Select Page

Pada artikel kali ini, kita akan belajar cara menanam sayuran, sangat banyak jenis sayuran yang dibudidayakan di Indonesia, mulai dari sawi, kangkung, bayam, dan lain-lain. Namun pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara menanam sayur kubis, jika kalian ingin tahu cara menanam sayuran yang lain seperti cara menanam kangkung, bisa kalian simak caranya di artikel sebelumnya.

Kubis (Brassica oleracea var. capitata) adalah salah satu jenis sayuran yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia, tanaman yang satu ini sangat diminati oleh berbagai kalangan, karena harganya yang murah, dan banyak juga varian masakan yang bisa dimasak menggunakan sayur kubis ini.

Varietas Sayuran Kubis

varietas

1. Kubis Hijau

Varietas kubis meriam atau yang lebih dikenal dengan nama kubis hijau adalah salah satu varietas kol atau kubis yang paling populer. Dinamakan demikian karena daunnya saling menempel erat satu sama lain dan padat yang menyerupai bola meriam.

Daun kubis hijau atau kubis meriam yang lebat cocok untuk dicacah atau dipotong, termasuk dipisahkan menjadi beberapa helai. Kubis hijau atau kubis meriam biasanya direbus dalam sup sederhana dengan wortel, kentang, daun seledri, dan daging ayam atau sapi.

2. Bok Choy

Banyak orang mungkin mengetahuinya sebagai bok choy, bai cai atau pak choi, tetapi sebenarnya semuanya memiliki arti yang sama, sayuran berdaun gelap dengan batang ramping yang lebih mirip dengan bayam Swiss daripada kubis meriam atau kubis hijau.

3. Choy Sum

Hampir mirip dengan bok choy, choy sum atau cai xin, tergantung pada bahasa ibu di mana seseorang tinggal,  jika diterjemahkan dari bahasa Kanton dan Mandarin artinya adalah “jantung sayur”. Choy sum dapat dengan mudah dikenali melalui bunga-bunga kuning khas yang membedakannya dengan bhok choy.

4. Kubis Napa

Berbentuk bonggol dengan daun berenda, berwarna kuning-hijau, varietas kubis ini lebih manis dan lebih lembut daripada varietas lainnya dan banyak digunakan dalam masakan Asia Timur. Lalu kemudian, ada lebih dari 180 jenis kubis dan yang paling populer dari semuanya adalah baechu-kimchi, yang dibuat dengan kubis asin yang dibumbui dan difermentasi.

5. Kubis Savoy

Dari sekian banyak jenis kubis di dunia, daun kubis savoy jauh lebih longgar dan kurang rapat dibandingkan kubis hijau atau merah, yang membuatnya menjadi lebih pendek. Kubis Savoy lebih lunak daripada kubis lainnya, rasanya renyah dan direbus dengan mentega dan kaldu.

Namun, salah satu cara favorit untuk menyiapkan kubis savoy adalah dengan mengukus daunnya dan membungkusnya dengan daging cincang dan nasi; hidangan yang disebut golabkidi Polandia dan holubky di Ceko dan Slovakia.

6. Kubis January King

Jenis kubis january king tampak indah dengan perpaduan warna ungu dan hijau. Warna pada sayuran berdaun keriting ini berbeda dari kepala ke kepala dan dapat berkisar dari dalam. Dan seperti namanya, kubis adalah sayuran yang biasanya ditanam di musim gugur dan dipanen di musim dingin.

7. Kubis Merah

Kubis merah atau yang lebih dikenal dengan kubis ungu atau kraut merah. Jenis kubis merah berubah warna menyesuaikan dengan kandungan pH tanah tempat tanaman itu tumbuh, daun dari kubis ini tumbuh kemerahan di tanah yang asam dan lebih keunguan di tanah yang netral atau semacam uji kertas lakmus. Tanaman kubis merah berubah warna menjadi biru keabu-abuan saat direbus.

Cara Menanam Sayuran dan Syarat Tumbuh Tanaman Kubis

1. Cara Menanam Sayuran Dengan Cara Melihat Kondisi Iklim

Tanaman kubis merupakan tanaman sayuran yang berasal dari daerah beriklim sub tropis. Di tempat yang beriklim sub tropis kisaran temperatur untuk pertumbuhan tanaman kubis yaitu minimal adalah, 15 derajat celcuis dan maksimalnya 24 derajat celcuis. Kelembaban optimum bagi tanaman blumkol antara 80-90%.

Dengan diciptakannya kultivar baru yang lebih tahan terhadap temperatur tinggi, budidaya tanaman kubis bunga juga dapat dilakukan di dataran rendah sekitar 200 meter dibawah permukaan laut dan menengah 200-700 meter dibawah permukaan laut. Di dataran yang cukup rendah, temperatur pada saat malam yang terlalu rendah menyebabkan terjadinya sedikit penundaan dalam pembentukan bunga kubis.

2. Cara Menanam Sayuran Dengan Cara Memperhatikan Media Tanam

Media tanam seperti tanah lempung berpasir lebih baik untuk budidaya kubis bunga dibandingkan dengan tanah liat. Namun tetapi tanaman ini sangat toleran pada tanah yang berpasir atau tanah liat berpasir. Tingkat kadar keasaman tanah yang baik antara 5,5 dengan pengairan dan drainase yang sangat memadai.

Tanah haruslah subur, gembur dan mengandung banyak kandungan bahan organik. Tanah tidak boleh kekurangan magnesium, molibdenum dan Boron, kacuali jika ketiga unsur hara mikro tersebut ditambahkan dari pupuk.

3. Cara Menanam Sayuran Dengan Cara Memperhatikan Ketinggian Tempat

Negara Indonesia sendiri, sebenarnya tanaman kubis hanya cocok dibudidayakan di daerah seperti pegunungan yang memiliki udara sejuk sampai dingin pada ketinggian sekitar 1.000-2.000 meter dibawah permukaan laut.

Cara Menanam Sayuran dan Hama yang Sering Menyerang Tanaman Kubis

hama

 

1. Hama Ulat

Ada duat jenis ulat kubis yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman ini. Pertama adalah jenis Plutella maculipennis. Jika tanaman kubis terserang ulat ini, bagian daging daun menjadi rusak. Hal tersebut disebabkan ulat tersebut memakannya. Ulat jenis kedua merupakan jenis Crocodolomia binotalis. Ulat ini sering menyerang tanaman kubis yang masih muda.

2. Hama Bakteri

Bakteri yang menyerang kubis dapat menyebabkan beberapa penyakit antara lain penyakit busuk hitam dan penyakit busuk lunak. Penyakit busuk hitam disebabkan oleh Xanthomonas campestris. Gejala yang terlihat jika kubis terserang bakteri ini adalah terdapat warna merah pada tepi daun yang berbentuk huruf V. Jika bakteri berada di dalam tanah, bakteri ini akan sulit diberantas.

Pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan tidak menanam kubis di tempat bekas tanaman Cruciferae. Langkah lain adalah dengan menggunakan bibit yang berasal dari biji-biji kubis varietas yang sehat dan resisten. Pemilihan biji ini penting karena busuk hitam dapat ditularkan melalui biji.

Penyakit lain yang disebabkan oleh bakteri adalah busuk lunak. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Erwinia carotovorus. Gejala penyakit ditandai dengan pembusukan yang tercium seperti bau telur busuk. Kebusukan terjadi di krop dan batang kubis. Busuk lunak sulit diberantas dan dapat menular dengan sangat cepat. Biasanya, penyakit ini timbul setelah ada serangan penyakit busuk hitam.

1. Hama Cendawan

Hama cendawan dapat menyebabkan penyakit busuk akar atau damping off dan penyakit bengkak akar atau club root. Kedua penyakit ini menyerang akar tanaman kubis. Penyakit busuk akar disebabkan oleh spesies Rhizoctonia sp. Cendawan ini menyerang tanaman mudai di persemaian. Gejala yang terlihat antara lain bibit mejadi layu dan roboh. Akar dan bagian leher busuk berwarna hitam.

Meskipun demikian, busuk akar dapat ditanggulangi dengan semprotan bubur bordeaux, antracol, dan dihate M-45 0,2 persen. Cara lain adalah dengan pencegahan. Tanah persemaian harus disterilkan dengan cara didesinfeksi selama dua minggu sebelum digunakan. Larutan yang digunakan adalah formalin 4 persen sebanyak 10 liter larutan per meter persegi. Selain dengan larutan formalin, sterilisasi juga bisa dilakukan dengan pengasapan media tanam.

Penyakit busuk akar disebabkan oleh spesies Plasmodiophora brassicae. Cendawan ini dapat bertahan hidup dalam tanah yang pH-nya kurang dari 7. Selain itu, cendawan ini juga sulit diberantas. Pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah busuk akar adalah dengan pergiliran atau rotasi tanaman. Bisa juga dilakukan penggenangan lahan dengan air.

Cara Menanam Sayuran

cara menanam sayuran

1. Cara Menanam Sayuran yang Pertama Adalah Persiapan Lahan Budidaya

Lahan yang akan digunakan untuk budidaya kol dibersihkan dahulu dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Setelah itu tanah pada lahan digemburkan dengan cara dicangkuli atau dibajak dengan kedalaman sekitar 20 cm hingga 30 cm.

Kemudian, buat bedengan dengan ukuran lebar kurang lebih sekitar 1 meter, tinggi sekitar 20 cm-30 cm dan panjang disesuaikan dengan lahan, serta buat jarak antar bedengan sekitar kurang lebih 30 cm. Jika pH tanah kurang dari 5,5 maka lakukan pengapuran dengan menggunkan dolomit.

2. Cara Menanam Sayuran yang Kedua Adalah Pemupukan Dasar

Jenis pupuk yang digunakan untuk pemupukan dasar dapat berupa pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos dan juga pupuk kimia seperti TSP, KCL dan ZA. Pupuk tersebut diberikan dengan cara ditabur secara merata diatas bedegan. Untuk pemberian pupuk kimia dengan perbandingan pencampurannya 2:2:1, bersamaan dengan pemberian pupuk jenis organik. Setelah itu biarkan selama sekitar 2 hingga 3 minggu.

3. Cara Menanam Sayuran yang Ketiga Adalah Pemasangan Mulsa Plastik

Sebelum melakukan pemasangan mulsa, pastikan tanah untuk lahan dalam kondisi yang basah. Mulsa plastik yang digunakan disesuaikan dengan lebar setiap bedengan yang dibuat. Sebenarnya pemasangan mulsa ini tidak wajib dilakukan, namun jika dilakukan akan lebih udah melakukan pemeliharaan dan meminimalkan pertumbuhan gulma.

4. Cara Menanam Sayuran yang Keempat Adalah Mengatur Jarak Tanam Kol

Setelah mulsa dipasang, selanjutnya buatlah lubang tanam. Caranya lubangi mulsa dengan diameter sekitar 8 hingga 10 cm. Dengan jarak tanam bisa disesuaikan dengan keinginan anda dan juga tergantung musim. Apabila pada musim hujan maka jarak tanam dibuat lebih jarang agar lingkungan disekitar tanaman tidak terlalu lembab dan agar hama dan penyakit dapat terminimalisir. Sedangkan pada musim kemarau, jarak tanamnya dibuat lebih rapat.

5. Cara Menanam Sayuran yang Kelima Adalah Persiapan Benih

Benih dapat diperoleh dengan membelinya di toko pertanian. Kemudian pilihlah bibit yang merupakan varietas unggul agar nantinya kubis yang dihasilkan akan berkualitas. Setelah benih didapatkan, benih disterilisasi dengan cara direndam dalam larutan fungisida atau dengan air panas selama sekitar 15 hingga 30 menit.

Kemudian benih direndam dalam air selama sekitar 12 jam agar mempercepat perkecambahan, sembari perendaman lakukan pula pemilihan bibit. Benih yang mengapung dibuang dan yang tenggelam tetap direndam hingga berkecambah.

6. Cara Menanam Sayuran yang Keenam Adalah Penyemaian Benih

Benih dapat disemai dalam polybag semai yang berukuran sekitar 6cm x 8 cm atau 8 cm x 10 cm. Namun seminggu sebelumnya siapkan media tanam berupa campuran tanah dengan pupuk kandang atau pupuk kompos dengan perbandingan 2 : 1.

Media tanam yang telah diap selanjutnya dimaukan dalam polybag semai yang telah disiapkan, kemudian semai benih dalam polybag (dalam setiap polybag semai di semai 1 hingga 2 biji benih) lalu tutup kembali dengan tanah tipis saja dan siram dengan cara spray hingga basah serta sungkup dengan plastik mulsa setelah itu.

Penyungkupan tersebut dilakukan agar benih tumbuh setrempak, biasanya benih akan berkecambah setelah 3 hingga 4 hari kemudian. Lalu, apabila benih telah berkecambah sekitar kurang lebih 80%, sungkup tersebut dibuka dan diganti dengan naungan dari plastik bening. Bibit yang telah berumur sekitar 25 hingga 30 hari dapat dipindah tanamkan ke lahan tanam.

7. Cara Menanam Sayuran yang Ketujuh Adalah Melakukan Penanaman Bibit Kubis

Kemudian, setelah bibit sayuran dan lahan sudah siap, selanjutnya saatnya untuk melakukan penanaman. Dan lubang tanam pada bedengan dibuat dengan cara ditugal dan disesuaikan dengan ukuran media semai. Polybag semai dilepaskan secara perlahan agar media semainya tidak rusak, selanjutnya di masukkan dalam lubang tanam. Kemudian bibit disiram secukupnya, waktu penanaman yang baik dilakukan pada sore hari.

8. Cara Menanam Sayuran yang Kedelepan Adalah Melakukan Penyiraman Tanaman

Saat masih pada awal masa tanam, penyiraman dilakukan secara rutin setiap pagi dan sore hari, namun apabila hujan maka tidak perlu lakukan penyiraman. Apabila tanaman berumur sekitar 30 hari, penyiraman lahan dilakukan dengan cara di lab dan dilakukan setiap 2 sampai 3 hari sekali dan disesuaikan dengan kondisi lahan.

9. Cara Menanam Sayuran yang Kesembilan Adalah Melakukan Penyulaman Tanaman

Sebelum tanaman berumur 2 minggu, jika ada tanaman yang mati atau tumbuh tidak normal maka lakukan penyulaman atau penggantian tanaman yang mati atau yang tumbuh tidak normal tersebut dengan tanaman yang baru.

10. Cara Menanam Sayuran yang Kesepuluh Adalah Melakukan Pemupukan Susulan

Untuk pemupukan susulan dilakukan dengan menggunakan pupuk jenis urea, kl dan za dengan perbandingan sekitar 1/2. Pemupukan susulan pertama dilakukan saat tanaman berumur sekitar 25 hari dan pemupukan susulan berikutnya dilakukan setiap 10 hingga 15 hari sekali. Pemberian pupuk tersebut dilakukan dengan cara di kocor.

11. Cara Menanam Sayuran yang Kesebelas Adalah Melakukan Penyiangan Gulma

Jika ada tidak menggunakan mulsa, lakukan penyiangan gulma atau tanaman lainnya yang ada disekitar tanaman baik bedengan atau paritnya, jika anda menggunakan mulsa maka anda hanya perlu melakukan penyiangan di bagian paritnya saja. Biasanya dalam 1 musim tanam, penyiangan dilakuka sebanyak 2 hingga 3 kali.

12. Cara Menanam Sayuran yang Keduabelas Adalah Pemanenan Kubis

Kubis sudah dapat dipanen setelah berumur sekitar 60 hingga 90 hari atau lebih lama lagi setelah tanam tergantung varietas yang ditanam.

Manfaat Tanaman Kubis Untuk Kesehatan

manfaat

Setiap tanaman di dunia ini tentunya memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, dan juga tidak terkecuali untuk tanaman sayuran seperti kubis ini, setiap lembar dari sayur kubis atau yang biasa kita sebut dengan sayur kol, memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, apa saja manfaatnya?, mari kita simak.

1. Zat Anti Peradangan

Salah satu komponen yang ada dalam kubis adalah glutamine, salah satu asam amino yang paling penting untuk menjaga kesehatan otot dan paru-paru.

Glutamine adalah zat anti-peradangan. Mengonsumsi makanan yang kaya glutamine bisa menurunkan efek alergi, nyeri sendi, sakit pada otot, demam, dan masalah kulit. Untuk ibu yang baru saja melahirkan bisa menggunakan daun kubis untuk menurunkan rasa sakit pada organ payudara setelah melahirkan.

2. Tekanan Darah

Potasium dalam kubis akan membantu melonggarkan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah. Ini akan membantu mengontrol tingkat tekanan darah. Secara tak langsung mengontrol tekanan darah akan menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.

3. Fungsi Otak

Kandugan vitamin K dapat melindungi kerusakan saraf dan meningkatkan kesehatan otak. Ini penting untuk proses pembekuan darah dan produksi protein tertentu dalam tubuh. Dengan melindungi saraf, vitamin K akan mencegah penyakit otak seperti demensia. Bukan hanya itu saja, zat anthocyanins yang ada dalam kubis merah juga kaya anti oksidan yang bisa menurunkan resiko penyakit kanker dan menjaga kesehatan otak atau sistem saraf.

Itulah ulasan tentang cara menanam sayuran, Semoga bermanfaat bagi anda semua, simak semua artikel di situs ini ya, terimakasih.