Select Page

Susu kedelai merupakan susu yang terbuat dari kacang kedelai murni. Selain rasanya yang enak, susu kedelai juga mengandung banyak gizi, seperti kalsium, protein, vitamin dan nutrisi lainnya. Nah kali ini kita akan membahas tentang beberapa cara membuat susu kedelai yang enak dan mudah.

Tetapi sebelum itu , kita akan mengetahui tentang manfaat kedelai bagi kesehatan, cara membuat susu kedelai, dan Resep lainnya dari susu kedelai.

Kandungan yang Terdapat pada Susu Kedelai

Susu kedelai adalah susu yang terbuat dari biji kedelai, yang memiliki kandungan protein yang banyak. Namun tidak hanya itu saja, kandungan nutrisi yang ada di dalamnya juga sangat besar. Diantaranya adalah :

  • Karbohidrat : 5 gram/100 gram
  • Zat besi : 1 mg/100 gram
  • Kalsium : 50 mg/100 gram
  • Lemak : 2,5 gram/100 gram
  • Vitamin B1 : 0,08 mg/100 gram
  • Protein : 3,5 gram/100 gram
  • Energi : 41 kkal/100 gram
  • Vitamin C : 2 mg/100 gram
  • Vitamin A : 200 IU/100 gram
  • Fosfor : 45 mg/100 gram

Beberapa manfaat dari susu kedelai adalah sebagai anti-oksidan, menurunkan kolestrol, mencegah alergi, mencegah kanker,  dan masih banyak lagi tentunya.

Asam folat yang terdapat pada kedelai juga memiliki manfaat untuk petumbuhan dan perkembangan pada janin. Dengan begitu, ia juga dapat meningkatkan kecerdasannya si jabang bayi kelak. Selain untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, kandungan asam folat ini membantu perkembangan dan pertumbuhan sel saraf janin.

Oleh sebab itu, untuk mencegah gangguan perkembangan dan pertumbuhan saraf dan otak janin, Ibu hamil dapat mengkonsmsi susu kedelai yang banyak mengandung asam folat.

Manfaat Susu Kedelai bagi Kesehatan

Menurunkan Kolestrol

Salah satu manfaat susu kedelai adalah guna menurunkan kolesterol. Susu kedelai dapat meninkatkan profil lipid darah.  Beda dengan susu sapi, yang tinggi kolestrol dan lemak jenuh, susu kedelai memiliki lemak yang tidak jenuh dan memiliki nol kolestrol.

Terdapat dua macam asam lemak tak jenuh yang terdapat pada susu kedelai, yaitu asam lemak tak jenuh tunggal dan ganda. Kedua asam lemak tak jenuh pada susu kedelai dapat menghambat penumpukan kolestrol di dalam aliran darah. maka dari itu dengan mengkonsumsi susu kedelai secara rutin dapat menurunkan kadar kolestrol jahat.

Hal itu membuat susu kedelai menjadi minuman yang ideal bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi atau memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner.

Mencegah Anemia

Salah satu manfaat susu kedelai untuk kesehatan adalah mencegah anemia. Dalam susu kedelai terdapat vitamin B12 yang akan membantu produksi sel darah merah. Ini merupakan solusi baik untuk vegetarian yang tidak mengonsumsi telur atau susu sapi sebagai sumber vitamin B12 tersebut.

Mencegah Kanker

Salah satu manfaat susu kedelai untuk kesehatan lainnya adalah untuk mencegah penyakit ganas kanker. Caranya dengan rutin mengonsumsi susu sari kedelai yang banyak mengandung mineral, protein serta vitamin. Selain itu, kandungan selenium akan berperan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas pemicu sel kanker.

Mencegah Osteoporosis

Osteoporosis merupakan satu penyakit yang biasa diderita manula akibat dari semakin sedikitnya hormon di dalam tubuh. Kandungan vitamin D serta kalsium yang terdapat di dalam susu sapi juga terkandung dalam susu kedelai. Sedangkan zat fitoesterogen dapat membuat kalsium lebih cepat terserap oleh tubuh, dan dapat mencegah osteoporosis.

Mencegah Kanker Prostat

Manfaat susu kedelai selanjutnya untuk pencegahan kanker. Kandungan fitoestrogen banyak terdapat pada susu kedelai. Hormon yang dapat menghambat produksi testosteron pada pria

Penurunan kadar testosteron pada pria dapat mengurangi risiko kanker prostat. Penelitian menunjukkan bahwa pria yang jarang makan kedelai cenderung mengembangkan hipertrofi prostat atau kanker prostat.

Manfaat Susu Kedelai untuk Kecantikan

Mengatasi Kulit Kering dan Kusam

Jika mengkonsumsi susu kedelai secararutin dapat melembapkan kulit yang kering dan kusam. Karena susu kedelai mengandung vitamin B1 yang mempengaruhi kondisi kulit anda.

Mencegah Penuaan Dini

Di dalam susu kedelai terkandung isoflavon yang disebut aglikon. Kandungan tersebut bisa membantu mencegah penuaan pada kulit dengan cara mengurangi kerutan-kerutan dan garis-garis halus.

Sebuah penelitian di Jepang yang diterbitkan pada bulan Februari tahun 2007 di Journal of Nutritional Sains dan Vitaminology menyebutkan bahwa, mengkonsumsi 40 mg aglikon dari kedelai selama kurang lebih 12 minggu bisa membuat kulit wanita berusia 40-an terlihat seperti kulit wanita 30-an.

Mengurangi Kulit Kering

Jika Anda memiliki kulit kombinasi atau kulit kering, susu kedelai akan sangat bermanfaat untuk membantu melembabkannya. Banyak ahli yang menyebut susu kedelai sebagai smart moisturizer karena memiliki kemampuan yang sangat ampuh dalam melembabkan area-area kulit yang kering, menunda penuaan, dan mempercantik warna kulit.

Membuat Rambut menjadi Berkilau

Berbagai hasil penelitian di atas, sebenarnya, mengkonsumsi susu kedelai yang kaya nutrisi dan mengandung protein berkualitas tinggi–bisa membantu tubuh menghasilkan jaringan baru dan bisa memicu pertumbuhan rambut baru. Selain susu kedelai murni, susu kedelai yang diperkaya dengan vitamin B12 juga sangat bermanfaat untuk kesehatan rambut. Karena kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan rambut rontok.

Mengurangi Kulit Kering

Jika Anda memiliki kulit kombinasi atau kulit kering, susu kedelai akan sangat bermanfaat untuk membantu melembabkannya. Banyak ahli yang menyebut susu kedelai sebagai smart moisturizer karena memiliki kemampuan bawaan yang sangat ampuh dalam melembabkan area-area kulit yang kering, menunda penuaan, dan mempercantik warna kulit.

Manfaat kecantikan yang lainnya ada di manfaat beras merah

Cara Membuat Susu Kedelai yang Pertama

Cara Membuat susu kedelai

 

Bahan:

  • ½ kg kacang kedelai
  • 1 bungkus vanili
  • Gula pasir secukupnya
  • Garam secukupnya

Alat yang Dibutuhkan:

  • Kompor
  • Blender
  • Panci
  • Saringan

Cara Membuat Susu Kedelai:

  1. Siapkan kedelai, cuci sampai bersih dengan menggunakan air yang mengalir
  2. Rebuslah kedelai kurang lebih 15 menit
  3. Angkat rebusan kedelai lalu rendam menggunakan air bersih selama kurang lebih 11 jam supaya lunak dan kulit arinya mengelupas
  4. Cuci sampai bersih hingga semua kulit terkelupas, kemudian tiriskan.
  5. Blender Kedelai dengan menambahkan air secukupnya
  6. Tuangkan  kedelai yang telah diblender ke dalam wadah, dan tuangkan air mendidih.
  7. Kemudian saringlah kedelai untuk memisahkan ampasnya.
  8. Kemudian rebuslah sari kedelai hingga mendidih. Supaya tidak ada bakteri-bakteri yang ada dalam sari kedelai.
  9. Setelah rebusan susu kedelai mendidih, kecilkan api sambil terus mengaduk susu kedelai hingga kurang lebih 15 menit.
  10. Tambahkan garam dan gula sesuai dengan selera anda
  11. Untuk menambah aroma lezat, masukkan vanili.
  12. Susu kedelai siap untuk dinikmati

Cara Membuat Susu Kedelai yang Kedua

Bahan:

300 g kacang kedelai
1500 ml air
3 lembar daun pandan, ikat simpul

Cara Membuat Susu Kedelai:

  1. Rendam kacang kedelai yang sudah dicuci bersih selama kurang lebih 8 jam. Kacang kedelai yang sudah siap dihaluskan ditandai dengan kulitnya yang terlepas dan kacangnya yang terbelah atau pecah alami.
  2. Cuci bersih kembali. Kemudian blender bersama air hingga sari-sari kedelai keluar ditandai dengan airnya berubah menjadi putih. Gunakan blender kecepatan tinggi untuk mempercepat proses memperoleh sari kedelai.
  3. Saring kedelai menggunakan saringan berbahan logam. Masak di atas api sedang hingga mendidih dan bau susu kedelai tak langu.
  4. Saring kembali susu kedelai menggunakan kain tipis agar ampas halusnya tak ikut serta. Susu kedelai siap disajikan. Kamu juga dapat menyimpannya dalam kulkas setelah tidak panas jika ingin menyajikannya dingin.

Cara Membuat Susu kedelai Ketiga

Bahan:

  • 500 gram kacang kedelai
  • 1 bungkus vanili, untuk 1/2 kg kedelai
  • Air secukupnya
  • 300 gram gula pasir
  • Garam secukupnya

Cara Membuat Susu Kedelai:

  1. Cuci Kedelai menggunakan air mengalir sampai bersih.
  2. Rendam kedelai yang sudah dicuci selama kurang lebih semalaman atau 12 jam, agar kedelai menjadi lunak dan kulitnya mudah terkelupas.
  3. Cuci kembali kedelai sambil diremas-remas hingga kulitnyanterkelupas.
  4. Kemudian blender dan tambahkan air kedelai sampai halus.
  5. Setelah halus, tambahkan air mendidih lalu saring menggunakan kain bersih, agar terpisah dengan ampasnya.
  6. Rebus Kembali susu kedelai yang sudah terpisah dari ampasnya agar bakteri dan bau tidak sedapnya hilang.
  7. Nah, setelah itu tambahkan gla dan sedikit garam sesuai selera serta vanili-nya jangan lupa ya.
  8. Susu kedelai siap disajikan.

Cara Membuat Susu Kedelai Bubuk

cara membuat susu kedelai bubuk

Bahan:

  • Kedelai secukupnya (sebaiknya menggunakan kedelai organik)

Alat:

  • Alat penumbuk
  • Tampah (nyiru)
  • Ember
  • Ayakan halus
  • Stoples

Terdapat dua cara untuk membuat susu kedelai bubuk :

Penggorengan Sangrai secara Langsung (tanpa menggunakan minyak)

  1. Bersihkan kedelai
  2. Panaskan wajah dalam 15 menit tanpa minyak. Setelah panas, sangrai kedelai di wajan dengan terus-menerus mengaduknya. Lakukan dalam 15 menit (sampai kulitnya menjadi pecah)
  3. Angkat, dinginkan dalam 5-10 menit. Bersihkan kedelai yang sudah di sangrai dengan di tampi, agar menghilangkan abu dan kulit yang terpisah.
  4. Tumbuk kasar kedelai guna memisahkan kulit kedelai. lalu tampi kembali, hingga kulit terbuang.
  5. Tumbuk kembali kedelai hingga halus , kemudian ayak.
  6. Simpanlah bubuk kedelai di dalam wadah tertutup.

Sangrai dengan Perendaman

  1. Bersihkan biji kedelai , lalu rendam hingga 4 jam, sampai kulit terpisah dan bijinya keluar.
  2. Remas-remas dengan tangan rendaman kedelai guna memisahkan semua kulit dengan bijinya. Kemudian tiriskan kurang lebih 15 menit. Cuci bersih kedelai yang terkelupas dan tiriskan 15 menit
  3. Jemur kedelai yang sudah ditiriskan , selama 1 hari hingga kedelai benar-benar mengering.
  4. Setelah benar-benar kering, kemudian sangrai kedelai di atas wajan panas selama kurang lebih  15 menit
  5. Kemudian angkat dan tiriskan 15 menit
  6. Tampi kedelai yang sudah di sangrai untukt memisahkan kulit yang masih tersisa
  7. Selanjutnya tumbuk kedelai hingga halus.
  8. Simpan bubuk kedelai dalam stoples dan tutup dengan rapat

Tips Membuat Susu Kedelai agar Tidak Langu

1. Pemilihan Kacang Kedelai

Pilih kacang kedelai yang masih bagus. Pilih biji kdelai yang masih utuh, atau masih bagus. Kemudian cuci ,buang biji edelai yang mengambang.

2. Proses Perendaman harus diperhatikan

Rendam kedelai dengan air selama 6-12 jam, hingga kedelai menggembang dan berbuih. Perendaman dilakukan agar biji kedelai lunak dan melar ,dan mudah dibersihkan.

3. Cara Penanganan Pencucian yang Benar

Susu kedelai harus ditangani sebagai selembut mungkin. Cuci sampai bersih. Kulit ari yang sudah terkelupas agar dibuang. Yang belum terkelupas dapat ditangani pada proses berikutnya. Setelah itu bersihkan lagi dengan cara membilasnya.

4. Haluskan Biji Kedelai

Haluskan biji kedelai yang sudah dicuci bersih dengan blender atau mesin penghancur makanan lainnya. Saring kedelai yang sudah dihaluskan dengan kain katun yang bersih. Ambil sari kedelainya saja dan sisihkan ampasnya.

5. Merebus Susu Kedelai
Rebus sari kedelai agar menjadi susu kedelai dengan api sedang. Pastikan panci untuk merebus sari kedelai bersih. Pastikan pula api untuk merebusnya memiliki bara api sedang yang stabil. Jangan rebus susu kedelai di atas api yang terlalu panas atau terlalu redup.

6. Saring Kembali Susu Kedelai yang Sudah Matang
Penyaringan dilakukan agar memperoleh susu kedelai dengan kualitas super dan rasa enak tanpa langu. Sajikan susu kedelai yang sudah matang selagi masih hangat dan simpan susu kedelai yang memang belum hendak dikonsumsi di dalam lemari es.

Kandungan Berbahaya yang terdapat pada Susu Kedelai

Goitrogen

Komponen yang mengganggu fungsi tiroid, dapat menyebabkan hypotiroid dan juga beresiko menyebabkan kanker tiroid. Untuk terjadi kanker, tergantung banyaknya dan usia. Berdasarkan Soy Online Service, bayi tidak boleh mengonsumsi biji kedelai.

Bagi orang dewasa, 30 mg isoflavone termasuk dengan komponen goitrogennya per hari sudah cukup menggngu fungsi tiroid.

Asam Phytic

Di dalam kedelai mengandung asam Phytic, yaitu zat asam yang dapat menghalangi penyerapan mineral seperti misalnya kalsium, tembanga , zat besi , dan terutama seng dalam saluran pencernaan. Seng diperlukan oleh tubuh untuk perkembangan sisitem saraf serta fungsi otak.

Penghambat Trypsin

mengurangi kemampuan untuk mencerna protein. Pemberian produk kedelai yang tidak difermentasi pada bayi maka anak tersebut akan terganggu proses pertumbuhnnya.Pemberian produk kedelai yang non-fermentasi pada bayi dan anak secara teratur akan mengganggu pertumbuhannya.

Nitrat

Terdapat zat beracun yakni lysinoalanin yang terbentuk saat proses alkalin. Bersifat karsinogen atau penyebab kanker, terbentuk selama proses pengeringan. Berbagai macam zat aditif buatan, terutama MSG (zat aditif yang merusak sel syaraf) telah ditambahkan pada produk kedelai untuk menyamarkan “aroma kacang”nya yang kuat dan memberikan rasa mirip daging.

Phytoestrogen

Pytoestrogen ditemukan sebagai faktor utama penyebab leukemia pada anak dan kanker payudara, yang biasanya dipakai untuk membantu mengurangi efek produksi estrogen yang rendah dalam tubuh.

Aluminum 

Dari beberapa penelitian telah diketahui adanya hubungan antara keberadaan aluminium dengan penyakit Alzheimer. Tetapi susu kedelai memiliki kandungan alumunium yang lebih banyak dibandingkan susu formula.

Mangan

Produk formula kedelai memiliki kandungan mangan berlebih bagi tubuh kita. Mangan dalam tingkat kecil sangat kita butuhkan untuk membantu sel tubuh kita mengumpulkan energi. Tapi jika berlebih, mangan bisa menyebabkan kerusakan otak seperti  penyakit Parkinson.

Bahaya Mengkonsumsi Susu Kedelai

Perut Kembung

Susu kedelai adalah salah satu sumber makanan yang mengandung protein tinggi dan oleh karena itulah mudah bagi pengonsumsinya untuk memiliki gas di perut lebih banyak. Walau setiap orang punya toleransi yang berbeda-beda terhadap protein dari susu kedelai, jika meminumnya berlebihan maka tentu perut akan terasa kembung dan tidak nyaman.

Gangguan Siklus Menstruasi

Susu kedelai juga memiliki efek samping yaitu gangguan atau ketidakaturan dalam menstruasi. Mengonsumsi sheari 2 gelas susu kedelai secara rutin dan dalam waktu 1 bulan penuh rupanya akan berpengaruh buruk dan menimbulkan masalah pada siklus haid wanita.

Peningkatan Kadar Glukosa Darah

Hati-hati dalam mengonsumsi susu kedelai walaupun manfaat yang ditawarkan segudang. Ini karena kadar pemanis buatan di dalam sejumlah merk susu kedelai cukup tinggi sehingga mampu memicu lonjakan gula darah yang tentunya berbahaya bagi para penderita diabetes.

Reaksi Alergi

Beberapa orang berpotensi memiliki alergi terhadap kedelai, bukan hanya kacang tanah saja. Keluhan reaksi alergi pun beragam karena seseorang memang tak memiliki ketahanan yang baik terhadap protein kedelai. Keluhan yang umumnya terjadi adalah ruam gatal pada kulit, membengkaknya wajah, diare, muntah, batuk, mengi, hingga kehilangan kesadaran.

Menurunkan Kalori Baik

Rendah lemak adalah salah satu sisi positif susu kedelai. Namun, perlu dicatat bahwa seorang ibu hamil membutuhkan kolesterol baik untuk memproduksi progesteron, estrogen, dan vitamin D.

Menghambat Perkenbangan Bayi

Susu kedelai mengandung isoflavon yang dapat meniru estrogen dalam tubuh manusia. Mengonsumsi banyak isoflavon dapat berdampak pada perkembangan bayi dalam janin.

Berdasarkan penelitian jika dikonsumsi dalam porsi besar oleh ibuhamil akan menyebabkan tumor pada bayi. Selain itu, isoflavon juga dapat menyebabkan migrain pada wanita hamil.