunakan insektisida selama 10 dan kering kembali

2. Pembuatan lahan taman

Cara menanam pisang berikutnya adalah pengolahan lahan, hal yang perlu anda perhatikan sebelum melakukan pengolahan yaitu tentukan jenis tanah yang disukai tanaman pisang, iklim, dan ketinggian tempat. Setelah 3 hal tersebut sudah dipenuhi maka selanjutnya kami akan membahas langkah-langkah menanam pisang dibawah ini:

Langkah-Langkah Pengolahan lahan 

  • Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah penyiap beberapa alat bertani berupa cangkul dan sabit
  • Bersihkan lahan dari hama penggangu bisa menggunakan sabit ataupun cangkul
  • Setelah lahan benar benar bersih, gemburlah tanah menggunakan cangkul dengan kedalam 40 cm, selama proses penggemburan bisa dilakukan penambah pupuk kandang kering dan biarkan selama 1 minggu
  • Lalu buatlah lubang yang akan digunakan untuk menanam bibit atau tunas pisang yang sudah disiapkan sebelumnya
  • cara terakhir buatlah parit atau drainase disekitar area penanam pisang agar saat terjadi hujan tidak banjir.

3. Proses Penanam Pisang

Tahap selanjutnya adalah cara menanam pisang, tahap ini anda akan disuruh menananm tunas pisang kedalam lubang yang sudah disiapkan sebelumnya.

Sebelumnya pastikan pemilihan waktu penanam pisang tepat, saran dari kami untuk menanam pisang pada awal musim penghujan yaiutu bulan september-oktober.

Jika sudah langsung saja ambil tunas pisang yang anda simpan sebelumnya dan tanam kedalam lubang yang anda buat dipengolahan lahan tadi, setelah masuk tutup lubang menggunakan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk berbanding 3:1 agar kebutuhan akan unsur haranya tercukupi.

4. Perawatan Pisang

Cara menanam pisang selanjutnya adalah proses perawatan tanaman, karena dalam proses ini yang akan menentukan hasil panen baik atau tidaknya. Jika anda memilih tidak menggunakan proses perawatan pisang maka tanggung sendiri hasil panen pisang mendatang.

Kegiatan perawatan pisang sebenarnya tidak sulit hanya perlu kesabaran dan keuletan anda, kami akan membahas beberapa perawatan yang harus diperoleh tanaman pisang pada masa pertumbuhannya.

Cara Perawatan Pisang

  • Penyiangan

Proses ini bertujuan untuk membersihkan lahan tanama pisang dari rumput, hama pengganggu ataupun dari daun pisang yang kering.

  • Pemupukan Susulan

Kegiatan pemupukan bukan hanya dilakukan saat proses penanaman pisang saja, melainkan saat proses perawatannya karena tanaman pisang memerlukan banyak unsur hara sebagai bahan pembuatan makan apalagi saat tanaman mulai berbuah akan sangat banyak membutuhkan unsur hara. Kegiatan pemupukan bisa dilakukan saat tanaman berumur 6 bulan.

Cara Agar Panen Pisang Lebih Maksimal

  • Selesai itu tanaman pisang berbuah dan dalam buah itu sudah mencapai 4-5 sisir ada baiknya untuk memotong jantung pisang.
  • Setelah itu bungkus buah pisang menggunakan karung atau plastik
  • Berikan pupuk secara maksimal
  • Langkah terakhir tunggu buah berwarna hijau tua maka pisang sudah siap dipanen

5. Proses Panen

Tahap terakhir dari cara menanam pisang adalah proses panen, proses yang sangat sangat ditunggu para petani karena setelah melakukan panen para petani bisa menjualnya ke pasar atau hanya dikonsumsi sendiri.

Sebelum melakukan panen pasti buah pisang sudah berwarna hijau tua atau kekuning-kuningan, setelah menurut anda pisang siap dipanen lakukanlah proses pemotongan tandan pisang menggunakan pisau ataupun parang yang tajam, setelah itu letakkan pisang dalam posisi terbalik agar getahnya keluar dengan lancarnya.

Nah diatas itu adalah artikel dari kami mengenai cara menanam pisang, sebelumnya kami ingin memberikan saran bagi anda yang ingin melakukan budidaya pisang untuk memenuhi syarat-syarat tumbuh tanaman pisang diatas agar hasil susuai dengan yang diharapkan. Sekian dari kami semoga bisa membatu anda semua dalam memulai bisnis ataupun hanya mencoba-coba menjadi petani pisang. Semoga bermanfaat

Pembibitan Dari Tunas Pisang

cara menanam pisangBiasanya, pada pemilihan bibit pisang ini digunakan dengan menggunakan tunas. Tinggi tunas yang biasanya digunakan untuk menjadi bibit adalah yang memiliki tinggi sekitar 1 – 1.5 m yang memiliki kelebaran umbi sekitar 15 – 20 cm.

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, sebaiknya anakan yang digunakan adalah yang diambil dari tanaman pisang yang termasuk dalam kategori yang sehat serta baik. Selain itu, ketinggian dari bibit tanaman ini juga akan berpengaruh terhadap produksi dari tanaman pisang itu sendiri.

Pada bibit anakan tanaman pisang ini sendiri juga dibagi menjadi dua jenis: anakan tua serta muda. Dalam hal ini, anakan dewasa akan memiliki potensi untuk lebih baik dijadikan bibit karena kesiapannya lebih matang, yaitu telah memiliki calon bunga dan persediaan makanan yang tersedia didalam batang.

Selain itu, penggunaan tunas bibit yang masih berbentuk tombak dan daun yang masih seperti pedang juga lebih dibaik daripada daun dari tunas sudah melebar

Selain itu, guna untuk menghindari terkenanya hama serta penyakit pada tanaman pisang. Biasanya sebelum penanaman bibit perlu dilakukan beberapa cara berikut.

  • Setelah memotong tunas tanaman pisang, sebaiknya kita membersihkan tanah yang terdapat pada tunas tanaman pisang.
  • Lakukanlah penyimpanan bibit pada tempat yang teduh selama 1 hingga 2 hari agar potongan yang terdapat pada umbi pisang mengering. Kemudian, buanglah daun-daun lebar yang terdapat pada batang tanaman.
  • Lakukan perendaman terhadap bibit umbi, tetapi hanya sebatas leher dari batang saja dengan menggunakan insektisida 0.5 – 1% kurang lebih 10 menit. Kemudian bibit dikeringkan kembali
  • Apabila tidak memiliki insektisida, sebaiknya kita merendam umbi tanaman pisang dengan menggunakan air bersih yang mengalir selama kurang lebih 48 jam.

Media Tanam

cara menanam pisangUntuk perkembangannya, tanaman pisang dapat tumbuh dengan menggunakan tanah yang memiliki banyak humus, memiliki kandungan kapur maupun tanah yang berat.

Karena pada dasarnya tanaman ini menyerap banyak nutrisi yang terdapat pada tanah maka sebaiknya pembudidayaan tanaman pisang menggunakan media tanam atau tanah berhumus yang telah dilakukan pemupukan.

Setelah itu air juga harus tersedia untuk menumbuhkan tanaman pisang. Meskipun sangat dibutuhkan, tetapi kita tidak boleh membuat tanaman tersebut tergenang oleh air.

Tetapi, penanaman dari tanaman pisang itu sendiri harus diairi secara intensif. Apabila tanaman pisang ditanam pada tanah yang basah, ketinggian air yang dibutuhkan untuk menanam adalah 5 hingga 200 cm.

Apabila di daerah setengah basah adalah sekitar 100 – 200 cm dan apabila di daerah yang tergolong kering yaitu 50 – 150 cm. Apabila media tanam yang digunakan berupa tanah yang sebelumnya telah mengalami erosi, maka hasil panen yang dihasilkan dari tanaman pisang tidak akan maksimal.

Selain itu, tanah yang dibutuhkan untuk menanam pisang adalah tanah yang tergolong mudah untuk menyerap air. Selain, itu tanaman pisang tidak dapat tumbuh apabila tanah yang digunakan mengandung garam sekitar 0.07%.

Pengolahan Media Tanam Pisang

cara menanam pisangCara menanam pohon pisang sangat mudah yaitu dengan penglolahan media tanam yang baik. Ketika membuka lahan yang akan digunakan untuk menanam.

Sebaiknya lahan yang akan digunakan telah dipertimbangkan sematang mungkin, khususnya dibagian iklim, ekonomi, serta letak pasar tempat dimana pisang kemudian akan diolah kembali. Selain itu perlu diperhatikan pula dari keamanan dari tempat menanam tanamannya.

Lahan yang digunakan juga sebaiknya telah bersih dari hama-hama penggangu yang apabila dikemudian hari dikhawatirkan akan menggangu proses pertumbuhan dari tanaman pisang itu sendiri.

Dan perlu dilakukannya penggeburan tanah agar terjadinya proses pertukaran udara serta racun-racun yang terdapat di tanah dan membuat saluran irigasi agar saluran air dapat dikontrol dan tidak membuat tanaman pisang mendapatkan terlalu banyak air dalam proses pertumbuhannya.

Selain itu, tanah sebaiknya dibuat teras apabila posisi tanah berada di kondisi tanah yang miring, sebaiknya dibuat teras agar keadaan tanah dapat digunakan untuk menanam. Tanamlah tanaman seperti lamtoro guna ntuk menjaga tanah agar tidak terjadinya erosi.

Pembuatan saluran air kemudian sebaiknya dibuat dengan kemiringan yang kecil apabila berada di tanah yang datar. Kemudian pada sekitar saluran air ditanami tanaman agar menghindari erosi pada saluran air yang telah dibuat.

Teknik Menanam Pisang

Pada 3 bulan pertama, buatlah jarak antar tanaman yang terbilang cukup lebar. Gunakan pola tanaman tumpeng sari antar tanman.

Kemudian buatlah lubang tanam dengan ukuran lubang 50 x 50 x 50 cm pada tanah yang tergolong berat, 30 x 30 x 30 cm untuk tanah gembur dan kerapatan antar tanaan 3 x 3 untuk tanah yang berukuran sedang dan 3.3 x 3.3 untuk tanah yang berat.

Cara menanam Pohon pisang dilakukan menjelang musim penghujan, sebelumnya lubang harus diberikan pupuk organic sebanyak 15 – 20 kg. Dengan memberikan pupuk organic, maka buah yang dihasilkanpun akan menjadi lebih baik.

Teknik Pemeliharaan Tanaman pisang

Untuk mendapatkan hasil yang tanaman pisang yang baik. Maka sebaiknya dilakukan pemotongan terhadap tanaman pisang hingga terddiri atas 3 – 4 batang pada satu rumpun. Apabila telah memasuki tahun kelima, maka sebaiknya rumpun diganti dengan tanaman yang baru.

Proses penyiangan harus secara regular dilakukan guna untuk membersihkan rumput liar atau hama parasite yang berada pada sekitar tanaman pisang. Seperti proses penyaingan pada umumnya, sebaiknnya dilakukan proses penggemburan tanah dan menimbun kembali dappuran oleh tanah agar tunas dan akan semakin banyak.

Hati-hati ketika sedang melakukan penyiangan karena akar tanaman pisang ini terbilang sangat pendek, yaitu hanya 15 cm dibawah permukaan dari tanah.

Membersihkan daun-daun yang sudah mulai mengering juga perlu dilakukan guna untuk menjaga kebersihan tanaman dan lingkungan, hal ini biasa disebut dengan perempalan.

Lakukanlah penyiraman agar tanaman pisang yang ditanam dapat tumbuh subur dan menghasilkan jumlah produksi pisang yang banyak. Berikanlah air kepada tanaman dengan cara menyiraminya atau dengan memberikan air pada parit-parit yang berada di sekitar tanaman pisang.

Biasanya, hama yang berada pada tanaman pisang ini adalah ulat buah, ulat daun, dan ulat bunga. Cara termudah mengatasinya adalah dengan cara menggunakan insektisida seperti Malathion dan Pestona.

Ketinggian Tempat Menanam Pisang

Sebenarnya, tanaman pisang ini tergolong tanaman yang dapat ditanam dimana saja, yaitu dapat menerima kondisi dataran tinggi serta kekeringan.

Apabila di Indonesia, pada umumnya pisang dapat tumbuh dan berkembang di dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian yang mencapai 2.000 mdpl. Tetapi, untuk jenis yang lainnya dapat mencapai ketinggian 1.000 mdpl.

Tips Menanam Pisang

cara menanam pisang

Iklim yang diperlukan untuk menumbuhkan tanaman pisang ini adalah tropis basah, lembab, serta panas. Meskipun begitu, sebenarnya tanaman pisang ini masih dapat tumbuh di daerah yang tergolong subtropics.

Apabila tanaman ini tumbuh tanpa air suatu ketika, tanaman ini masih dapat hidup dan tumbuh karena pasokan air yang didapatkan dari batang tanaman pisang itu sendiri karena batang tanamannya memiliki kandungan air.

Tetapi, apabila untuk memproduksi pisang, pada saat kekurangan air dan hanya menggunakan air dari batang pisang. Tanaman ini tidak dapat menumbuhkan buahnya.

  • Angin juga berpotensi untuk menggangu pertumbuhan dari tanaman pisang itu sendiri, sebagai contoh apabila angin dengan kecepatan tinggi seperti angin kumbang yang berpotensi dapat merusak daun.
  • Maka angin akan mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman itu sendiri.
  • Dalam kondisi hujan yang dibutuhkan. Curah hujan yang tergolong optimal untuk pertumbuhan tanaman pisang adalah 1.520 – 3.800 mm/tahun dan 2 bulan kering.
  • Selain itu, perbedaan curah hujan juga harus disesuaikan dengan ketinggian air tanah supaya tanah yang digunakan untuk menanam tanaman pisang tidak tergenang.

Demikianlah teknik cara menanam pisang yang dapat dilakukan oleh anda di rumah atau di kebun sendiri. Semoga artikel tentang cara menanam pisang ini bisa bermanfaat baik untuk kebun kecil atau penanaman skala besar untuk bisnis anda. Selamat bercocok tanam!

 

× Whatsapp Kami!