Select Page

Cara Menanam Semangka – Pada artikel kali ini kami akan mengulas tentang bagaimana cara budidaya semangka dengan cara yang praktis dan bisa menghasilkan buah yang melimpah. Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan buah yang satu

Cara Menanam Semangka

 

 

 

 

Banyaknya kebutuhan masyarakat akan buah ini menjadikan sebuah peluang usaha baru. Ya, kamu bisa membudidayakan tanaman untuk meraih keuntungan yang lumayan tinggi. Untuk menanam semangka tidaklah terlalu sulit. Asal dalam merawat buah ini, kamu akan mendapatkan hasil panen yang melimpah.

Ini kan? Buah dengan bentuk bulat atau lonjong ini sangat digemari oleh masyarakat. Selain memiliki rasa yang manis, semangka juga memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga bila kamu mengonsumsinya bisa menghilangkan rasa dahaga. Oleh karena itu banyak yang menggunakan buah ini sebagai hidangan untuk buka puasa.

Langkah-langkah Menanam Semangka

    • 1.1 Syarat Tumbuh Tanaman Semangka
    • 1.2 Pengolahan Lahan Tanam
    • 1.3 Persiapan Benih Semangka
    • 1.4 Cara Menanam Semangka
    • 1.5 Pemeliharaan Tanaman Semangka
    • 1.6 Panen Semangka

Cara Menanam Semangka

Tingginya permintaan pasar akan buah semangka sehingga peluang mendapatkan penghasilan dari budidaya buah ini sangat besar.

Tetapi untuk mendapatkan hasil maksimal dari budidaya tanaman ini kamu tentu harus mengetahui cara menanam semangka dengan baik dan benar. Oleh karena itu agar budidaya semangka yang kamu jalan bisa sukses kamu bisa mengikuti langkah-langkah menanam buah semangka di bawah ini.

Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

Tanaman semangka sangat cocok untuk lingkungan yang memiliki curah hujan sekitar 40 sampai 50 mm setiap bulannya. Selain itu buah semangka akan berkembang dengan baik bila ditanam di daerah dengan suhu sekitar 25 derajat celsius ketika siang hari. Selain itu daerah yang cocok untuk budidaya semangka adalah daerah yang kering dan cenderung miskin dengan uap air.

Oleh karena itu memilih daerah yang memenuhi kriteria di atas akan membantu kamu dalam memaksimalkan hasil budidaya tanaman semangka.Tanaman semangka cocok ditanam pada lahan yang tidak ada naungannya atau lahan terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung.

Karena kurangnya tanaman semangka akan berpengaruh terhadap perkembangan tanaman semangka. Selain itu kurangnya su7ply sinar matahari akan membuat proses pemanenan terhambat karena semangka membutuhkan waktu yang lama untuk matang sempurna.

Sedangkan kondisi tanah atau lahan tanaman semangka cocok untuk daerah yang gembur memiliki unsur hara yang tinggi. pH tanah tanaman semangka cocok pada kisaran 6 sampai 6,7. Jika kondisi tanah belum memenuhi kriteria tersebut sebaiknya dilakukan proses pengapuran sampai pH tanah sesuai.

Pengolahan Lahan Tanam

cara menanam semangka

Sebelum memindahkan bibit semangka pada lahan tanam terlebih dahulu dilakukan pembersihan media tanam. Usahakan agar lahan yang ditanami semangka bebas dari pengganggu seperti tanaman gulma, batu-batuan dan tanaman liar yang lain. Setelah lahan bersih baru buat bedengan supaya air yang ada di dalam tanah bisa mudah untuk dialirkan.

Tanaman semangka tidak terlalu menyukai lahan basah sehingga kamu perlu menjaga lahan agar tetap kering. Berbeda dengan tanaman lain untuk mendapat hasil yang maksimal usahakan kamu menambah unsur hara pada lahan yang akan digunakan untuk menanam.

Kamu bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk kandang sebelum dilakukan proses penanaman. Bila kandungan unsur hara pada lahan sudah cukup kamu bisa mulai proses penanaman semangka. Langkah selanjutnya adalah dengan membuat lubang tanam pada bedengan dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm sedang untuk ke dalaman lubang tanam sampai 8 sampai 10 cm.

Lubang tanam ini sebaiknya dibuat seminggu sebelum proses penanaman. Agar tanaman bisa tumbuh dengan baik kamu bisa menambahkan pupuk dengan komposisi 4 kg, pupuk DS 28 gr, pupuk ZK 20 gr, serta pupuk ZA 15 gr.

Persiapan Benih Semangka

cara menanam semangka

Untuk menghasilkan tanaman yang bagus, tentu kamu harus menggunakan bibit yang bagus dan jenis bibit semangka yang bagus untuk dibudidayakan adalah dari jenis semangka hibrida impor. Jenis bibit tersebut memiliki dua tipe yakni tripoid dan haploid.

Jenis benis triploid biasanya memiliki ciri cangkang biji semangka cukup keras sehingga perlu di renggangkan karena cangkangnya. Sedangkan untuk jenis benih semangka haploid cukup mudah dibudidayakan karena cangkang bijinya tidak sekeras triploid.

Bila jenis bibit sudah dipilih selanjutnya adalah proses perendaman biji semangka. Setelah biji direnggangkan langsung direndam di dalam air dengan campuran air hangat, hormon tumbuh, bakterisida dan fungsida.

Biji direndam sekitar 30 menit saja kemudian biji tersebut diangkat dan ditiriskan sampai kering. Biji semangka telah siap untuk dicambahkan dan ditanam. Biasa bibit yang sudah disemaikan bisa dipindahkan ke lahan tanam ketika telah berusia sekitar 4 minggu.

Teknik Penanaman

Berikut adalah teknik penanaman tanaman semangka secara benar.

  • Setelah anda mendapatkan bibitnya, maka tinggal anda semai bibit tersebut pada lahan yang sudah disediakan. Agar lebih baik anda dapat menambahkan kandungan unsur hara pada tanah dengan menambahkan pupuk organik dan pupuk kandang. Lalu siramlah bibit tersebut setiap pagi dan sore hari hingga tumbuh tunas baru.
  • Jika pada awalnya anda menyemai bibit tersebut pada polybag, anda dapat memindahkannya ke media tanam di lahan yang sudah disiapkan sebelumnya setelah menginjak usia empat minggu.
  • Buatlah lubang pada lahan atau medai tanam yang telah anda siapkan sebelumnya dengan kedalaman sekitar 8 – 10 cm.
  • Sebelum melakukan penanaman pada media tanam, sebaiknya lubang tanam disiram menggunakan gembor agar lahan siap untuk menerima bibit.
  • Bibit semangka juga harus direndam dalu dengan larutan perangsang tumbuh. Larutan ini sangat berguna agar benih semangkakuat dan  tidak mudah terserang penyakit atau hama tanaman. Proses perendam membutuhkan waktu sekitar 5 – 10 menit.
  • Lalu langkah berikutnya, adalah memisahkan bibit semangka dari polybag ke lahan. Harus berhati-hati dalam melakukan langkah ini agar akar tidak rusak.

Manfaat Buah Semangka Untuk Kesehatan

 

Menyehatkan Jantung dan Tulang

Pertama adalah menyehatkan organ jantung dan tulang. Selain buah tomat, buah semangka telah menjadi salah satu buah yang sangat kaya akan kandungan likopen.

Zar likopen adalah sejenis karotenoid, salah satu jenis dari antioksidan yang dapat mencegah kerusakan tubuh dan sel akibat serangan dari radikal bebas.  Lalu kemudian, likopen juga dapat melindungi tubuh dari serangan dan ancaman kolesterol jahat.

Semangka Kaya Likopen Sebagai Antioksidan

Selain buah jeruk dan jambu biji, buah semangka adalah sumber likopen yang sangat luar biasa. Seperti yang sudah dijelaskan, buah semangka kaya akan kandungan likopen. Selain untuk kesehatan organ jantung dan tulang, zat likopen berfungsi sebagai anti oksidan.

Kemampuan dari zat likopen sangat menakjubkan dalam menetralisir molekul radikal bebas yang dapat merusak sel dan jaringan tubuh yang rapuh.

Menghindari Dehidrasi dan Kaya Serat

Buah semangka adalah salah satu buah yang mempunyai kandungan air yang sangat tinggi. Jadi tak heran jika buah ini sangat disukai di wilayah dengan iklim tropis dan menjadi buah favorit saat musim panas di negara yang mempunyai 4 musim.

Dikarenakan kandungan airnya yang sangat tinggi, manfaat buah semangka membuat seseorang terhindar dari ancaman dehidrasi, dan rasa dari air semangka tentu jauh lebih enak daripada air mineral biasa. Dan juga, serat yang terkandung dalam semangka akan sangat membantu kamu terhindar dari sembelit.

Mengatasi dan mencegah impoten

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa manfaat dari buah semangka sebagai obat kuat alami untuk para pria. Dengan mengonsumsi semangka dapat memberikan efek yang sama dengan obat seperti viagra, dan juga dapat mengobati impoten dan mencegah impoten.

Kelebihan dari buah semangka adalah tidak akan menimbulkan efek samping seperti yang sering terjadi jika seseorang mengonsumsi obat kuat, dikarenakan semangka adalah obat alami dari alam.

Kaya Vitamin dan Nutrisi

Semangka adalah buah yang memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral. Didalam 152 gram buah semangka akan bisa dalam mencukupi kebutuhan kandungan vitamin C harian tubuh sebanyak kurang lebih  20,4 persen, dan kebutuhan vitamin A 17,2 persen, potasium 7,8 persen dan magnesium 3,8 persen.

Cara Menanam Semangka

cara menanam semangka

Bila bibit yang disemai sudah berusia sekitar 4 minggu maka saatnya untuk memindahkan tanaman tersebut ke lahan tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Sebelum bibit dipindahkan ke dalam bedengan sebaiknya lahan disiram air sampai meresap ke dalam tanah agar tanah lebih gembur dan untuk menjaga kelebaban lahan.

Setelah itu baru bibit semangka ditanam pada lubang yang telah dipersiapkan sebelumnya kemudian tutup kebali lubang tersebut dengan tanah tipis sampai ujung pangkal bibit semangka.

Pemeliharaan Tanaman Semangka

Agar semangka dihasilkan memiliki kuantitas dan kualitas yang baik tentu harus dilakukan perawatan rutin setiap harinya. Lakukan penyiraman rutin setiap hari pagi dan sore terutama ketika musim kemarau. Kelembaban lahan tanam harus selalu diperhatikan agar tanaman bisa tumbuh maksimal.

Selain penyiraman rutin perlu juga melakukan penyiangan untuk membersihkan lahan dari tanaman gulma atau rumput penganggu agar tidak mengambil kandungan unsur hara pada lahan tanam. Sehingga kebutuhan tanaman semangka bisa terpenuhi dengan baik. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi perlu diberikan pupuk dengan jenis dan dosis tertentu.

Untuk menjaga kandungan unsur hara pada tanaman perlu diberikan pupuk NPK atau pupuk kandang yang dipermentasikan. Sebarkan pupuk tersebut pada lahan di sekitar tanaman semangka dengan jara dari lubang tanam lebih dari 10 cm.

Pengendalian Hama

Meskipun semangka termasuk mudah untuk dibudidayakan, tetapi kendala hama dan penyakit pada tanaman semangka cukup menjadi perhatian para pelaku budidaya semangka. Berikut adalah beberapa hama dan penyakit pada tanaman semangka dan bagaimana cara pengendaliannya:

  • Thrips merupakan hama dengan ciri-ciri berukuran tubuh kecil, memiliki ruas-ruas pada badan serta berwarna kuning kehitaman. Thrips biasa menyerang daun, bunga serta buah, yang mengakibatkan bunga mati dan berguguran. Cara pengendelian thrips dapat dilakukan dengan sanitasi pada lahan atau kebun, dan penyeprotan tanaman semangka menggunakan insektisida.
  • Ulat tanah merupakan salah satu hama yang paling sering merusak tanaman semangka, ulat tanah memiliki ciri-ciri warna tubuh kehitaman, panjang tubuh sekitar 2 – 5 cm dan merusak tanaman pada malam hari. Ulat tanah biasanya merusak akar dan tunas baru, sehingga tanaman semangka dengan cepat layu dan mati. Cara pengendalian ulat tanah salah satunya dengan melakukan penyemprotan pestisida sesuai dosis.
  • Layu Fusarium merupakan penyakit pada tanaman semangka penyebab terjadinya layu fusarium, adalah lingkungan yang lembab dan banyaknya tanaman pengganggu atau gulma di sekitar tanaman. Salah satu cara pengendalian layu fusarium dapat dilakukan dengan cara melakukan perendaman benih dengan cairain fungisida sebelum penanaman dan penyemprotan fungisida secara teratur.
  • Busuk Semai merupakan penyakit tanaman yang merusak batang dengan ciri-ciri batang benih berubah menjadi warna cokelat dan tanaman akan cepat mati. Pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perendaman bibit semangka sebelum penanaman dengan menggunakan larutan Benlate dan Difolathan.

Setiap kita membudidayakan sesuatu tanaman, entah itu jagung, kedelai, semangka, dan tanaman organik lainnya, tentu kita tidak bisa menghindari sesuatu hal yang disebut dengan hama dan penyakit, kedua hal ini selalu muncul dan kita sebagai seorang pembudidaya harus dapat mengatasi hal ini, jika tidak, kita tidak akan mendapatkan hasil panen yang maksimal. Dibawah ini, kita akan mengetahui dan belajar mengenai hama-hama yang menyerang tanaman semangka.

1. Ulat Tanah

Hama jenis ini menyerang tanaman pada malam hari, sedangkan pada siang harinya bersembunyi di dalam tanah atau di balik mulsa PHP. Ulat tanah menyerang batang tanaman yang masih muda dengan cara memotongnya, sehingga sering dinamakan juga ulat pemotong.

2. Ulat Jengkal

Gejala serangan ulat ini ditandai pada tepi daun muda terdapat bekas gigitan serangga yang makin lama makin makin ke tengah hingga tersisa tulang daunnya. Cara untuk membasmi hama ini adalah dengan melakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif seperti sipermetrin, kartophidroklorida, atau dimehipo dengan dosis yang sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat.

3. Lalat Buah

Lalat betina dewasa menyerang tanaman semangka dengan cara memasukan telurnya ke bagian dalam buah, lalu kemudian telur yang ada berubah menjadi larva, larva-larva inilah yang akhirnya akan memakan buah semangka dari dalam sehingga buah akan menjadi busuk.

4. Layu Bakteri

Penyakit ini sangat sering merusak hasil tanaman, Serangannya disebabkan oleh bakteri. Upaya pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kadar pH tanah, memusnahkan tanaman yang terkena serangan, melakukan penggiliran tanaman serta penyemprotan secara kimiawi menggunakan bakterisida dari golongan seperti antibiotik dengan bahan aktif kasugamisin, atau oksitetrasiklin dengan dosis sesuai pada kemasan.

5. Layu Fusarium

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit layu fusarium hampir sama dengan gejala layu bakteri, yang membedakan hanyalah dari penyebabnya. Layu fusarium disebabkan oleh serangan cendawan. Untuk upaya pengendalian yang dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan kadar pH tanah, dan memusnahkan tanaman yang terserang.

6. Busuk Phytophora

Penyakit ini menyerang semua bagian tanaman. Batang yang terserang ditandai dengan bercak coklat kehitaman dan kebasah-basahan. Serangan serius menyebabkan tanaman layu. Daun semangka yang terserang seperti tersiram air panas. Buah yang terserang ditandai dengan bercak kebasah-basahan yang menjadi coklat kehitaman dan lunak.

 Membuat Tanaman Semangka

Tanaman semangka membutuhkan perawatan yang optimal agar dapat tumbuh dengan smpurna. Berikut cara pemeliharaan tanaman semangka:

  • Lakukan penyiraman
    Lakukan pemyiraman secara rutin setiap pagi dan sore hari, terutama jika memasuki musim kemarau. Serta kelembaban lahan tanaman harus dijaga dengan baik agar semangka dapat tumbuh dengan maksimal.
  • Lakukan penyiangan
    yaitu proses membersihkan lahan agar terhindar dari serangan gulma ataupun rumput pengganggu agar kandungan unsur hara tidak direbut oleh gulma ataupun tanaman pengganggu, sehingga semangka dapat tumbuh dengan optimal.
  • Lakukan juga penjarangan dan penyulaman
    Penjarangan dilakukan apabila tanaman terlalu lebat, caranya dengan memangkas batang dan daun yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Sedangkan penyulaman dilakukan dengan cara mengganti bibit yang sudah mati atau rusak dengan bibit baru.

Panen Semangka

Usia semangka yang siap dipanen setiap daerahnya berbeda-beda, tergantung pada cuaca suatu daerah. Tapi semangka yang telah siap dipanen biasanya memiliki ciri-ciri daun buah sudah mulai layu, serta bila dipukul berbunyi puk (suara berat).

Semangka bisa dipanen setiap hari, jumlah buah yang dipanen bisa disesuaikan dengan permintaan pasar agar kondisi buah tetap terjaga. Untuk memanennya kamu bisa menggunakan gunting atau pisau untuk memotong bagian tangkai sekitar 3-5 cm dari pangkal buah.

Demikian tadi cara menanam semangka yang baik dan benar, semoga bermanfaat bagi Anda. Terima kasih.

× Whatsapp Kami!