Select Page

Kacang panjang adalah salah satu jenis sayuran yang berwarna hijau dan memiliki bentuk memanjang. Di dalam kacang panjang memiliki biji lunak. Daun kacang panjang sering disebut lembayung. Dan dapat dibudidayakan di Indonesia. Budidaya kacang panjang memiliki beberapa tata cara.

Kacang panjang ini biasa digunakan sebagai campuran sayur asem karena teksturnya yang ketika dimakan akan terasa sedikit memiliki sensasi yang berbeda karena agak keras namun tidak terlalu keras.

Kandungan Gizi pada Kacang Panjang

Di dalam 100 gram kacang panjang yang direbus, terkandung 8,3 gram protein. Protein dalam kacang panjang termasuk protein nabati dan baik untuk memenuhi kebutuhan tubuh.Kacang panjang juga kaya akan vitamin B kompleks. Vitamin ini memiliki fungsi yang penting bagi tubuh.

Di antaranya sangat membantu fungsi syaraf. Di dalam tiap 100 gram kacang panjang rebus, terdapat 146 mcg asam folat (37% kebutuhan tubuh), 0,1 mg vitamin B6 (5% kebutuhan tubuh), 0,1 mg riboflavin (4% kebutuhan tubuh), 0,6 mg niacin (3% kebutuhan tubuh), dan 0,4 msg asam pantotenat (4% kebutuhan tubuh).

Kacang panjang termasuk sayuran yang mengandung mineral dalam jumlah tinggi. Di antaranya adalah magnesium (komponen penting bagi kesehatan tulang dan gigi), fosfor (penting dalam produksi energi dalam tubuh), zat besi (pembentukan sel darah merah)

Tembaga (menjaga kesehatan kulit dan meningkatkan daya tahan tubuh), kalium (kesehatan sel syarat dan otot), serta kalsium (penting bagi pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat dan kuat).

Manfaat Kacang Panjang Bagi Kesehatan

Mencegah Diabetes

Biasanya jenis sayuran kacang-kacangan dapat mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, dan mencegah terjadinya penyakit diabetes. Kacang panjang juga dapat mencegah terjadinya penyakit diabetes, karena kacang panjang yang rendah akan kalori.

Cara Penggunaan :

Jus kacang panjang mentah 3-4 batang setiap pagi, dicampur sedikit air lalu minum secara rutin setiap pagi. Jika anda tidak tahan dengan baunya, bisa menambahkan dengan tomat atau buah.

Sumber Antioksidan

Manfaat antioksidan sangat penting bagi tubuh, yaitu mencegah dan memerangi radikal bebas. Kacang panjang merupakan  salah satu sayuran yang mengandung antioksidan yang tinggi. Selain nutrisi antioksidan konvensional seperti beta-karoten dan vitamin C, kacang panjang juga mengandung mineral mangan yang penting bagi antioksidan tubuh.

Kacang hijau mengandung berbagai macam karotenoid (termasuk lutein, beta-karoten, violaxanthin, dan neoxanthin) dan flavonoid (termasuk quercetin, kaemferol, catechin, epicatechins, dan procyanidins) yang semuanya telah terbukti memiliki sifat sebagai antioksidan.

Kesehatan Tulang

Selain Osteoporosis, ada berbagai penyakit kelainan yang terjadi pada tulang yang sangat penting untuk kita hindari. Mangan dan vitamin K di dalam kacang panjang sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, dan akan membuat tulang menjadi kuat.

 Menjaga kesehatan kulit

Asupan vitamin C yang cukup dalam tubuh akan mencegah penuaan dini dan keriput pada kulit. Vitamin C yang terkandung pada kacang panjang sangat penting untuk pembuluh darah, tendon, ligamen, dan juga kesehatan kulit.

Baik untuk pencernaan

Kacang panjang mentah memiliki kandungan serat yang maish utuh yang memberikan efek baik pada sistem pencernaan tubuh. Sehingga dapat dikatakan bahwa konsumsi kacang panjang mentah dapat menghindarkan Anda dari gangguan pencernaan seperti sembelit maupun penyakit yang lebih berbahaya seperti kanker usus besar.

Macam- Macam Kacang Panjang

1. Kacang usus

Panjang batang kacang usus seperti pada kacang lanjaran biasa, hanya polongnya sangat panjang hingga mencapai lebih dari 80 cm. Saat masih muda polong berwarna keputih-putihan, setelah tua menjadi putih kekuning-kuningan. Biji polongnya bulat panjang, kadang sedikit melengkung, agak pipih, dan warnanya putih atau blorok (putih bernoda merah). Besar bijinya antara (5—6) mm x (8—9) mm.

2. Kacang busitao atau kacang hibrida atau kacang harapan

Kacang busitao mirip kacang panjang lanjaran biasa, hanya batangnya pendek dan biasanya sulurnya sedikit membelit. Polong kacang busitao pendek antara 25—35 cm. Akan tetapi, rasa polong mudanya tidak kalah dengan kacang panjang. Meskipun kacang busitao termasuk ke dalam golongan kacang panjang, tetapi tanaman ini tidak memerlukan lanjaran karena polongnya terkumpul di bawah.

3. Kacang tolo (Vigna unguiculata)

Kacang tunggak atau kacang tolo ini memiliki batang yang tidak membelit dan tidak begitu panjang. Jika membelit, hanya ujung yang sangat pendek saja yang membelit. Oleh karena itu, tanaman ini tidak pernah diberi lanjaran. Polong kacang tolo pendek, berkisar 10 cm, berwarna hijau, kaku, serta tidak mudah dipatahkan.

Polong yang kering berwarna kuning, keras, dan mudah pecah. Daunnya pun kaku dan agak kasar. Biji kacang ini bulat panjang, agak pipih, dan ujungnya agak jorong. Bijinya berwarna kuning cokelat dan besarnya antara (4—6) mm x (7—8) mm.

4. Kacang uci

Kacang uci dikenal dengan nama kacang endel. Selain itu, kacang uci sering disebut kacang beras karena digunakan sebagai campuran nasi atau lepet. Kacang uci ini termasuk jenis Phaseolus calcaratus Roxb. Kacang uci ini bersifat setengah membelit, tetapi tidak pernah diberi lanjaran.

Biji pada kacang uci berukuran sangat kecil, berbentuk bulat panjang dan berwarna hitam, hijau, merah. Bijinya berukruan anatra (1,5-  2) mm x (5 – 6) mm. Daun kacang ini agak kasar dan kaku seperti kacang dadap hingga tidak pernah disayur.

Syarat Tumbuh Kacang Panjang

Tanah

Tekstur tanah yang cocok untuk tanaman kacang hijau adalah tanah liat berlempung banyak mengandung bahan organik, aerasi dan drainase yang baik. Struktur tanah gembur, dengan tingakt keasaman (pH) 5,8 – 7,0 optimal 6,7

Iklim

Untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, kacang hijau menghendaki curah hujan optimal 50 – 200 mm/bln; dengan temperatur 25- 27 0C dengan kelembaban udara 50 – 80% dan cukup mendapat sinar matahari.

 Suhu

Suhu yang baik untuk pertumbuhan kacang panjang berkisar 20 – 25°C. Jika suhu kurang kurang dari 20 °C maka tanaman kacang panjang akan sulit dan tidak dapat melakukan proses fotosintesis, dan pertumbuhan akan terhambat.

Cahaya

Cahaya matahari diperlukan oleh tanaman untuk proses fotosintesis. Umumnya kacang panjang membutuhkan cahaya matahari yang besar

Kelembapan Udara

Kelembapan yang diperlukan kacang panjang sekitar 45 – 50 % . Tetapi kelembapan ini agak sulit diukur, tetapi dapat diperkirakan dari suburnya.

Cara Budidaya Kacang Panjang

budidaya kacang panjang

Persiapan Benih

Benih bisa berasal dari pembenihan sendiri atau benih yang dibeli dari toko pertanian. Benih kacang panjang dipilih dengan kriteria yang masih bagus, warnanya cerah, tidak kisut dan terhindar dari OPT.Beberapa varietas kacang panjang yang bisa digunakan adalah KP-1 dan KP-2 yang toleran terhadap hama penggerek polong dan penyakit busuk polong.

Persiapan Lahan

Tanah diolah ,kemudian di buat bedengan dengan tinggi 20-30 cm, lebar 70-80 cm, dan jarak antar bedeng 50-60 cm.Tidak lupa untuk ditaburkan dolomit/kapur pertanian sebanyak 50-75 kg/400 m2 (jika ph tanah dibawah 5,5). Selain itu ditambahkan pula pupuk dasar TSP, KCl dan ZA (2:1 :1) dengan dosis 1-20 kg/400 m2. Pupuk dasar ditaburkan 10-15 hari sebelum tanam.

Penanaman

Dibuat lubang tanam dengan cara tugal sedalam 3-5 cm. Dalam tiap bedengan dibuat dua baris tanaman dengan jarak tanam 70×30 cm. Setiap lubang ditanami 2-4 biji kacang panjang, kemudian ditutup kembali menggunakan tanah. Sambil menunggu benih tumbuh anda bisa membuat ajir atau lanjaran dari bambu, dengan panjang sekitar 2 meter. Lanjaran atau ajir ini nantinya akan digunakan untuk merambatnya daun kacang panjang.

Jarak tanam untuk tanaman kacang panjang adalah :

jarak tanam pada kacang panjang tergantung pada varietasnya:

    1. hijau super dan putih super, jarak tanam yang digunakan adalah 50 cm x 50 cm
    2. biji hitam jarak tanam yang digunakan adalah 45 cm x 50 cm,
    3.  lurik super dan varietas merah putih super, jarak tanamnya adalah 50 cm x 60 cm.
    4. local, jarak tanamnyanya 50 cm x 30 cm atau 40 cm x 60 cm.50 cm x 30 cm
      Tergantung dari varietas yang akan ditanam, misalnya :

Jika anda ingin budidaya jagung maka lebih lengkap ada di jarak tanam jagung

Pengairan 
Sebaiknya diberikan pada pagi hari atau sore hari pada saat suhu udara dan terik matahari rendah, sehingga lebih efektif karena proses evapotranspirasi (penguapan air tanah dan air tanaman ) berlangsung lamban.

Pemeliharaan Tanaman

Setelah tanaman tumbuh kira-kira sudah mencapai tinggi 25 cm, maka langkah selanjutnya ialah pemberian ajir (penyangga). Ini dimaksudkan untuk menjaga agar tanaman dapat tumbuh dengan kuat, serta sebagai media perambatan tanaman.

Selain itu, ajir juga berguna agar kacang panjang nantinya tidak busuk karena menyentuh tanah dan terus-terusan basah akibat media tanah.Pemasangan ajir di lakukan 10 hari sesudah tanam benih. Ajir atau lanjaran ini ditempatkan di antara dua luabng.

Setiap lima ajir, kemudian diberi silang lanjaran dan kemudian ditali agar lebih kokoh.Selain pengajiran, perlu juga dilakukan penyiraman, penyiangan dan pemangkasan daun. Pemangkasan dilakukan setelah tanaman berumur 1,5-2 bulan dengan cara memotong tangkai daun. Daun yang di pangakas adalah daun yang sudah tua.

Pemupukan

Pemupukan di lakukan setelah tanaman berumur 1 minggu dan 3 minggu. Untuk luas tanah 100 m2 , membutuhkan pupuk urea sebanyak 0,5 kg, KCI 1 kg,  Sp -36 1 kg. Pupuk tersebut dibagi 2 untuk di gunakan dua kali pemupukan.

Pemupukan dilakukan dengan cara mencampur semua pupuk, kemudian di tabur atau dikocorkan di sekitar tanaman dengan dosis 20 g per tanaman.

Pengendalian OPT

Pengendalian dengan penyemprotan pestisida bisa di lakukan saat tanaman berumur 2 minggu dan satu bulan. Atau bisa di lakukan ketika sudah timbul serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kacang panajng diantaranya adalah lalat bibit, ulat, ulat polong, bercak daun, dsb.

Proses Panen

Proses panen yaitu proses pengambilan hasil budidaya kacang panjang. Panen yang dilakukan dengan proses yang salah akan membuat kacang panjang rusak.

Sebenarnya panen kacang panjang itu mudah, namun perlu anda hingga lakukan panen pada pagi agar buah kacang tetap segar selanjutnya potong bagian polong biah dan ikat menjadi satu dengan berat sesuai keinginan masing-masing.

 

Hama yang Menggangu Budidaya Kacang Panjang

 Kutu Aphids croccivora

Jenis hama ini merupakan hama yang sangat berbahaya dan menjadi salah satu hama penyebab gagalnya budiadya kacang panjang anda. Hama ini biasanya menyerang pada bagian daun kacang panjang, dan hidup menggerombol dibalik daun.
Akibatnya yang akan timbul yaitu daun kacang akan mengearas dan menggulung kedalam. Penanggulangan hama kutu Aphids croccivora ini yaitu dengan menyemprotkan insektisida.

Ulat Penggulung Daun

Ulat penggulung daun atau Plusia Chalcites merupakan jenis hama yang memakan daun dan membuat daun tanaman kacang tanah menjadi menggulung, akan tetapi urat daun pada tanaman kacang tanah tidak dimakan oleh hama jenis ini.

Daun yang tergulung tersebut dijadikan tempat untuk ulat hidup dan berkepompong. Hama ulat penggulung daun dapat dikendalikan dengan cara alami, yaitu dengan memanfaatkan belalang sembah yang berperan sebagai musuh alami dari ulat penggulung daun.

Ulat Polong

Ulat polong atau Ulat penggerek polong (Etiella zinckenella T) adalah hama yang menyebabkan polong tanaman kacang panjang tampak diselumbungi benang-benang putih dan apabila disingkap maka akan terlihat larva hama didalamnya.

Pengendalian hama secara kimia dapat dilakukan dengan menggunakan Bayrusil 250 EC (kuilnafos) dengan menggunakan dosis 2 cc/liter dengan volume semprot per hektar sekitar 500-600 liter. Dapat juga menggunakan Diazinon 60 EC dengan dosis 1-2 cc/liter dengan volume semprot per hektar adalah 400-600 liter.

Kutu Kebul

Kutu kebul atau lalat putih (Basimia tabaci, B. Gossypiperda, B. longispina, B. golpingi) adalah hama yang menyerang kacang panjang yang menyebabkan daun menguning dan warna hijau hanya terdapat pada sekitar tulang daun.

Pengendalian hama dapat dilakukan dengan cara melepaskan predator alami seperti kumbang Scymnus sp. Lalat putih atau kutu kebul  adalah hama yang menyerang bagian buahnya, dan menyebabkan daun menguning.

Pengendalian haman ini dapat dilakukan dengan cara melepas predator seperrti kumbang atau dengan cara kimia dapat menyemprotkan insektisida monokrotofos (Azodrin 60 WSC) dengan dosis 2-3 cc/liter air dan perhektar dibutuhkan penyemprotan dengan volume 400-600 liter.

Penyakit yang Menggangu Budidaya Kacang Panjang

Penyakit Belang

Yang dimaksud penyakit belang ini terjadi karena terkena virus melalui vektor Aphis craccivora dan Aphis glycinesatau melalui daun. Gejalanya seluruh bagian daun terdapat belang-belang tapi belum nyata pada daun muda. Namun jika ini terjadi maka kacang panjang tidak akan layak pangan dan anda tentu tidak bisa memanennya.

Hama dan penyakit kacang panjang biasanya merusak panenan dan produksi petani. Pengendaliannya dapat dilakukan dengan melakukan penanaman dengan benih yang baik, lakukan pergiliran tanaman, serta memberantas serangga vektor.

 Penyakit Karat Daun

Karat daun kacang panjang disebabkan oleh cendawan Uromyces phaseoli (Pers) wint. Penyakit ini ditandai dengan adanya bercak kecil berwarna putih pada permukaan daun kacang kemudian bercak membesar dan berubah menjadi cokelat bertepung dikelilingi warna kuning atau bercincin cokelat.

Nantinya, menjadi cokelat tua menyerupai karat pada besi. Penyakit ini juga dapat menyebar pada polong.

Penyakit ini bisa menerang seluruh tanaman yang akhirnya berpengaruh pada kacang panjang. Hama atau penyakit ini sulit dihindari dan sulit dibersihkan.

Antraknosa
Yang dimaksud penyakit antraknosa adalah penyakit yang diakibatkan oleh cendawan Colletotrichum lindemuthianum. Gejala yang ditimbulkan yaitu warna jingga pada batang dan bercak berwarna coklat kemerahan. Bercak inikacang  berupa endapan memanjang.

Pada tulang daun pada sisi bagian bawah terdapat warna cokelat kemerahan hingga hitam, serta buah yang terserang penyakit ini akan memiliki ukuran yang kecil dan berwarna coklat sampai hitam.

Pengendalian dapat dilakukan dengan melakukan penanaman menggunakan benih yang baik, penanaman jangan terlalu rapat, serta dapat menggunakan fungisida seperti Manzale D (manep), Von Dozep (manep dan zinep), atau Dithane M-45 (mankozep) dengan dosis sekitar 180-250 gr/100 liter air.

Tips Budidaya Kacang Panjang

Berikut adalah beberapa tips sukses cara menanam kacang panjang dari kami :

  • Semprotkan ZPT Giberilin (GA) saat buah masih kecil sehingga nantinya buah akan cepat memanjang
  • Gunakan kocoran POC alami dengan kombinasi MKP yang akan mempercepat pegisian buah
  • Menanamlah di awal musim penghujan karena anda akan hemat biaya dan tenaga penyiraman
  • Jika menanam dimusim kemarau maka perlu ditambahkan pupuk daun

Kendala Budidaya Kacang Panjang

Tingginya tingkat serangan hama dan penyakit

Gunakan varietas unggul untuk budidaya kacang panjang tahan hama dan penyakit.

Kurangnya ketersediaan air

Sebelum menanam, pastikan lahan memiliki sumber air yang cukup. Jika perlu, buat saluran irigasi baru untuk mengalirkan air ke lahan.

Kerusakan saat panen dan pascapanen

1. Pastikan lokasi pasar yang akan dituju.
2. Sortir mentimun sesuai kualitas dan pisahkan mentimun yang busuk atau rusak.
3. Kemas dengan baik.