Select Page

Pada artikel kali ini, kita akan belajar cara menanam semangka, simak semua langkah-langkah dan ulasan yang ada di artikel ini, supaya semangka yang kalian budidayakan, mendapatkan hasil yang melimpah, buah besar manis, dan menguntungkan tentunya.

Buah semangka atau nama latinnya Citrullus lanatus, masuk ke dalam suku Cucurbitaceae yang merupakan tanaman jenis rambat yang sangat cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis. Semangka sendiri merupakan buah yang memiliki rasa yang cukup segar, manis dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi.

Dan hal inilah yang membuat buah semangka sangat di gemari oleh seluruh masyarakat dan dapat dibeli dengan sangat mudah di pasar tradisional, kios buah bahkan di supermarket yang ada di Indonesia.

Varietas Semangka

varietas

1. Semangka Bojonegoro

Semangka ini berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur. Memiliki kulit buah yang berwarna hijau tua dan bergaris, dengan daging buah berwarna merah jingga. Rasa daging buahnya kurang manis. Semangka Bojonegoro memiliki banyak biji yang berkulit tipis dan berdaging tebal, sehingga banyak dimanfaatkan untuk pembuatan kuaci.

2. Semangka Sengkaling

Semangka ini berasal dari Sengkaling, Malang, Jawa Timur. Buahnya memiliki bentuk yang oval dengan adanya garis tipis memanjang berwarna hijau tua. Lalu daging buahnya memiliki warna merah cerah, dengan rasa yang lumayan manis, dan memiliki biji cukup banyak. Semangka Sengkaling merupakan semangka yang bersifat open polineted  atau semangka yang tidak akan berubah kualitasnya apabila bijinya ditanam kembali.

3. Golden Crown

Varietas semangka ini diproduksi oleh Know You Seed. Memiliki bentuk yang bulat dan memanjang, dengan kulit yang berwarna kuning cerah. Dan daging buahnya berwarna merah dengan biji yang sangat kecil. Dengan kandungan gula yang terdapat pada semangka ini sekitar kurang lebih 12%.

4. Sweet Beauty

Varietas semangka ini juga diproduksi oleh perusahaan Know You Seed. Semangka ini memiliki berat sekitar 3 sampai 4 kg. Kulitnya berwarna hijau muda, dengan campuran garis belang hijau tua memanjang dari ujung buah hingga ke pangkal buahnya. Semangka jenis ini berkulit tebal, sehingga tahan dalam proses penyimpanan dan dalam proses pengangkutan.

Dan juga daging buahnya  memiliki warna merah cukup terang, dengan kandungan gula berkisar sekitar 12 hingga 14%. Semangka jenis ini biasanya dipanen pada umur yang kurang lebih 80 hingga 85 hari sejak proses penanaman bibit di lahan.

5. Farmer Giant

Sesuai dengan namanya semangka ini berukuran cukup besar. Berat semangka ini bisa mencapai berat sekitar 12 kg. Memiliki kulit buah yang cukup keras dan cukup tebal. Dan daging buahnya berwarna merah menyala, dengan rasa yang manis, dan memiliki tekstur yang lumayan renyah. Semangka jenis farmer giant ini relatif tahan terhadap serangan penyakit CMV.

6. New Dragon

Varietas semangka jenis ini berasal dari negara Taiwan. Memiliki bentuk yang bulat dan memanjang dengan ukuran yang cukup besar. Dan juga bisa sampai memiliki berat sekitar 9 kg. Kulit buahnya lumayan tebal sehingga tahan terhadap kerusakan dan bantingan.

Daging buahnya yang berair banyak, lalu renyah, dan memiliki rasa yang sangat manis. Buah semangka jenis New Dragon mudah beradaptasi dengan berbagai jenis media tanah. Di samping itu juga varietas ini juga  tahan terhadap serangan peyakit CMV (cucumber mosaic virus), sama halnya seperti varietas Farmer Giant.

Cara Menanam Semangka dan Syarat Tumbuh Semangka

syarat tumbuh

1. Cara Menanam Semangka Dengan Cara Melihat Kondisi Iklim

Menurut teori, curah hujan yang ideal untuk tanaman semangka adalah berkisar antara 40-50 mm/bulan. Lalu untuk suhu udara yang sangat ideal untuk tanaman semangka adalah rata-rata berkisar 20-30 mm. Cuaca yang baik untuk perkembangan dan pertumbuhan tanaman semangka adalah berkisar 25-28 derajat celcius.

Untuk kondisi sinar matahari yang optimal, 5-6 jam/hari tanaman semangka terkena sinar matahari, Kadar kelembaban udara harus normal dan juga tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

2. Cara Menanam Semangka Dengan Cara Memperhatikan Media Tanam

Untuk media tanah harus mengandung bahan organik, anorganik, unsur hara cukup tinggi, gembur dan subur. Untuk kadar keasaman tanah sendiri adalah normal, yaitu berkisar 6-6,7. Media tanah yang ideal untuk tanaman semangka sebaiknya tanah yang berjenis porous atau tanah yang bersarang. Dan juga lahan harus memiliki drainase yang sangat baik dan tanah yang tidak tercemar oleh beberapa hama tanaman yang akan merusak kondisi dari buah semangka itu sendiri.

3. Cara Menanam Semangka Dengan Cara Mengatur Ketinggian Tempat 

Dan juga untuk ketinggian tempat yang ideal untuk tanaman semangka adalah berkisar 300 meter diatas permukaan laut, dan bisa ditanam juga didaerah seperti pantai dengan ketinggian dibawah 100 meter diatas permukaan laut dan didaerah seperti perbukitan yang lebih dari 300 meter diatas permukaan laut.

Cara Menanam Semangka dan Hama yang Menyerang Tanaman Semangka

hama tanaman

Setiap kita membudidayakan sesuatu tanaman, entah itu jagung, kedelai, semangka, dan tanaman organik lainnya, tentu kita tidak bisa menghindari sesuatu hal yang disebut dengan hama dan penyakit, kedua hal ini selalu muncul dan kita sebagai seorang pembudidaya harus dapat mengatasi hal ini, jika tidak, kita tidak akan mendapatkan hasil panen yang maksimal. Dibawah ini, kita akan mengetahui dan belajar mengenai hama-hama yang menyerang tanaman semangka.

1. Ulat Tanah

Hama jenis ini menyerang tanaman pada malam hari, sedangkan pada siang harinya bersembunyi di dalam tanah atau di balik mulsa PHP. Ulat tanah menyerang batang tanaman yang masih muda dengan cara memotongnya, sehingga sering dinamakan juga ulat pemotong.

2. Ulat Jengkal

Gejala serangan ulat ini ditandai pada tepi daun muda terdapat bekas gigitan serangga yang makin lama makin makin ke tengah hingga tersisa tulang daunnya. Cara untuk membasmi hama ini adalah dengan melakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif seperti sipermetrin, kartophidroklorida, atau dimehipo dengan dosis yang sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan obat.

3. Lalat Buah

Lalat betina dewasa menyerang tanaman semangka dengan cara memasukan telurnya ke bagian dalam buah, lalu kemudian telur yang ada berubah menjadi larva, larva-larva inilah yang akhirnya akan memakan buah semangka dari dalam sehingga buah akan menjadi busuk.

4. Layu Bakteri

Penyakit ini sangat sering merusak hasil tanaman, Serangannya disebabkan oleh bakteri. Upaya pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kadar pH tanah, memusnahkan tanaman yang terkena serangan, melakukan penggiliran tanaman serta penyemprotan secara kimiawi menggunakan bakterisida dari golongan seperti antibiotik dengan bahan aktif kasugamisin, atau oksitetrasiklin dengan dosis sesuai pada kemasan.

5. Layu Fusarium

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit layu fusarium hampir sama dengan gejala layu bakteri, yang membedakan hanyalah dari penyebabnya. Layu fusarium disebabkan oleh serangan cendawan. Untuk upaya pengendalian yang dapat dilakukan antara lain dengan meningkatkan kadar pH tanah, dan memusnahkan tanaman yang terserang.

6. Busuk Phytophora

Penyakit ini menyerang semua bagian tanaman. Batang yang terserang ditandai dengan bercak coklat kehitaman dan kebasah-basahan. Serangan serius menyebabkan tanaman layu. Daun semangka yang terserang seperti tersiram air panas. Buah yang terserang ditandai dengan bercak kebasah-basahan yang menjadi coklat kehitaman dan lunak.

Cara Menanam Semangka

cara menanam semangka

1. Cara Menanam Semangka yang Pertama Adalah Persiapan Benih Semangka

Setelah syarat tumbuh tanaman semangka dilengkapi, langkah berikutnya dalam cara menanam semangka adalah dengan memilih benih semangka yang baik. Saat membeli benih semangka, pastikan benih tersebut merupakan benih yang unggul dan mempunyai sertifikat. Anda bisa mendapatkan benih semangka yang berkualitas di toko pertanian terdekat. Apabila sudah mendapatkan benih semangka yang sangat berkualitas, jangan langsung menanam benih semangka tersebut.

Langkah pertama adalah, lakukan proses perendaman benih semangka terlebih dahulu, dengan pupuk organik cair sebanyak 30 ml dicampur dengan 1 liter air hangat dan direndam selama kurang lebih 4-5 jam. Kemudian setelah itu tiriskan dan diperas dengan kain basah atau bisa juga menggunakan kertas koran. Setelah kuang lebih 2-3 hari benih semangka akan mulai berkecambah dan siap dipindah pada media pesemaian.

2. Cara Menanam Semangka yang Kedua Adalah Penyemaian Benih Semangka

Jika sudah direndam dan berkecambah, benih semangka sudah siap untuk disemai, maka langkah selanjutnya adalah melakukan penyemaian pada benih semangka. Penyemaian benih semangka ini bertujuan supaya benih dapat tumbuh sangat maksimal serta dalam proses kontrol akan jauh lebih mudah, karena penyemaian terdapat pada satu tempat atau lahan.

3. Cara Menanam Semangka yang Ketiga Adalah Pengolahan Lahan Tanam

Sambil menunggu benih semangka tumbuh menjadi bibit untuk ditanam, anda bisa menyiapkan lahan tanam untuk budidaya semangka terlebih dahulu. Sedikit info bahwa tanaman semangka membutuhkan lahan tanah yang sangat gembur. Supaya tanah bisa gembur, maka lakukanlah proses pengolahan lahan dengan menggunakan alat seperti traktor/bajak.

Lalu selanjutnya adalah dengan membuat bedengan dan taburkan pupuk kandang sebanyak kurang lebih 10-20 ton per hektar.Penggunaan pupuk kandang ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah pada lahan yang akan ditanami oleh semangka.

Apabila kadar kandungan keasaman tanah rendah, maka taburkan sedikit kapur pertanian untuk meningkatkan kadar pH tanah hingga menjadi pH 6.

4. Cara Menanam Semangka yang Keempat Adalah Penanaman

Lalu setelah benih semangka sudah menjadi bibit, dan bibit tersebut telah berumur kurang lebih 7-10 hari. Artinya bibit semangka ini siap untuk dipindah ke lahan tanam. Sebelum anda melakukan proses pindah lahan tanam, buat terlebih dahulu lubang tanam dan lakukan penyiraman menggunakan air pada masing-masing lubang.  Agar tanaman semangka dapat terbebas dari serangan penyakit seperti tular tanah, layu, busuk, bercak daun dan lain-lain.

Apabila jika setelah proses pindah tanam ada bibit semangka yang mati, maka harus segera dilakukan proses penyulaman dengan cara menanam bibit semangka yang baru, jangka waktu maksimal adalah 7 hari setelah melakukan proses pindah tanam. Hal ini bertujuan supaya pertumbuhan benih semangka bisa seragam dan masa panen semangka bisa dilakukan dengan bersamaan.

5. Cara Menanam Semangka yang Kelima Adalah Pemupukan

Supaya pertumbuhan semangka dapat optimal, Lakukan proses pemupukan pada tanaman semangka tiap 1 minggu sekali dengan menggunakan pupuk seperti NPK dan KNO3. Selain itu juga semprotkan pupuk di daun yaitu dengan pupuk organik cair setiap kurang lebih 1 minggu sekali dengan dosis sekitar 2 gelas air mineral per tangki agar pertumbuhan tanaman lebih cepat dan maksimal.

6. Cara Menanam Semangka yang Keenam Adalah Penyiraman Tanaman Semangka

Kemudian lakukan penyiraman tanaman semangka setiap kurang lebih 3 hari sekali atau dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca, ataupun lingkungan setempat. Namun pada saat awal pembentukan bunga sebaiknya jangan disiram, lakukan penyiraman kembali saat buah semangka kecil mulai terbentuk.

7. Cara Menanam Semangka yang Ketujuh Adalah Pengendalian Hama dan Penyakit Semangka

Selalu lakukan proses pengamatan pada tanaman semangka anda untuk mengetahui serangan hama dan penyakit dari awal. Apabila jika serangan hama berada diatas ambang batas ekonomi, maka kendalikan dengan menggunakan insektisida dan jika ada serangan penyakit kendalikan dengan fungisida ataupun menggunakan bakterisida.

8. Cara Menanam Semangka yang Kedelapan Adalah Tahap Panen Semangka

Ingat, cara menanam semangka yang baik dapat meningkatkan produksi semangka itu sendiri. Buah semangka dapat dipanen pada umur kurang lebih sekitar 60-70 HST, dan juga tergantung dari jenis dan varietas tentunya. Ciri-ciri dari buah semangka yang siap panen adalah warna kulit buah semangka telah mulai memudar dan sulur pada pangkal tangkai buah telah mengering. Buah semangka dapat dipetik beserta dengan tangkainya dan dipanen saat cuaca sedang cerah.

Manfaat Buah Semangka Untuk Kesehatan

manfaat

1. Menyehatkan Jantung dan Tulang

Pertama adalah menyehatkan organ jantung dan tulang. Selain buah tomat, buah semangka telah menjadi salah satu buah yang sangat kaya akan kandungan likopen. Zar likopen adalah sejenis karotenoid, salah satu jenis dari antioksidan yang dapat mencegah kerusakan tubuh dan sel akibat serangan dari radikal bebas.  Lalu kemudian, likopen juga dapat melindungi tubuh dari serangan dan ancaman kolesterol jahat.

2. Semangka Kaya Likopen Sebagai Antioksidan

Selain buah jeruk dan jambu biji, buah semangka adalah sumber likopen yang sangat luar biasa. Seperti yang sudah dijelaskan, buah semangka kaya akan kandungan likopen. Selain untuk kesehatan organ jantung dan tulang, zat likopen berfungsi sebagai anti oksidan. Kemampuan dari zat likopen sangat menakjubkan dalam menetralisir molekul radikal bebas yang dapat merusak sel dan jaringan tubuh yang rapuh.

3. Menghindari Dehidrasi dan Kaya Serat

Buah semangka adalah salah satu buah yang mempunyai kandungan air yang sangat tinggi. Jadi tak heran jika buah ini sangat disukai di wilayah dengan iklim tropis dan menjadi buah favorit saat musim panas di negara yang mempunyai 4 musim.

Dikarenakan kandungan airnya yang sangat tinggi, manfaat buah semangka membuat seseorang terhindar dari ancaman dehidrasi, dan rasa dari air semangka tentu jauh lebih enak daripada air mineral biasa. Dan juga, serat yang terkandung dalam semangka akan sangat membantu kamu terhindar dari sembelit.

4. Mengatasi dan mencegah impoten

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa manfaat dari buah semangka sebagai obat kuat alami untuk para pria. Dengan mengonsumsi semangka dapat memberikan efek yang sama dengan obat seperti viagra, dan juga dapat mengobati impoten dan mencegah impoten. Kelebihan dari buah semangka adalah tidak akan menimbulkan efek samping seperti yang sering terjadi jika seseorang mengonsumsi obat kuat, dikarenakan semangka adalah obat alami dari alam.

5. Kaya Vitamin dan Nutrisi

Semangka adalah buah yang memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral. Didalam 152 gram buah semangka akan bisa dalam mencukupi kebutuhan kandungan vitamin C harian tubuh sebanyak kurang lebih  20,4 persen, dan kebutuhan vitamin A 17,2 persen, potasium 7,8 persen dan magnesium 3,8 persen.

Itulah ulasan tentang cara menanam semangka, Semoga bermanfaat bagi anda semua. Lalu, apakah kalian akan hanya membudidayakan semangka saja?, kalian bisa coba dengan cara menanam buah naga juga loh, simak semuanya di situs ini ya, terimakasih.