Select Page

Pada artikel kali ini kami akan memberitahu cara budidaya jagung hibrida. Apabila cara budidaya jagung yang Anda pakai selama ini masih belum membuahkan hasil yang maksimal, tentunya silahkan untuk mencoba inovasi berikut agar budidaya jagung bisa menghasilkan panen yang menggunung.

Bukan hanya manusianya saja yang bekerja, tetapi keberhasilan budidaya jagung juga ditentukan adanya keberadaan mikroba didalam tanahnya. Untuk lebih jelasnya berikut cara teknik budidaya tanaman jagung yang baik dan benar supaya menghasilkan produksi jagung yang tinggi.

Teknis Budidaya Jagung Hibrida

Budidaya Jagung Hibrida

Persiapan Benih Jangung

Seleksi benih jagung dengan teliti agar bisa mengoptimalkan hasil, pilih benih jagung hibrida dan sesuaikan dengan musimnya. Lakukan perlakuan benih menggunakan insektisida marshal dan fungisida dimertomorf (Renon, acrobat, sirkus) agar mencegah penyakit bulai, hama ulat tanah, dan semut.

Persiapan Lahan Budidaya Jagung Hibrida

Tanah di gemburkan menggunakan cangkul atau di bajak sedalam 25-30 cm, kemudian di ratakan dan dihaluskan dengan garu. Buat bedengan bila tanam musim penghujan supaya air hujan tidak menggenang. Untuk penanaman musim kemarau tidak perlu pembedengan.

Penanaman Jagung Hibrida

Buat lubang sedalam 5cm dengan jarak sekitar 25 cm untuk tanam 2 biji per lubang atau jarak sekitar 15cm untuk 1 biji 1 lubang, kemudian masukan benih jagung kedalam lubang dan timbun tipis dengan bokashi, lalu lakukan pengairan bila tanam musim kemarau.

Pemupukan Budidaya Jagung Hibrida

Pemupukan pertama dilakukan disaat tanaman jagung berumur 15hst, komposisi pupuk : ZA 280kg/ha + SP 100kg/ha + furadan 12kg/ha. Cara pemupukan dengan disebar rata lalu di timbun dengan tanah, kemudian di lakukan pengairan.

Pemupukan ke 2 dilakukan ketika berumur 35hst, komposisi pupuk : ZA 350kg/ha + Phonska 200kg/ha. Cara pemupukan sama seperti pada pemupukan 1.

Pemupukan ke 3 atau pemupukan penutup dilakukan disaat berumur 50 hst, komposisi pupuk: Urea 350kg/ha + Phonska 180kg/ha. Cara pemupukan sama seperti pada pemupukan 1.

Perawatan Tanaman Jagung Hbrida

Pembubunan atau ipuk dilakukan bersaman dengan waktu pemupukan. Pembersihan gulma ada 2 cara yaitu dengan penyemprotan herbisida Calaris untuk gulma yang berumur 5 – 21hst. Gramoxon untuk gulma berumur 40hst keatas, hesbisida yang cocok dan cara menggunakannya di lihat di herbisida untuk tanaman jagung dan pendangiran pada tanaman jagung.

Pencegahan bundle pada bunga adalah pemberian insektisida furadan di kucup daun pada tanaman jagung yang berumur 21hst dan 40hst. Pengairan tanaman jagung dilakukan pada ketika sudah pemupukan, dan 2 minggu sekali setelah pemupukan terakhir.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang bisa menyerang tanaman jagung antara lain adalah Ulat tanah, Ulat grayak, ulat penggerek polong,pengendaliannya semprot menggunakan insektisida seperti bulldog, spontan, untuk ulat tanah, taburi menggunakan regent. Penyakit yang menyerang tanaman ini antara lain adalah bulai, bercak daun, hawar daun, busuk pelepah, busuk batang. Pengendalianya semprot menggunakan fungisida mankozeb, metalaksil, carbio.

Masa Panen Jagung Hibrida

Budidaya Jagung Hibrida

Pemanenan jagung bisa dilakukan sesuai dengan tujuan. Jika anda ingin dijadikan jagung rebus, maka jagung dapat dipanen sesudah berumur 65 hari. Jika ingin dijual kering maka harus hingga menua yaitu sekitar 90 hari.

Mencegah Hama dan Mengobati Penyakit Bulai Pada Jagung Hibrida

Semua petani jagung pasti menginginkan hasil panennya memuaskan dengan cara mengetahui cara menanam jagung hibrida yang benar. Selain itu cara menolak pennyakit pada jagung harus diperhatikan. Dibawah ini adalah cara mencegah penyakit yang ada pada jagung.

1. Cegah Hama dan Penyakit Pada Jagung Hibrida

Saat tanaman jagung hibrida anda mulai tumbuh pasti ada beberapa faktor penghambat. Namun saya juga tidak bisa menyalahkan semua kesalahan tentang hama dan penyakit kepada anda. Beberapa hama yang sering menyerang tanaman jagung adalah ulat tanah, hama lundi, ulat daun, lalat bibit, ulat tentara dll. Penyakit yang menyerang yaitu bercak ungu, cendawan dan karat.

2. Cara Mencegah Dan Mengobati Penyakit Bulai Pada Jagung Hibrida

Penyakit bulai pada tanaman jagung bisa ditandai dengan adanya daun yang berwarna kuning keputih-putihan. Tanaman jagung hibrida yang terinfeksi penyakit ini pasti mengalami gangguan dalam pertumbuhanya dan perkembangannya, tanaman akan kerdil dan tidak mampu berproduksi sama sekali.

PENYEBAB PENYAKIT BULAI JAGUNG (PATOGEN)

Penyebab bulai yang biasanya terjadi jagung di Indonesia adalah Peronosclerospora maydis di Pulau Jawa dan Pulau Madura dan P.philippinensis di Pulau Sulawesi. P. philippinensis ini juga menyebar di berbagai penjuru di dunia. Protista mirip cendawan namun berkerabat lebih dekat dan lebih mirip dengan alga ini bersifat parasit obligat .

Alat penyebaran utamanya ialah spora vegetatif yang dihasilkan oleh badan yang biasa disebut konidia (sehingga sporanya disebut juga konidiospora). Konidia dapat bertahan selama bertahun-tahun sebelum tumbuh kembali.

Proses infeksi ini terjadi apabila konidia disebarkan dinihari sekitar pukul 02.00 – 04.00 pasalnya poralisasi maksimum terjadi pada saat itu. Infeksi dilakukan oleh konidia lewat stomata. Pada siang hari tidak akan terjadi infeksi pasalnya pelepasan konidia terhenti, diduga karena konidia tersebut tidak tahan terhadap cahaya matahari.

Pencegahan Penyakit Bulai Jagung

  1. Perlakuan Benih, sebelum ditanam sebaiknya benih atau bibit jagung dicampur terlebih dahulu bersama fungisida yang berbahan aktif dimetomorf (Renon, akrobat, Sirkus, dll)
  2. Lakukan Penyemprotan saat tanaman jagung sudah berusia sekitar 1 minggu hingga 35 hst dengan fungisida berbahan aktif iprodium dan menggunakan obat carbio dengan dosis 15-25cc setiap 17 liter air, semprotkan dengan jarak sekitar 7 hari.
  3. Pemupukan pertama seharusnya jangan menggunakan pupuk urea, gunakan Phonska + SP, atau dapat juga ditambah ZA dan Organik. Selanjutnya pemupukan tahap kedua sebaiknya menggunakan pupuk ZA+Ponska+organik dan pemupukan terakhir gunakan Urea.
  4. Taburilah lahan dengan pupuk organik seperti pupuk kandang, Bhokasi, sebelum lahan ditanami.

Cara Pengendalian yang Efektif

Langkah Pertama

  • Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan ialah hand preyer dan air biasa
  • Hand speyer yang sudah berisi air biasa di semprotkan pada tanaman dan lahannya sekitar jam 04.00 s/d 05.30 pagi, dari tanaman berumur 7 s/d 21 hari setelah tanam
  • Dengan melakukan hal itu maka akan menekan perkembangan spora bulai, sehingga tanaman tidak terserang oleh penyakit bulai.

Langkah Kedua

  • Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan ialah hand preyer,air biasa dan fungisida
  • Hand speyer yang sudah berisi air biasa dan fungisida di semprotkan pada tanaman dan lahannya sekitar jam 04.00 s/d 05.30 pagi, mulai tanaman berumur 7 s/d 21 hari setelah tanam.
  • Dengan melakukan hal itu maka dapat menekan perkembangan spora bulai, sehingga tanaman tidak terseranga oleh penyakit bulai.

Manfaat Jagung Hibrida

Setelah kami membahas mengenai cara budidaya jagung hibrida ada baiknya anda sebagai konsumen atau produsen mengetahui terlebih dulu apa saja manfaat yang diperoleh tubuh setelah mengkonsumsi jagung manis ini, yaitu :

1. Baik Untuk Pencernaan

Jagung merupakan salah satu makanan kaya serat, baik serat larut dan tidak larut. Serat larut berguna untuk membantu memblokir penyerapan kolesterol. Selain itu, mengonsumsi jagung bisa membuat buang air besar lebih lancar, menghindarkan dari penyakit sembelit, wasir, hingga kanker usus besar.

2. Mencegah Anemia

Jagung hibrida sangat banyak mengandung vitamin B12 yang baik untuk mencegah terjadinya penyakit anemia akibat kekurang vitamin B serta kandung vitamanin B12 tinggi dapat meningkatkan kekebelan tubuh.Sehingga tahan terhadap berbagai serangan penyakit yang disebabkan oleh virus ataupun bakteri berbahaya.

3. Sumber Energi

Jagung termasuk golongan sayuran bertepung yang mampu memberikan energi pada tubuh. Termasuk dalam golongan jenis karbohidrat kompleks menjadikan konsumsi makanan ini dapat memberikan ras a kenyang lebih lama sehingga energi pun berlangsung stabil.

4. Menurunkan Kolesterol LDL

Jagung kaya akan Vitamin C, karotenoid, dan bioflavonoid yang menjaga kesehatan jantung dengan mengendalikan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu jagung juga berguna untuk mengurangi menyerepan kolesterol di dalam tubuh anda.

5. Bantu Menaikkan Berat Badan

Jagung biasanya disebut sebagai pilihan karbohidrat bagi orang yang memiliki tubuh kurus. Hal itu dikarenakan jagung kaya karbohidrat serta kalori yang bisa menambah berat badan bagi mereka yang kekurangan.

6. Cegah Diabetes dan Hipertensi

Mengonsumsi secara teratur biji jagung bisa membantu proses pengelolanan insulin pada diabetesi. Selain itu bisa menghindari dari hipertensi pasaknya ada kandungan phenolic phytochemicals. Phenolic phytochemicals mengatur penyerapan dan pelepasan insulin dalam tubuh, sehingga mengurangi kemungkinan paku dan tetes untuk pasien diabetes dan memungkinkan anda bisa mempertahankan gaya hidup yang normal.

7. Tulang Kuat dan Baik Untuk Mata

Jagung juga mengandung mineral seperti magnesium, zat besi, dan fosfor yang diperlukan dalam kesehatan tulang. Terpenuhinya nutrisi itu mencegah tulang retak saat tua. Zat karotenoid pada jagung sangat berguna untuk mengurangi risiko gangguan penglihatan pada mata.

8. Sifat Antikanker

Penelitian telah membuktikan antioksidan dalam jagung bisa membasmi kanker. Selain itu, sayuran yang tergolong biji-bijian ini sumbur senyawa fenolik yang efektif melawan tumor pada payudara dan hati.

9. Manfaat Saat Kehamilan

Jagung kaya akan asam folat yang bermanfaat untuk ibu hamil. Kekurangan asam folat pada wanita hamil diakibatkan oleh bayi lahir dengan prematur (berat badan kurang) serta cacat saraf.

10. Bermanfaat Untuk Jantung

Jagung yang diolah menjadi minyak jagung memiliki sifat anti-atherogenic sehingga melindungi dari penyakit kardiovaskular yang diakibatkan oleh jantung.

Seperti itulah artikel budidaya jagung hibrida yang baik dan benar. Pastikan hasil yang anda terima bisa memuaskan setelah mencoba menanamnya. Cukup sekian artikel dari saya semoga bermanfaat dan bisa membantu bagi usaha pertanian anda. Sekian dan terima kasih.

 

 

 

 

× Whatsapp Kami!