Select Page

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara budidaya bawang putih yang berkualitas. Bawang putih atau Allium Sativum sendiri merupakan salah satu bahan bumbu makanan yang paling sering digunakan di makanan terutama sop.

Tentu anda semua pasti sudah sangat mengerti bagaimana cara membuat sayur sop dengan tambahan bawang putih ataupun tidak menggunakan bawang putih. Selain digunakan sebagai bahan bumbu makanan, bawang putih juga memiliki sederet manfaat bagi kesehatan tubuh.

Jika anda berpikiran untuk membuka usaha warung makan, tentu bawang putih menjadi salah satu bahan bumbu yang paling utama. Kalau anda hanya mengurus warung makan anda sendiri, pastinya anda akan sangat kewalahan, salah satunya saat memotong bawang atau merajang bawang.

Tapi anda tidak perlu memusingkan hal tersebut lagi, karena sudah ada yang namanya mesin perajang bawang supaya anda tidak kewalahan dan dapat bekerja lebih efisien serta hemat waktu. Mesin perajang sendiri saat ini sudah tersedia yang menggunakan mesin/listrik atau memutar manual dengan tangan.

Seperti yang sudah saya sebutkan di awal tadi, langsung saja kita bahas bagaimana cara budidaya bawang putih serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Berikut ini ulasan lengkapnya.

Kandungan di Dalam Bawang Putih

Bukan hanya sebagai bahan yang penting dalam memasak makanan, tentu bawang putih juga memiliki sederet manfaat bagi kesehatan tubuh. Bawang putih yang biasa kita sandingkan dengan bawang merah ini merupakan asli budidaya Asia Tengah.

Di Indonesia, budidaya bawang putih sendiri sudah tidak asing lagi. Akan tetapi selain tumbuh subur di Indonesia, bawang putih juga bisa tumbuh subur di Italia dan daerah selatan Perancis.

Kira-kira terdapat 1-10 siung bawang putih dalam satu bonggol. Pada setiap siungnya memiliki berat kira-kira 6-8 gram. Oleh karena itu, dalam 100 gram bawang putih diperkirakan mengandung antara lain:

  • 1 gram karbohidrat.
  • 0,2 gram protein.
  • 4 gram kalori.
  • 0,1 gram serat.
  • 0,1 miligram mangan (setara 3% kebutuhan tubuh sehari).
  • 5,4 miligram kalsium (setara 1% kebutuhan tubuh sehari).
  • 0,9 miligram vitamin C (setara 2% kebutuhan tubuh sehari).
  • 0,4 mikrogram selenium (setara 1% kebutuhan tubuh sehari).
  • Serta beragam antioksidan seperti oligosakarida, flavonoid, dan asam amino.

Selain itu, terdapat senyawa sulfur aktif seperti allin, allyl propyl disulfide, dialil trisulfida, dan dialil disulfida. 

Cara Budidaya Bawang Putih

Sebelumnya sudah dijelaskan terkait informasi tentang kandungan-kandungan yang terdapat di dalam bawang putih. Jika anda berniat untuk melakukan budidaya bawang putih rumahan atau ingin anda jadikan bisnis, berikut ini beberapa cara untuk budidaya bawang putih yang berkualitas.

Mulai dari tahap paling awal hingga ke tahap anda dapat panen sukses.

1. Menyiapkan Lahan Penanaman

budidaya bawang putih

Pertama-tama, untuk melakukan budidaya bawang putih tentu anda harus menyiapkan lahan dan segala peralatan yang dibutuhkan. Untuk masalah iklim, Indonesia merupakan salah satu negara yang terbaik untuk melakukan budidaya bawang putih.

Dikarenakan Indonesia sendiri memiliki iklim yang stabil untuk menanam berbagai macam tanaman termasuk salah satunya bawang putih. Untuk media tanamnya, anda bisa menggunakan polybag, pot, atau langsung ditanam saja di pekarangan rumah anda.

Dalam menanam bawang putih, tidak memerlukan lahan yang sangat luas. Bahkan, kamu bisa melakukan budidaya bawang putih pada lahan yang kecil sekalipun. Bawang putih membutuhkan tanah yang memiliki tekstur lempung berpasir serta struktur tanah yang gembur dengan pH 5,5-7.

Mulai tanam bawang putih anda dengan jarak sekitar 4 inci serta kedalaman lubang sekitar 2 inci. Masukkan bawang putih ke dalam lubang tadi dengan bagian akar menghadap ke bawah dan bagian runcingnya menghadap ke atas. Lalu, tutup dengan tanah, padatkan secara perlahan dan beri pupuk.

2. Menyiapkan Bibit Budidaya Bawang Putih

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan untuk budidaya bawang putih adalah menyiapkan bibit bawang putih. Anda dapat menggunakan satu bonggol bawang putih untuk bibit yang biasa anda beli di pasar.

Tapi, anda juga harus tahu mana jenis bawang putih yang cocok untuk anda jadikan bibit budidaya bawang putih. Akan lebih baik jika anda membeli bibitnya di toko tanaman yang menyediakan berbagai jenis varietas dari bawang putih. Disarankan anda membeli di toko tanaman saja.

Jika anda membeli bibit budidaya bawang putih dari pasar, bisa saja bawang putih tersebut bukan berasal dari Indonesia. Bibit bawang putih yang anda beli di pasar juga cenderung susah untuk ditanam. Karena, para pedagang biasanya menambahkan bahan kimia agar bawang putih dapat bertahan lebih lama.

3. Perhatikan Waktu Penanaman Budidaya Bawang Putih

Selanjutnya adalah memperhatikan waktu anda menanam bawang putih. Waktu untuk mulai menanam yang tepat adalah pada saat musim gugur. Jika anda menanam pada musim itu, maka bawang anda berkemungkinan memiliki ukuran yang lebih besar serta rasa yang kuat.

Akan tetapi, dikarenakan Indonesia hanya memiliki dua musim dan berada di iklim tropis, maka waktu yang tepat untuk menanam adalah pada awal musim semi. Disarankan anda memulai penanaman saat bulan Februari atau Maret.

4. Cara Merawat Bawang Putih

Ketika anda melakukan budidaya bawang putih, anda harus selalu memperhatikan dan merawat tanaman bawang putih anda. Hal ini bertujuan agar anda mendapatkan hasil budidaya bawang putih yang berkualitas.

Selalu cukupi kebutuhan air tanaman anda. Siramlah tanaman bawang putih anda setiap 3-4 hari tergantung pada cuaca. Jika tanaman bawang putih anda sudah muncul akar, anda bisa memotongnya. Ini dilakukan supaya umbi bawang anda dapat tumbuh lebih besar.

5. Menambahkan Pupuk

Anda dapat menambahkan pupuk organik atau non-organik pada tanaman bawang putih anda. Jika anda menggunakan pupuk organik, anda bisa menggunakan pupuk kandang seperti kotoran ayam atau kambing. Tambahkanlah dengan dosis masing-masing 10-20 ton/ha dan 30 ton/ha.

Selain pupuk kandang, anda juga bisa menggunakan pupuk nitrogen yang biasa digunakan 3 kali selama pertumbuhan bawang putih. Yaitu pada saat tanam, pertumbuhan tunas, dan pertumbuhan umbi.

Setelah itu, untuk dosis dari pupuk non-organik tersebut adalah 200 Kg N, 180 Kg P2O5, 60 Kg K2O, dan 142 Kg S per hektar. Kemudian, pemberian pupuk kimia cair (unsur mikro) seperti Sitozim 0,25% juga penting dalam menghasilkan bawang yang berkualitas.

Jangan lupa untuk melakukan pembasmian gulma. Karena ini merupakan salah satu langkah yang penting untuk pertumbuhan pesat bawang. Gulma sendiri dapat menghambat proses pertumbuhan, pembesaran, dan pembentukan umbi dari bawang.

6. Memanen Bawang Putih

Saat membudidayakan bawang putih, anda tentunya juga harus memahami mana tanaman bawang yang sudah siap panen. Rata-rata waktu yang dibutuhkan dalam budidaya bawang putih dari tahap awal hingga siap panen adalah 90-120 hari.

Tanda dari bawang yang sudah siap panen memiliki daun yang mulai menguning dan mati. Anda juga tidak boleh lambat dalam memanen, dikarenakan hasil umbi bawang akan mengerut dan menghasilkan rasa yang tidak enak.

Selanjutnya untuk cara memanen bawang putih yang sudah siap panen yaitu, anda bisa langsung mencabutnya menggunakan tangan. Setelah selesai dipanen, ikatlah hasil panen dengan banyak sekitar 20-30 rumpun perikat.

Lalu, jemurlah hingga batang bawang kering dan waktu yang diperlukan adalah sekitar 15 hari.

7. Pengawetan Bawang Putih

Setelah anda memanen semua bawang anda, hal selanjutnya yang perlu dilakukan selama budidaya bawang putih adalah pengawetan selama kurang lebih 2 minggu. Lakukan pengawetan ini sampai bawang tersebut kering dengan cara didiamkan.

Setelah semua kering, kulit bawang akan mengering dan umbinya semakin keras. Lalu, simpanlah di tempat yang dingin dan kering. Kemudian anda bisa menggunakan bawang putih tersebut sebagai bahan masakan, obat, atau dijual.

Bawang putih memiliki harga yang relatif tetap. Hal inilah yang membuat budidaya bawang putih menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Di Indonesia sendiri, para petani bawang putih sampai sekarang bisa dibilang terbatas. Maka dari itu, mungkin anda bisa memulai bisnis budidaya bawang putih rumahan.

Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan Tubuh

budidaya bawang putih

Selain berguna sebagai bahan utama dalam memasak, ternyata bawang putih sendiri memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh! Berikut ini apa saja manfaat bawang putih bagi kesehatan tubuh:

1. Dapat Menurunkan Kolesterol

Di duga bawang putih mampu dalam menurunkan kolesterol bahkan tekanan darah. Terungkap dari beberapa penelitian kalau bawang putih mampu melebarkan pembuluh darah dan dapat mengendurkan otot halus.

Akan tetapi, tidak berati bawang putih bisa menjadi obat kolesterol dan hipertensi yang efektif, dikarenakan masih membutuhkan penelitian yang lebih luas lagi.

2. Bisa Mengatasi dan Mencegah Pilek

Jika anda ingin meningkatkan dan memperkuat kekebalan tubuh melawan virus, tidak ada salahnya untuk sering mengonsumsi bawang putih. Karena, suatu penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang sering mengonsumsi bawang putih jarang diserang flu dan pilek.

Kalaupun terserang pilek, orang tersebuh juga akan lebih cepat sembuh dari orang yang jarang mengonsumsi bawang ptuih.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Selain meningkatkan kekebalan tubuh dari virus, bawang putih juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Dari sebuah penelitian yang menemukan jika pemberian suplemen yang terdapat kandungan bawang putih berpotensi memberikan efek perlindungan bagi jantung anda.

Terlihat efek tersebut dari kemampuan bawang putih yang dapat dan mampu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

4. Sangat Baik Bagi Kesehatan Saluran Pencernaan

Tidak hanya baik bagi jantung, ternyata bawang putih juga bermanfaat bagi kesehatan saluran pencernaan.

Zat allicin yang terkandung di dalamnya mampu berguna untuk antibiotik dan antijamur. Dalam suatu penelitian yang menunjukkan bahwa manfaat bawang putih dapat digunakan untuk melawan bakteri H.pylori pada lambung.

5. Sebagai Pencegah Kanker

Penelitian tentang manfaat bawang putih yang sering dilakukan adalah sebagai pencegah kanker. Di dalam penelitian menunjukkan bahwa bawang putih mampu menekan aktivitas sel kanker. Bawang putih memiliki dan berpotensi sebagi sumber antikanker.

6. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Kandungan antibakteri yang terdapat pada bawang putih mampu mengatasi bakteri plak yang menjadi salah satu penyebab kerusakan gigi. Bukan hanya itu saja, mengonsumsi bawang putih mentah juga bermanfaat untuk mengatasi infeksi mulut.

Jika anda memanfaatkan bawang putih sebagai penjaga kesehatan mulut, anda juga bisa menggunakannya bersamaan dengan antibiotik.

Manfaat Lain Bawang Putih

  • Berguna untuk mengendalikan tekanan darah anda.
  • Dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak.
  • Sebagai pencegah jerawat.
  • Memperkuat tulang menghindari osteoporosis.
  • Pencegah rambut rontok.

Tips Dalam Mengonsumsi Bawang Putih

Disaat anda mengonsumsi bawang putih dalam keadaan mentah, masalah yang muncul biasanya adalah bau dari bawang putih yang menyengat. Sesudah anda memakannya, bawang putih dapat menimbulkan bau mulut dalam waktu yang sangat lama.

Hal ini pasti sangat menggangu bagi anda, apalagi jika anda adalah orang yang memiliki pekerjaan yang mengharuskan anda berhadapan dan berbicara dengan orang setiap harinya. Ini tentu akan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi anda maupun bagi orang yang berhadapan dengan anda atau disekitar anda.

Kalau anda ingin mengonsumsi bawang putih dalam keadaan mentah tapi tidak ingin merasakan nafas yang bau, berikut ini beberapa tips yang dapat anda terapkan, yaitu:

1. Makan Makanan Segar

Sesudah anda mengonsumsi bawang putih, cobalah untuk mengonsumsi buah-buahan segar seperti pir, apel, dan yang lainnya. Mengonsumsi buah-buahan segar ini dapat menghilangkan bau mulut.

Selain dimakan langsung, anda juga bisa mengolah buah-buahan itu menjadi jus sebagai alternatif penghilang bau mulut agar mudah dicerna. Lalu, coba untuk makan makanan yang manis seperti permen mint, puding, kue

2. Segera Sikat Gigi Setelah Mengonsumsi Bawang Putih

Plak gigi biasanya menjadi salah satu bakteri yang menyebabkan bau pada mulut. Untuk mengatasi hal tersebut, anda dapat langsung sikat gigi setelah mengonsumsi bawang putih, selain dari pada itu dapat juga ditunjang untuk menghilangkan sisa makanan yang menyebabkan bau pada mulut.

Anda disarankan menggunakan sikat gigi elektrik untuk membantu menyikat di bawah garis gusi serta menghindari plak.

3. Menggunakan Obat Kumur

Sudah banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa obat kumur yang memiliki kandungan klorin dioksida dapat membantu menghilangkan bakteri pada lidah, dan plak sisa makanan. Disarankan lagi untuk lebih baik anda menggunakan obat kumur setelah menyikat gigi secara flossing.

Ingat untuk memperhatikan dosis dan petunjuk dalam penggunaan obat kumur. Hal ini bertujuan untuk menhindari iritasi pada mulut dan penggunaan yang berlebihan.

4. Menggunakan Minyak Esensial

Obat umur yang mengandung alkohol biasanya juga bisa dicampur dengan minya esensial. Karena minyak esensial sendiri memiliki manfaat yang berguna untuk menyegarkan nafas serta berguna sebagai antibakteri.

Cobalah untuk membuat obat kumur sendiri dengan menggunakan bahan minyak zaitun yang dicampur dengan minyak esensial. Selain dari itu, bau mulut yang diakibatkan oleh pengonsumsian bawang putih mentah dapat juga dihilangkan dengan cara mengonsumsi pappermint.

Itu dia tadi bagaimana cara budidaya bawang putih rumahan ataupun untuk bisnis serta sederet manfaat dari bawang putih untuk menjaga kesehatan tubuh. Manfaat atau khasiat dari bawang putih sendiri juga dapat dimaksimalkan jika anda mengonsumsinya dalam keadaan yang masih mentah.

Jika anda memasak bawang putih terlalu matang, itu dapat menghilangkan manfaat dan khasiat dari bawang putih itu sendiri. Selain mengonsumsi bawang putih, anda juga dapat mengonsumsi berbagai suplemen lain. Pilihlah suplemen yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan anda.

Sekian informasi tentang budidaya bawang putih dan manfaatnya untuk yang sudah saya sampaikan hari ini, semoga informasi ini dapat bermafaat bagi kita semua. Saya doakan anda yang ingin memulai bisnis budidaya bawang putih agar mendapatkan hasil yang berkualitas dan mendapatkan omset yang besar.

Terima kasih sudah menyempatkan diri anda untuk membaca artikel ini. Sampai jumpa dilain kesempatan!

× Whatsapp Kami!