Select Page

Mesin pencacah jerami merupakan suatu alat yang penggunaannya sangat dibutuhkan oleh kelompok masyarakat pengusaha pakan ternak, pembuat kompos, dan pengolahan jerami. Untuk mengetahui definisi atau pengertian dari mesin pencacah jerami ini, kita perlu mengetahui pengertian dari mesin dan pencacah jerami itu terlebih dahulu.

Definisi Mesin Pencacah Jerami – Mesin Pemotong Jerami

Dalam Kamus Bahasa Indonesia (2002: 576) didefinisikan bahwa “Mesin adalah perkakas untuk menggerakkan atau membuat sesuatu yang dijalankan dengan roda, digerakkan oleh tenaga manusia atau penggerak manggunakan bahan bakar minyak atau tenaga alam”.

Hal yang hampir sama dikemukakan oleh Salim (1991: 458) menyatakan bahwa “Mesin adalah alat yang mempunyai daya gerak atau tenaga baik dijalankan dengan motor penggerak maupun tenaga manusia”.

Dari definisi mesin yang dikemukakan oleh kedua sumber di atas, tampak bahwa sumber pertama mendefinisikan mesin sebagai kendaraan, sedangkan sumber kedua mesin sebagai alat yang dapat membantu untuk meringankan kerja manusia. Jadi, pada dasarnya definisi dari kedua sumber mempunyai tujuan yang sama.

Akan tetapi, penjelasan definisi dari sumber kedua lebih jelas dibanding sumber pertama jika disesuaikan dengan mesin pengolahan jerami karena mesin pengolah jerami tersebut tidak digunakan sebagai kendaraan yang dapat mengangkut atau membawa manusia dari suatu tempat ke tempat yang lain, melainkan hanya digunakan untuk meringankan pekerjaan manusia dalam pengolahan jerami.

Manfaat Mesin Pencacah Jerami – Mesin Pemotong Jerami

Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang ditulis oleh Daryanto (1994) kata pencacah berasal dari kata pencacah yang artinya hancur, halus, dan cerai berai.

Jika ditambahi dengan awalan peng- maka akan lebih mengarah pada sesuatu berupa alat untuk menghaluskan sesuatu. Alat pencacah sangat identik dengan menghaluskan suatu benda, namun tidak selamanya sesuatu yang dihaluskan itu akan menjadi tidak berguna lagi jika dibandingkan dengan sebelum dihaluskan.

Namun, ada beberapa yang justru akan menjadi sangat lebih bermanfaat setelah mengalami proses penghalusan apabila dibandingkan dengan sebelum dihaluskan, salah satunya yaitu rumput yang akan dibuat pupuk organik, dan jerami di olah menjadi makanan ternak.

Dari hasil kutipan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa mesin pencacah adalah alat yang digunakan untuk menghancurkan suatu jerami yang telah dipisahkan dari padinya dan menjadi hancur, halus, atau cerai berai setelah dimasukkan ke dalam alat pencacah sehingga setelah keluar dari alat tersebut, bentuk dan ukurannya tidak sama dengan bentuk sebelum dimasukkan ke dalam alat tersebut.

Spesifikasi Mesin Pencacah Jerami – Mesin Pemotong Jerami

:

mesin pencacah jerami

Mesin Pencacah Jerami K200 adalah alat untuk mencacah jerami kering ataupun basah, yang biasanya digunakan untuk pakan ternak ataupun akan digunakan sebagai kompos. Jika untuk Kompos, cacahan jerami sangat efektif waktu prosesnya pada saat proses fermentasi.

Dimensi Mesin : 800 mm x 500 mm x 800 mm.
Bahan Material : Pelat Besi Plattezer.
Bahan Material Rangka : Besi Siku 40/40.
Penggerak : Motor Bensin.
Daya ( Power ) : 5,5 HP.
Energi Yang Digunakan : Bensin.
Bahan Material Pisau : Baja.
Kapasitas : 100 Kg – 200 Kg / Jam.
Dilengkapi Dengan : Roda.
Fungsi : Untuk Merajang Rumput-Rumput Atau Jerami Untuk Pakan Ternak.

Komponen-komponenMesin Pencacah Jerami

Mesin pencacah jerami merupakan suatu alat yang digunakan untuk menghancurkan dan menghaluskan jerami yang terdiri atas beberapa komponen. Komponen mesin pencacah jerami dikemukakan di bawah ini.

“1) Rangka, 2) silinder penghancur, 3) saluran masuk, 4) Saluran keluar, 5) Motor penggerak” (Suhartanto,2008:6).
Selain itu, komponen mesin pencacah jerami dikemukakan di bawah ini.
“1) Hopper, 2) Saringan, 3) Body, 4) Poros pahat, 5) Pulley motor, 6) Motor, 7) Pulley poros, 8) Bearing, 9) Saluran keluar material” (Sularso,2004:21).

Dari uraian komponen mesin pencacah jerami yang dikemukakan Suhartanto secara umum, karena selain dari komponen yang telah disebutkan masih terdapat komponen yang tidak disebutkan. Sedangkan menurut Warsono menguraikan komponen mesin pencacah jerami lebih khusus, karena setiap komponen yang terdapat pada mesin pencacah telah disebutkan.

Prinsip Kerja Mesin Pencacah Jerami – Mesin Pemotong Jerami

Ada beberapa prinsip kerja mesin pencacah jerami berdasarkan komponen. Salah satu diantaranya adalah yang dikemukakan oleh Suhartanto (2008:8) bahwa “Prinsip kerja mesin pencacah jerami adalah jerami dimasukkan melalui corong atas dan jerami dicacah didalam silinder lalu keluar melalui corong bawah.

”Selain itu, menurut Sularso (2004:23), “Prinsip kerja mesin pencacah jerami adalah jerami dimasukkan melalui hopper pada ruang giling. jerami yang dimasukkan akan dihancurkan oleh pisau yang terdapat pada poros.”

Dari penjelasan prinsip kerja yang dikemukakan Suhartanto masih kurang jelas, karena menjelaskan prinsip kerja belum secara lengkap dan masih perlu proses selanjutnya. Sedangkan menurut Sularso juga masih cukup jelas, karena menjelaskan prinsip kerja sampai proses pencacahan.

Dasar-dasar Pengembangan Mesin PemotongJerami

Dalam pengembangan mesin pencacah jerami, beberapa hal yang menjadi dasar-dasar perhitungan, yaitu :
Pemilihan Motor
Motor adalah sumber daya atau tenaga yang akan meggerakkan komponen mesin secara keseluruhan. Untuk menentukan besar daya motor, digunakan persamaan sebagai berikut:

P = F x V ………(Sularso dan Kiyokatsu Suga, 1997:7)
Keterangan: P = daya motor (kW)
F = gaya (N)
V = kecepatan translasi (m/s)
Untuk menghitung kecepatan translasi, digunakan persamaan:
V = …… (Sularso dan Kiyokatsu Suga, 1997:7)
Dimana: D = diameter puli poros (inch)
n = putaran poros (rpm)

Perhitungan Kekuatan Pengelasan

Kekuatan pengelasan tiap komponen memiliki peranan yang sangat penting dalam menciptakan rangka serta rangkaian mesin yang kokoh dan kuat. Oleh karena itu pengelasan yang diberikan harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Adapun perhitungan pengelasan adalah sebagai berikut:

F = m x g
τ g = (Suryanto, 1985:73)
Keterangan: τ g = tegangan geser (N/mm2)
F = gaya (N)
h = tinggi pengelasan (mm)
L = panjang pengelasan (mm)
m = massa (kg)
g = gaya grafitasi (m/s)

Perencanaan Puli dan Sabuk

Sabuk digunakan untuk memindahkan putaran dari motor ke poros penggetar. Untuk menghitung panjang sabuk terlebih dahulu dihitung puli yang digunakan. Untuk menghitung perbandingan puli, digunakan rumus:

D1.n1 = D2.n2 ………(Sularso dan Kiyokatsu Suga, 2004:166)
Dimana: D1 = diameter puli motor (inch)
D2 = diameter puli poros penggetar (inch)
n1 = putaran motor (rpm)
n2 = putaran poros penggetar (rpm)

Panjang Sabuk yang Digunakan

L = π(r1+r2) + 2(x) +
(Sularso dan Kiyokatsu Suga, 2004:170)
Dimana: L = panjang sabuk (mm)
r1 = jari-jari puli motor (inch)
r2 = jari-jari puli poros penggetar (inch)
x = jarak antar titik pusat puli (mm)

Bantalan

Jenis bantalan yang digunakan dalam konstruksi ini adalah bantalan gelinding tipe duduk. Jumlah bantalan yang digunakan sebanyak 2 buah. Bantalan ini merupakan pemegang dari poros penggetar yang berputar, agar tidak lepas. Adapun perhitungan dari bantalan tersebut adalah sebagai berikut:

Menghitung gaya :
F = m x g
Menghitung beban radial bantalan:
Fr = T/r
Menghitung beban ekuivalen bantalan:
Pr = (X.V.Fr) + (Y.Fa)
Menghitung umur bantalan:
Ls =
Lh = x 1,67.106
(Sularso dan Kiyokatsu Suga, 1991:135)
Keterangan: Fr = beban radial (N/mm2) C = beban dinamis
T = momen puntir (kg.mm) Co = beban statis
R = jari-jari lilitan pegas (mm) m = massa (kg)
Pr = beban ekuivalen (kg) g= gaya grafitasi(m/s)
Lh = umur bantalan (tahun)
Fa = beban aksial

Demikianlah artikelmengenai mesin pencacah jerami atau mesin pemotong jerami buat semoga bermanfaat.

× Whatsapp Kami!