Select Page

Pada artikel kali ini, kita akan membahas bagaimana cara pemupukan padi yang benar, tentunya dengan step by step yang mudah untuk dipahami oleh anda, jika diartikel sebelumnya kita sudah membahas bagaimana cara menanam padi, di artikel kali ini kita akan lebih mendalami lagi tentang budidaya padi, tentunya pada saat proses pemupukan.

Ada banyak jenis padi yang dibudidayakan di Indonesia, dan tentunya memiliki cara perawatan yang berbeda pula, nah di artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara pemupukan padi jenis ciherang, jenis padi ini sudah banyak dikenal oleh para petani di seluruh Indonesia, dikarenakan hasil panen yang benar-benar bagus, dan tentunya pulen, menyebabkan padi ini banyak dibudidayakan.

Cara Pemupukan Padi Ciherang yang Tepat

pupuk

Proses pemupukan padi ciherang ini sedikit berbeda dari jenis padi yang ada lainnya, yaitu saat berumur 115-125 hari. Jadi fasenya adalah, persemaian selama 20 hari, fase vegetatif selama 35 hst, fase generatif reproduktif selama 36-65 hst dan fase generatif pematangan selama 66-100 hst.

Padi ciherang merupakan jenis padi hasil dari persilangan antara varietas unggul padi lokal, yang bertujuan menghasilkan varietas padi unggulan, Dengan adanya padi jenis ciherang ini, dapat menjawab keraguan para petani terhadap mahalnya padi yang berjenis hibrida.

Pastinya, memilih benih unggul dan bermutu yang baik sangat penting untuk melakukan pemupukan padi ciherang. Selain itu, pemeliharaan atau perawatan secara optimal dari awal penanaman, hingga masa panen menjadi kunci kesuksesan menanam padi.

1. Pupuk Dasar Padi Ciherang

Pada saat bibit padi dipindahkan dari tempat persemaian, benih padi membutuhkan sekitar kurang lebih 8-12 hst untuk dapat memeperkokoh perakarannya. Pada saat inilah pemupukan padi ciherang pertama baik dilakukan, sebab pada masa itu daun dan akar tanaman padi sudah mulai berkembang.

Dengan begitu, akar dapat menjadi maksimal untuk menyerap kandungan hara yang berada di dalam tanah. Untuk mengingatkan saja, bahwa jangan anda memberikan pupuk anorganik, seperti Urea pada saat tanaman padi masih berumur 0-5 hst. Sebab akar belum siap untuk menerima pupuk yang diberikan tersebut serta pupuk ini mudah menguap, menghisap dan melepaskan uap air (higrokopis).

2. Pupuk Susulan Pertama Pada Padi Ciherang

Berikan pupuk susulan pertama sekitar minggu ke 3, (sekitar 21-25 hst ) yang ditandai setelah para petani padi melakukan pengoyosan, pada saat inilah pemupukan padi ciherang dilakukan. Diwaktu pengoyosan dilakukan, maka akan mengakibatkan akar tanaman padi akan menjadi putus.

Dengan putusnya akar padi tersebut, tanaman padi akan membentuk anakan baru. Pada saat ini juga unsur hara dapat diserap secara optimal oleh tanaman dan menghasilkan jumlah anakan secara maksimal.

3. Pupuk Susulan kedua Pada Padi Ciherang

Pupuk susulan kedua dapat diberikan ketika tanaman tersebut berumur mencapai minggu ke 5 ( sekitar 30-40 hst ). Masa ini adalah masa peralihan dari fase vegetatif ke fase generatif. Tanaman padi membutuhkan nutrisi yang tinggi dalam kondisi ini. Hal ini diakibatkan karena telah keluarnya daun bendera atau biasa disebut dengan padi bunting, yang berarti malai akan segera keluar dari daun bendera tersebut. Nah, pada saat inilah waktu pemupukan yang paling tepat.

Jadi apabila kita ingin melakukan pemupukan padi ciherang yang tepat, lihatlah 3 kondisi tersebut. Pada saat itulah, kondisi tanaman padi akan menyerap unsur hara secara maksimal, yang kita berikan dan hasilnya pun dapat memuaskan. pemupukan padi ciherang harus menyesuikan kondisi cuaca/iklim, struktur tanah, masa, lokasi, varietas dan faktor yang lainnya.

Teknik pemupukan tanaman padi sangat relatif, tidak adanya ukuran pasti atau dosis dan waktu yang dapat ditentukan, sebab ada banyak faktor yang harus diperhatikan. Struktur tanah dan kondisi unsur hara yang berbeda-beda dari lokasi satu, dengan lokasi lainnya tentu membutuhkan teknik. Pemupukan padi ciherang yang berbeda juga ketika akan melakukan pemupukan.

Didalam teknik pemupukan padi ciherang diperlukan ketelitian dan kejelian, Sebab dosis yang pas hanya bisa diketahui dengan cara terus melakukan uji coba. Jika belum maksimal anda perlu mencoba kembali, seperti jenis pupuk yang anda gunakan.

Pemupukan Padi Ciherang Menurut Pemerintah

cara pemupukan padi

Mengacu pada teori dasar yang telah disampaikan, pemerintah jika kita menggunakan NPK seperti PONSKA dosis yang dianjurkan adalah sekitar 100 kg urea dan 300 kg NPK/ha.

Sementara itu untuk perbandingan ukuran masing-masing jenis pupuk/ha adalah sebagai berikut, (untuk luas sawah 1 Ha) :

  • Pupuk Urea atau Nitrogen : 200 – 250 kg
  • Phospor (SP36) : 100 – 150 kg
  • Kalium atau KCL : 75 – 100 kg
  • Untuk pupuk organik, digunakan sesuai kebutuhan atau secukupnya.

Berikutnya masa dalam pemberian pupuk juga sangat bervariasi dan memerlukan perhitungan yang tepat, karena bisa berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sebagai gambaran apabila mengacu pada saran di atas, maka lakukanlah langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Melakukan penebaran pupuk SP36 ke lahan sawah sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan, dan penebaran dapat dilakukan satu hari sebelum penanaman benih.
  2. Setelah padi sudah berumur 1 minggu setelah ditanam, lakukan pemupukan menggunakan pupuk organik.
  3. Setelah padi telah berumur 2 minggu setelah ditanam, lakukan pemupukan dengan cara disebar. Pupuk yang bisa digunakan adalah pupuk Urea dengan dosis 70kg dan KCL 40 kg.
  4. Setelah berumur kurang lebih 25 hari, lakukanlah penyebaran pupuk Urea kurang lebih sebanyak 65 kg.
  5. Setelah berumur lebih dari 30 hari, lakukan penyebaran pupuk kembali berupa pupuk Urea 60 kg dan KCL 40kg.

Cara Pemupukan Padi dan Fase Dalam Menanam Padi

cara menanam padi

1. Cara Pemupukan Padi dan Fase Persemaian

Didalam tahap persemaian, anda dapat memulai dengan cara memasukkan benih padi ke dalam karung goni atau sejenisnya, setelah itu benih padi tersebut direndam kurang lebih 1 malam, hal ini bertujuan untuk mendapatkan benih padi tumbuh dengan seragam.

Lahan persemaian harus sudah disiapkan kurang lebih 50 hari sebelum benih padi disemai, Langkah selanjutnya, lahan persemaian tersebut dibuat dengan panjang kurang lebih  500 sampai 600 cm, lebar 120 cm dan tinggi 20 cm. Sebelum persemaian dimulai, benih terlebih dahulu ditaburi pupuk urea dan SP-36 yang masing-masing 10 gr/m2.

Benih disemai dengan kerapatan 75 gr/m2, dan lama waktu persemaian benih padi terhenti apabila benih padi sudah mencapai ketinggian 5 cm dan dapat untuk dipindahkan.

2. Cara Pemupukan Padi dan Fase Pengolahan Lahan

Dalam hal ini, pengolahan lahan bertujuan menyiapkan lahan bercocok tanam padi yang baik serta sesuai untuk pertumbuhan yang dimulai dengan cara, membersihkan saluran air, sisa-sisa jerami dan rumput liar di lokasi.

3. Cara Pemupukan Padi dan Fase Penanaman

Untuk tahap penanaman dimulai dengan mempersiapkan bibit padi dari bedengan persemaian yang telah berumur 21-25 hari. Tanam dengan jarak tanam 20×20 cm, 25×25 cm atau 30×20 cm. tergantung dari tingkatan kesuburan tanah dan masa musim penanaman.

Penanaman dilaksanakan dengan cara terlebih dahulu mencabuti bibit, dan menanam sebanyak lebih kurang 5 batang bahkan lebih. Padi dengan jumlah benih yang banyak membutuhkan, jarak tanam yang lebih lebar. Untuk lahan padi dengan tekstur tanah yang subur jarak tanam dapat dibuat lebih lebar.

4. Cara Pemupukan Padi dan Fase Penyiangan

Untuk penyiangan dilakukan dengan cara, mencabut rumput dua kali saat berumur 3 dan 6 minggu, atau menggunakan alat cangkul kecil. Kegiatan penyiangan dilakukan umumnya bersamaan dengan penyiangan pertama dan 1-2 minggu sebelum muncul malai.

5. Cara Pemupukan Padi dan Fase Pengairan

Untuk pengairan ada beberapa hal perlu yang diketahui antara lain, jumlah air haruslah dapat menggenangi sawah dengan merata dan setelah dilakukan tanam, sawah harus dikeringkan 2-3 hari sedikit demi sedikit.

6. Cara Pemupukan Padi dan Fase Pemupukan

Pemupukan padi ciherang dengan cara memberikan pupuk jenis anorganik seperti urea, SP-36 dan KCL yang masing-masing berjumlah 300-175-50 kg/hektar. Pada saat umur tanaman memasuki sekitar  3-4 minggu dan 6-8 minggu setelah tanam dengan cara melakukan penyebaran.

7. Cara Pemupukan Padi dan Fase Penyemprotan

Penyemprotan dilakukan jika, intensitas serangan hama dan penyakit telah melewati batas ambang ekonomis, apabila tidak kendalikan akan berakibat pada kerugian hasil panen, kegiatan penyemprotan pestisida dilakukan saat, tanaman memasuki umur tanam 1-2 minggunya.

8. Cara Pemupukan Padi dan Fase Panen

Untuk panen padi siap dilakukan ketika, bulir padi hampir keseluruhan telah menguning atau 33-36 hari setelah padi berbunga. Pemanenan dilakukan secara manual, dengan cara menggunakan alat seperti sabit dengan cara memotong pangkal batang, atau menggunakan mesin reaper harvester, yang hanya dilakukan dalam 6 jam/hektar.

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Membudidayakan Padi Ciherang

1. Memperhatikan Kualitas Benih Padi

Untuk mendapatkan benih yang baik, ada perlakuan yang harus anda lakukan yaitu dengan cara melakukan seleksi sendiri. Karena Dari hasil MT1 bagus, maka ambil tanaman padi yang berada di sekitar barisan pinggir legowo kiri dan kanan. Ambil Sesuai dengan kebutuhan saja, dan diambil beserta  tangkainya.

Kemudian dibilas dan dijemur sampai benar-benar kering. Lalu dsimpan benih MT3, menurut dari hasil pengamatan yang dilakukan, padi yang berada di dekat legowo berbulir 170-200 dan lebih bernas sedangkan yang ditengah hanya 130-180 per malai.

2. Perlakuan yang Baik dan Benar Pada benih

Jika anda ingin menggunakan benih kembali maka ambil benih-benih yang disimpan tersebut. Lalu, Jemur selama 1 jam dan sortir dengan cara merendam kedalam air dengan perlakuan seperti telur bebek dan buang benih yang mengapung. Cuci benih sampai bersih.

Rendam Benih dengan POC dan Silika sesuai dengan dosis selama 24-36 jam, menurut penelitian hal itu membuat Struktur akar akan lebih banyak di umur 15 hss dan tidak mudah putus, batang lebih kokoh/tidak mudah rusak ketika dicabut. Peram selama kurang lebih 1 hari lalu sebar ke lahan persemaian pada saat benih sudah pecah mata.

3. Pembuatan Tempat Untuk Persemaian

Lahan disemprot MO/pupuk hayati/MOL sebelum fase pembajakan. Diratakan dan dibedeng dari arah timur ke barat tiap 1,5 m. Menaburkan Cara Pemupukan Padi Ciherang petroganik dan biarkan selama kurang lebih selama 2-3 hari, dan barulah benih disebar.

4. Pemeliharaan Benih

Pada umur 5 hss genangi lahan dengan serta berikan pupuk phonska. Ketika Benih berumur 12 hss semprot benih dengan urine yg telah difermentasi dengan daun nimba, gadung serta tembakau. Diumur 15 hss benih mulai dicabuti dan dipindah tanamkan maksimal sampai keesokan harinya.

5. Pengolahan Lahan Tanam

Sebelum lahan dibajak, semprot dengan MO (oplosan EM4 dan MA11) terlebih dahulu. Pembajakan pertama dapat anda lakukan bersamaan dengan pembuatan persemaian. Pembajakan kedua bisa diterapkan pada saat bibit sudah berumur sekitar10 hss. Perataan tanah/penggaruan bisa anda lakukan ketika bibit berumur kurang lebih 11 hss.

berikan pupuk petroganik/kompos. lahan tersebut bisa ditanami 5 hari setelah penggaruan, ada waktu yang bisa anda manfaatkan untuk mengambil keong yang menjadi hama utama pada bibit muda.

6. Pemerhatian Dalam Proses Penanaman

Tanam benih Padi dengan metode jajar legowo 5:1 dengan sisipan 25x25cm. Pengairan sampai 10 hst. Apabila Benih sudah berumur 10 hst semprot benih menggunakan urine+MO.  Biarkan lahan mengering hingga tanahnya retak. Ketika Padi berumur 13 hst genangi dengan air dan dipupuk dengan phonska serta petroganik/kompos. Pada umur ke 14 hst dilakukan penggasrokan tahap 1.

Pengairan dapat dilakukan selang 2x seminggu. Umur 20 hst disemprot urine yg telah difermentasi dengan jus taoge. Pada umur 23 hst adalah tahap penggasrokan ke 2. Umur 24 hst dipupuk dengan phonska +urea + petroganik/kompos. Umur 30 hst semprotkan urine yg telah melalui proses fermentasi dengan jus taoge.

Manfaat Tanaman Padi

cara menanam padi

1. Padi Mengandung Energi yang Tinggi

Tanaman padi menjadi salah satu sumber karbohidrat setelah dirubah menjadi nasi putih. Karbohidrat merupakan sumber energi yang paling cepat, karena semua kegiatan yang tubuh lakukan membutuhkan energi, maka hal ini akan mempengaruhi otot yang bekerja.

Asupan dari padi yang dirubah menjadi nasi ini mengandung asam amino yang penting dan saat nasi disajikan dengan hidangan daging, diet ini dapat meningkatkan pertumbuhan otot. Nasi putih adalah pilihan terbaik untuk vegetarian yang ingin tetap mengembangkan tubuh mereka.

2. Padi Dapat Mencegah dan Mengobati Gangguan Pencernaan

Tanaman padi dapat mengobati dan mencegah gangguan pencernaan, hal ini dikarenakan kandungan serat yang cukup rendah, jika dimasak menjadi nasi putih maka  akan bermanfaat bagi mereka yang menderita penyakit diare, radang usus dan morning sickness. Manfaat lainnya memiliki sifat diuretik ringan dan berfungsi membantu pencernaan dan anti inflamasi yang alami. Cara nya adalah dengan membuat padi/beras menjadi agar-agar beras.

3. Padi Dapat Mengobati Bisul, Bengkak dan Jerawat

Padi diambil berasnya lalu kemudian direbus, dikeringkan, kemudian dibiarkan dingin lalu ditumbuk untuk membuat pasta untuk dioleskan pada bisul, luka, bengkak ataupun jerawat. Hal ini banyak digunakan oleh masyarakat di India. yang digunakan untuk mengobati sakit perut, jantung bakar dan beberapa gangguan pencernaan.

4. Ekstrak Padi untuk Obat dan Kosmetik

Ekstrak bulir padi yang diolah menjadi beras dapat menjadi bahan dalam obat-obatan dan kosmetik. Salah satunya adalah, karena diyakini dapat menambah volume dan ketebalan helai rambut, sehingga ekstrak padi ini digunakan dalam sampo dan produk perawatan rambut lainnya.

Serta menjadi krim untuk pelembab kulit, karena ekstrak dari tanaman padi memiliki sifat anti penuaan atau anti aging. Campuran dari tepung beras dan madu sendiri telah digunakan oleh beberapa wanita untuk menambah kecerahan kulit di wajah mereka.

5. Manfaat Padi untuk Kulit

Negara Kanada telah menyepakati bahwa tanaman dengan nama latin Oryza Sativa ini sebagai bahan yang aman untuk produk perawatan kulit. Selain itu, di negara Jepang, di mana produk tersebut telah digunakan selama berabad-abad, telah disetujui untuk pengobatan berbagai masalah penyakit, dan umumnya ditemukan dalam produk-produk perawatan kulit.

Beberapa manfaat yang terdapat pada tanaman padi adalah sebagai berikut.

  • Padi kaya akan antioksidan yang dapat membantu untuk melindungi kulit.
  • Tanaman padi juga kaya akan asam lemak esensial yang sangat penting untuk kesehatan, karena tubuh kita membutuhkan lemak esensial tapi tidak dapat secara alami menghasilkan lemak esensial ini. Asam lemak esensial sering dikaitkan dengan penurunan tingkat depresi.
  • Sangat efektif untuk kulit yang terkena iritasi, dan dapat digunakan sebagai salep kulit, dan dapat membantu mengurangi peradangan dan gatal-gatal.
  • Tanaman padi merupakan sumber yang sangat banyak mengandung vitamin E, yang membantu melindungi kulit.
  • Melindungi tubuh dari banyak karsinogen beracun yang dapat menembus produk perawatan kulit.

Itulah ulasan tentang cara pemupukan padi, Semoga bermanfaat bagi anda semua. Jika kalian tertarik untuk membudidayakan tanaman lain, kalian bisa baca semuanya diartikel ini. Terimakasih